Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Properti » Rumah Bukan Sekadar Tempat Tinggal, Tapi Tempat Jiwa Berteduh

Rumah Bukan Sekadar Tempat Tinggal, Tapi Tempat Jiwa Berteduh

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
  • visibility 898
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEPATAH lama  bilang, “Rumahku adalah surgaku”. tapi bagi sebagian orang, rumah bukan surga, melainkan “kolam renang darurat” karena atapnya bocor dan lantainya retak. Kalau hujan deras, yang turun bukan cuma berkah, tapi juga tetesan air dari langit-langit yang seperti kran rusak. Itulah yang pernah dialami Pak Djasmadi, warga Demang Lebar Daun, Palembang.

Beliau tinggal di rumah yang nyaris roboh, atap bocor, dinding keropos, lantai pecah, kalau ada ayam lewat, bukan cuma meninggalkan kotoran, tapi juga ikut mengintip lewat celah lantai. Anak cucu yang datang pun geleng-geleng kepala, takut rumahnya ambruk lebih dulu sebelum sempat minum teh.

Tapi hidup memang penuh plot twist, berkat program Bedah Rumah dari TP PKK dan Baznas Kota Palembang, rumah Pak Djasmadi kini berubah wajah. Dari rumah reyot jadi hunian kokoh, dari tempat bertahan hidup jadi tempat yang benar-benar layak disebut rumah.

Bahkan Ketua PKK, Dewi Sastrani, sampai mewanti-wanti, “Jangan dijual, Pak. Rumah ini sudah lebih tinggi, tidak banjir, tidak bocor.” Singkatnya, sudah “naik kasta”.

Nah, di sinilah letak menariknya, banyak media menulis soal rumah baru Djasmadi sebatas “serah terima kunci”, “bantuan sosial”, atau “tugas pemerintah sudah selesai”. Padahal, rumah bukan cuma urusan fisik. Rumah juga punya dampak psikologis, sosial, bahkan spiritual.

Coba bayangkan bagaimana rasanya tinggal di rumah yang hampir roboh. Itu bukan sekadar rasa tidak nyaman, tapi juga memengaruhi harga diri. Tamu jarang mau mampir, keluarga minder, dan kadang pemilik rumah merasa hidupnya selalu di bawah garis hujan.

Rumah baru membawa perubahan besar. Begitu Djasmadi menerima kunci, senyum haru tak lagi bisa disembunyikan. Ini bukan cuma soal dinding baru, tapi juga soal rasa percaya diri yang ikut dibangun. Seolah-olah rumah itu ikut berkata “Hei, hidupmu layak, jangan minder lagi”

Rumah bocor itu seperti kepala penuh masalah tiap hujan, beban baru muncul, sebaliknya, rumah yang kokoh membuat pikiran lebih adem. Ada penelitian psikologi yang bilang lingkungan tempat tinggal memengaruhi mood, kesehatan mental, bahkan produktivitas. Bayangkan, bagaimana bisa orang semangat kerja kalau tiap malam tidur harus ditemani ember penadah air?

Dengan rumah baru, keluarga bisa tidur tanpa rasa waswas, bangun dengan lebih segar, dan tentu saja lebih tenang menerima tamu. Kalau dulu tamu disambut dengan wajah kikuk, sekarang bisa sambil pamer “Silakan duduk, lantainya sudah kinclong, tidak ada lagi jebakan ayam”.

Rumah juga bagian dari identitas sosial, orang sering menilai kita dari “pintu depan” rumah. Pepatah bilang, “Tamu menilai tuan rumah dari berandanya”.  Maka karena itu,  punya rumah layak bukan cuma soal nyaman, tapi juga soal posisi di mata masyarakat. Djasmadi kini tidak lagi sekadar warga yang “kasihan rumahnya hampir roboh”, tapi jadi simbol bahwa kepedulian sosial benar-benar nyata.

Bahkan, bantuan rumah ini lahir dari zakat masyarakat yang disalurkan Baznas. Artinya, setiap rupiah zakat itu kini menjelma jadi bata, semen, dan atap yang menaungi sebuah keluarga. Dari zakat jadi rumah, dari rumah jadi harapan.

Ada kalanya manusia lebih cepat sembuh bukan karena obat dokter, tapi karena suasana hati yang lega. Djasmadi sendiri bilang, rumah baru ini adalah titik balik hidupnya. Sebuah ruang untuk menata ulang masa depan. Dengan dinding kokoh, semangat pun ikut menguat. Dengan atap baru, doa-doa bisa lebih khusyuk, karena tak lagi terganggu bunyi tetesan air.

Rumah baru ini juga menjadi obat luka lama, luka karena merasa tertinggal, luka karena hidup tak layak, kini perlahan sembuh. “Alhamdulillah, sekarang saya bisa tinggal di rumah yang bagus dan nyaman,” ujarnya penuh haru.

Dalam kehidupan, rumah bukan sekadar tempat tidur, makan, dan berteduh. Rumah adalah ruang untuk membesarkan mimpi, tempat anak-anak belajar jatuh cinta pada dunia, tempat suami-istri menyulam harapan, dan tempat doa-doa dinaikkan.

Pepatah Jawa bilang, “Omah iku dudu mung tembok, nanging papan kang ndadekake ati tentrem” (Rumah itu bukan sekadar tembok, tapi tempat hati merasa tentram). Jadi ketika pemerintah, PKK, dan Baznas bahu-membahu menghadirkan rumah layak bagi warga, sesungguhnya mereka sedang membangun jiwa, bukan hanya fisik bangunan.

Kisah Djasmadi memberi kita cermin bahwa rumah bukan sekadar urusan genteng dan cat tembok, tapi urusan martabat dan masa depan. Dengan rumah yang layak, lahir semangat baru, dengan rumah yang kokoh, lahir jiwa yang lebih kuat.

Oleh sebab itu, jangan pernah remehkan makna sebuah rumah, sebab di balik dindingnya ada harga diri, di balik atapnya ada doa yang menetes, dan di dalamnya tersimpan jiwa-jiwa yang ingin terus hidup dengan bermartabat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Baru, Semangat Baru..

    Kades Baru, Semangat Baru..

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 963
    • 0Komentar

    Sumselterkiini.co.id, – Di tengah ketenangan pagi yang semestinya dipenuhi suara ayam berkokok dan udara segar pedesaan, ada momen besar yang tiba-tiba membuat desa-desa di Musi Banyuasin seperti bertransformasi menjadi ajang pelantikan Kades ala Hollywood. Di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Bupati H M Toha pun tak mau ketinggalan dalam acara yang penuh semangat itu. Ini […]

  • Sekda Nasrun Umar Irup Hari Bhakti PU

    Sekda Nasrun Umar Irup Hari Bhakti PU

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.372
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar bertindak sebagai Inpektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum ke-74 Tahun 2019, Selasa (3/11/2019). Acara yang berlangsung di Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Palembang mengangkat tema “Sigap Membangun Negeri untuk Indonesia Maju”. Ada yang berbeda pada Hari Bhakti Pekerjaan Umum ke-74 Tahun 2019 […]

  • Pantun Untuk Prabowo dari Ketua MPR RI Saat Sidang Paripurna Pelantikan Presiden – Wakil Presiden RI 2019-2024

    Pantun Untuk Prabowo dari Ketua MPR RI Saat Sidang Paripurna Pelantikan Presiden – Wakil Presiden RI 2019-2024

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.589
    • 0Komentar

    DALAM RapatParipurna Agenda Tunggal Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Ma’aruf Amin perioden 2019-2024, Ketua MPR RI Bambang Seosatyo [Bamsoet]. Dihadapan tamu yang hadir di ruang Rapat MPR RI, Bamsoet membacakan pidato, salah satu pidato yang disampaikan mantan Wartawan yakni. “”Ada saatnya kita bertempur, ada saatnya kita bersatu. Seperti kata Pak Prabowo, bersatu itu keren,” katanya, […]

  • Door ! Bandar Narkoba Tewas Diterjang Timah Panas

    Door ! Bandar Narkoba Tewas Diterjang Timah Panas

    • calendar_month Selasa, 22 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    SAT -Narkoba Polres OKI berhasil menembak mati seorang bandar narkoba di Jalan Lintas Yusuf Singadekane tepatnya didepan Hotel Purnama, Kelurahan Jua – jua, Kecamatan Kayuagung dengan luka tembakan ditubuhnya. Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy menerangkan bahwa pelaku berinisial RN (34 tahun) ini harus ditembak lantaran melakukan perlawanan. “Iya pelaku tadi sempat melakukan perlawanan dengan cara […]

  • Syarat Lansia Agar Dapat Divaksinasi COVID-19

    Syarat Lansia Agar Dapat Divaksinasi COVID-19

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 693
    • 0Komentar

    BADAN POM telah memberikan persetujuan darurat penggunaan vaksin COVID-19 pada lansia. Di tahap kedua pelaksanaan vaksinasi COVID-19 setelah tenaga kesehatan, ada 21 juta Lansia (berusia di atas 60 tahun) yang menjadi sasaran prioritas. Untuk lansia yang akan mendapatkan vaksin COVID-19 ada proses skrining khusus dan juga berbagai pertanyaan tambahan untuk memastikan kondisinya sebelum divaksin. Untuk […]

  • Awasi Dana Bantuan PKK di Desa

    Awasi Dana Bantuan PKK di Desa

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.583
    • 0Komentar

    FEBY Deru ini didampingi Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Fauziah Mawardi Yahya melaksanakan kunjungan kerja PKK ke kabupaten OKU Timur tepatnya di Desa Karang Binangun II Kecamatan Belitang Madang Raya. Kehadiran mantan Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur dua periode itu selain melakukan pembinaan program kerja PKK, juga untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang […]

expand_less
WordPress Archive Responsive Bootstrap Carousel Responsive Cookie Law Consent Notification WordPress Plugin GDPR Compliance Responsive FlipBook Plugin Responsive for WPBakery Page Builder (formerly Visual Composer) Responsive HTML5 Audio Player PRO With Playlist Responsive HTML5 Audio Player PRO WordPress Plugin Responsive Interactive Table Responsive Post 2 – Responsive WordPress Plugin Responsive Product Designer for WooCommerce Responsive RSS Timeline