Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Mang Zenal & Wak Beg Bicara KSTI 2025, Dari Drone Ngusir Pipit sampai AI di Sawah

Mang Zenal & Wak Beg Bicara KSTI 2025, Dari Drone Ngusir Pipit sampai AI di Sawah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
  • visibility 925
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Teknologi baru itu kayak cangkul modern, kalau cuma dipajang di gudang, ya tetap saja rumput tumbuh di sawah”

DI sebuah sore yang malas, Mang Zenal duduk santai di pos ronda kampung. Kopinya sudah tinggal setitik, dan asapnya kalah sama bau gorengan Wak Darmi di seberang jalan.

Wak Beg datang sambil nyeret sandal jepit, bawa koran yang dilipat-lipat seperti amplop utang.

Wak Beg:
“Mang, ini baca deh. Katanya KSTI 2025 dibuka besar-besaran di Jakarta. Menteri, rektor, peneliti, sampai BUMN semua kumpul. Bahasannya soal hilirisasi, energi terbarukan, sampai kecerdasan buatan alias AI. Wah, canggih beut!”

Mang Zenal ngelirik koran itu, lalu balik ngaduk kopinya.

Mang Zenal:
“Beg, kalau canggihnya cuma di acara resmi, ya percuma. Sama aja kayak punya sepeda listrik tapi nggak punya charger. Niatnya jalan, tapi tetap harus dorong.”

Wak Beg garuk kepala bingung. “Lah, maksudnya gimana, Mang?”

Mang Zenal mulai berceramah dengan analogi khasnya.

Mang Zenal:
“Teknologi itu kayak sumur. Sedalam apa pun, kalau nggak ada timba, ya orang tetap kehausan. KSTI 2025 itu katanya mau nyambungin riset kampus, industri, dan BUMN supaya hasilnya sampai ke masyarakat. Nah, kuncinya di situ: nyampe atau cuma nyampai-nyampai di slide presentasi.”

Biar nggak dibilang cuma gosip pos ronda, Wak Beg bacain ringkasan dari rilis resmi.

Hilirisasi Industri

Biar bahan mentah nggak langsung diekspor mentah-mentah. Misalnya nikel, jangan cuma jadi bahan baku, tapi diolah jadi baterai, komponen mobil listrik, dan perangkat teknologi. Sama kayak singkong, jangan cuma direbus, tapi bisa diolah jadi tepung modifikasi, bioetanol, atau camilan premium.

Selama ini riset sering mandek di jurnal internasional, susah nyebrang ke kehidupan nyata. KSTI mau bikin jembatan supaya inovasi kampus bisa dipakai petani, nelayan, UMKM, dan usaha kecil kayak warung kelontong.

AI dan Otomasi

Dari pertanian sampai pelayanan publik, AI (Artificial Intelligence) diharapkan bisa mempercepat kerja, mengurangi kesalahan, dan mengefisienkan proses. Contohnya drone untuk memantau lahan pertanian, sensor kelembaban tanah yang terhubung ke internet (Internet of Things atau IoT), dan chatbot pelayanan warga.

Energi Terbarukan

Fokusnya mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Panel surya di desa, turbin angin di pantai, sampai pemanfaatan limbah organik jadi biogas.

Wak Beg:
“Mang, kalau semua itu nyampe ke kampung kita, bisa-bisa sawah kita ada drone ngusir burung pipit.”

Mang Zenal:
“Drone ngusir pipit itu keren, tapi jangan lupa, petani juga harus tahu cara pakainya. Jangan sampai dronenya rusak, jadi cuma tempat jemuran baju.”

Keduanya tertawa. Bukan karena nggak percaya teknologi, tapi karena tahu: inovasi hebat tanpa pelatihan itu sama saja kayak ngasih smartphone ke kambing, cuma dianggap mainan kunyah.

Mang Zenal pernah dengar cerita, di desa sebelah ada bantuan mesin pengering padi modern. Alatnya canggih, tapi nggak ada yang bisa ngoperasiin. Akhirnya mesin itu jadi tempat nongkrong ayam dan kandang dadakan.

Di Kabupaten Banyuwangi, ada program “Smart Farming” pakai IoT sensor kelembaban dan suhu tanah yang langsung kasih notifikasi ke smartphone petani. Ini bikin petani tahu kapan waktu terbaik nyiram atau panen. Hasil panennya naik, dan biaya irigasi turun.

Sementara di Yogyakarta, ada UMKM yang pakai teknologi blockchain sederhana untuk memastikan keaslian produk batik mereka. Jadi pembeli yakin barangnya asli dan proses produksinya transparan.

KSTI 2025 memang punya niat besar, tapi Mang Zenal dan Wak Beg sepakat ada beberapa hal yang harus diberesin dulu.

Bukan cuma bawa teknologi, tapi juga bawa ilmu cara makainya. Kalau cuma kirim barang, ya sama saja kayak kasih hadiah ulang tahun yang nggak pernah dibuka.

AI dan otomasi jangan cuma mampir di industri besar. UMKM juga harus bisa nyentuhnya, entah lewat subsidi, program pinjaman ringan, atau pelatihan gratis.

Riset kampus sering nggak ketemu jalan dengan kebutuhan lapangan. Di sinilah KSTI harus jadi “mak comblang” antara akademisi dan pelaku usaha.

Wak Beg:
“Mang, kalau hilirisasi itu kalau di kampung apa contohnya?”

Mang Zenal:
“Gini, Beg. Misalnya kita punya kebun kopi. Selama ini kita jual biji mentah ke tengkulak. Kalau hilirisasi, kita roasting sendiri, kemas, kasih merek keren, jual online, dan masuk kafe. Nilai jualnya naik berkali lipat. Jadi nggak cuma minum kopi, tapi minum gengsi.”

Analogi itu bikin Wak Beg manggut-manggut. Ia sadar kalau kampung mereka mau maju, harus mulai dari berani mengolah, bukan cuma jual bahan mentah.

Mang Zenal:
“AI itu kayak anak pintar di kelas, Beg. Tapi kalau nggak dikasih tugas yang bener, ya cuma jadi tukang coret-coret papan tulis.”

Di KSTI 2025, energi terbarukan jadi bintang utama. Panel surya di atap rumah, turbin angin di pantai, sampai biogas dari kotoran ternak—semuanya dibahas.

Wak Beg:
“Kalau biogas dari kotoran ternak bisa nyalain lampu, itu artinya listrik kampung kita nyalanya dari kentut sapi?”

Mang Zenal:
“Ya nggak salah juga. Yang penting nyala!”

Bagi Mang Zenal dan Wak Beg, semua jargon KSTI 2025 bisa diterjemahkan ke bahasa sederhana: teknologi harus turun sawah. Kalau tidak menyentuh kehidupan sehari-hari, sehebat apa pun inovasinya cuma jadi berita basi.

Mang Zenal:
“Beg, air sumur sedalam apa pun takkan hilangkan haus kalau tak ditimba. Nah, teknologi itu harus ada timbanya, akses, edukasi, dan keberlanjutan.” [***]

Catatan Redaksi:
KSTI 2025 membawa agenda besar hilirisasi industri, penguatan riset kampus, penerapan AI dan IoT, serta energi terbarukan. Lewat obrolan kocak Mang Zenal dan Wak Beg, pesan ini jadi sederhana: teknologi hanya berarti jika benar-benar masuk ke dapur, ladang, dan pasar rakyat. Tantangannya adalah menjembatani inovasi dengan kebutuhan nyata di lapangan.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Pasar Lemabang, Harga Ayam Potong Stabil

    Di Pasar Lemabang, Harga Ayam Potong Stabil

    • calendar_month Jumat, 2 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.234
    • 0Komentar

    Sabtu dan minggu harga  ayam potong dikhawatirkan naik kembali, pasalnya sabtu dan minggu banyak warga yang melakukan hajatan.

  • Atasi Kelangkaan BBM, BPH Migas Tambah Pasokan

    Atasi Kelangkaan BBM, BPH Migas Tambah Pasokan

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.100
    • 0Komentar

    BADAN Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), akan menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk mengatasi kelanggakan di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung sehingga kebutuhan selalu terpenuhi. Hal tersebut disampaikan Komite BPH Migas, Abdul Halim, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (28/5/2022). “Kesulitan mendapatkan BBM bukan karena kuotanya dikurangi, bahkan kami berpikir akan menambah […]

  • Pemerintah Pastikan Kesiapan Logistik Vaksin Covid-19

    Pemerintah Pastikan Kesiapan Logistik Vaksin Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 26 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.052
    • 0Komentar

    Pemerintah pusat terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi vaksin Covid-19 berjalan dengan lancar. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyatakan secara umum kesiapan daerah sudah cukup baik. Untuk distribusi vaksin akan dilakukan secara bertahap dan diutamakan pada populasi dan wilayah yang berisiko tinggi pada tingkat penularan yang tinggi. Lalu, terkait […]

  • Anak Asuh Fakhri Husaini  Hentikan Catatan Tak Terkalahkan Iran di Piala Asia

    Anak Asuh Fakhri Husaini  Hentikan Catatan Tak Terkalahkan Iran di Piala Asia

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, KUALA LUMPUR – Anak asuh Fakhri Husaini membuat catatan sejarah dalam laga pertama Grup C Piala Asia U-16 2018 melawan Iran. Timnas U-16 menang 2-0 dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Jumat (21/9/2018) sore WIB. Garuda Asia –julukan Timnas Indonesia U-16 tampil percaya  setelah Kahfi Al-Fikri di menit ke empat berkat asis […]

  • Penguatan Pontensi Daerah, BI Dorong UMKM Agar Bangkit & Optimistis Dimasa Pandemi

    Penguatan Pontensi Daerah, BI Dorong UMKM Agar Bangkit & Optimistis Dimasa Pandemi

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.318
    • 0Komentar

    BANK Indonesia (BI) berkomitmen untuk terus mendorong UMKM, terutama pada masa pandemi, agar dapat bangkit dan terus optimis. Komitmen tersebut diwujudkan dengan diselenggarakannya Puncak Karya Kreatif Indonesia (KKI) tahun 2021 sebagai one stop virtual event yang berkualitas, terstruktur, dan terintegrasi. KKI juga didesain sebagai media penguatan business network dalam kerangka penguatan potensi daerah. “BI tidak pernah lelah menghadirkan […]

  • Bawakan Maju Tak Gentar, Grup Band Wali Kenakan Busana Adat NTT Jelang Penurunan Bendera HUT RI ke-81

    Bawakan Maju Tak Gentar, Grup Band Wali Kenakan Busana Adat NTT Jelang Penurunan Bendera HUT RI ke-81

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Suasana menjelang upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-81 terasa berbeda. Sebelum upacara dimulai, grup band Wali tampil menghibur peserta dengan membawakan lagu perjuangan Maju Tak Gentar. Yang menarik perhatian, para personel grup band tersebut tampil mengenakan busana adat Nusa Tenggara Timur (NTT). Pilihan busana itu menjadi bagian dari pesan […]

expand_less
WordPress Archive Fruteez – Healthy Food & Drinks Brand Elementor Template Kit FS Poster GPL – WordPress auto poster & scheduler FS Poster – WordPress Social media Auto Poster & Scheduler [Facebook, Instagram, Twitter, Pinterest] Ftech – IT Solution Technology WordPress Theme Fudo – Real Estate Elementor Template Kit Fugu – NFT & Crypto WordPress Theme Full Width Background Image Slider Fuller – Creative Portfolio, Resume & Agency WordPress Theme FullPage – Fullscreen One Page Theme Fullscreen Parallax WordPress Plugin