Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » AI Boleh Ngetik, Tapi Gak Bisa Ngerasain Gosip & Kopi Pahit Jurnalis

AI Boleh Ngetik, Tapi Gak Bisa Ngerasain Gosip & Kopi Pahit Jurnalis

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 1.712
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MISALNYA di newsroom penuh AC dan aroma kopi baru, keyboard berdetak serempak, di pojok ruangan, ada server Artificial Intelligence alias AI/ AI yang sedang memproses data berita, mesin itu bisa ngetik cepat, bikin ringkasan, bahkan nyari info ribuan artikel dalam hitungan detik. Keren, kan?, tapi satu hal yang pasti, AI tidak bisa merasakan gosip wartawan atau meneguk kopi pahit sambil mikirin berita penting, itu cuma domain manusia.

Menurut Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria dalam rilis resmi dilaman komdigi baru-baru ini dalam sebuah acara Local Media Summit 2025 di Hotel JW Marriott, Jakarta Selatan  jurnalisme berkualitas dibangun dari critical thinking, skill, dan etika, kalau critical thinking tergantikan AI yang cuma logika dan angka, bahayanya besar, bisa-bisa kita punya berita “tanpa rasa”, seolah-olah, seperti sayur tanpa garam, hambar…

Data nyata juga miris sekaligus bikin senyum miris, survei Thomson Reuters Foundation menunjukkan 80 persen media di negara berkembang sudah pakai AI, tapi hanya 13 persen yang punya panduan resmi.

Artinya, mesin boleh ngetik, tapi aturan mainnya acak-acakan, publik bisa bingung “Ini berita siapa?, jurnalisnya manusia atau robot?”, oleh karena itu transparansi jadi kunci supaya kepercayaan publik tetap kokoh.

Namun jangan salah,  karena AI itu bukan musuh, sebaliknya,  ia bisa jadi asisten super canggih pasalnya bantu riset cepat, merangkum berita, bahkan bisa menganalisis data statistik, tapi ingat tetap saja, AI tidak punya nurani, empati, atau pengalaman hidup, Meskipun mesin juga bisa mengetik berita tsunami, tapi mesin tidak bisa merasakan kepanikan warga atau kesedihan keluarga korban, mesin hanya bisa nulis soal konflik sosial, tapi tidak akan pernah paham “aroma kopi pahit di pagi hari” sambari menimbang layak-tidaknya berita itu tayang.

Kita ambil contoh misalnya, seorang AI menulis berita festival kuliner lokal, hasilnya rapi, grammar oke, tapi satu hal yang hilang, yakni  sate favorit Palembang itu harus pakai lontong dan bumbu kacang manis, pembaca langsung garuk kepala. Ternyata, pengalaman lokal dan rasa manusia tidak bisa ditiru mesin, inilah sebenarnya yang membedakan manusia dengan robot, yakni konteks, nuansa, dan selera lokal.

Nezar juga menekankan, AI harus diperlakukan sebagai mitra, bukan pengganti,  artinya kita boleh sadar sama AI, tapi tetap bisa mengambil jarak, jangan sampai AI itu yang mengatur kita, misalnya, jika AI nentuin berita trending, wah.. bisa-bisa semua headline cuma “Viral TikTok Hari Ini” tanpa konten mendalam.

Di sinilah critical thinking, skill, dan ethics manusia yang jadi benteng terakhir untuk menjaga kualitas informasi publik, karena kita sendiri yang bisa menilai mana berita yang layak atau tidak, bahkan kita juga  yang merasakan dampaknya, dan kita juga yang bisa tertawa ngakak sambil garuk kepala kalau AI bikin berita absurd.

Pesannya jelas sebenarnya teknologi boleh canggih, tapi nilai manusia tetap tak tergantikan, maksudnya AI boleh bantu, tapi jangan lupakan nurani, empati, dan pengalaman hidup, sebab kalau tidak, media bisa kehilangan arah, seperti makan bubur tanpa garam, kenyang, tapi hambar.

Oleh karena itu, jurnalisme bukan hanya soal siapa paling cepat mengetik, tapi siapa paling peka dan bertanggung jawab, AI boleh bantu, tapi manusialah yang menjaga cerita tetap hidup, bermakna, dan menyentuh hati publik. Mesin bisa mengetik, tapi tidak bisa merasakan gosip wartawan atau kopi pahit larut malam.

Jadi semestinya di era AI ini kita harus sadar, dan jadikan teknologi itu sebagai partner, bukan bos, gunakan juga AI untuk mempercepat kerja, tapi biarkan manusia tetap memimpin dalam membuat keputusan jurnalistik, menjaga etika, dan meramu berita dengan rasa, teknologi itu hanya sebagai alat, namun yang terpenting manusia tetap jagoannya dalam empati, nurani, dan konteks, pepatah bilang “Mesin boleh bekerja, tapi hati manusia tetap jadi kompas”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Sumsel Akan Turunkan Tim, Selidiki Kasus Ini

    Polda Sumsel Akan Turunkan Tim, Selidiki Kasus Ini

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 927
    • 0Komentar

    KASUS salah input data hasil rapid test antigen penumpang pesawat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mendapat perhatian serius Polda Sumsel, bahkan untuk mengusutnya Polda akan menurunkan tim untuk selidiki kasus tersebut. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel Komisaris Besar (Kombes) Supriadi mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengecek video yang viral di media […]

  • Dampak Buruk akibat Kesehatan Mental yang Tidak Baik

    Dampak Buruk akibat Kesehatan Mental yang Tidak Baik

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 734
    • 0Komentar

    KESEHATAN mental dan kesehatan fisik sudah sepatutnya jalan beriringan. Pasalnya, kedua hal ini saling terkait dan mempengaruhi satu dengan lainnya. Pendiri Aplikasi KALBU (platform online untuk kesehatan mental masyarakat) Iman Hanggautomo mengatakan keluhan kesehatan mental bahkan dapat memicu munculnya masalah pada kesehatan fisik. “Seperti halnya fisik yang sakit harus diobati, maka mental yang sakit juga […]

  • Peduli Pendidikan Islam, Ketua DPW Perindo Datangi Ponpes

    Peduli Pendidikan Islam, Ketua DPW Perindo Datangi Ponpes

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    Peduli terhadap pendidikan agama, Ketua DPW Perindo Sumsel yang juga bakal calon Gubernur Sumsel Febuar Rahman mendatangi dan mengapresiasi pondok pesantren.

  • Seri Kertas Putih CBK: Mengelola Rantai Pasokan dalam Normal Baru Pasca-pandemi Profesor Jing Wu

    Seri Kertas Putih CBK: Mengelola Rantai Pasokan dalam Normal Baru Pasca-pandemi Profesor Jing Wu

    • calendar_month Selasa, 27 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 782
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, HONG KONG SAR, Media OutReach – Ekonomi global telah menghadapi serangkaian guncangan ekstrem selama beberapa tahun terakhir, mulai dari pandemi COVID-19 hingga perang dagang AS-Tiongkok dan invasi Rusia ke Ukraina. Perubahan dramatis ini berdampak luas pada globalisasi, yang mengarah pada pembalikan fundamental keterbukaan perdagangan multilateral dan gangguan status quo dalam rantai pasokan global. Perekonomian global […]

  • Muba Duduki Runner Up Open Turnamen Taekwondo

    Muba Duduki Runner Up Open Turnamen Taekwondo

    • calendar_month Jumat, 28 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.343
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muara Enim,- Atlet  Taekwondo Kabupaten Musibanyuasin [Muba] memborong medali emas dan menempati peringkat II dalam turnamen Turnamen Taekwondo Serasan Sekundang Muara Enim se-Sumsel di GOR Pancasila Muara Enim, Kamis (27/12/2018). Muba menurunkan 9 atlet binaan PPLPD Muba di kompetisi bergengsi tersebut diantaranya Riski Muhammad Ilham (Emas Over 78 Kg PA), Riki Saputra (Emas Under […]

  • Ribuan Masyarakat Sumsel Ramaikan Jalan Sehat 5K Pelindo II/IPC di BKB

    Ribuan Masyarakat Sumsel Ramaikan Jalan Sehat 5K Pelindo II/IPC di BKB

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    “Kami sediakan hari ini berbagai hadiah menarik /doorprize, seperti lima unit sepeda motor dan sejumlah barang elektronik sebagai semangat peserta,”

expand_less
WordPress Archive Cargo – Transport & Logistics WordPress Theme Cariera Events Manager Add-on Cariera - Job Board WordPress Theme Carjo – Car Services & Repair Elementor Template Kit CarLane – Car Rental Elementor Template Kit Carne – Butcher & Meat Restaurant WordPress Theme Carne – Meat Shop Elementor Template Kit Carousel Ultimate – Advanced Carousel WordPress Plugin Carrby – Agency Portfolio WordPress Theme Carrentx – Car Rental Elementor Template Kit