Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Tanggapi Giring di Podcast Deddy Corbuzier, Andai Giring Masih Penyanyi, Dia Juga Akan Diuntungkan Formula E

Tanggapi Giring di Podcast Deddy Corbuzier, Andai Giring Masih Penyanyi, Dia Juga Akan Diuntungkan Formula E

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
  • visibility 2.675
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM Podcast Deddy Corbuzier, Giring Ganesha selaku Plt Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menuduh acara balapan “Formula E” merugikan hingga ratusan milyar bahkan triliunan rupiah dan tidak bermanfaat bagi masyarakat.

Menanggapi Giring, Sismono Laode, Ketua Relawan Pendukung Anies Baswedan “Bala Anies” lagi-lagi tidak bisa memahami alur pikir Giring. Ini penggiringan yang cacat data dan logika. Justru kegiatan internasional ini, laiknya Mandalika 2022 sangat menguntungkan bangsa Indonesia, baik secara stimulus ekonomi ataupun reputasi Indonesia (Jakarta).

Hampir semua kegiatan internasional yang sukses pasti kedepan akan memberi stimulus ekonomi, turisme, dan investasi. Bahkan, Sismono mengklaim bahwa andai Giring masih berprofesi sebagai penyanyi, maka dia justru akan menjadi salah satu sosok yang paling diuntungkan dengan adanya Formula E.

“Ambil contoh Afrika Selatan. Siapa yang mengenal lagu Waka-Waka dan Shakira sebelum piala dunia ada di sana? Jadi ketika ada event internasional, maka stimulus ekonomi dan multiplier efeknya sangat besar, termasuk manfaat repurtasi bagi para pelaku seni dan UMKM. Semua acara internasional, termasuk Asian Games 2018 dan MotoGP Mandalika 2022 yang diinisiasi Presiden Jokowi, bukanlah pemborosan, justru ini peluang,” ungkap Ketua Relawan Bala Anies, dalam keterangan tertulisnya dari Markas Bala Anies, Senin (04/10) pagi.

Jangan Berpolitik Katanya,
Terkait dengan besaran uang komitmen yang dianggarkan Pemerintah DKI maupun beban pada anggaran negara, hal tersebut sudah berulang kali dijawab oleh Gubernur Anies Baswedan. Bahwa, Pemerintah Provinsi hanya membayarkan biaya senilai 560 miliar saja di awal 2019 dan diperuntukkan untuk tiga musim tersisa 2022-2024, sebagaimana tercantum dalam kesepakatan Bersama Pemprov dan Formula E Operations (FEO).

Setiap tahunnya, sebagaimana disampaikan dalam dokumen resmi Pemprov, bahwa pembiayaan Formula E sekitar 150 M. Itupun tidak menggunakan dana APBD tapi dari sponsorship yang dilakukan Jakpro selaku badan usaha milik daerah.

“Jadi sifatnya B to B, bukan pakai dana APBD. Selain itu, temuan BPK seluruhnya juga telah ditindaklanjuti secara tuntas. Tidak ada uang masyarakat termasuk uang Giring yang dipakai disini, dan semuanya sudah dibahas dalam Rapat Paripurna DPRD dimana Partainya Giring juga ikut,” lanjut La Ode.

Kedepan, Sismono La Ode berharap Giring lebih banyak menggali informasi sebelum menyampaikan komentar seputar politik. Terlebih, disampaikan dalam Podcast berkelas Deddy Corbuzier yang ditonton oleh orang-orang yang terdidik. Giring sebaiknya tidak bermanufer dengan menggunakan “cara berpikir katanya”.

“Yang dilakukan Pemerintah DKI dengan penyelenggaraan Formula E ini, sudah dihitung matang, akan memberikan dampak finansial, ekonomi, dan reputasi untuk memulihkan ekonomi pasca Covid-19. Pelaku seni, penyanyi, UMKM, dan pelaku bisnis lainnya akan menerima manfaat perhelatan ini. Sayangnya, karena Giring sekarang politisi, jadi tidak bisa memanfaatkan peluang ini. Dia lebih senang berpikir katanya,” pungkas Sismono.

*Lihat Data Sebelum Berdongeng*
Sebenarnya kalau Giring mau sedikit menggali informasi dari sumber utama, dia pasti tidak sesak pikir sebagaimana disampaikan dalam Podcast Deddy Corbuzier. Sebagaimana data yang dikeluarkan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Pemrov DKI Jakarta, ada 12 item yang bisa menjelaskan politik katanya ala Giring cs.

Sebut saja soal besaran komitmen fee Formula E di Jakarta telalu besar dibanding kota-kota lain di dunia. Ini betul! Tapi penggunaan logika apple to apple antar kota penyelenggara adalah salah. Mengapa begitu? Pertama, apa saja yang dicover oleh FEO; kedua, jarak lokasi dengan kota penyelenggaraan lainnya; dan ketiga, kapan kota tersebut jadi tuan rumah, semakin akhir semakin tinggi komitmen fee.

Untuk Jakarta, FEO mengcover biaya broadcasting + penyiaran live di 150 negara, akomodasi ribuan official sekitar 1 bulan, biaya keamanan, biaya pengiriman barang, asuransi, panggung dan stage. Untuk biaya, broadcasting (produksi dan penyiaran) saja diperkirakan mencapai 2 juta poundsterling. Soal posisi geografis Indoesia membuat biaya logistik yang FEO yang harus dikeluarkan jauh lebih tinggi dibandingkan kota-kota di eropa dan amerika.

Soal biaya komitmen fee kenapa tidak digunakan untuk dana Pendidikan dan penanggulangan Covid-19? Nah ini kurang dipahami Giring dalam konteks politik anggaran yang tetap mempertimbangkan semua aspek dan jangka waktu target. Belum lagi pembayaran komitmen fee sudah lunas sejak tahun 2019, sehingga tidak mengganggu anggaran saat ini dan kedepan.

Soal Pendidikan dan Penanggulangan Covid-19, Jangan diragukan komitmen Anies Baswedan. Dana Pendidikan dan penanggulangan Covid-19, dll tetap mendapat prioritas utama, dipenuhi secara memadai, bahkan DKI Jakarta menjadi provinsi terbaik dalam hal penanggulangan Covid-19. Terkait vaksinasi , Jakarta merupakan salah satu kota terbaik di dunia.

Soal dana komitmen fee sekitar Rp. 560 M sebenarnya ada dana yang lebih besar dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung kegiatan nasional. Sebagai informasi, Pemprov DKI mengeluarkan biaya dari APBD sebesar Rp. 750 M untuk pembangunan equestrian (arena pacuan kuda) dan velodrome (arena balap sepeda) dalam rangka mendukung pelaksanaan Asian Games 2018. Fasilitas ini digunakan utamanya hanya sekali saat kegiatan Asian Games 2018. Tidak untuk tiga tahun tersisa kedepan, sebagaimana Formula E.

PSI dan semua fraksi di DPRD DKI Jakarta, saat itu tidak memandang anggaran yang dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta sebagai pengabaian anggaran Pendidikan ataupun anggaran kesehatan ataupun lainnya karena masing-masing anggaran telah memiliki pos masing-masing.

Nah ini kayaknya kisah dongeng, sangat lucu dan terlihat tendisiusnya. Masak hanya formula E yang diprotes? Kalau soal-soal politik anggaran sederhana ini tidak dipahami Giring dan teman-teman PSI, bagaimana mau mencalonkan diri jadi Presiden RI ataupun Gubernur DKI Jakarta? Apa kata dunia? tutup La Ode.(***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi dengan BKP,Pertani Ingin Harga Gabah Petani Tidak Anjlok Saat Panen Raya

    Kolaborasi dengan BKP,Pertani Ingin Harga Gabah Petani Tidak Anjlok Saat Panen Raya

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.150
    • 0Komentar

    BADAN Ketahan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian dan PT Pertani berkolaborasi menyerap gabah petani di Kendal, Jawa Tengah, Senin (5/4/2021). Program yang diselenggarakan di Unit Penggilingan Padi PT Pertani (Persero) Kendal ini merupakan tindak lanjut atas arahan Kementan untuk bersama dalam menggalakan gerakan penyerapan gabah petani. Untuk mewujudkan kegiatan serap gabah petani tersebut, Kementan menandatangani (MoU) dengan PT […]

  • Komit Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Ini yang Dilakukan Pemkab Muba

    Komit Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Ini yang Dilakukan Pemkab Muba

    • calendar_month Senin, 1 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba -Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama di bidang pendidikan yang merata dan berkualitas, mulai dari pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi. Ini terefleksikan melalui peningkatan alokasi anggaran pendidikan sejak beberapa tahun terakhir. Dimana pada tahun 2022 mengalokasikan sebesar 24,2% dari total APBD, yang kemudian direalisasikan beberapa program, diantaranya […]

  • Ini Cara Tradisi Kabupaten Agam Sembelih Sapi Lebaran

    Ini Cara Tradisi Kabupaten Agam Sembelih Sapi Lebaran

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.373
    • 0Komentar

    MASYARAKAT di sejumlah daerah di Kabupaten Agam masih mempertahankan tradisi penyembelihan sapi untuk lebaran yang disebut mambantai dan tradisi tersebut dipertahankan. Tradisi mambantai masih dilestarikan secara turun-temurun dan berkembang di berbagai daerah antara lain di masyarakat Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari dan Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara. Pantauan di Lubuak Ambalau, Nagari Bawan dan Nagari […]

  • DPRD OKI Tancap Gas Bentuk AKD

    DPRD OKI Tancap Gas Bentuk AKD

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.143
    • 0Komentar

    DEWAN Perwakila Rakyat Daerah [DPRD] Kab.OKI masa jabatan 2019-2024. mempercepat Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Pembentukan tersebut tertuang dalam rapat usai acara pelantikan Pimpinan DPRD OKI secara definitif. Ketua DPRD Kabupaten OKI, Abdiyanto Fikri, S.H.,M.H  menjelaskan,  pembentukan AKD tersebut memang sengaja digesa, supaya lembaga legislatif yang dipimpinnya itu dapat segera berjalan sebagaimana tugas dan fungsinya masing-masing. […]

  • Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober 2021) – Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh

    Hari Sumpah Pemuda (28 Oktober 2021) – Bersatu, Bangkit, dan Tumbuh

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 903
    • 0Komentar

    ANAK muda adalah penggerak masyarakat di tiap-tiap zamannya. Di masa pandemi COVID-19, dengan anak muda bersatu, bangkit, dan tumbuh, berkontribusi menjadi kunci perbaikan penanganan COVID-19. Selamat Hari Sumpah Pemuda, Mari Saling Jaga! 28 Oktober 2021

  • Raih 7 Medali, Atlet Paralifter Muba Berhasil jadi Juara Umum Peparprov

    Raih 7 Medali, Atlet Paralifter Muba Berhasil jadi Juara Umum Peparprov

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 928
    • 0Komentar

    KONTINGEN National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) “perkasa” di cabang olahraga (Cabor) Paralifter Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Sumatera Selatan III-2021 di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dari tanggal 5 Desember -12 Desember 2021. Terkhusus para lifter atau atlet Paralifter Muba yang tampil pada hari terakhir. Dimana para atlet angkat besi dari Bumi Serasan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Variation Swatches Images WooCommerce Variation Swatches Master WooCommerce Variation Swatches Pro WooCommerce Variations as Products WooCommerce Variations Table WooCommerce Variations to Table – Grid WooCommerce Vinyl Stickers Labels Design WooCommerce Waitlist WooCommerce Waitlist | Pre-sale List | Back In Stock Notifier WooCommerce Wallet