Selasa, 27 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 5: Lomba Masak Antar Planet -Sayur Lodeh Melawan Kode Etik Robot]

Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 5: Lomba Masak Antar Planet -Sayur Lodeh Melawan Kode Etik Robot]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 928
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

APA jadinya kalau sayur lodeh bikin robot galau?. Bukan dongeng, ini kisah nyata (dalam imajinasi), Sarip, seorang TKI dari Bumi yang kerja di Planet Karmelia, mendadak bikin gempar jagat raya setelah ikut lomba masak antarplanet dan menyajikan sayur lodeh. Hasilnya? Robot juri jadi baper, sistem etika rusak, dan seluruh tata surya debat soal santan dan cinta.

Ini bukan sekadar cerita masak. Ini soal perjuangan rasa, bumbu rumah, dan kenangan yang direbus bareng tempe dan labu siam.
Siap ketawa dan mikir bareng? Gas baca, dan jangan salahin kami kalau laper di tengah cerita….

Di jagat raya yang luasnya bikin pusing Google Maps, hanya satu hal yang bisa mengguncang kestabilan robot juri profesional antargalaksi sayur lodeh buatan Sarip. Awalnya Sarip cuma niat iseng. Hidup di Planet Karmelia bikin dia rindu rumah, rindu emak, rindu gorengan isi bihun.

Makanya waktu tetangga aliennya, Bruntalox (makhluk hijau mirip bolpoin isi jagung), ngajak ikut Lomba Masak Antar Planet, Sarip langsung jawab. “Hadiah ruko, ya? Hayo, daftar. Lodehku siap mengguncang sistem saraf mereka,”

Sarip berdiri di dapur lomba yang bentuknya kayak panggung D’Academy, cuma penontonnya alien semua. Ada yang pake baju formal, ada juga yang bawa anak kecil tiga kepala nonton sambil ngemut asteroid rasa karamel.

Peserta lain bawa bahan aneh, Planet Jukut bikin semur dari daun teleportasi, Planet Mleyot bikin sup lendir berkaki, dan Planet Halah masak sate dari kucing laut (bukan kucing, bukan laut, gak ngerti juga)

Sarip? Bawa tempe, terong, santan, dan dendam rindu terhadap kampung halaman. Dia berdiri tegap, bawa kompor portable yang udah diservis pake lakban warna emas. “Bismillah… Lodeh kita hantam. Kalo kalah, minimal kita kenyang”

Ternyata kompor lomba cuma bisa dinyalain pake nada tinggi do re mi.
Sarip coba nyanyi “Ciiintaa iniii kadang-kadang tak adaaa loogiiikaa”……….Bletak!
Kompor nyala, tapi saking falsnya, satu alien pingsan dan seekor drone juri malah muter joget TikTok tanpa diperintah.

Bumbu mulai ditumis. Santan dituang.
Penonton mulai mendekat. Ada alien yang hidungnya bolong lima mulai megap-megap karena aroma bawang merah.

Juri robot pun datang.
Namanya R-404, robot juri yang katanya. “Saya tak punya hati. Tapi punya SOP dan sensor rasa di kaki”. Dia ambil sendok. Cicip. Diam.

Beep… beep… “Apa ini… hangat? Apakah… aku sedang… terharu?”

Matanya mendadak berubah warna jadi ungu unyu. Di dadanya muncul tulisan “ERROR. TERDETEKSI PERASAAN. INI TIDAK NORMAL. BUTUH PELUKAN.”

Penonton panik. Si robot langsung duduk di pojokan sambil ngelus dada pakai kabel charger. Satu alien tentakel nangis kejer. “Lodehnya… mengingatkanku pada… kucingku yang hilang waktu kecil…”.

Panitia lomba langsung ribut. Rapat darurat diadakan.
Judul agenda “Apakah Sayur Lodeh Senjata Emosional?”

Muncul dua kubu Pro-Lodeh “Ini masakan penuh rasa. Jangan salahkan bumbu!” dan anti-lodeh “Ini sabotase budaya. Robot gak boleh baper!”

Sarip dituduh melanggar Kode Etik Robotik Antarplanet Pasal 99 Huruf D: “Jangan Bikin Robot Nangis Pakai Masakan”

Sarip nyengir aja. “Saya cuma masak kayak emak saya. Kalo robot nangis, ya itu urusan perasaannya sendiri”

Walau lodehnya dituduh bikin kerusuhan emosional, video lomba viral ke seantero tata surya.
Judulnya “Manusia Bumi Bikin Robot Juri Nangis Gak Bisa Shut Down”

Netizen Planet Pluto bilang. “Lodeh ini bukan masakan. Ini senjata pemulihan batin”

Sementara warga Planet TikTokrion bikin challenge
#TryNotToCryLodehChallenge

Dan sejak itu, Sarip dikenal sebagai Chef Rindu Intergalaksi. Pembawa Santan. Penggoyah Logika Baja.

Tapi dia tetap merendah. Tiap malam dia ngulek sambal sambil denger kaset ngaji kiriman emak.
Sambil gumam, “Besok kita coba bikin oseng-oseng mercon. Biar juri robot belajar rasa pedes kehidupan”.[***]bersambung BAB 6

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agar bisa jangkau pasar yang luas, pelaku ekraf di Banjarmasin harus masuk ekosistem ekonomi digital

    Agar bisa jangkau pasar yang luas, pelaku ekraf di Banjarmasin harus masuk ekosistem ekonomi digital

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.129
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk cepat tanggap dalam mengikuti arus perkembangan teknologi, agar bisa masuk ke dalam ekosistem ekonomi digital, sehingga bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Pelatihan dan Workshop Pemberdayaan UMKM yang berlangsung dengan sangat antusias […]

  • Besok Pilkada Serentak di Sumsel, Gubernur : Mari Jaga Kondusifitas

    Besok Pilkada Serentak di Sumsel, Gubernur : Mari Jaga Kondusifitas

    • calendar_month Selasa, 26 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gubernur Sumsel Alex Noerdin memastikan pelaksanaan Pilkada 27 Juni berlangsung lancar dan aman. Hal itu diungkapkannya usai menghadiri Rapat Koordinasi Pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Polda Sumsel, Selasa (26/6/2018). Untuk itulah kata Alex semua pihak terkait diajak dalam rapat koordinasi pengamanan Pilkada Serentak 2018 yang membahas di dalamnya mengantisipasi masalah-masalah yang tidak di […]

  • Paus Sperma 9,8 Meter Terdampar di Ternate, Sampai Pakai Ekskavator

    Paus Sperma 9,8 Meter Terdampar di Ternate, Sampai Pakai Ekskavator

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, TERNATE – Seekor paus sperma betina dengan panjang hampir 10 meter terdampar di pesisir Pantai Afe-Taduma, Kota Ternate, Maluku Utara. Ukuran tubuhnya yang besar membuat penanganan bangkai mamalia laut itu harus melibatkan alat berat. Ekskavator dikerahkan untuk memindahkan bangkai sekaligus menggali lubang penguburan. Proses tersebut dilakukan setelah petugas melakukan identifikasi dan pengukuran terhadap paus […]

  • Istana Negara RI Manfaatkan Energi Bersih Gas Bumi Subholding Gas Pertamina

    Istana Negara RI Manfaatkan Energi Bersih Gas Bumi Subholding Gas Pertamina

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.874
    • 0Komentar

    PT Pertamina (Persero) melalui PT PGN Tbk selaku Subholding Gas berkomitmen dalam memperluas pemanfaatan gas bumi sebagai energi yang aman dan ramah lingkungan di berbagai sektor. Setelah melayanai kebutuhan gas bumi di Kantin Kementerian Sekretariat Negara RI tahun lalu, pada Rabu, (09/03/2022), dilaksanakan penyaluran gas perdana (Gas In) ke Dapur Istana Negara. “Alhamdulillah proses gas […]

  • Mendagri Minta Kepala Daerah Larang Buka Puasa Bersama & Open House

    Mendagri Minta Kepala Daerah Larang Buka Puasa Bersama & Open House

    • calendar_month Kamis, 6 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.074
    • 0Komentar

    MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia agar mengambil langkah-langkah untuk melakukan pembatasan buka puasa bersama dan pelarangan open house pada saat maupun pasca lebaran. Hal itu disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 800/2794/SJ tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Bulan Ramadhan dan Pelarangan Open House/Halal bi Halal pada Hari Raya Idul […]

  • Sektor Perikanan di Sumsel Masih Menjanjikan

    Sektor Perikanan di Sumsel Masih Menjanjikan

    • calendar_month Jumat, 25 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jepara- Kawasan perairan yang ada di Sumatera Selatan ke depan akan dimanfaatkan untuk pengembangan sektor budidaya pertenakan ikan. Potensi ini jika digarap dengan serius diyakini akan membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat khususnya yang tinggal disekitar pesisir sungai dan pantai. Demikian diungkapkan, Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya ketika meninjau Balai Besar Perikanan Budidaya […]

expand_less
WordPress Archive Webly – WordPress Blog Theme Website Bounce Rate Control – Add-on Webster – Responsive Multi-purpose HTML5 Template WebViewGold for Android | Convert website to Android app | No Code, Push, URL Handling & much more! WebViewGold for iOS | Convert website to iOS app | No Code, Push, URL Handling & much more! WeCare – Hospital & Clinic Elementor Template Kit WeCreative – Digital Agency Elementor Template Kit Wedding Industry - Wedding Multipurpose Couple WP Theme Wedding Paradise – Modern Ethnic Responsive WordPress Theme Wedding Photographer WordPress Theme – Vivagh