Usai Kibarkan Merah Putih, Manggala Agni Kembali Buru Api Karhutla di OKI
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : kehutanan.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Sumatra XVII/Ogan Komering Ilir (OKI) kembali memburu titik api karhutla setelah menggelar upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tengah lokasi pemadaman, Senin (17/8/2026).
Para personel Manggala Agni mengibarkan dan memberikan penghormatan kepada Merah Putih di sela tugas menangani karhutla. Upacara berlangsung sederhana di tiga titik pemadaman di Kabupaten OKI, yakni Tulung Selapan Ilir, Deling, dan Kotabumi.
Kepala Daops Manggala Agni Sumatra XVII/OKI Edi Satriawan mengatakan kondisi di lapangan tidak menyurutkan tekad personel untuk tetap memperingati hari kemerdekaan.
“Upacara di lokasi pemadaman ini merupakan bentuk rasa syukur dan kebanggaan kami sebagai warga negara Indonesia. Meski bertugas di garda terdepan penanganan karhutla, penghormatan kepada Sang Merah Putih tetap kami laksanakan dengan penuh kebanggaan secara sederhana langsung dari medan tugas,” ujar Edi.
Menurut Edi, peringatan Proklamasi Kemerdekaan di tengah tugas pemadaman memberikan dorongan moril dan energi baru bagi personel yang telah berhari-hari berjibaku menangani karhutla di wilayah Sumatra Selatan.
Bagi Manggala Agni, menjaga kelestarian hutan dan melindungi masyarakat dari ancaman asap merupakan bagian dari pengabdian dalam menjalankan tugas negara.
Karena itu, usai menggelar upacara dan memberikan penghormatan kepada Merah Putih, personel Manggala Agni langsung kembali melanjutkan patroli serta pemadaman di wilayah tugas mereka.
Kementerian Kehutanan mengapresiasi para personel pemadam di tingkat tapak yang terus bersiaga dalam penanganan karhutla. Mereka tetap menjalankan tugas untuk menekan kebakaran, menjaga ekosistem hutan, dan melindungi masyarakat dari dampak asap.(***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
