Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Trik Palembang Bikin Ulama Se-Sumatera Bersatu Tanpa Ribut

Trik Palembang Bikin Ulama Se-Sumatera Bersatu Tanpa Ribut

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 325
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

RUANGAN Asrama Haji Palembang kemarin rame banget. Ulama dari Aceh sampai Banten duduk bareng, sambil sesekali saling becanda mazhab satu sama lain.

Ada juga yang nyeletuk. “Kalau debat teori cuma di media sosial, jangan bawa ke mimbar!” dan semua ketawa, tapi mereka kompak, dan jangan salah, karena dibalik tawa itu, tersimpan strategi besar soal persatuan umat.

Semuanya berkumpul dalam Musyawarah Ulama dan Tokoh Umat (MUTU) 2026, forum yang terlihat santai, namun sebenarnya lagi bikin roadmap kebijakan moral dan sosial se-Sumatera.

Tengok saja, satu ruangan berisi tokoh dari berbagai provinsi, ngobrol soal akhlak, toleransi, sampai strategi politik, dan mereka nggak ada yang ribut. Itu baru luar biasa…keren!

Wali Kota Palembang, H Ratu Dewa, muncul di tengah keramaian dengan gayanya yang santai tapi tegas. Dia bilang “Pembangunan sejati itu bukan cuma gedung tinggi, tapi landasan iman, akhlak, dan persatuan umat.”

Kalau diterjemahkan bahasa kita, itu artinya “Bangun kota gampang, bangun hati rakyat itu yang susah.”

Walikota nggak cuma ngomong teori doang, dia memberi apresiasi ke MPUII ( Majelis Persatuan Umat Islam Indonesia ), “kayak pasukan anti-ribut” menyebarkan dakwah moderat, menjaga stabilitas sosial, dan bikin warga tetap rukun meski beda mazhab.

Jadi kalau ada yang bilang Palembang cuma terkenal pempek dan Jembatan Ampera, ingat, ada ulama dan pemerintah bersinergi kayak Batman dan Robin versi Sumatera.

Lalu muncul Prof Daniel M. Rasyid, Sekjen MPUII, yang bikin suasana makin hidup. Dia bilang, umat Islam harus melakukan transformasi gerakan silaturahmi lintas organisasi, lintas mazhab, sampai kontribusi politik yang cerdas dan damai. Intinya “Bersatu itu keren, ribut itu basi.”

Ada momen lucu juga. Seorang ulama dari Sumatera Utara nyeletuk “Kalau debat mazhab-nya ketemu di media sosial, aman. Kalau ketemu di mimbar, hati-hati jantungnya!”

Semua ketawa, tapi refleksinya dalem banget. Prof Daniel menambahkan, umat Islam harus tampil sebagai perekat nasional, bukan memecah belah.

Oleh karena itu,  jangan cuma rebutan kursi, rebutan nama, tapi rebutan manfaat nyata buat masyarakat luas. Pelajaran moral dari MUTU dapat banget sebab kesatuan dan akhlak lebih penting daripada ego kelompok.

Di sela-sela sesi serius itu,  ada juga diskusi ringan. Beberapa tokoh saling bercanda soal pengalaman dakwah di desa masing-masing. Ada yang cerita, pas ceramah, kambing tetangga ikut nimbrung.

“Dan warga kira itu tanda barokah!” semua ketawa, tapi cerita ini bikin kita sadar sebab Islam itu bukan cuma ritual, tapi interaksi sosial yang nyata dan manusiawi.

Nah, kalau kamu pikir acara ini cuma soal ulama ngobrol di AC dingin, itu salah besar. MUTU jadi workshop kebersamaan umat. Di Palembang nunjukin bahwa sinergi ulama, tokoh masyarakat, dan pemerintah bisa jadi booster pembangunan moral, sosial, dan toleransi.

Oleh sebab itu setidaknya menjadi pembelajaran untuk kota lain, kalau mau maju, jangan cuma mikirin gedung tinggi. Pikirin juga gedung moral warga-nya.

Kontribusi

Prof Daniel juga menekankan, umat Islam bisa berkontribusi di politik, tapi tanpa gaduh. Jadi nggak perlu ribut soal kursi, tapi fokus bikin kebijakan yang bener-bener bermanfaat untuk rakyat.

Ini juga refleksi buat kita semua, terkadang, yang bikin bangsa maju bukan jumlah gedung atau megaproyek, tapi tingkat kedewasaan warga dan pemimpinnya.

Lucunya, di sesi tanya jawab, ada yang nyeletuk “kalau semua ulama kompak, apa yang tersisa buat debat di  media sosial?”

Ketawa lagi, tapi itu nunjukin satu hal, kebersamaan bisa bikin konflik hilang, tapi humor tetap ada. Humor kecil itu nggak bikin serius hilang, malah bikin pesan moral lebih nyangkut di kepala.

Dari semua diskusi itu, pesannya yang muncul jelas, bangun kota, bangun hati warga, gedung tinggi penting, tapi lebih penting lagi soal akhlak masyarakat.

Selain itu bersatu tanpa ribut sebab silaturahmi lintas mazhab dan organisasi itu kunci stabilitas sosial. Dan terakhir kontribusi nyata itu keren sebab politik, sosial, dakwah harus bermanfaat, bukan bikin gaduh.

Kalau ditarik ke kehidupan sehari-hari, pelajaran dari MUTU bisa kita terapin juga, misalnya ngobrol sama teman yang beda pandangan, jangan langsung debat kusir.

Senyum, humor, dan niat baik bisa bikin diskusi tetap sehat tapi hasilnya produktif.

Jadi, Di Palembang kemarin bukan cuma jadi kota tujuan para ulama. Ia jadi panggung uji coba persatuan, bagaimana Islam moderat bisa bersatu dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Jadi kalau ada yang nanya “Kenapa Palembang bisa bikin ulama dari Aceh sampai Banten ngumpul tanpa ribut?” Jawabnya gampang deh… karena mereka serius bicara soal akhlak, santai soal gelar, dan nggak lupa humor.

Dan itu pelajaran besar buat kita semua karena persatuan dan “akhlak itu bisa bikin masyarakat maju tanpa ribut-ribut.” (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lahan Gambut Terbakar, Tim Gabungan Berhasil Padamkan 5 Hektar Lahan Terbakar di Indragiri Hulu

    Lahan Gambut Terbakar, Tim Gabungan Berhasil Padamkan 5 Hektar Lahan Terbakar di Indragiri Hulu

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.980
    • 0Komentar

    TIM gabungan yang terdiri dari Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Satgas PB BPBD) Kabupaten Indragiri Hulu, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), Regdam PT SBL, Kesatuan Pengelolaan Hutan Indragiri, Satpol PP dan masyarakat setempat berhasil memadamkan kebakaran 5 hektar lahan di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Jumat (8/10). Diketahui jenis […]

  • Kredit Cepat Terdaftar dan Diawasi OJK

    Kredit Cepat Terdaftar dan Diawasi OJK

    • calendar_month Rabu, 25 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.077
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, JAKARTA – Perusahaan rintisan bidang teknologi (Startup) fintech Kredit Cepat (PT Alfa Finance Indonesia) resmi terdaftar dan dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan menyandang status tersebut, perusahaan yang memanfaatkan teknologi untuk memberikan kredit ini semakin memantapkan langkahnya sebagai perusahaan pemberi pinjaman. Dirut PT Alfa Finance Indonesia, Adinda Artemessia, mengatakaan saat ini Kredit Cepat telah naik […]

  • Begini Harapan Pemuda Muslim Philipina usai Kunjungi SMAN 10 Palembang

    Begini Harapan Pemuda Muslim Philipina usai Kunjungi SMAN 10 Palembang

    • calendar_month Rabu, 21 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.396
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG  – Asisten Sekretaris Daerah Departemen Kesehatan Wilayah Otonomi Mindanao, Dr. Abdul khalik kasim, yang ikut serta dalam rombongan, mengatakan mereka datang dari wilayah otonomi muslim Mindanao Philipina, datang dari berbagai lembaga dari 3 provinsi dan disini mengamati berbagai aktivitas serta kegiatan dari kementrian kesehatan dan BKKBN. Mereka juga ingin belajar berbagai kegiatan yang berbeda […]

  • Ada Banyak Pahlawan Yang Terus Berjuang Demi Saat Nanti

    Ada Banyak Pahlawan Yang Terus Berjuang Demi Saat Nanti

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 732
    • 0Komentar

    SAAT ini, ada banyak pahlawan di sekitar kita yang terus berjuang demi saat nanti. Pemerintah terus hadir untuk masyarakat, bahu-membahu temukan jalan keluar, dan buat perubahan besar. Tetap utamakan 3M saat beraktivitas di luar rumah. Memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.[***] Selamat Hari Pahlawan 10 November 2020 #KesehatanPulihEkonomiBangkit #BersamaJagaIndonesia #HariPahlawan   covid.go.id […]

  • Songsong Indonesia Emas 2045 “Pendekar Rakyat” Herman Deru kasih 3 pesan untuk anggota Perisai Diri

    Songsong Indonesia Emas 2045 “Pendekar Rakyat” Herman Deru kasih 3 pesan untuk anggota Perisai Diri

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.981
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Herman Deru membuka secara resmi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Silat Perisai Diri se-Sumatera Selatan bertempat di Aula SMKN  2 Palembang, belum lama ini. Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel terpilih 2025 – 2030 tersebut mengapresiasi Kejurda yang diadakan oleh Pengurus Perisai Diri Provinsi Sumatera Selatan. “Saya memberikan apresiasi atas terlaksananya Kejurda ini. Kegiatan ini merupakan […]

  • Anggota TNI AD Gugur Terinjak Gajah

    Anggota TNI AD Gugur Terinjak Gajah

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.453
    • 0Komentar

    SATU prajurit TNI AD Kodim Kab. OKI Sertu Iskandar Zulkarnain gugur terinjak Gajah liar yang mengamuk saat bertugas. Kapendam II Sriwijaya Kolonel Djohan, mengakui, kejadian berawal saat Sertu Iskandar mendapat laporan dari warga, tentang adanya gaja liar yang mengamuk dipemukiman warga desa Air Sugihan. Kemudian gajah tersebut menyerang warga, namun nahas bagi Sertu Iskandar dia […]

expand_less
WordPress Archive Themify Infinite WordPress Theme Themify Landing WordPress Theme Themify Magazine WordPress Theme Themify Metro WordPress Theme Themify Minblr WordPress Theme Themify Minshop WooCommerce Theme Themify Music WordPress Theme Themify Notes WordPress Theme Themify Parallax WordPress Theme Themify Peak WordPress Theme