Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » Terkait Jawaban Gubernur tentang 7 Raperda, DPRD Sumsel Bakal Bentuk Pansus

Terkait Jawaban Gubernur tentang 7 Raperda, DPRD Sumsel Bakal Bentuk Pansus

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
  • visibility 2.846
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DPRD Prov. Sumsel menggelar Paripurna XI DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda menyampaikan jawaban Gubernur Sumsel terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi atas 7 Raperda usulan Pemprov di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi, Jumat (28/2/2020) pagi.

Rapat ini dipimpin langsung  Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Kartika Sandra Desi. Pimpinan Rapat, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Kartika Sandra Desi mengatakan setelah jawaban ini dapat memenuhi pemandangan umum dari fraksi-fraksi selanjutnya akan didalami oleh panitia khusus.

“Makanya setelah ini selesai akan dilanjutkan dengan pembentukan panitia khusus,”paparnya.

Selain itu sesuai agenda rapat paripurna XI DPRD, pembentukan panitia khusus dalam rangka pembahasan 7 Raperda usulan Pemprov dan meneliti Raperda yang diajukan pemprov disepakati dibentuk 5 Pansus.

 

Foto : Istimewa

 

Apresiasi Anggota DPRD

Mewakili Gubernur Sumsel H.Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya menyampaikan penghargaannya kepada para anggota dewan atas dukungan dan apresiasinya terhadap pengajian 7 Raperda sebagaimana telah disampaikan pada Pemandangan Umum dalam Rapat Paripurna XI DPRD Provinsi Sumsel pada [Senin/2 /2020] melalui juru bicara masing-masing fraksi.

Menurut Mawardi tanggapan yang disampaikan baik berupa pertanyaan, saran dan dukungan, himbauan ataupun harapan, semuanya merupakan wujud nyata apresiasi para anggota dewan terkait 7 Raperda yang diusulkan.

“Atas dasar itula perkenankan saya menyampaikan penjelasan, tanggapan dan jawaban atas saran, masukan serta hinbahan yang telah disampaikan dalam pemandangan umum fraksi-fraksi itu,” ujar Mawardi.

Yang pertama adalah menanggapi pernyataan fraksi Partai Golkar, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerindra, Fraksi PKB, Fraksi Nasdem, Fraksi PKS dan Fraksi PAN bahwa  Sumsel sebagai daerah rawan bencana membutuhkan penanganan seriua termasuk perlunya pembangunan talud di beberapa daerah dan percepatan pembangunan kembali lokasi yang terdampak menurut Mawardi akan menjadinperhatian pihaknya.

Karena itu melalui Raperda tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana ini dapat menjadi payung hukum dalam melakukan pencegahan/tanggap darurat penanganan bencana dan penanganan pasca bencana.

Selanjutnya dalam menanggulangi bencana sebagaimana disampaikan beberapa fraksi, Pemprov Sumsel juga akan melakukan upaya mitigasi struktural dan non struktural.

 

Foto : Istimewa

Kemudian terkait Raperda tentang pengelolaan hutan produksi dan hutan lindung di Sumsel, Pemprov kata Mawardi menyambut baik saran dari Fraksi Partai Golkar agar memprioritaskan masyarakat sejak awal berada di sekitar dan di dalam kawasan hutan lindung. Hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.83/MenLHK/Setjent/Kum.1/10/2016 tentang Perhutanan Sosial. Dimana pemerintah telah memprioritaskan pembwrian izin pada hutan lindung dan hutan produksi kepada masyarakat setempat melalui Program Perhutanan Sosial dengan 5 model skema.

“Menjawab pertanyaan Fraksi PDI Perjuangan soal kebijakan satu peta dalam pengelolaan hutan produksi dan hutan lindung, dapat kami jelaskan bahwa peta kawasan hutan yang digunakan saat ini adalah peta kawasan huta  dan konservasi perairan berdasarkan lampita  keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.SK.45e/MenLHK/SETJEan/PLA.2/6/2016 dan pemerintah Provinsi Sumsel telah memiliki data peta yang dibutuhkan unyuk pembuatan jaringan informasi Geospasial Daerah dengan nama Peta Indikatif Tumpang Tindih Informasi Geospasial Tematik yang dapat digunakan oleh pemangku kepentingan untuk mengetahui lokasi dalam berinvestasi,” jelasnya.

Selanjutnya mengenai Raperda tentang rencana umum energi daerah provinsi. Pemprov kata Mawardi sependapat dengab Fraksi Partai Golkat agar tidak hanya fokus pada energi panas bumi tetapi juga memperhatikan pemanfaatan energi air, energi surya dan sumber-sumber energi terbarukan lainnya .

Sementara itu menjawab pertanyaan Fraksi PDI Perjuangan terkait Raperda ini dijelaskannha bahwa Rencana Umum Energi Daerah (RUED) disusun mengikuti Kebijakan Energi Nasional dan Rencana Umum Enerfi Nasional. Di samping itu penyusunannya mempedomani peraturan perundang-undanfan terkait seperti UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, UU No.4 Tahun 2009 tentang Pertambangan dan Batubara, UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagaliatrikan dan UU Nomor 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi.

“Melalui Raperda ini diharapkan dapat terciptanya kepastian hukum dalam berinvestasi dan berimplikasi bagi peningkatan kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Selain memberikan jawaban  mengenai 3 Raperda tersebut, Wagub juga menyampaikan jawabannya atas pemandangan fraksi-fraksi pada 4 Raperda lainnya meliputi Raperda Perubahan atas Perda Nomkr 9 Tahun 2012 tentang PT Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Sumsel, kemudian Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomot 14 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat dserah Provinsi Sumsel, serta Raperda tentang Perubahan Keempat atas Perda Nomor 3 Tahun 2012 tentang retribusi jasa umum dan Raperda tentang peru ahan ketujuh atas Perda Nomor 4 tahun 2012 tentang retribusi jasa dan usaha. [ADV]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berita Komik : SILO Bakal Sulap Teluk Gelam Jadi Terapi Kanker Berbasis Pariwisata

    Berita Komik : SILO Bakal Sulap Teluk Gelam Jadi Terapi Kanker Berbasis Pariwisata

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.513
    • 0Komentar

         

  • Ringankan Beban Masyarakat Terdampak COVID,  Pemerintah Siapkan Tambahan Bansos Rp39 T

    Ringankan Beban Masyarakat Terdampak COVID, Pemerintah Siapkan Tambahan Bansos Rp39 T

    • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    PEMERINTAH akan memberikan bantuan sosial tambahan sebesar Rp39,19 Triliun untuk masyarakat. Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan hal itu ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “Pemerintah akan memberikan bantuan sosial tambahan sebesar Rp39,19 Triliun untuk masyarakat. Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak PPKM ini, Bapak […]

  • Agar Bersaing Di Pasaran, OKI Bantu Fasilitasi Sertifikat Halal, Apa Manfaatnya ?

    Agar Bersaing Di Pasaran, OKI Bantu Fasilitasi Sertifikat Halal, Apa Manfaatnya ?

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 967
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kabupaten OKI mendorong produk UMKM di OKI mampu bersaing di pasar ofline maupun online. Untuk itu Pemkab memfasilitasi sertifikasi halal bagi 17.532 pelaku UMKM di OKI sebagai syarat menembus market place. “Fasilitasi sertifikat halal dari MUI ini menjadi salah satu kebutuhan para […]

  • “Stunting Tak Bisa Dilepeh: Saat Tempe, Telur, dan Sayur Menjadi Superhero Ibu Hamil Palembang”

    “Stunting Tak Bisa Dilepeh: Saat Tempe, Telur, dan Sayur Menjadi Superhero Ibu Hamil Palembang”

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 479
    • 0Komentar

    KALAU ada lomba superhero di Palembang, jangan heran kalau yang naik ke podium bukan Batman atau Ironman, tapi… tempe, telur, dan sayur! Ya, tiga serangkai bergizi ini kini jadi tameng sakti dalam perang besar melawan musuh bebuyutan stunting. Melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) cegah stunting untuk ibu hamil di Kota Palembang, para ibu hamil […]

  • Pemkab Muba Gelar Coaching Clinic SAKIP

    Pemkab Muba Gelar Coaching Clinic SAKIP

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 778
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Dalam rangka mengoptimalkan penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Kabupaten Musi Banyuasin Pemkab Muba akhirnya melaksanakan kegiatan Coaching Clinic Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Perangkat Daerah Dalam Jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (29/3/2019) di Hotel Grand Inna. Tercatat, ada sebanyak 59 Kepala Perangkat Daerah dan Camat, Para Staf Ahli […]

  • Dorong Pemerintahan Good Governance, Wabup OKI Hadiri Munas Fitra

    Dorong Pemerintahan Good Governance, Wabup OKI Hadiri Munas Fitra

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.253
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati Ogan Komering Ilir, H. M. Djakfar Shodiq turut menghadiri Musyawarah Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) berlangsung di Hotel Beston Palembang, Rabu (11/32020). Wabup Shodiq menjadi satu-satunya wakil kepala daerah yang tampak hadir langsung pada Kegiatan yang mengusung tema “20 Tahun FITRA : Kerja Kolektif Menuju Daulat Rakyat Atas Anggaran.” “Saya mengapresiasi […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Questions and Answers Premium YITH WooCommerce Quick Checkout for Digital Goods Premium YITH WooCommerce Quick Export Premium YITH WooCommerce Quick View Premium YITH WooCommerce Recently Viewed Products Premium YITH WooCommerce Recover Abandoned Cart Premium YITH WooCommerce Request a Quote Premium YITH WooCommerce Review for Discounts Premium YITH WooCommerce Review Reminder Premium YITH WooCommerce Role Based Prices Premium