DI Aula Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Selatan itu suasananya seperti rapat yang serius, rapi, dan penuh wajah fokus, Senin (11/5/2026) suasananya mendadak berubah. Bukan karena ada rapat darurat, tapi karena ada lomba nyanyi lagu nasional dan lagu daerah antar-OPD dalam rangka HUT Provinsi Sumatera Selatan ke-80.
Aula yang biasanya tenang itu tiba-tiba jadi lebih hidup, seperti “mode konser kecil” yang tidak diumumkan di awal.
Acara dibuka Sekretaris Daerah Sumsel, H. Edward Candra. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan lomba ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan serta menumbuhkan semangat kebangsaan dan pelestarian budaya daerah.
“Lagu nasional mengingatkan kita pada perjuangan bangsa, sedangkan lagu daerah menjaga identitas dan kekayaan budaya Sumatera Selatan,” ujarnya.
Kalimatnya formal, tenang, dan penuh makna. Tapi setelah itu, suasana di lapangan justru berjalan dengan versi yang lebih hidup.
Begitu lomba dimulai, OPD-OPD yang biasanya bertemu dalam suasana rapat dan dokumen, kini berdiri di depan mikrofon. Ada yang tampil percaya diri, ada yang terlihat tegang ringan, dan ada juga yang ekspresinya seperti sedang menghitung dalam hati “ini nada do atau re ya tadi…”
Saat musik mulai mengalun, suasana aula langsung berubah. Beberapa peserta tampil serius dan penuh penghayatan, sementara yang lain berusaha menjaga ritme sambil sesekali melirik ke arah penonton, memastikan masih di jalur yang benar.
Di beberapa momen, ada nada yang sedikit meleset, tapi justru itu yang membuat suasana jadi cair. Tidak ada yang dibuat kaku, semuanya berjalan dengan santai dan penuh tepuk tangan dari penonton.
Penonton yang hadir juga ikut menikmati suasana. Tepuk tangan terdengar di setiap penampilan, dan beberapa terlihat ikut bersenandung pelan mengikuti lagu yang dibawakan.
Ketika lagu daerah mulai dinyanyikan, suasana terasa lebih hangat. Nada-nada khas daerah membuat ruangan seolah membawa ingatan pada budaya dan kampung halaman masing-masing peserta. Momen ini membuat suasana menjadi lebih tenang dan penuh apresiasi.
Menariknya, kegiatan ini juga memperlihatkan sisi lain dari para pegawai OPD. Di luar rutinitas kerja yang formal, mereka ternyata juga punya ruang untuk tampil, berekspresi, dan menikmati kebersamaan dalam suasana yang lebih santai.
Tidak ada yang terlalu fokus pada kesempurnaan suara. Yang terlihat justru semangat untuk berpartisipasi dan meramaikan perayaan HUT Sumatera Selatan ke-80 ini.
Di akhir acara, yang tersisa bukan hanya penampilan dan urutan lomba, tetapi juga suasana kebersamaan yang berbeda dari biasanya. Aula ESDM Sumsel hari itu bukan lagi sekadar ruang rapat, tetapi menjadi ruang kebersamaan yang diisi dengan lagu, tepuk tangan, dan momen sederhana yang hangat. (***)