Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Nggak Mau Cuma Ngintip dari Jendela & Nyicipin Hasil Masakan Tetangga, Saatnya Indonesia Jadi Chef AI

Nggak Mau Cuma Ngintip dari Jendela & Nyicipin Hasil Masakan Tetangga, Saatnya Indonesia Jadi Chef AI

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
  • visibility 854
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di tengah arus deras perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang makin canggih, Indonesia nggak mau hanya jadi penonton. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyatakan dengan penuh keyakinan, negara kita sudah siap untuk bukan cuma jadi konsumen, tapi juga jadi pemain utama dalam arena global AI.

Jadi, jangan bayangin kita bakal cuma nyaksin negara lain bikin robot pintar, sementara kita di sini cuma nonton sambil ngemil popcorn. Indonesia punya potensi untuk masak sendiri resep AI yang nggak kalah canggih, dengan bumbu lokal yang pas dan regulasi yang matang. “Kita nggak mulai dari nol. Alias, bukan negara yang baru belajar cari tombol power komputer, “katanya dalam rilis laman komdigi, Selasa [29/4/2025].

Kalau dianalogikan, dunia saat ini kayak dapur besar teknologi. Negara-negara lain sudah sibuk masak menu AI masing-masing. Ada yang bikin robot barista, ada yang masak chatbot bisa debat politik, bahkan ada yang masak AI untuk deteksi penyakit. Indonesia? Nggak mau cuma ngintip dari jendela dan nyicipin hasil masakan tetangga. Kita pengin punya dapur sendiri, lengkap dengan kompor induksi, alat pemotong digital, dan resep khas Nusantara.

Nezar bilang, kita sudah punya “bumbu dasar” regulasi dari Undang-Undang ITE, UU Pelindungan Data Pribadi, sampai Peraturan Pemerintah tentang perlindungan anak di ruang digital. Bahkan sudah ada Surat Edaran Etika Pengembangan AI. Semua ini jadi bekal supaya kita nggak asal goreng teknologi tanpa tahu kandungan gizinya.

Tapi, masak AI juga nggak bisa pakai resep satu rasa. Indonesia butuh regulasi yang lebih komprehensif, yang bisa mencakup berbagai sektor dan tetap fleksibel. Jangan sampai bikin aturan seketat kunci lemari besi, sampai inovasi malah megap-megap. Sebaliknya, regulasi harus seperti pagar kebun cukup tinggi biar aman, tapi masih bisa liat langit dan tumbuhin kreativitas.

Tak cukup dengan regulasi, pemerintah juga ngebut nyiapin infrastruktur digital dan talenta lokal. Bukan sekadar pasang WiFi di balai desa, tapi nyiapin generasi muda yang bukan cuma jago scroll medsos, tapi bisa bikin algoritma dan mengatur AI yang bertanggung jawab. Visi besarnya? Indonesia bukan cuma jadi pasar yang dijejali produk luar, tapi jadi developer, bahkan pusat distribusi global alias epicentrum AI dunia.

Kalau teknologi adalah makanan masa depan, maka AI adalah lauk utamanya. Indonesia jangan cuma jadi pengunyah pasif. Kita punya peluang besar untuk ikut masak, bahkan bikin resep sendiri. Regulasi sudah mulai disusun, SDM disiapkan, infrastruktur dibangun. Tinggal bagaimana semua komponen ini disatukan dalam wajan besar pembangunan nasional.

Karena kalau kita cuma diam, bisa-bisa nasib kita di dunia digital kayak mie instan cepat saji, cepat habis, dan nggak pernah punya cita rasa lokal. Saatnya Indonesia jadi chef AI, bukan cuma tukang nyicip.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menlu, KTT ASEAN akan Sepakati Koridor Perjalanan

    Menlu, KTT ASEAN akan Sepakati Koridor Perjalanan

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    MENTERI Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan Kerangka Pengaturan Koridor Perjalanan ASEAN (ATCAF), akan segera disepakati dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN pada 26-28 Oktober 2021. Hal itu disampaikan Menlu Retno seperti dilansir laman Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Senin (4/10/2021). “Saya sampaikan perlunya segera mengimplementasikan ACTAF ini untuk membuka perbatasan kita dengan tetap […]

  • LBH ILC Hadir di Desa, Alasannya ?

    LBH ILC Hadir di Desa, Alasannya ?

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

        PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyambut baik dan mengapresiasi  inisiatif kelompok masyarakat Desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin, yang telah mendirikan Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ijtihad Lawyers Center (ILC). Inisiasi ini merupakan  bentuk partisipasi dan dukungan warga atas program pemerintah daerah. Khususnya bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan keadilan dan pendampingan hukum, karena […]

  • Demi Suksesnya PON, Satgas Prokes PON Papua di Mimika Screening Berkala COVID-19

    Demi Suksesnya PON, Satgas Prokes PON Papua di Mimika Screening Berkala COVID-19

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 749
    • 0Komentar

    SUB Satuan Tugas Protokol Kesehatan (Satgas Prokes) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Kabupaten Mimika melakukan screening COVID-19 secara berkala supaya terhindar dari Pandemi Corona. Dilansir dari InfoPublik.id, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika, Yosias Lossu, mengatakan screening dilakukan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Subsatgas Prokes Kab. Mimika guna mengetahui apakah ada […]

  • Ajak Masyarakat Muba Jaga Hutan, Cegah Karhutlabun

    Ajak Masyarakat Muba Jaga Hutan, Cegah Karhutlabun

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.037
    • 0Komentar

    DANDIM 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT  mengajak seluruh masyarakart Muba untuk menjaga hutan dari Kabakaran di saat musim kemarau. XDidampingi Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK, ia menjelaskan, hot spot di wilayah Muba saat ini menurun drastis, hal ini juga diperkuat dengan kondisi cuaca yang basah dan tim penanganan dan pencegahan […]

  • Usai Dibedah Baznas Palembang, Alhamdulillah, Syuhud Tempati Rumah Baru

    Usai Dibedah Baznas Palembang, Alhamdulillah, Syuhud Tempati Rumah Baru

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.342
    • 0Komentar

    BERKAT program bedah rumah dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Palembang, pria paruh baya bernama Syuhud dapat menikmati rumah barunya. Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda secara langsung meresmikan rumah baru kepunyaan Bapak Syuhud yang terletak di Jalan Tanjung Rawo No 4028 RW 16, Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB 1 setelah direnovasi melalui program bedah […]

  • Bangun Taman Hias Ramah Lingkungan 

    Bangun Taman Hias Ramah Lingkungan 

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.063
    • 0Komentar

    MUSI BANYUASIN, – Momen hari lingkungan hidup Sedunia, ternyata sangat berkesan bagi warga Perumahan Villa Bukit Sejahtera (VBS), terutama di Blok D, Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Betapa tidak, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Banyuasin telah mengumumkan rencana untuk membangun taman hias ramah lingkungan di Komplek VBS Blok D. Proyek […]

expand_less
WordPress Archive Legale – Lawyer & Law Firm Template Kit Legalor – Law Firm & Attorney Elementor Template Kit Legasy – Beauty & Spa WordPress Theme Legenda – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme LeGrand | Modern Business WordPress Theme Lella – Hairdresser and Beauty Salon WordPress Theme LeMar – Seafood Restaurant WordPress Theme Lemars – Personal Blog WordPress Theme Lemon | A Clean and Smooth WooCommerce WordPress Theme Lensa – Camera & Photography Equipment Store Elementor Template Kit