Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » Kalau Menteri Datang, Jangan Sampai Api Datang Juga! – Apel Karhutla, Makan Gratis & Asa Tidak Terbakar

Kalau Menteri Datang, Jangan Sampai Api Datang Juga! – Apel Karhutla, Makan Gratis & Asa Tidak Terbakar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • visibility 611
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NEGARA Indonesia penuh acara apel, kadang-kadang rakyat bingung, ini apel yang bisa dimakan atau apel yang bikin macet jalan protokol.

Kali ini, apel yang dimaksud adalah apel kesiapsiagaan Karhutla, serius, dan penting, karena kalau hutan sudah terbakar, bukan cuma pohon yang menangis, tapi emak-emak juga ikut merintih lihat harga cabai melonjak lebih tinggi dari harga makeup pengantin.

Hari ini, Pak Sekda Sumsel, H. Edward Candra, ikut rapat virtual bareng Kemenko Polkam untuk membahas persiapan apel besar-besaran tanggal 29 Juli 2025, bukan apel sembarangan, karena rencananya kerahkan 1.500 personil. TNI, Polri, OPD, sampai yang biasa jaga parkir mungkin bisa ikut kalau dikasih seragam.

Menteri Budi Gunawan dijadwalkan hadir langsung, konon katanya, kalau menteri turun langsung, maka rumput pun berdiri, tapi kita berharap, jangan sampai api malah menyala di belakang panggung saat orang-orang sibuk baris-berbaris.

Selain Karhutla, ada juga program makan bergizi gratis dan lahan ketahanan pangan yang bakal ditinjau, sebuah agenda yang katanya strategi, namun jangan sampai seperti pepatah, “Lemak di piring orang lain tampak bergizi, lauk di piring sendiri sudah basi”. Artinya jangan cuma siap saat dikunjungi, tapi setelah itu loyo seperti kipas angin rusak.

Kalau bicara ketahanan pangan, mari kita tengok negara seperti Vietnam, mereka sukses dengan program food security berbasis petani lokal, sekolah, dan dapur komunitas.

Di sana, program makan gratis bukan sekadar wacana menjelang kunjungan pejabat, tapi sudah jadi budaya anak sekolah kenyang, petani senang, negara tenang.

Saran kami, program makan bergizi jangan cuma ditinjau saat menteri datang, kalau mau makan sehat dan gratis, jangan tunggu acara seremonial, karena perut rakyat tak kenal kalender protokoler.

Soal Karhutla, jangan sampai jadi drama musiman, kita butuh sistem deteksi dini, edukasi warga, dan teknologi modern.

Di Australia, pemadam hutan sudah pakai drone dan AI, di kita, jangan-jangan masih pakai “pemadam tradisional” nyiram pakai ember dan doa orang kampung.

Apel ini penting, jangan sampai selesai apel, yang tinggal hanya bekas jejak sepatu dan asap dari hutan yang belum juga padam.

Kalau tamu datang kita bersih-bersih, maka mestinya saat tak ada tamu pun kita tetap jaga dapur tetap wangi dan halaman tetap hijau, karena api tidak kenal protokol, dan perut rakyat tidak bisa disuruh puasa sampai tahun anggaran turun.

Jadi, kalau nanti Menteri datang, tolong pastikan bukan cuma spanduk yang rapi dan kursi berlapis satin, tapi juga pastikan hutan tidak berasap dan anak-anak tidak lapar, jangan sampai Karhutla padam di panggung, tapi menyala di belakang rumah rakyat.[***]

———————————————————————————————————————————

“When the Minister Comes, Please Don’t Let the Forest Burn Too!” -Drills, Free Lunches & the Smoke of Bureaucracy

IN Indonesia, when we say “apel” it could mean a fruit, or more likely – an elaborate ceremonial gathering with uniforms and long speeches. This time, it’s the second one a fire prevention drill (Karhutla alert), with 1,500 personnel from the army, police, local government units, and possibly even the guy who usually sells tofu near the kantor walikota.

The mighty Menko Polkam, Mr. Budi Gunawan himself, is scheduled to show up on July 29. When ministers come, even the ants line up in formation. But we pray let not fire arrive at the same time.

Besides fire drills, the Minister will also review the free nutritious meal program and food resilience projects. These are, of course, noble initiatives. But let’s not turn it into just another showcase. Like an old proverb says “Don’t only cook when guests come; your own children are hungry too”.

Take Vietnam, for example. Their food security model is rooted in local farmers, schools, and community kitchens. It’s consistent, not just a show for ministerial selfies.

So here’s our suggestion don’t let the free meal be just an item in the Minister’s itinerary. Because people’s stomachs don’t wait for PowerPoint slides or protocol dates.

As for forest fires  please, can we move beyond seasonal denial? In Australia, fire management uses drones and AI. In some areas here, it still involves plastic buckets and old village chants.

Yes, drills are important. But after the parade ends and the chairs are folded, let’s make sure the forests don’t start burning and the kids don’t go back to school with empty stomachs. Appearances matter but real work matters more.

So when the Minister lands, may the spanduk be straight, the flags flutter proudly, but most importantly may the forests remain green and the children’s bellies full. Because smoke and hunger are both bad for democracy, and especially bad for Instagram photos.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Belitung Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Keagamaan, Menag Minta Tingkatkan Layanan

    Pemda Belitung Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Keagamaan, Menag Minta Tingkatkan Layanan

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 663
    • 0Komentar

    MENTERI Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyaksikan serah terima dua sertifikat tanah hibah lahan. Tanah seluas kurang lebih 2.500 meter persegi ini diberikan untuk pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Badau dan Rumah Moderasi Beragama. Sedangkan, Pembangunan Rumah Moderasi Beragama yang nantinya akan menjadi kantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Belitung, seluas kurang lebih […]

  • Gebrak Masker PKK Sasar Pasar Tradisional

    Gebrak Masker PKK Sasar Pasar Tradisional

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.165
    • 0Komentar

    GERAKAN (GEBRAK MASKER) terus digencarkan Ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada Dodi Reza  dengan gerakan membagikan secara gratis bagi masyarakat Muba hingga ke kecamatan, desa dan kelurahan di Muba sesuai dengan Instruksi disampaikan Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian. Kali ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap pencegahan […]

  • Masyarakat Sumsel Prihatin, Gubernur Serukan  Warga Doakan  Rakyat Palestina   

    Masyarakat Sumsel Prihatin, Gubernur Serukan  Warga Doakan  Rakyat Palestina  

    • calendar_month Senin, 17 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru   mengajak seluruh masyarakat   untuk dapat memberikan support dan bantuan bagi rakyat Palestina yang saat ini tengah dirundung   krisis kemanusiaan akibat  penindasan  dari bangsa Israel. “Terlepas dari apa agama kita, saya mengajak seluruh masyarakat Sumsel untuk empati minimal doakan mereka  rakyat  Pelestina yang saat ini tengah mengalami krisis […]

  • Kemnaker Beri Penghargaan K3 kepada Gubernur & Perusahaan, SumseI Adakah ?

    Kemnaker Beri Penghargaan K3 kepada Gubernur & Perusahaan, SumseI Adakah ?

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.717
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Ketenagakerjaan memberikan anugerah penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2021 kepada gubernur dan perusahaan, Rabu (28/4/2021) di, Jakarta. Penghargaan K3 bertujuan memotivasi pemerintah daerah perusahaan, dan pekerja untuk mengimplementasikan K3 dengan lebih baik. Dalam penghargaan K3 2021 ini, sebanyak 16 gubernur berhasil meraih penghargaan pembina K3 terbaik, penghargaan kecelakaan nihil (zero accident) diberikan […]

  • Change Agent Masa Depan, Siapa ?

    Change Agent Masa Depan, Siapa ?

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Bandung – Ratusan dosen dan mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi – Lembaga Administrasi Negara (STIA-LAN) Republik Indonesia di Bandung  terpukau mendengarkan ceramah umum tema Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dengan tema “Tantangan Mentransformasi Semangat Bisnis Entrepeneurship ke dalam Sektor Publik”. Kedatangan alumni Universite Libre de Bruxelles – Belgia tersebut membangkitkan semangat mahasiswa-mahasiswi STIA-LAN untuk menghadapi tantangan […]

  • Bangunan IKN, Pemerintah Anggarkan Rp27 Hingga Rp30 Triliun

    Bangunan IKN, Pemerintah Anggarkan Rp27 Hingga Rp30 Triliun

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.732
    • 0Komentar

    MENTERI Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pemerintah mengalokasikan anggaran belanja APBN tahun 2023 sebesar Rp27 triliun hingga Rp30 triliun untuk pembangunan ibu kota negara (IKN) baru. “Di dalam APBN tahun depan sudah mencadangkan untuk belanja pembangunan untuk ibu kota negara baru yaitu antara Rp27 triliun hingga Rp30 triliun,” ujar Menkeu dalam keterangan pers […]

expand_less
WordPress Archive MAGNET – Creative Business WordPress Theme Magnis – Corporate Multipurpose WordPress Theme MagOne – Responsive News & Magazine Blogger Template MagPlus – Blog, Magazine Elementor WordPress Theme Maharatri - Hindu Temple WordPress Theme Maia - Jewelry Shop WordPress Theme Maidy – Cleaning Service Elementor Template Kit Mailbox – Webmail based e-mail client module for Perfex CRM MailCampaigns Jetpack CRX Addon Mailchimp Add-on: Chauffeur Taxi Booking System