Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Palembang Book Party#31,[Ketika Warga Palembang Membaca, Menatap, Lalu Terkena Serangan Sastra Mendadak]

Palembang Book Party#31,[Ketika Warga Palembang Membaca, Menatap, Lalu Terkena Serangan Sastra Mendadak]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
  • visibility 997
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di tengah hiruk-pikuk Palembang yang kalau sore macetnya bisa bikin kita sempat merenung soal masa depan, ternyata ada satu acara yang bikin hati adem dan otak waras, yakni Palembang Book Party ke-31. Namun jangan bayangkan ini kayak pesta ultah anak tetangga yang isinya balon dan kue tart.

Karena ini lebih dari sekadar kumpul-kumpul, yang datang bukan cuma pembaca buku sejati, dan bukan pula  pelajar yang baru kenal puisi, tapi pekerja yang bosan baca spreadsheet, sampai penulis lokal yang biasa menyimpan puisinya di notes HP.

Bertempat di Gedung Kesenian Palembang  yang megah dan penuh sejarah, acara ini jadi ajang dua mingguan yang lebih syahdu, inget mantan jadinya… tiba-tiba nonton story kita, ada baca buku bareng, tukar pandang, dan kali ini, ditambah bonus spesial siapa pun boleh baca puisi di depan umum, tanpa takut ditanya sudah sarapan belum? sama  MC-nya.

Ya, jangan salah, bukan cinta karena saling bertatapan waktu baca buku lalu deg-degan, seperti di novel Wattpad. Tapi cinta pada kata-kata, cinta pada kalimat yang tak bisa dibayar pakai e-money. Cinta pada sajak, yang katanya lahir dari rindu yang kelewat deadline.

Itulah yang terjadi di Palembang Book Party ke-31, lokasi -nya Gedung Kesenian Palembang sedikit sakral, dimana kursi tua dan aroma nostalgia bersatu dengan semangat muda yang baru belajar bedain antara Chairil Anwar dan Chairul Tanjung ?.

Biasanya, acara ini cuma sebatas buka buku, baca bareng, terus diskusi mirip rapat RT tapi lebih literer. Tapi kali ini beda. Ada special activity katanya. Bukan senam otak, bukan juga zumba literasi, tapi sesi berpuisi terbuka. Iya,.. siapa aja boleh naik panggung, ngeluarin uneg-uneg, asal jangan sambil ngeluarin tagihan listrik…

Dan ajaibnya, banyak yang naik. Ada pelajar dengan puisi cinta berjudul “Aku, Kamu, dan PR Fisika yang membunuh perasaan.” Ada juga pegawai swasta yang baca puisi berbahasa Inggris dengan logat Palembang yang bikin Shakespeare kebingungan di alam baka, bahkan ada yang bawa puisi sendiri, hasil curhatan malam minggu sendirian ditemani kopi sachet dan kenangan.

Yang gak naik? tenang, mereka juga gak bengong. Mereka mencatat, menulis kutipan, bahkan menempelkan pesan-pesan misterius di kertas note kecil. Ada yang menulis kalimat seperti, “Hidup ini keras, tapi puisimu lembut,” atau “Jangan tanya kenapa aku menangis, tanya saja kenapa kamu tak pernah membaca”.

Sumpah, ini lebih dramatis dari FTV, lebih dari itu, acara ini juga didukung  Dewan Kesenian Palembang, mungkin karena mereka juga sadar kalau sastra tak diberi panggung, maka masyarakat akan terus terjebak pada konten-konten TikTok tanpa makna.

Oleh sebab itu, dengan adanya kolaborasi ini, semoga sastra di Palembang tak cuma jadi pengisi acara 17-an, tapi tumbuh seperti benih-benih harapan yang disiram puisi setiap dua minggu sekali.

Pepatah bilang “Kalau tak pandai berkata-kata, belajarlah dari penyair, mereka bisa membuat patah hati terasa seperti hadiah ulang tahun”. Tengoklah  dari acara ini bisa tahu satu hal penting warga Palembang itu bukan cuma bisa ngamuk soal lampu jalan mati atau jalanan berlubang, tapi juga bisa khusyuk menyimak puisi, berdiskusi soal buku, bahkan menulis kalimat yang lebih tajam dari sindiran mertua, he..he.

Kalau daerah lain sibuk bikin festival musik EDM, Palembang diam-diam bikin festival emosi dalam bait puisi, kalau kota sebelah sibuk bikin lomba selfie pakai batik, Palembang malah asyik meresapi kata-kata seperti “hujan yang turun di bulan Juni”, sebuah metafora dari cinta yang datang terlambat tapi tetap ditunggu.

Kegiatan seperti Palembang Book Party juga, ibarat warung kopi buat jiwa-jiwa literasi, bikin ketagihan, bisa ngobrol bebas, bahkan tak pernah kehabisan bahan, semoga acara ke-32 dan seterusnya makin rame, makin variatif, dan makin banyak yang datang bukan karena penasaran, tapi karena rindu, sebab siapa tahu, di antara tumpukan buku dan bait-bait puisi, kamu menemukan cinta… atau setidaknya, menemukan alasan untuk tidak merasa sendiri.

Di tengah dunia yang makin riuh oleh reels, stories, dan feed yang isinya kadang tak berisi, Palembang Book Party hadir sebagai pengingat bahwa membaca dan menulis masih bisa bikin hati terisi dan ketika puisi mulai dibacakan dari panggung ke panggung, kamu tahu, Palembang sedang tidak main-main dengan kata. Mungkin kelak, sastra bisa menjadi moda transportasi jiwa engantar kamu dari realita ke imajinasi, dari rasa hampa ke makna, karena tak semua yang menyentuh harus terlihat kadang, kata-kata lebih ampuh dari pelukan.

Ibarat dapur umum buat para pemikir, tempat kata-kata dimasak, dipoles, dan disajikan dalam bentuk puisi dan kutipan yang kadang bikin senyum, kadang bikin merenung. Kalau kegiatan ini terus digelar, jangan heran kalau nanti Palembang bukan cuma dikenal dengan pempeknya, tapi juga jadi kota dengan indeks literasi yang bikin iri kota lain.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikan asin..semoga bisa menghibur

    Ikan asin..semoga bisa menghibur

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 799
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Banyolan ikan asin, siapa tahu bisa menghibur, itung-itung nambah pahala di dunia, karena bisa bikin orang terhibur dan yang sakit bisa sembuh. Berikut di bawah ini :   Mengapa ikan asin tidak pernah jujur? Karena mereka selalu asin-ceritas! Kenapa ikan asin tidak pernah belajar? Karena mereka pikir sudah asin-tifik! Apa yang dikatakan ikan […]

  • ASUS Luncurkan ROG Strix LC GeForce RTX 4090 dan TUF Gaming RTX 4090 OG

    ASUS Luncurkan ROG Strix LC GeForce RTX 4090 dan TUF Gaming RTX 4090 OG

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Dua kartu grafis yang kuat menawarkan fitur-fitur termasuk pendinginan cair, daya tahan yang terkenal, dan desain yang lebih ringkas untuk meningkatkan kompatibilitas build ROG Strix LC GeForce RTX™ 4090 menggabungkan desain pompa, radiator, dan kipas yang telah terbukti dengan efisiensi termal pendingin cair TUF Gaming GeForce 4090 OG menghadirkan gaya tangguh yang khas, stabilitas yang […]

  • Festival Anak Sholeh Indonesia ke-12, Palembang sabet berapa trofi ?

    Festival Anak Sholeh Indonesia ke-12, Palembang sabet berapa trofi ?

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.569
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Kota Palembang meraih juara umum di ajang Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) ke-12 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).   Acara itu berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Muzakkir, Desa Hujan Mas, Kabupaten Muara Enim, tanggal 20-22 September 2024.   Ajang pencarian bakat dan prestasi santri yang dibina melalui Taman Kanak Kanak Al Quran (TKA), Taman Pendidikan […]

  • Pemerintah Daerah Harus Sosialisasikan Kebijakan Terkait Mudik, Ada Apa ?

    Pemerintah Daerah Harus Sosialisasikan Kebijakan Terkait Mudik, Ada Apa ?

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 660
    • 0Komentar

    SATGAS Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah melakukan sosialisasi kebijkan peniadaan mudik lebaran tahun ini. Pemerintah daerah juga diharapkan segera membuat landasan hukum yang kuat terkait kebijakan mudik di wilayahnya masing-masing. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa pemerintah sudah melakukan rapat koordinasi bersama pemerintah daerah terkait hal ini untuk persiapan pelaksanaan kebijakan […]

  • Sekolah Sepak Bola Alex Noerdin FA  Resmi Dilaunching

    Sekolah Sepak Bola Alex Noerdin FA  Resmi Dilaunching

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.404
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Sekayu, – Sekolah sepakbola Alex Noerdin Football Academy [FA] resmi dilaunching. Acara peluncuran ini digelar di Lapangan Sepakbola STIER, Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Senin (11/3/2019).. Sekolah yang akan menampung 50 pemain terbaik Alex Noerdin Cup 2019 tour Sumsel ini diluncurkan oleh pendiri yakni Alex Noerdin didampingi Bupati Muba Dodi Reza Alex […]

  • Kemenag Segera Terbitkan Panduan Manasik Haji Masa Pandemi, Persiapan Pemberangkatan Haji

    Kemenag Segera Terbitkan Panduan Manasik Haji Masa Pandemi, Persiapan Pemberangkatan Haji

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 888
    • 0Komentar

    BERBAGAI persiapan dalam penyelenggaraan haji 1442 H/2021 M terus dilakukan Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama. Salah satu persiapan tersebut adalah penyusunan panduan manasik haji di masa pandemi. Plt Dirjen PHU Khoirizi mengatakan, panduan ini disusun sebagai bagian pelayanan sekaligus mitigasi jika haji diselenggarakan dalam suasan pandemi. “Panduan ini telah disusun dan dibahas […]

expand_less
WordPress Archive Envira Gallery | EXIF Addon Envira Gallery | Featured Content Addon Envira Gallery | Fullscreen Addon Envira Gallery | Gallery Themes Addon Envira Gallery | Lightroom Addon Envira Gallery | NextGEN Importer Addon Envira Gallery – Pagination Addon Envira Gallery | Password Protection Addon Envira Gallery | Pinterest Addon Envira Gallery | Proofing Addon