Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Jadi Petani Jangan Dianggap Rendah, Kata Wagub

Jadi Petani Jangan Dianggap Rendah, Kata Wagub

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
  • visibility 828
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAKIL Gubernur Sumatera Selatan H Mawardi Yahya mengatakan bahwa menjadi petani bukan pekerjaan rendah bahkan sangat mulia.

“Saya mengajak Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Sumsel agar tidak gengsi. Profesi sebagai pertani  adalah pekerjaan mulia dan tidak mengurangi marwah di mata masyarakat,”  tegasnya saat memberikan  kata sambutan acara pengukuhan pengurus Pemuda Tani HKTI Sumsel di Palembang, Senin (22/2/21)

Menurut Mawardi, sektor ekonomi menjadi sektor yang sangat penting dalam tatanan kehidupan, termasuk jalannya roda pemerintahan.  Apalagi Sumsel kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA) berupa sektor pertanian yang masih membutuhkan sentuhan teknologi dalam memacu pertumbuhan pertanian secara maksimal dalam rangka menjadi daerah ini sebagai lumbung pangan nasional.

Untuk itu kehadiran Pemuda Tani HKTI,  diharapkannya  bisa memberikan angin segar bagi kemajuan pertanian Sumsel. Terutama dalam peningkatan kualitas SDM di sektor pertanian.

“Pengurus Pemuda Tani HKTI harus memberikan pengertian kepada pemuda lainnya di Sumsel. Jangan malu bertani, karena tidak mengurangi harkat dan martabat,” tegasnya.

Disisi lain, Mawardi juga berharap, Pemuda Tani HKTI Sumsel ikut berperan aktif dalam berbagai sektor pertanian di Sumsel. Sehingga mampu menjawab persoalan yang dihadapi para petani.

“Buatlah inovasi agar petani tidak lagi harus berjibaku dengan cara bertani konvensional. Melainkan bertani dengan menggunakan teknologi. Sehingga  dengan tenaga dan biaya yang sedikit  namun mampu mencapai hasil yang maksimal,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Pemuda Tani HKTI, Rina Sa’ada, Lc., M.Si mengatakan, saat ini Pemuda Tani HKTI sudah terbentuk di 20 provinsi di Indonesia dengan jumlah anggota mencapai 3.000 orang yang tersebar di 20 provinsi.

Ditegaskannya, Pemuda Tani HKTI hadir untuk ikut memberikan kontribusi mensejahterahkan para petani Indonesia. Serta menyambung estapet SDM pertanian yang unggul dan inovatif.

“Program di setiap provinsi akan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Untuk di Sumsel kita siap membantu pemerintah dalam mencegah terjadi Karhutlah,” imbuhnya.

Dijelaskannya, peran Pemuda Tani HKTI Sumsel dalam pencegahan Karhutlah dilakukan dengan cara sosialisasi kepada masyarakat agar melakukan cocok tanam tanpa membakar dan lain sebagainya.

“Pemuda Tani HKTI harus menjadi contoh bagi, bagimana cara bertani dengan tidak merusak alam ataupun menyebabkan terjadinya Karhutlah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPD Pemuda Tani HKTI Sumsel, Syahrin, S.Pd mengaku siap mengemban amanah untuk menciptakan petani melenial di Sumsel. “Kita akan melakukan sosialiasi kepada masyarakat, memberikan contoh dalam peningkatan pertanian yang inovatif,” ucapnya.Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2020, APBD Kota Palembang Diproyeksi Turun 7% Menuai Pertanyaan Berbagai Kalangan

    2020, APBD Kota Palembang Diproyeksi Turun 7% Menuai Pertanyaan Berbagai Kalangan

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    ANGGARAN Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Palembang Tahun 2020 mendatang diproyeksikan turun sebesar Rp 92.713.795.967. Diketahui, APBD 2019 sebesar Rp 4.508.422.641967, sementara dalam RAPBD Kota Palembang Tahun 2020 hanya Rp 4.415.708.846.000 atau turun 7 %. Menurut Sekretaris Fraksi PKS DPRD Palembang, Subagio Rachmat Sentosa, mengatakan, merasa miris atas penurunan tersebut. Karena menurutnya, penurunan itu sejarah buruk […]

  • Purnawirawan TNI Sumsel Tuntut Kepastian Tanah Kavling

    Purnawirawan TNI Sumsel Tuntut Kepastian Tanah Kavling

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    LEBIH dari 25 tahun berlalu, janji Program Tanah Kavling Kodam II/Sriwijaya masih menggantung bagi purnawirawan TNI dan pensiunan PNS di Sumatera Selatan. Rabu (18/2/2026), mereka mengadu langsung ke DPRD Sumsel, menuntut kepastian hukum dan kejelasan dana yang telah dibayarkan. Letkol (Purn) Johnson Munthe, koordinator Koalisi Purnawirawan Korban Penipuan Tanah Kavling Kodam II Sriwijaya, mengatakan sebagian […]

  • Harapan Sekda Palembang Kepada Pemenang Bujang Gadis 2019

    Harapan Sekda Palembang Kepada Pemenang Bujang Gadis 2019

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.244
    • 0Komentar

    MALAM Penganugerahan Pemilihan Bujang Gadis (BGP) Palembang ke -32Tahun 2019 dengan bertemakan Rompok Kulo atau Palembang Rumah Ku berlangsung dengan meriah. Kontestan BGP kali ini berasal dari 18 Kecamatan yang menambah warna setiap perwakilan daerah untuk menampilkan potensi yang mereka miliki. Dalam kegiatan tersebut secara langsung dihadiri oleh Sekretaris Daerah kota Palembang Ratu Dewa, Asisten 1 […]

  • Terapkan CMS SP2D, Banyuasin Terkoneksi Modul Penerimaan Negara

    Terapkan CMS SP2D, Banyuasin Terkoneksi Modul Penerimaan Negara

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.405
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Banyuasin merupakan Kabupaten pertama dan tercanggih di Provinsi Sumatera Selatan dalam menerapkan Cash Management System (CMS) SP2D Online yang terkoneksi dengan Aplikasi Modul Penerimaan Negara (MPN). Dan aplikasi ini menjadi percontohan bagi daerah di Indonesia, mengingat CMS yang terkoneksi dengan Aplikasi Modul Penerimaan Negara (MPN) hanya ada di Kabupaten Banyuasin dan Provinsi DKI […]

  • PMI Sumsel Perbanyak Komunikasi untuk Jaring Pendonor

    PMI Sumsel Perbanyak Komunikasi untuk Jaring Pendonor

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 765
    • 0Komentar

    PANDEMI ternyata berdampak langsung terhadap menurunnya kuantitas ketersediaan darah. Pendonor rutin banyak yang takut tertular sehingga menghentikan aktivitas donornya. Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Sumsel Dr. Kms Yakub menyatakan terdapat penurunan tajam ketersediaan stok darah. “Persentasenya tidak main-main, mencapai angka 70%. Bisa dibayangkan, kalaupun pasien yang membutuhkan darah juga menurun, tetapi tetap saja ketersediaan […]

  • Usulan Raperda DPRD Palembang Ini Pasti Banyak Dukungan Masyarakat, Terkait Apa ?

    Usulan Raperda DPRD Palembang Ini Pasti Banyak Dukungan Masyarakat, Terkait Apa ?

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    “Insya Allah Palembang semakin berkah”

expand_less
WordPress Archive Medicora – Doctor & Medical Clinic Elementor WordPress Theme Medicox – Health & Medical WordPress Theme MedicPress — Medical WordPress Theme for Clinics and Private Doctors Mediczop – Responsive WordPress Theme MediDove – Health & Medical WordPress Theme Medific – Medical Elementor Template Kit Medify – Health & Clinic WordPress Theme Mediguss – Medical WordPress Theme MediKit – Medical Template Kit Mediko – Health Medical WordPress Theme