Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » CERPEN BANYOLAN : Traktor Cinta di Tengah Panen (Kisah romansa gabah, traktor, & hati yang hampir gagal panen)

CERPEN BANYOLAN : Traktor Cinta di Tengah Panen (Kisah romansa gabah, traktor, & hati yang hampir gagal panen)

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
  • visibility 1.385
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI sebuah desa antah berantah bernama Cahya Maju di letaknya di Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] Provinsi Sumatera Selatan,  yang majunya cuma di nama, karena kalau hujan dikit aja sinyal langsung lari ke alam ghaib, tinggallah seorang petani muda bernama Darto Bin Saputra Bin Ngakak.

Darto bukan sembarang petani. Dia petani influencer. Followers-nya di TikTok cukup lumayan udah 843 orang (termasuk 17 akun fake buat naikin likes). Karena ia terkenal orangnya gaul dan gak gagap teknologi meski tinggal dipelosok desa, bahkan kontennya? Bukan joget-joget, tapi panen padi sambil sulap gabah jadi quote motivasi:

“Kalau padi bisa tumbuh meski diinjak-injak, kamu juga bisa bangkit meski dihina mantan.”

Nah, suatu hari…

Darto sedang asyik menanam bibit padi sambil nyanyi lagu dangdut remix pakai speaker portable yang suaranya lebih pecah dari hubungan Lesti dan Billar, tiba-tiba muncul mobil putih plat merah.

Dari dalam turun seorang wanita…

Bukan, bukan kuntilanak. Tapi Mbak Susi, penyuluh pertanian baru, jebolan IPB, yang punya aura seperti malaikat penjaga pupuk bersubsidi. Bajunya rapi, sepatunya bersih, dan… dia bawa clipboard.

Dalam dunia pertanian, wanita yang bawa clipboard itu… seksinya bukan main.

Darto langsung goyah. Tangan kirinya masih megang cangkul, tapi tangan kanan udah getar-getar. Cintanya jatuh… bukan ke Mbak Susi doang, tapi juga ke potensi panen dan masa depan.

Lalu, tibalah masa panen…

Ladang Darto jadi lautan emas. Karung-karung gabah disusun seperti piramida Mesir, traktor “CINTAKU” dipoles sampe kinclong pakai semir sepatu cap Bang Udin. Pokoknya semua dipersiapkan buat nganter gabah… dan gebetan.

Misi Darto jelas, pertama, serahkan gabah ke dia dan kedua serahkan hati ke Mbak Susi.

Tapi hidup, seperti biasa, suka menjatuhkan kita dari mimpi indah ke realita yang pahit kayak air rendaman pete seminggu.

“Maaf, Mas… gudang penuh.” kata Satpam di Gudang milik tengkulak !

Darto bengong :“Penuh apaan? Karung saya baru nyampe, masih anget. Ini gabah premium, bukan gabah ecek-ecek!”

Satpam cuman angkat alis :“Udah banyak yang masuk, Mas. Nanti aja balik lagi. Bisa minggu depan, bisa minggu depan tahun depan.”

Darto hampir ngajak duel. Tapi dia inget dia harus jaga citra di depan Mbak Susi, yang dari kejauhan masih ngelirik sambil ngunyah kerupuk lempeng.

Masuklah si Tengkulak…

Bang Yono, manusia setengah tuyul setengah sales kredit panci. Muncul dari semak-semak kayak Pokemon. Dia bawa timbangan, truk, dan senyum penuh jebakan.

“Waduh, Mas Darto… Ditolak juga ya? Sini deh, saya beli. Harganya gak gede-gede amat, cuma beda dikit dari HPP. Cuma seribu lima ratus… dikurang seribu.”

“Lah itu mah tinggal lima ratus, Bang!”

“Ya gitu deh. Tapi saya bayar kontan. Gak pake nunggu janji-janji palsu.”

Darto geleng-geleng. Gabahnya jelas gak rela. Tapi dompetnya mulai nangis lirih, minta diisi. Darto akhirnya berdiri di tengah sawah, seperti sinetron FTV, tatap langit, dan bilang…

“Ya Tuhan, ini ladang penuh harapan… kok yang panen malah si Yono?”

Untunglah… datang kabar…

Pak Bupati Muchendi, dengan gaya heroik seperti Power Ranger versi Palembang, ngumumin:

“Kami akan aktifkan kembali gudang lama di Tebing Suluh! Ini solusi nyata, bukan janji manis!”

Desa langsung heboh. Kambing tetangga loncat saking girangnya. Emak-emak langsung bikin status:

“Alhamdulillah, gudang aktif. Darto aktif juga. Kapan nikahnya?”

Darto semangat. Dia jadi ketua tim pembersih gudang. Sapunya diputar kayak tongkat prajurit TNI, dan traktor “CINTAKU” jadi kendaraan resmi pahlawan gabah.

Hari grand opening gudang tiba…

Semua warga hadir. Ada yang pakai daster, ada yang pakai baju batik warisan nenek buyut. Mbak Susi pun hadir, kali ini dengan jilbab warna hijau pupuk NPK.

Darto mendekat, bawa setangkai padi dan setumpuk cinta.

“Mbak Susi, ini gabah saya. Tapi yang lebih penting… ini hati saya. Mau gak Mbak jadi pemilik sah traktor dan pemilik masa depan saya?”

Mbak Susi senyum manis, kayak diskon 90% di aplikasi ijo.

“Mas Darto… saya gak cuma mau jadi pemilik traktor. Saya juga mau ikut nyicil harapan masa depan, bareng panen demi panen.”

Gabah masuk gudang. Cinta masuk pelaminan. Desa bersorak, dan Bang Yono? Ya… dia jadi jualan keripik gabah keliling. Katanya sih sekarang dia tobat.

Dan traktor “CINTAKU”? Kini diparkir di halaman rumah Darto, dihias bunga, dan kadang dipakai buat foto prewedding warga.

Nah, ini renungannya untuk yang baca, panen bisa gagal karena cuaca. Tapi cinta? Bisa gagal karena sistem. Jadi, tolong ya,… kalau mau lumbung pangan kita penuh, jangan biarkan hati petani jadi kosong.[***]

 

[Maaf, Cerita ini  fiktif hanya sebuah banyolan untuk menghibur, hanya diambil di lokasi panen raya OKI]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nihil Positif Covid-19 Kemarin

    Nihil Positif Covid-19 Kemarin

    • calendar_month Sabtu, 3 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

      GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (2/4/2021) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus positif. “Ya, tidak ada penambahan kasus positif per 2 April 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Diketahui, hingga 2 April 2021 ada sebanyak 1101 kasus diantaranya 1025 kasus sembuh. Kemudian, 30 masih dirawat, dan 46 kasus meninggal dunia. […]

  • Jadi Tuan Rumah Pertikara 2022, Wagub Sumsel : ‘Malu Bro, Kalau Kita Tidak Siap’

    Jadi Tuan Rumah Pertikara 2022, Wagub Sumsel : ‘Malu Bro, Kalau Kita Tidak Siap’

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 810
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Waka Mabida) Gerakan Pramuka Sumsel melantik pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumsel Pengganti Antar Waktu (PAW) masa bakti 2017-2022 di Griya Agung, Kamis (16/1/2020). Kepada puluhan pengurus yang baru dilantik, Mawardi dengan sungguh-sungguh berharap agar mereka mulai melakukan persiapan Sumsel sebagai tuan rumah Perkemahan […]

  • Listrik Tol Gunakan Tenaga Surya, Jasa Marga Teken Kerjasama dengan PTBA

    Listrik Tol Gunakan Tenaga Surya, Jasa Marga Teken Kerjasama dengan PTBA

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.383
    • 0Komentar

    UNTUK mendukung pengurangan emisi karbon secara global, PT Bukit Asam Tbk dan PT Jasa Marga menjajaki potensi kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di jalan Tol Jasa Marga Group. Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan langsung oleh Direktur Utama Bukit Asam Arsal Ismail dan Direktur Utama Jasa […]

  • Bendungan Ladongi, Bukan Hanya Untuk Pertanian, Juga Berfungsi Sebagai Tempat Wisata

    Bendungan Ladongi, Bukan Hanya Untuk Pertanian, Juga Berfungsi Sebagai Tempat Wisata

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.507
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Ladongi di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa (28/12/2021) dan bendungan tersebut juga dapat dijadikan sebagai tempat wisata. Ada yang unik dalam peresmian infrastruktur bendungan ini, karena Presiden Jokowi sempat menaiki Perahu Naga ketika menuju tempat peresmian. Ketika menaiki perahu tersebut, Presiden Joko Widodo didampingi sejumlah menteri dan […]

  • Jenguk Korban, Kakanwil Kemenag Sulsel Minta Jajarannya Pro Aktif Jaga Ketenangan Umat

    Jenguk Korban, Kakanwil Kemenag Sulsel Minta Jajarannya Pro Aktif Jaga Ketenangan Umat

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 699
    • 0Komentar

    BOM bunuh diri terjadi di kompleks Gereja Katedral, Kota Makassar, Sulsel, Minggu, 28 Maret 2021. Ade sejumlah korban luka yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni meminta jajarannya untuk proaktif menjaga kondisi agar tetap kondusif dan umat beragama tetap tenang. “Semua jajaran Kementerian Agama di wilayah Sulawesi Selatan agar proaktif […]

  • Black Burger ala A’bang Pizza & Coffee

    Black Burger ala A’bang Pizza & Coffee

    • calendar_month Senin, 26 Mar 2018
    • account_circle Bono
    • visibility 3.490
    • 0Komentar

    Bicara soal burger, di A’bang Pizza & Coffee ada menu Black Burger yang hanya ada di rumah makan ini. Warnanya yang hitam pekat bisa jadi bahan pembicaraan tersendiri. Satu lagi yang populer dari A’bang adalah Pizza Sosis Madu karena rasa asin sosis dan manis madu ternyata cocok dengan banyak orang.

expand_less
WordPress Archive Groups for WooCommerce Grow CRM – Laravel Project Management Growceries – Food & Grocery Store Elementor Template Kit Groweal – Health Coaching Elementor Template Kit Growio – Landing Page WordPress Theme Growler – Brewery WordPress Theme Growthy – Growth Hacking & Marketing Agency Elementor Template Kit Groxi – Grocery Store Elementor Template Kit GrozPastry – Bakery Elementor Template Kit Gruene – Digital Marketing WordPress Theme