Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » REFLEKSI HUT RI ke-80 : Ritual Simbolik Jelang 17 Agustus, dari Sunyi TMP ke Riuh Kerupuk

REFLEKSI HUT RI ke-80 : Ritual Simbolik Jelang 17 Agustus, dari Sunyi TMP ke Riuh Kerupuk

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
  • visibility 745
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SABTU malam, 16 Agustus 2025, Taman Makam Pahlawan (TMP) Palembang dipenuhi cahaya obor dan derap sepatu lars. Di tengah suasana khidmat itu, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur H. Cik Ujang menghadiri apel kehormatan renungan suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Malam itu bukan sekadar seremonial, tapi sebuah ritual simbolik menjelang 17 Agustus yang kerap luput dari perhatian media.

Malam di TMP itu tak sesepi yang terlihat di mata, derap langkah TNI, cahaya obor yang menari, dan doa-doa lirih menjadi semacam “dialog tanpa kata” antara generasi sekarang dan para pahlawan. Pepatah lama bilang, air tenang menghanyutkan, malam renungan ini persis begitu tenang, tapi menghanyutkan kesadaran kita. Sebelum kita merayakan lomba panjat pinang dan tarik tambang, ada darah dan nyawa yang jadi taruhannya.

Kalau pagi 17 Agustus itu kue tart ulang tahun bangsa, renungan suci adalah lilin yang kita tiup sebelum makan kuenya. Tanpa lilin, rasanya hambar. Tanpa renungan, perayaan kemerdekaan hanya jadi pesta rakyat minus makna.

Malam itu mengajarkan kita menunduk dulu, baru besok bebas tertawa, ibarat nonton film, ini adegan slow motion sebelum klimaks. Kalau hidup harus seimbang antara kerja keras dan liburan, kemerdekaan pun sama hening dulu, baru heboh.

Yang bikin merinding bukan hanya nama besar di batu nisan, tapi nisan tanpa nama. Mereka gugur tanpa pamrih, tanpa harap trending di media sosial, tapi jasanya terasa sampai sekarang. Di sisi mereka berdiri anak-anak muda, pramuka, pelajar, mahasiswa, beberapa masih ngantuk, beberapa sepatu pinjam dari kakaknya, tapi berdiri tegak. Simbol bahwa estafet dari pahlawan ke generasi penerus tetap berjalan.

Pepatah bilang, janganlah kau lupa akar meski daunmu sudah rimbun, jangan sampai kita sibuk tarik tambang tapi lupa siapa yang membuat kita bisa bebas menarik napas di tanah sendiri. Renungan suci menjadi pengingat bahwa bangsa ini boleh tertawa, tapi jangan sampai lupa menunduk, karena lupa menunduk itu bahaya, bisa bikin kita tersandung batu sejarah.

Ritual simbolik menjelang 17 Agustus ini adalah jeda yang penuh makna malam hening sebelum riuh, doa sebelum lomba, tangis sunyi sebelum tawa meriah.

Bangsa yang bisa menyeimbangkan hormat dan pesta itulah bangsa yang dewasa, sebab, jika kita hanya bisa tertawa tanpa mau menunduk, itu ibarat makan kerupuk tanpa air seret, tersedak, dan tidak bisa menikmati nikmatnya merdeka.

Mari jadikan renungan suci bukan sekadar acara protokol, tapi pintu hati menuju esok yang lebih meriah, lebih bermakna, dan lebih merdeka.[***].

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update COVID-19 Muba: Kasus Sembuh Nihil,  Bertambah 3 Kasus Positif, 4 Meninggal Dunia

    Update COVID-19 Muba: Kasus Sembuh Nihil, Bertambah 3 Kasus Positif, 4 Meninggal Dunia

    • calendar_month Minggu, 8 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 662
    • 0Komentar

      GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (8/8/2021) mengkonfirmasi penambahan 3 kasus positif dan 4 meninggal. Sementara kasus sembuh untuk hari ini tidak ada atau nihil. “Ada penambahan 3 kasus positif dan 4 meninggal dunia per 8 Agustus 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun […]

  • Hingga Minggu Pagi, Gempa Susulan Sebanyak 201 Kali di Donggala

    Hingga Minggu Pagi, Gempa Susulan Sebanyak 201 Kali di Donggala

    • calendar_month Minggu, 30 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 790
    • 0Komentar

    Oleh : Antara SUMSELTERKINI.CO.ID, PALU – BMKG menyatakan bahwa pascagempa bumi dengan magnitudo 7,4 SR yang mengguncang Donggala Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018) petang hingga Minggu pagi, telah terjadi 201 kali gempa susulan. Informasi dari Humas BMKG yang diterima di Jakarta, Minggu (30/9/2018) , gempa susulan tersebut tercatat hingga pukul 10.00 WIB. Sementara itu, cuaca […]

  • Raih Doktor Politik Islam, Wapres Apresiasi Disertasi Wakil Menag

    Raih Doktor Politik Islam, Wapres Apresiasi Disertasi Wakil Menag

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 723
    • 0Komentar

    WAKIL Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi berhasil mempertahankan disertasinya dalam sidang ujian promosi Doktor Pengkajian Islam Bidang Politik Islam dari Sekolah Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (5/8/2021). Ia meraih predikat Sangat Memuaskan setelah menyajikan disertasi yang berjudul Kontestasi Ideologi Politik Gerakan Islam Indonesia di Ruang Publik Digital. Wakil Presiden KH Ma’ruf […]

  • status-gunung-agung-1

    Inilah Daftar Desa yang Berpotensi Tinggi Terlanda Aliran Panas Lava dan Gas Berbahaya Gunung Agung

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.171
    • 0Komentar

    Peningkatan Status Aktivitas G. Agung dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) terhitung mulai hari Senin, 18 September 2017 21:00 WITA, ada beberapa desa di Karangasem yang berpotensi terlanda aliran panas lava dari gugusan lava dan gas

  • Gelaran GPDRR,  BNPB Hadirkan Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana

    Gelaran GPDRR, BNPB Hadirkan Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.581
    • 0Komentar

    DALAM rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait literasi dan edukasi kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadirkan mobil edukasi Penanggulangan Bencana (PB) di panggung Rumah Resiliensi Indonesia (RRI) di gelaran Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) di Nusa Dua Bali, 23 – 28 Mei 2022 agar masyarakat bisa mendalami masalah bencana. Pantauan InfoPublik, Senin […]

  • Jembatan Air Bayau Empat Lawang Segera Dibangun

    Jembatan Air Bayau Empat Lawang Segera Dibangun

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.044
    • 0Komentar

    RUSAKNYA jembatan Air Bayau di Desa Muara Danau, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang akibat disapu banjir berapa waktu lalu, menjadi perhatian khusus Gubernur H.Herman Deru, terlebih jembatan ini menjadi urat nadi ekonomi bagi warga sekitar. Gubernur saat menerima audensi Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, Selasa (6/4) mengatakan bahwa dirinya sudah mendapatkan kabar terkait dengan […]

expand_less
WordPress Archive Dokan Pro WordPress Plugin Dokan Vendor Total Sales Dokan – WooCommerce Booking Integration DOKANS – Multitenancy Based Ecommerce Platform (SAAS) Dolan – Personal Portfolio Elementor Template Kit Dometric – Solar & Renewable Energy Elementor Template Kit Domex – Night Club WordPress Theme Domik – Responsive Architecture WordPress Theme Domina – Domain For Sale & Auction Plugin Dominus – Tattoo Studio Elementor Template Kits