Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Jadi Petani Jangan Dianggap Rendah, Kata Wagub

Jadi Petani Jangan Dianggap Rendah, Kata Wagub

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
  • visibility 840
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAKIL Gubernur Sumatera Selatan H Mawardi Yahya mengatakan bahwa menjadi petani bukan pekerjaan rendah bahkan sangat mulia.

“Saya mengajak Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Sumsel agar tidak gengsi. Profesi sebagai pertani  adalah pekerjaan mulia dan tidak mengurangi marwah di mata masyarakat,”  tegasnya saat memberikan  kata sambutan acara pengukuhan pengurus Pemuda Tani HKTI Sumsel di Palembang, Senin (22/2/21)

Menurut Mawardi, sektor ekonomi menjadi sektor yang sangat penting dalam tatanan kehidupan, termasuk jalannya roda pemerintahan.  Apalagi Sumsel kaya dengan Sumber Daya Alam (SDA) berupa sektor pertanian yang masih membutuhkan sentuhan teknologi dalam memacu pertumbuhan pertanian secara maksimal dalam rangka menjadi daerah ini sebagai lumbung pangan nasional.

Untuk itu kehadiran Pemuda Tani HKTI,  diharapkannya  bisa memberikan angin segar bagi kemajuan pertanian Sumsel. Terutama dalam peningkatan kualitas SDM di sektor pertanian.

“Pengurus Pemuda Tani HKTI harus memberikan pengertian kepada pemuda lainnya di Sumsel. Jangan malu bertani, karena tidak mengurangi harkat dan martabat,” tegasnya.

Disisi lain, Mawardi juga berharap, Pemuda Tani HKTI Sumsel ikut berperan aktif dalam berbagai sektor pertanian di Sumsel. Sehingga mampu menjawab persoalan yang dihadapi para petani.

“Buatlah inovasi agar petani tidak lagi harus berjibaku dengan cara bertani konvensional. Melainkan bertani dengan menggunakan teknologi. Sehingga  dengan tenaga dan biaya yang sedikit  namun mampu mencapai hasil yang maksimal,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Pemuda Tani HKTI, Rina Sa’ada, Lc., M.Si mengatakan, saat ini Pemuda Tani HKTI sudah terbentuk di 20 provinsi di Indonesia dengan jumlah anggota mencapai 3.000 orang yang tersebar di 20 provinsi.

Ditegaskannya, Pemuda Tani HKTI hadir untuk ikut memberikan kontribusi mensejahterahkan para petani Indonesia. Serta menyambung estapet SDM pertanian yang unggul dan inovatif.

“Program di setiap provinsi akan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Untuk di Sumsel kita siap membantu pemerintah dalam mencegah terjadi Karhutlah,” imbuhnya.

Dijelaskannya, peran Pemuda Tani HKTI Sumsel dalam pencegahan Karhutlah dilakukan dengan cara sosialisasi kepada masyarakat agar melakukan cocok tanam tanpa membakar dan lain sebagainya.

“Pemuda Tani HKTI harus menjadi contoh bagi, bagimana cara bertani dengan tidak merusak alam ataupun menyebabkan terjadinya Karhutlah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPD Pemuda Tani HKTI Sumsel, Syahrin, S.Pd mengaku siap mengemban amanah untuk menciptakan petani melenial di Sumsel. “Kita akan melakukan sosialiasi kepada masyarakat, memberikan contoh dalam peningkatan pertanian yang inovatif,” ucapnya.Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Terpanas Dalam Sejarah (Lagi!)

    Tahun Terpanas Dalam Sejarah (Lagi!)

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 813
    • 0Komentar

    “Tidak diragukan lagi, manusia telah membuat suhu meningkat di atmosfer, lautan, dan daratan”. Begitu kiranya salah satu pernyataan dalam laporan Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) yang dirilis pada pertengahan 2021. Dan itulah kenyataan yang kita alami hari ini. Buktinya, tahun 2021 tercatat sebagai tahun terpanas dalam sejarah. Hal ini dilaporkan dan dikonfirmasi setidaknya oleh […]

  • Fokus Percepat Pembangunan Infrastruktur & Pengentasan Kemiskinan

    Fokus Percepat Pembangunan Infrastruktur & Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 764
    • 0Komentar

    MUSI Banyuasin terus gencar berusaha mewujudkan visi dan dan misi Muba Maju Berjaya di tahun 2022. Selain melalui APBD Muba untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Muba, Pemkab Muba juga mengusulkan bantuan Gubernur salah satu peluang yang ada untuk menopang dan memaksimalkan visi misi Pemkab Musi Banyuasin “Ada lima skala prioritas yang kita usulkan ke […]

  • Pengelola JDIH Pemkab Muba Dinobatkan Terbaik II se-Sumsel

    Pengelola JDIH Pemkab Muba Dinobatkan Terbaik II se-Sumsel

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 756
    • 0Komentar

    “Ini juga sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Muba untuk mewujudkan Muba Maju Berjaya di Tahun 2022,”

  • Listrik Akhirnya Sampai ke Ujung Rimba

    Listrik Akhirnya Sampai ke Ujung Rimba

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Kalau lampu adalah simbol harapan, maka empat desa di Musi Banyuasin (Muba) ini selama bertahun-tahun cuma bisa berharap pakai lilin. Hidup dalam gelap, bukan karena dosanya banyak, tapi karena kampung mereka nyangkut di kawasan hutan yang aturan masuknya lebih ribet dari mau ketemu mertua yang tentara. Bayangin aja, Desa Lubuk Bintialo, Pangkalan Bulian, Sako […]

  • Benarkah, Video Sri Mulyani Disuntik Vaksin Kosong

    Benarkah, Video Sri Mulyani Disuntik Vaksin Kosong

    • calendar_month Sabtu, 26 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.012
    • 0Komentar

    BEREDAR unggahan video di media sosial Facebook yang memperlihatkan proses penyuntikan vaksin terhadap seorang perempuan. Unggahan itu disertai keterangan yang mengklaim bahwa perempuan dalam video tersebut adalah Menteri Keuangan, Sri Mulyani yang mendapatkan suntik vaksin kosong. Faktanya, perempuan yang divaksin dalam video tersebut bukan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, melainkan Sekretaris Dewan Kesehatan Kota Quixada, Brasil, […]

  • BPKP Pusat Nilai Pengelolaan Siskeudes di Muba Perfect

    BPKP Pusat Nilai Pengelolaan Siskeudes di Muba Perfect

    • calendar_month Rabu, 20 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 968
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Implementasi dan pengelolaan Sistem Keuangan Desa (siskeudes) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mendapatkan sorotan dan pujian dari banyak pihak. Setelah pada 2017 lalu Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mendapatkan penghargaan dari  Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumsel karena telah menerapkan Sistem Pengelolaan Keuangan Desa secara mandiri, Selasa (19/2/2019) Bupati Muba […]

expand_less
WordPress Archive Medicora – Doctor & Medical Clinic Elementor WordPress Theme Medicox – Health & Medical WordPress Theme MedicPress — Medical WordPress Theme for Clinics and Private Doctors Mediczop – Responsive WordPress Theme MediDove – Health & Medical WordPress Theme Medific – Medical Elementor Template Kit Medify – Health & Clinic WordPress Theme Mediguss – Medical WordPress Theme MediKit – Medical Template Kit Mediko – Health Medical WordPress Theme