Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Nggak Mau Cuma Ngintip dari Jendela & Nyicipin Hasil Masakan Tetangga, Saatnya Indonesia Jadi Chef AI

Nggak Mau Cuma Ngintip dari Jendela & Nyicipin Hasil Masakan Tetangga, Saatnya Indonesia Jadi Chef AI

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
  • visibility 843
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di tengah arus deras perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang makin canggih, Indonesia nggak mau hanya jadi penonton. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan dengan penuh keyakinan, negara kita sudah siap untuk bukan cuma jadi konsumen, tapi juga jadi pemain utama dalam arena global AI.

Jadi, jangan bayangin kita bakal cuma nyaksin negara lain bikin robot pintar, sementara kita di sini cuma nonton sambil ngemil popcorn. Indonesia punya potensi untuk masak sendiri resep AI yang nggak kalah canggih, dengan bumbu lokal yang pas dan regulasi yang matang. “Kita nggak mulai dari nol. Alias, bukan negara yang baru belajar cari tombol power komputer, “katanya dalam rilis laman komdigi, Selasa [29/4/2025].

Kalau dianalogikan, dunia saat ini kayak dapur besar teknologi. Negara-negara lain sudah sibuk masak menu AI masing-masing. Ada yang bikin robot barista, ada yang masak chatbot bisa debat politik, bahkan ada yang masak AI untuk deteksi penyakit. Indonesia? Nggak mau cuma ngintip dari jendela dan nyicipin hasil masakan tetangga. Kita pengin punya dapur sendiri, lengkap dengan kompor induksi, alat pemotong digital, dan resep khas Nusantara.

Nezar bilang, kita sudah punya “bumbu dasar” regulasi dari Undang-Undang ITE, UU Pelindungan Data Pribadi, sampai Peraturan Pemerintah tentang perlindungan anak di ruang digital. Bahkan sudah ada Surat Edaran Etika Pengembangan AI. Semua ini jadi bekal supaya kita nggak asal goreng teknologi tanpa tahu kandungan gizinya.

Tapi, masak AI juga nggak bisa pakai resep satu rasa. Indonesia butuh regulasi yang lebih komprehensif, yang bisa mencakup berbagai sektor dan tetap fleksibel. Jangan sampai bikin aturan seketat kunci lemari besi, sampai inovasi malah megap-megap. Sebaliknya, regulasi harus seperti pagar kebun cukup tinggi biar aman, tapi masih bisa liat langit dan tumbuhin kreativitas.

Tak cukup dengan regulasi, pemerintah juga ngebut nyiapin infrastruktur digital dan talenta lokal. Bukan sekadar pasang WiFi di balai desa, tapi nyiapin generasi muda yang bukan cuma jago scroll medsos, tapi bisa bikin algoritma dan mengatur AI yang bertanggung jawab. Visi besarnya? Indonesia bukan cuma jadi pasar yang dijejali produk luar, tapi jadi developer, bahkan pusat distribusi global alias epicentrum AI dunia.

Kalau teknologi adalah makanan masa depan, maka AI adalah lauk utamanya. Indonesia jangan cuma jadi pengunyah pasif. Kita punya peluang besar untuk ikut masak, bahkan bikin resep sendiri. Regulasi sudah mulai disusun, SDM disiapkan, infrastruktur dibangun. Tinggal bagaimana semua komponen ini disatukan dalam wajan besar pembangunan nasional.

Karena kalau kita cuma diam, bisa-bisa nasib kita di dunia digital kayak mie instan cepat saji, cepat habis, dan nggak pernah punya cita rasa lokal. Saatnya Indonesia jadi chef AI, bukan cuma tukang nyicip.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • telkom asian games 2018

    Support Asian Games 2018, Komisaris Telkom Tinjau JSC Palembang

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.301
    • 0Komentar

    Komisaris PT.Telkom yang dipimpin langsung Komisaris Utama, Hendri Saparini bersama Komisaris Indepeden, Rinaldi Firmansyah, mengunjungi Jakabaring Sport City.

  • OPPO Pamer “Agentic AI” di Google Cloud Next 2025: AI Canggih, Gaya Keren, Rasa Sahabat Sejati

    OPPO Pamer “Agentic AI” di Google Cloud Next 2025: AI Canggih, Gaya Keren, Rasa Sahabat Sejati

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 840
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, LAS VEGAS – Di tengah gegap gempita Google Cloud Next 2025, OPPO tampil bak jagoan lag membawa senjata pamungkasnya Agentic AI. Dengan gaya percaya diri setinggi langit Las Vegas, OPPO mendeklarasikan misinya untuk jadi raja AI, bukan cuma jago gimmick tapi juga piawai bikin hidup pengguna jadi lebih simpel, pintar, dan terasa kayak ngobrol […]

  • DPRD Sumsel & Pemprov Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021

    DPRD Sumsel & Pemprov Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2021

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.168
    • 0Komentar

    DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Paripurna L! (51)  dengan agenda  penyampaian laporan hasil pembahasan dan penelitian Banggar terhadap  Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Sumsel tahun 2021. Rapat dilaksanakan Lantai III DPRD Sumsel, Senin 4 Juli 2022. Rapat Paripurna dibuka  Ketua DPRD. Sumsel, Hj. R.A. Anita Noeringhati, SH., […]

  • Jadi Petani Jangan Dianggap Rendah, Kata Wagub

    Jadi Petani Jangan Dianggap Rendah, Kata Wagub

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 835
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan H Mawardi Yahya mengatakan bahwa menjadi petani bukan pekerjaan rendah bahkan sangat mulia. “Saya mengajak Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Sumsel agar tidak gengsi. Profesi sebagai pertani  adalah pekerjaan mulia dan tidak mengurangi marwah di mata masyarakat,”  tegasnya saat memberikan  kata sambutan acara pengukuhan pengurus Pemuda Tani HKTI Sumsel di […]

  • 5 rumah warga Desa Ulak Teberau Muba hangus akibat kebakaran

    5 rumah warga Desa Ulak Teberau Muba hangus akibat kebakaran

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 830
    • 0Komentar

    PERISTIWA kebakaran yang terjadi di Desa Ulak Teberau, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (29/6/2022) siang menghanguskan lima unit rumah warga.   Kebakaran yang disebabkan oleh sebuah mobil pengangkut minyak solar olahan yang mengalami kecelakaan dan terbakar hingga menyambar ke rumah warga tersebut membuat aktifitas lalu lintas di sepanjang Jalinteng Sekayu-Lubuk Linggau, Desa Ulak […]

  • Safari Jumat Ditengah Pandemi, Maskernya Mana Pak ?

    Safari Jumat Ditengah Pandemi, Maskernya Mana Pak ?

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 864
    • 0Komentar

    DI masa Pandemi Covid-19 Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengajak masyarakat tetap melakukan aktifitas sehingga produktifitas tidak menurun. Akibat virus yang menakutkan tersebut menurutnya begitu banyak sekali dampak baik itu di bidang ekonomi, sosial dan lainnya. Namun setiap melakukan aktifitas, mengingatkan harus ikuti protokol kesehatan. “Setiap melakukan aktifitas masyarakat tetap menggunakan masker dan selalu menjaga […]

expand_less
WordPress Archive Legale – Lawyer & Law Firm Template Kit Legalor – Law Firm & Attorney Elementor Template Kit Legasy – Beauty & Spa WordPress Theme Legenda – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme LeGrand | Modern Business WordPress Theme Lella – Hairdresser and Beauty Salon WordPress Theme LeMar – Seafood Restaurant WordPress Theme Lemars – Personal Blog WordPress Theme Lemon | A Clean and Smooth WooCommerce WordPress Theme Lensa – Camera & Photography Equipment Store Elementor Template Kit