Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » “AI Center UGM Bisa Bikin Indonesia Kalahkan Singapura & Malaysia?”

“AI Center UGM Bisa Bikin Indonesia Kalahkan Singapura & Malaysia?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • visibility 2.924
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI SLEMAN, Yogyakarta, ada markas rahasia yang nggak perlu kode ala James Bond, yaitu AI Center UGM. Markas itu bukan cuma tempat ngopi mahasiswa atau Lab komputer biasa, tapi bengkel masa depan yang siap bikin Indonesia nggak cuma ikut lomba, tapi menang juga di persaingan ekonomi digital ASEAN.

Bahkan pada 2030 nanti, ekonomi digital Indonesia diproyeksi sebesar USD366 miliar, angka luar biasa, tapi kalau cuma duduk manis, ya.. sama saja seperti makan mie instan tanpa air panas nggak ada gunanya!

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, kemarin dalam rilis dilaman resmi komdigi, Nezar Patria, bilang kalau kolaborasi UGM-Telkom adalah model yang dibutuhkan Indonesia. Singkatnya, kalau AI itu ponsel, UGM-Telkom adalah charger super cepat, biar nggak cuma baterai penuh, tapi bisa selfie bareng masa depan.

Selama ini, orang cuma kenal UGM lewat julukan “kampus tua, banyak mahasiswa galau”. Sekarang, bisa bilang. “UGM itu Mark Zuckerberg versi Indonesia!”.

AI Center ini bakal jadi pusat pembelajaran, riset, dan inovasi AI mulai dari prediksi banjir sampai layanan kesehatan digital. Jadi, kalau ada yang bilang kampus cuma buat teori, AI Center ini bukti nyata, teori bisa nyelamatin nyawa.

Nezar Patria menekankan, Indonesia berada di posisi strategis di Asia Tenggara. Populasinya besar, potensinya gede, tapi kalau cuma diam, tetangga bisa nyalip.

Seandainya Singapura dan Malaysia lagi gas pol AI, kita cuma nonton sambil makan kerupuk nggak banget, kan? Makanya, AI Center ini bakal jadi motor riset nasional, bikin kita nggak cuma ikut lomba, tapi bisa jadi juara.

Kerjasama ini ibarat nasi dan sambal, kalau salah satunya nggak pas, rasanya hambar. UGM punya riset, Telkom punya teknologi dan dana. Gabungannya? bisa bikin inovasi AI yang siap pakai untuk masalah nyata.

Contohnya, prediksi risiko banjir di Jakarta, optimasi logistik pangan, atau rekomendasi obat berbasis AI di rumah sakit. Jadi bukan cuma teori di buku tebal, tapi solusi nyata.

Nezar bilang, “AI Center bisa jadi pusat pembelajaran AI, riset, dan inovasi yang berguna”, sederhananya AI Center bukan cuma bikin robot bisa main catur, tapi juga bantu petani panen lebih cepat, guru ajar lebih efektif, dan startup berkembang lebih kencang daripada Wi-Fi tetangga.

Pepatah lama mengatakan “Tak ada rotan, akar pun jadi”. Indonesia punya potensi besar, tapi kalau cuma duduk manis, Singapura dan Malaysia bakal duluan panen manfaat AI.

ASEAN diprediksi punya ekonomi digital USD1 triliun pada 2030, dan Indonesia bisa menyumbang 40 persen. Nah, kalau nggak siap, tetangga bakal nyomot kue paling besar, kita cuma kebagian remah.

Pencipta solusi

Di sini, AI Center krusial. Riset dan inovasi AI di kampus dan industri harus jalan bareng, biar Indonesia bukan cuma pengguna teknologi, tapi pencipta solusi.

Jadi kalau ada startup AI sukses lahir dari kampus UGM, kita bisa bilang, “Eh…, itu anak negeri kita, bro. Jangan ngaku-ngaku Singapura!”.

AI bukan cuma soal pintar, tapi juga etis, Pemerintah sedang menyiapkan peta jalan Nasional AI dan etika AI yang bakal jadi Peraturan Presiden.

Karena kalau AI dijalankan tanpa aturan, bisa kayak anak-anak main kembang api di rumah kaca hebat tapi berantakan. Regulasi ini memastikan inovasi AI bermanfaat, aman, dan nggak bikin masalah baru.

Jadi dari semua gegap gempita teknologi, satu hal tetap penting yaitu manusia. AI boleh canggih, tapi kalau nggak ada orang kreatif di balik layar, ya.. cuma seperti robot masak mie instan,  ya.. cuma hangat doang.

AI Center UGM ingin mencetak generasi yang nggak cuma pinter coding, tapi juga punya visi, empati, dan kemampuan menyelesaikan masalah nyata.

AI Center UGM bukan sekadar gedung megah di kampus, ia adalah laboratorium masa depan, tempat lahirnya inovasi yang bisa bikin Indonesia menang di persaingan ekonomi digital ASEAN. Kalau kita serius, disiplin, dan kreatif, jangan heran kalau 2030 nanti tetangga cuma bisa melongo. “Eh, Indonesia bisa ya?”.

Singkat kata, AI Center UGM membuktikan pepatah lama tetap relevan “Siapa yang menyiapkan masa depan hari ini, dia yang akan menuai hasilnya nanti”.

Jangan cuma jadi penonton, mari jadi pemain utama, dari Sleman, masa depan Indonesia sedang digambar dan warnanya? Cerah, canggih, dan penuh humor ala anak negeri.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju WBBM, Kejari Jakbar Luncurkan Aplikasi “JELAMBAR”

    Menuju WBBM, Kejari Jakbar Luncurkan Aplikasi “JELAMBAR”

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    MESKI dimasa pandemi Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat (Jakbar) tetap berinovasi dengan meluncurkan aplikasi Jendela Layanan Adhyaksa Kejaksaan Negeri Jakarta Barat atau disingkat Jelambar. “Aplikasi ini merupakan komitmen kami, komitmen seluruh keluarga Adhyaksa Kejari Jakbar barat dalam rangka menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).” Ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Dwi Agus Arfianto, SH, […]

  • Otak Pembunuhan Driver Online Divonis Mati

    Otak Pembunuhan Driver Online Divonis Mati

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.151
    • 0Komentar

    MAJELIS Hakim yang diketuai Efrtata Tarigan menjatuhkan vonis mati kepada terdakwa Akbar faris yang merupakan otak pembunuhan sopir taksi online, Sofyan (41) dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Kamis (13/2). “Menyatakan terdakwa Akbar Faris telah terbukti secara sah meyakinkan bersalah melanggar Pasal 340 KUHP. Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Akbar Al Faris […]

  • Alhamdullilah, Ikhlas Kembali Sehat

    Alhamdullilah, Ikhlas Kembali Sehat

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 723
    • 0Komentar

    UCAPAN bahagia, terpancar dari keluarga balita (Bawah lima tahun) yang mengidap Hidrosepalus (Penumpukan Cairan di Kepala) sejak lahir, Ikhlas yang berusia 60 hari, asal Desa Mekar Jaya, Kecamatan Lalan. Bukan tanpa alasan kebahagiaan itu, pasalnya buah hati pasangan Ahmad Fahrul Rozi dan Reni Maryani bisa terbantu berkat instruksi langsung dari Bupati Muba H Dodi Reza […]

  • Sumsel Sinergi  Atasi Bencana Alam

    Sumsel Sinergi  Atasi Bencana Alam

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 887
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  akan berupaya untuk menekan terjadinya potensi kebakaran hutan dan lahan   melalui sejumlah langkah pencegahan  dengan melibatkan peran serta masyarakat. Gubernur Sumsel H. Herman Deru usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2020 di Sentul Internasional Convention Center Kecamatan Babakan Madang Bogor Jawa Barat, Selasa (4/1) menyebutkan, Pemprov Sumsel  siap […]

  • Prokes Tetap Dimaksimalkan, Pemerintah Siapkan New Normal, Herd Immunity Jadi Syarat Utama

    Prokes Tetap Dimaksimalkan, Pemerintah Siapkan New Normal, Herd Immunity Jadi Syarat Utama

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    STRATEGI pemerintah dalam penanganan Covid-19 yang menekankan penanganan di hulu maupun hilir terbukti membuahkan hasil yang baik. Dilansir dari Kominfo, hal ini tercermin dari nilai Reproduction Number (Rt) sebesar 0,60. Angka ini relatif lebih rendah dibanding Rt global dan negara lain. “Kalau kita bandingkan dengan negara lain, misalnya Singapura angkanya masih 1,44, Inggris 0,97, dunia […]

  • Menag Gus Yaqut Lantik PWGP Ansor Sumsel, Ini Dewan Penasehatnya

    Menag Gus Yaqut Lantik PWGP Ansor Sumsel, Ini Dewan Penasehatnya

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 985
    • 0Komentar

        PENGURUS Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Sumatera Selatan masa bakti 2020-2024 resmi dilantik, Senin (24/5/2021). Pelatinkan  dilakuikan di Pondok Pesantren Aulia Cendikia Palembang. Pelantikan dihadiri langsung Menteri Agama H Yaqut Cholil Qoumas yang juga Ketua Umum PP GP Ansor. Sejumlah tokoh berpengaruh serta Kepala Daerah di Sumsel turut dilibatkan pada kepengurusan PW GP […]

expand_less
WordPress Archive SUMO WooCommerce Product Image Watermark SUMO WooCommerce Waitlist Sunara - Solar & Renewable Energy Elementor Pro Template Kit SUNE – Charity / Nonprofit / Fundraising WordPress Theme Sunlight - Charity and Volunteer Elementor Template Kit SunnyOrchard – Landscaping and Gardening WordPress Theme Super Backup & Clone – Migrate for WordPress Super Bundle for WPBakery Page Builder Super Elements – Addons for Elementor Super Forms – Calculator