Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » KEMAS Datang Kenalkan Alat Ini, Gubernur Bilang Begini…

KEMAS Datang Kenalkan Alat Ini, Gubernur Bilang Begini…

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 13 Jan 2021
  • visibility 1.342
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengapresiasi  karya anak bangsa yang tergabung dalam Komunitas Musi Aerobotic Sumsel (KEMAS) Palembang yang telah menghasilkan karya terbaiknya berupa Drone Unmanned Surface Vehicle (USV) yang dioperasikan pada permukaan air tanpa awak.

KEMAS yang beranggotakan Nanang Jatmiko sebagai Ketua Komunitas, Muslim sebagai perakit dan Ebit sebagai ahli pemetaan dan analisa data. Ketiganya  berkesempatan audensi dengan Gubernur Sumsel H.Herman Deru bertempat di ruang tamu Gubernur, Rabu (13/1/21).

Gubernur Herman Deru dikesempatan itu menyambut baik dan memberikan apresiasinya  untuk ketiga orang tersebut yang telah mampu menciptakan inovasi dengan memanfaatkan peralatan sederhana. Namun  temuan teknologi itu sangat dibutuhkan dalam mengatasi masalah yang terjadi di tengah masyarakat. 

“Ternyata komunitas ini punya peralatan canggih. Harapan saya alat ini bisa digunakan untuk misi SAR. BPBD saya minta melakukan komunikasi dengan BASARNAS, siapa tahu masih butuh bantuan terkait pencarian puing pesawat Sriwijaya Air yang jatuh,” ucapanya. 

Dikatakan HD, temuan tersebut akan dilakukan uji coba beberapa tahap. Setelah dinyatakan layak akan   dikembangkan dan diperbanyak  sehingga dapat digunakan dalam misi kemanusiaan di Sumsel. 

Bahkan dia meminta Komunitas ini untuk dapat menciptakan teknologi pertanian yang dapat memberikan manfaat secara langsung bagi petani. Karena Sumsel yang memiliki komoditi andalan seperti beras, jagung dan kopi. 

“Saya ingin buat juga alat pertanian yang dapat memudahkan petani karena potensi terbesar kita sektor pertanian. Saya juga  sudah tantang para siswa dan masyarakat untuk membuat  alat  guna membantu produktifitas petani  mulai dari tahap tanam hingga pemanenan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KEMAS, Nanang Jatmiko mengatakan, alat tersebut telah dirakit sejak 2018 lalu. Dan telah melalui empat kali uji coba untuk menemukan benda dan mengukur kedalaman sungai di Palembang. 

“Hasilnya kita bisa mengetahui kedalaman sungai dan benda yang ada di dalam sungai tersebut. Kita mau ikut bantu pencarian black box Sriwjaya Air sekaligus untuk menguji kemampuan alat ini, namun kotak hitam itu sudah ditemukan,” ucapnya. 

Nanang mengaku,  alat yang dibuat dengan modal patungan tersebut menelan dana  berkisar antara  Rp50-70 juta. Namun, Nanang memastikan alat yang digunakan dalam drone air tersebut memiliki kualitas yang baik dan mampu mendeteksi benda di air hingga kedalaman 300 meter. 

“Motivasi kita membuat alat ini hanya untuk misi kemanusiaan. Kita bisa bantu masyarakat atau membantu proses pencarian kapal tenggelam dan lain sebagainya,” imbuhnya.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 7 Hal Yang Perlu Diketahui tentang Mutasi Virus Corona Varian B.1.1.7

    7 Hal Yang Perlu Diketahui tentang Mutasi Virus Corona Varian B.1.1.7

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 808
    • 0Komentar

    PADA 2 Maret 2021, pemerintah umumkan mutasi virus Corona Varian B.1.1.7 penyebab COVID-19 telah memasuki wilayah Indonesia. Belum ada bukti ilmiah bahwa virus mutasi COVID-19, yang pertama kali ditemukan di Inggris ini, lebih tinggi tingkat keganasannya dibanding virus COVID-19 yang awal. Selain itu, varian virus ini juga tetap bisa dideteksi dengan tes swab antigen dan swab […]

  • BERITA HOAKS : Uap Panas Rebusan Daun Jambu Dapat Mengobati COVID-19

    BERITA HOAKS : Uap Panas Rebusan Daun Jambu Dapat Mengobati COVID-19

    • calendar_month Jumat, 12 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    SEBUAH unggahan di media sosial Facebook membagikan informasi yang menyebut bahwa uap air panas hasil rebusan daun jambu biji, jahe, bawang putih, lemon, bawang merah, dan cuka dapat melancarkan saluran pernapasan dan membersihkan paru-paru. Narasi tersebut ditutup dengan ungkapan lawan COVID-19, seolah-olah cara tersebut ampuh mengobati COVID-19. Dilansir dari berbagai sumber yang dirangkum oleh tim […]

  • Mie Celor Gurih ala Bicik Moya, Kocak Bikin Lidah Joget

    Mie Celor Gurih ala Bicik Moya, Kocak Bikin Lidah Joget

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.004
    • 0Komentar

    PAGI yang cerah, burung berkicau seperti sedang rapat dengar musik, dan kamu berdiri di dapur, menatap mie yang belum dicelup air panas. Nah, di sinilah petualangan kita dimulai membuat Mie Celor Palembang yang bikin lidah joget dan perut bergoyang. Biar kata “dagelan”, resep ini seriusan enaknya, bro, seperti kata pepatah “Perut kenyang, hati senang, tapi […]

  • Jam Sekolah Palembang Diundur Jadi 08.00 WIB, Siswa Tetap Masuk tapi Aktivitas Ini Mulai Dipangkas

    Jam Sekolah Palembang Diundur Jadi 08.00 WIB, Siswa Tetap Masuk tapi Aktivitas Ini Mulai Dipangkas

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemerintah Kota Palembang mengubah jam masuk sekolah menjadi pukul 08.00 WIB sebagai langkah antisipasi memburuknya kualitas udara. Meski waktu masuk digeser, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung secara tatap muka hingga jam pulang seperti biasa, sekitar pukul 15.30 WIB. Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP. Pemkot […]

  • Cegah Penyebaran Covid, Penonton MotoGP Mandalika Dibatasi

    Cegah Penyebaran Covid, Penonton MotoGP Mandalika Dibatasi

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 811
    • 0Komentar

    PEMERINTAH memutuskan untuk membatasi kapasitas jumlah penonton MotoGP 2022 Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 18-20 Maret 2022, dari 100.000 orang menjadi hanya 60.000 orang untuk pencegahan Pandemi Covid. “Arahan Presiden terkait Mandalika (MotoGP) yang semula penontonnya 100.000, maka diturunkan menjadi 60.000 dengan situasi yang ada saat ini,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, […]

  • Diingatkan, Daerah Segera Pangkas Perizinan, Kata Presiden

    Diingatkan, Daerah Segera Pangkas Perizinan, Kata Presiden

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 945
    • 0Komentar

    Sehingga diharapkan lapangan kerja semakin bertambah.

expand_less
WordPress Archive Foruum SaaS & Software Startup Elementor Template Kit Foto – Photography WordPress Themes for Photographers Fotomag – A Silky Minimalist Blogging Magazine WordPress Theme For Visual Storytelling Fototag – Photography WordPress Theme Fotro – Food & Restaurant Elementor Template Kit Foturo – Photography Portfolio & Creative Agency Elementor Template Kit Fouens – Cleaning & Home Maintenance Company Elementor Template Kit FOX – WooCommerce Currency Switcher Professional – Multi Currency [WOOCS] Foxeresto – Restaurant WordPress Theme Foxiz – Newspaper News & Magazine WordPress