Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » Rumah Bukan Sekadar Tempat Tinggal, Tapi Tempat Jiwa Berteduh

Rumah Bukan Sekadar Tempat Tinggal, Tapi Tempat Jiwa Berteduh

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 885
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEPATAH lama  bilang, “Rumahku adalah surgaku”. tapi bagi sebagian orang, rumah bukan surga, melainkan “kolam renang darurat” karena atapnya bocor dan lantainya retak. Kalau hujan deras, yang turun bukan cuma berkah, tapi juga tetesan air dari langit-langit yang seperti kran rusak. Itulah yang pernah dialami Pak Djasmadi, warga Demang Lebar Daun, Palembang.

Beliau tinggal di rumah yang nyaris roboh, atap bocor, dinding keropos, lantai pecah, kalau ada ayam lewat, bukan cuma meninggalkan kotoran, tapi juga ikut mengintip lewat celah lantai. Anak cucu yang datang pun geleng-geleng kepala, takut rumahnya ambruk lebih dulu sebelum sempat minum teh.

Tapi hidup memang penuh plot twist, berkat program Bedah Rumah dari TP PKK dan Baznas Kota Palembang, rumah Pak Djasmadi kini berubah wajah. Dari rumah reyot jadi hunian kokoh, dari tempat bertahan hidup jadi tempat yang benar-benar layak disebut rumah.

Bahkan Ketua PKK, Dewi Sastrani, sampai mewanti-wanti, “Jangan dijual, Pak. Rumah ini sudah lebih tinggi, tidak banjir, tidak bocor.” Singkatnya, sudah “naik kasta”.

Nah, di sinilah letak menariknya, banyak media menulis soal rumah baru Djasmadi sebatas “serah terima kunci”, “bantuan sosial”, atau “tugas pemerintah sudah selesai”. Padahal, rumah bukan cuma urusan fisik. Rumah juga punya dampak psikologis, sosial, bahkan spiritual.

Coba bayangkan bagaimana rasanya tinggal di rumah yang hampir roboh. Itu bukan sekadar rasa tidak nyaman, tapi juga memengaruhi harga diri. Tamu jarang mau mampir, keluarga minder, dan kadang pemilik rumah merasa hidupnya selalu di bawah garis hujan.

Rumah baru membawa perubahan besar. Begitu Djasmadi menerima kunci, senyum haru tak lagi bisa disembunyikan. Ini bukan cuma soal dinding baru, tapi juga soal rasa percaya diri yang ikut dibangun. Seolah-olah rumah itu ikut berkata “Hei, hidupmu layak, jangan minder lagi”

Rumah bocor itu seperti kepala penuh masalah tiap hujan, beban baru muncul, sebaliknya, rumah yang kokoh membuat pikiran lebih adem. Ada penelitian psikologi yang bilang lingkungan tempat tinggal memengaruhi mood, kesehatan mental, bahkan produktivitas. Bayangkan, bagaimana bisa orang semangat kerja kalau tiap malam tidur harus ditemani ember penadah air?

Dengan rumah baru, keluarga bisa tidur tanpa rasa waswas, bangun dengan lebih segar, dan tentu saja lebih tenang menerima tamu. Kalau dulu tamu disambut dengan wajah kikuk, sekarang bisa sambil pamer “Silakan duduk, lantainya sudah kinclong, tidak ada lagi jebakan ayam”.

Rumah juga bagian dari identitas sosial, orang sering menilai kita dari “pintu depan” rumah. Pepatah bilang, “Tamu menilai tuan rumah dari berandanya”.  Maka karena itu,  punya rumah layak bukan cuma soal nyaman, tapi juga soal posisi di mata masyarakat. Djasmadi kini tidak lagi sekadar warga yang “kasihan rumahnya hampir roboh”, tapi jadi simbol bahwa kepedulian sosial benar-benar nyata.

Bahkan, bantuan rumah ini lahir dari zakat masyarakat yang disalurkan Baznas. Artinya, setiap rupiah zakat itu kini menjelma jadi bata, semen, dan atap yang menaungi sebuah keluarga. Dari zakat jadi rumah, dari rumah jadi harapan.

Ada kalanya manusia lebih cepat sembuh bukan karena obat dokter, tapi karena suasana hati yang lega. Djasmadi sendiri bilang, rumah baru ini adalah titik balik hidupnya. Sebuah ruang untuk menata ulang masa depan. Dengan dinding kokoh, semangat pun ikut menguat. Dengan atap baru, doa-doa bisa lebih khusyuk, karena tak lagi terganggu bunyi tetesan air.

Rumah baru ini juga menjadi obat luka lama, luka karena merasa tertinggal, luka karena hidup tak layak, kini perlahan sembuh. “Alhamdulillah, sekarang saya bisa tinggal di rumah yang bagus dan nyaman,” ujarnya penuh haru.

Dalam kehidupan, rumah bukan sekadar tempat tidur, makan, dan berteduh. Rumah adalah ruang untuk membesarkan mimpi, tempat anak-anak belajar jatuh cinta pada dunia, tempat suami-istri menyulam harapan, dan tempat doa-doa dinaikkan.

Pepatah Jawa bilang, “Omah iku dudu mung tembok, nanging papan kang ndadekake ati tentrem” (Rumah itu bukan sekadar tembok, tapi tempat hati merasa tentram). Jadi ketika pemerintah, PKK, dan Baznas bahu-membahu menghadirkan rumah layak bagi warga, sesungguhnya mereka sedang membangun jiwa, bukan hanya fisik bangunan.

Kisah Djasmadi memberi kita cermin bahwa rumah bukan sekadar urusan genteng dan cat tembok, tapi urusan martabat dan masa depan. Dengan rumah yang layak, lahir semangat baru, dengan rumah yang kokoh, lahir jiwa yang lebih kuat.

Oleh sebab itu, jangan pernah remehkan makna sebuah rumah, sebab di balik dindingnya ada harga diri, di balik atapnya ada doa yang menetes, dan di dalamnya tersimpan jiwa-jiwa yang ingin terus hidup dengan bermartabat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Thia Yufada Dodi Reza Kukuhkan Duta Baca SMP 3 Lais 

    Thia Yufada Dodi Reza Kukuhkan Duta Baca SMP 3 Lais 

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.121
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,LAIS – Ratusan Siswa-Siswi dan Tenaga Pendidik di SMP Negeri 3 Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyambut dengan antusias kedatangan Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin dan Bunda Baca Kabupaten Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza yang hadir di Lais bersama FKPD Muba yakni Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti SE MM, Dandim 0401 […]

  • Jadwal BRI Super League Hari Ini, Persib vs PSM Tampil Malam, Siapa Buka Musim dengan Kemenangan?

    Jadwal BRI Super League Hari Ini, Persib vs PSM Tampil Malam, Siapa Buka Musim dengan Kemenangan?

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Jadwal BRI Super League hari ini menghadirkan tiga pertandingan yang berlangsung pada Minggu, 6 September 2026. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah pertemuan Persib Bandung dan PSM Makassar pada malam hari. Persib akan memulai perjalanan mereka di musim 2026/2027 dengan menjamu PSM Makassar. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB di Stadion […]

  • Transformasi Bank Sumsel Bebel Berbuah Penghargaan Annual Report Award

    Transformasi Bank Sumsel Bebel Berbuah Penghargaan Annual Report Award

    • calendar_month Kamis, 21 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.277
    • 0Komentar

    Untuk kali ke tiga Bank Sumsel Babel (BSB) meraih penghargaan Annual Report Award untuk BUMD non listed. Penghargaan tersebut diberikan, karena BSB dalam melakukan transformasi sejak 2014 lalu terhadap bisnis proses, budaya perusahaan dan sumber daya manusia.

  • Cegah Kebakaran di Daerah yang Sulit Dijangkau, 3 Damkar Mini Disediakan OKI

    Cegah Kebakaran di Daerah yang Sulit Dijangkau, 3 Damkar Mini Disediakan OKI

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 859
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menambah armada pemadam kebakaran (Damkar). Uniknya, armada kali ini berupa tiga unit damkar mini beroda tiga. Damkar mini ini diharap menjadi solusi menanggulangi kebakaran di daerah yang sulit dijangkau. “Kebakaran ini tentu sulit kita prediksi. Maka persiapan untuk meminalisir dampak yang dapat lakukan dengan menempatkan satu unit Damkar Mini […]

  • Pandemi Covid Masih Menyebar, Jangan Terlena dengan Turunnya Kasus COVID-19

    Pandemi Covid Masih Menyebar, Jangan Terlena dengan Turunnya Kasus COVID-19

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 744
    • 0Komentar

      PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) menerima perwakilan para ketua asosiasi di bidang ekonomi dan bisnis, di Istana Negara, Jakarta belum lama ini. Di hadapan para pengusaha, Kepala Negara menyampaikan perkembangan terkait penanganan COVID-19 di tanah air yang mengalami perbaikan. Meski demikian, Presiden meminta para pengusaha untuk tetap waspada. “Ini saya hanya cerita ini untuk […]

  • Road to MotoGP Mandalika 2022: UMK Binaan Pertamina Berhasil Gaet Hotel dan Resort Besar di NTB untuk Gunakan Produknya

    Road to MotoGP Mandalika 2022: UMK Binaan Pertamina Berhasil Gaet Hotel dan Resort Besar di NTB untuk Gunakan Produknya

    • calendar_month Minggu, 30 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 837
    • 0Komentar

    AJANG temu bisnis para pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) bersama potential buyer dari industri perhotelan di Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya tuntas. Kegiatan yang digelar sejak Kamis (27/1) hingga Jumat (28/1) tersebut telah berhasil menelurkan sejumlah kesepakatan bisnis antar kedua belah pihak. Dari puluhan UMK yang terlibat, 6 (enam) di antaranya merupakan binaan PT Pertamina […]

expand_less
WordPress Archive Responsive Bootstrap Carousel Responsive Cookie Law Consent Notification WordPress Plugin GDPR Compliance Responsive FlipBook Plugin Responsive for WPBakery Page Builder (formerly Visual Composer) Responsive HTML5 Audio Player PRO With Playlist Responsive HTML5 Audio Player PRO WordPress Plugin Responsive Interactive Table Responsive Post 2 – Responsive WordPress Plugin Responsive Product Designer for WooCommerce Responsive RSS Timeline