Karang Taruna Cetak Trainer Nasional Lewat ToT
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto : kemensos.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) memulai langkah baru dalam pengembangan organisasi dengan menggelar Training of Trainers (ToT) nasional di Eco Edu Forest, Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat (31/7/2026). Selama tiga hari, pelatihan ini disiapkan untuk melahirkan trainer yang diharapkan menjadi penggerak konsolidasi sekaligus pengembangan kapasitas Karang Taruna hingga tingkat daerah.
Sebanyak 125 peserta yang terdiri atas 107 pengurus nasional dan 18 perwakilan pengurus provinsi mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung hingga 2 Agustus. Materi tidak hanya membahas tata kelola organisasi, tetapi juga kepemimpinan, pemberdayaan masyarakat, hubungan industrial, serta pengembangan kewirausahaan melalui pemateri dari sejumlah kementerian.
Ketua Panitia Agus Maimun mengatakan ToT dirancang agar seluruh pengurus memiliki pemahaman, arah, dan pola kerja yang selaras dalam menjalankan organisasi. Selain sesi pembelajaran, peserta juga mengikuti kegiatan outbound untuk membangun kerja sama dan komunikasi antarpengurus.
“Ujung dari retret ini adalah bagaimana seluruh pengurus menyatu sehingga memiliki gerak dan langkah yang sama dalam menjalankan organisasi,” ujar Agus.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang membuka kegiatan menilai ToT menjadi bagian penting dalam membangun kepemimpinan Karang Taruna. Menurutnya, para peserta diharapkan menjadi penggerak konsolidasi organisasi sehingga proses pembinaan di daerah dapat berjalan lebih efektif.
“Kegiatan retret atau Training of Trainers ini nanti akan menjadi komandan, kompas, dan pemimpin daripada gerakan konsolidasi secara nasional,” kata Gus Ipul.
Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budisatrio Djiwandono berharap pelatihan tersebut tidak berhenti sebagai agenda internal organisasi. Ia meminta setiap peserta membawa pengetahuan dan semangat baru untuk diterapkan setelah kembali ke daerah masing-masing sehingga Karang Taruna mampu menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.
Selain pelatihan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi sosial berupa penyerahan perlengkapan sekolah kepada siswa SDN Karangtengah 5 di Kecamatan Babakan Madang serta distribusi air bersih bagi warga sekitar lokasi kegiatan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan organisasi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat.(***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
