Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » “AI Center UGM Bisa Bikin Indonesia Kalahkan Singapura & Malaysia?”

“AI Center UGM Bisa Bikin Indonesia Kalahkan Singapura & Malaysia?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 2.939
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI SLEMAN, Yogyakarta, ada markas rahasia yang nggak perlu kode ala James Bond, yaitu AI Center UGM. Markas itu bukan cuma tempat ngopi mahasiswa atau Lab komputer biasa, tapi bengkel masa depan yang siap bikin Indonesia nggak cuma ikut lomba, tapi menang juga di persaingan ekonomi digital ASEAN.

Bahkan pada 2030 nanti, ekonomi digital Indonesia diproyeksi sebesar USD366 miliar, angka luar biasa, tapi kalau cuma duduk manis, ya.. sama saja seperti makan mie instan tanpa air panas nggak ada gunanya!

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, kemarin dalam rilis dilaman resmi komdigi, Nezar Patria, bilang kalau kolaborasi UGM-Telkom adalah model yang dibutuhkan Indonesia. Singkatnya, kalau AI itu ponsel, UGM-Telkom adalah charger super cepat, biar nggak cuma baterai penuh, tapi bisa selfie bareng masa depan.

Selama ini, orang cuma kenal UGM lewat julukan “kampus tua, banyak mahasiswa galau”. Sekarang, bisa bilang. “UGM itu Mark Zuckerberg versi Indonesia!”.

AI Center ini bakal jadi pusat pembelajaran, riset, dan inovasi AI mulai dari prediksi banjir sampai layanan kesehatan digital. Jadi, kalau ada yang bilang kampus cuma buat teori, AI Center ini bukti nyata, teori bisa nyelamatin nyawa.

Nezar Patria menekankan, Indonesia berada di posisi strategis di Asia Tenggara. Populasinya besar, potensinya gede, tapi kalau cuma diam, tetangga bisa nyalip.

Seandainya Singapura dan Malaysia lagi gas pol AI, kita cuma nonton sambil makan kerupuk nggak banget, kan? Makanya, AI Center ini bakal jadi motor riset nasional, bikin kita nggak cuma ikut lomba, tapi bisa jadi juara.

Kerjasama ini ibarat nasi dan sambal, kalau salah satunya nggak pas, rasanya hambar. UGM punya riset, Telkom punya teknologi dan dana. Gabungannya? bisa bikin inovasi AI yang siap pakai untuk masalah nyata.

Contohnya, prediksi risiko banjir di Jakarta, optimasi logistik pangan, atau rekomendasi obat berbasis AI di rumah sakit. Jadi bukan cuma teori di buku tebal, tapi solusi nyata.

Nezar bilang, “AI Center bisa jadi pusat pembelajaran AI, riset, dan inovasi yang berguna”, sederhananya AI Center bukan cuma bikin robot bisa main catur, tapi juga bantu petani panen lebih cepat, guru ajar lebih efektif, dan startup berkembang lebih kencang daripada Wi-Fi tetangga.

Pepatah lama mengatakan “Tak ada rotan, akar pun jadi”. Indonesia punya potensi besar, tapi kalau cuma duduk manis, Singapura dan Malaysia bakal duluan panen manfaat AI.

ASEAN diprediksi punya ekonomi digital USD1 triliun pada 2030, dan Indonesia bisa menyumbang 40 persen. Nah, kalau nggak siap, tetangga bakal nyomot kue paling besar, kita cuma kebagian remah.

Pencipta solusi

Di sini, AI Center krusial. Riset dan inovasi AI di kampus dan industri harus jalan bareng, biar Indonesia bukan cuma pengguna teknologi, tapi pencipta solusi.

Jadi kalau ada startup AI sukses lahir dari kampus UGM, kita bisa bilang, “Eh…, itu anak negeri kita, bro. Jangan ngaku-ngaku Singapura!”.

AI bukan cuma soal pintar, tapi juga etis, Pemerintah sedang menyiapkan peta jalan Nasional AI dan etika AI yang bakal jadi Peraturan Presiden.

Karena kalau AI dijalankan tanpa aturan, bisa kayak anak-anak main kembang api di rumah kaca hebat tapi berantakan. Regulasi ini memastikan inovasi AI bermanfaat, aman, dan nggak bikin masalah baru.

Jadi dari semua gegap gempita teknologi, satu hal tetap penting yaitu manusia. AI boleh canggih, tapi kalau nggak ada orang kreatif di balik layar, ya.. cuma seperti robot masak mie instan,  ya.. cuma hangat doang.

AI Center UGM ingin mencetak generasi yang nggak cuma pinter coding, tapi juga punya visi, empati, dan kemampuan menyelesaikan masalah nyata.

AI Center UGM bukan sekadar gedung megah di kampus, ia adalah laboratorium masa depan, tempat lahirnya inovasi yang bisa bikin Indonesia menang di persaingan ekonomi digital ASEAN. Kalau kita serius, disiplin, dan kreatif, jangan heran kalau 2030 nanti tetangga cuma bisa melongo. “Eh, Indonesia bisa ya?”.

Singkat kata, AI Center UGM membuktikan pepatah lama tetap relevan “Siapa yang menyiapkan masa depan hari ini, dia yang akan menuai hasilnya nanti”.

Jangan cuma jadi penonton, mari jadi pemain utama, dari Sleman, masa depan Indonesia sedang digambar dan warnanya? Cerah, canggih, dan penuh humor ala anak negeri.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengelola JDIH Pemkab Muba Dinobatkan Terbaik II se-Sumsel

    Pengelola JDIH Pemkab Muba Dinobatkan Terbaik II se-Sumsel

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 750
    • 0Komentar

    “Ini juga sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Muba untuk mewujudkan Muba Maju Berjaya di Tahun 2022,”

  • Pemerintah Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa Lombok

    Pemerintah Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa Lombok

    • calendar_month Senin, 3 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Upaya pemulihan dan percepatan rehabilitasi-rekonstruksi pasca gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dilakukan. Berbagai kegiatan dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan dan rehabilitasi. Dalam rilis Biro Pers Setpres yang diterima ST, Senin malam (3/9/2018), kegiatan tersebut di antaranya pembersihan puing dan penyiapan pembangunan kembali rumah, fasilitas sosial dan fasilitas pendidikan. Di […]

  • Kemenparekraf Kembali Gelar Kegiatan Pelatihan Penulisan Skenario “SCENE 2021”, Ini Harapannya

    Kemenparekraf Kembali Gelar Kegiatan Pelatihan Penulisan Skenario “SCENE 2021”, Ini Harapannya

    • calendar_month Jumat, 26 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.745
    • 0Komentar

    KEMENTRIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kembali menggelar kegiatan “SCENE (Masterclass Pengembangan Skenario Film TV dan OTT)” yang tahun ini digelar di empat kota sebagai upaya memunculkan talenta baru tanah air dalam menulis skenario konten televisi dan film. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Neil El Himam, dalam keterangannya, […]

  • Kejar Realiasi Pembangunan Tol Trase Bayung Lencir – Tempino  

    Kejar Realiasi Pembangunan Tol Trase Bayung Lencir – Tempino  

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 971
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pemerintah Daerah merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Pusat, untuk itu yang menjadi program prioritas nasional, Pemda wajib mendukung dan melakukan pengawalan agar program tersebut bisa berjalan dengan baik. Demikian disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Muba H Yudi Herzandi SH MH, pada kesempatan mewakili Pj Bupati Muba Drs H Apriyadi […]

  • Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro Ajak Warga Negara RI Tetap Patuhi Protokes, “Satu Tindakan Kecil Kita Berarti Ribuan, Bahkan Jutaan Nyawa Selamat & Kembali Beraktivitas Dengan Sehat,” Pesannya

    Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro Ajak Warga Negara RI Tetap Patuhi Protokes, “Satu Tindakan Kecil Kita Berarti Ribuan, Bahkan Jutaan Nyawa Selamat & Kembali Beraktivitas Dengan Sehat,” Pesannya

    • calendar_month Minggu, 4 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.979
    • 0Komentar

    COVID-19 paling mudah menular pada kondisi ruangan tertutup, kesempatan pertemuan panjang (lebih 15 menit), dan interaksi jarak dekat, keramaian. Begitu juga aktivitas lainnya yang membuka risiko penyebaran percikan droplet seperti bernyanyi, berbicara, tertawa, terutama pada saat tidak memakai masker saat berinteraksi dengan orang lain. Demikian kata Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan […]

  • emas antam

    Harga Emas Antam Naik Rp 611000 per Gram

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

    Di awal pekan ini harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) dibanderol Rp611.000 per gram. Sementara itu, harga jual kembali atau buy back dihargai Rp537.000 per gram.

expand_less
WordPress Archive SUMO WooCommerce Product Image Watermark SUMO WooCommerce Waitlist Sunara - Solar & Renewable Energy Elementor Pro Template Kit SUNE – Charity / Nonprofit / Fundraising WordPress Theme Sunlight - Charity and Volunteer Elementor Template Kit SunnyOrchard – Landscaping and Gardening WordPress Theme Super Backup & Clone – Migrate for WordPress Super Bundle for WPBakery Page Builder Super Elements – Addons for Elementor Super Forms – Calculator