Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pojok Fisip UIN Raden Fatah » Enam Tantangan yang harus dihadapi gen z menjadi praktisi PR dalam perkembangan industri digital

Enam Tantangan yang harus dihadapi gen z menjadi praktisi PR dalam perkembangan industri digital

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 18 Des 2023
  • visibility 2.152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Praktisi  Public Relation [PR] merupakan salah satu profesi yang berperan penting dalam membangun citra positif dan reputasi perusahaan. Di era digital yang semakin berkembang, praktisi PR dituntut untuk memiliki keterampilan dan kompetensi yang mumpuni agar dapat bersaing dengan praktisi PR dari generasi lainnya.

 

Generasi ini tumbuh dan berkembang di era digital, sehingga mereka memiliki karakteristik dan keterampilan yang berbeda dari generasi sebelumnya. Gen Z memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, serta keterampilan dalam menggunakan teknologi digital.

 

Meskipun memiliki potensi yang besar, Gen Z juga dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam menjadi praktisi PR. Berikut ini adalah 6 tantangan yang harus dihadapi Gen Z menjadi praktisi PR dalam perkembangan industri digital, antara lain :

 

  1. Kompetensi yang terus berkembang

 

Hal ini menuntut praktisi PR untuk terus meningkatkan kompetensinya, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Gen Z harus mampu menguasai pengetahuan antara digital dan PR, selain itu juga mampu menguasai bidang data analiti, SEO, AI dan AR.

 

 

  1. Persaingan yang ketat

Gen Z harus mampu bersaing dengan praktisi PR dari generasi lainnya, baik dari segi keterampilan, pengalaman, maupun jaringan.

 

3.Tantangan dalam membangun relasi

 

Gen Z yang lahir di era digital cenderung memiliki pola komunikasi yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Hal ini dapat menjadi tantangan tersendiri bagi Gen Z dalam membangun relasi dengan pihak-pihak terkait.

 

4.Tantangan dalam menghadapi isu-isu negatif

 

Dalam era digital, informasi dapat menyebar dengan cepat dan luas. Hal ini membuat praktisi PR dituntut untuk mampu menghadapi isu-isu negatif yang dapat berdampak pada citra dan reputasi perusahaan. Gen Z harus mampu berpikir cepat dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi isu-isu negatif tersebut.

 

  1. Tantangan dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional

 

Gen Z merupakan generasi yang aktif menggunakan media sosial. Hal ini dapat membuat mereka sulit untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional. Gen Z harus mampu mengelola waktu dan emosinya dengan baik agar tidak mengganggu kinerja profesionalnya.

 

  1. Tantangan dalam menghadapi perubahan

 

Industri PR terus mengalami perubahan, baik dari segi teknologi, tren, maupun regulasi. Gen Z harus mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan tersebut agar dapat terus bersaing di industri PR. Selain itu, juga karekteristik dan keterampilan di bidang industri digital banyak dimumpuni oleh generasi Z. Oleh karena itu, untuk mengembangkan potensi agar dapat menjadi praktisi PR adapun beberapa tips

dalam menghadapi tantangan menjadi praktisi PR di era digital, antara lain :

 

-Mengikuti perkembangan industri PR

Menjadi seorang praktisi PR harus mengetahui apa aja tren atau isu-isu terkini, hal ini dapat dilakukan dengan perbanyak mengikuti kegiatan seperti membaca berita, pelatihan atau bergabung dengan komunitas.

 

-Mengembangkan keterampilan komunikasi -digital Gen Z harus mampu menguasai keterampilan komunikasi digital, seperti media sosial, media online, dan media kreatif lainnya. Dengan mengembangkan kompetensi komunikasi digital, hal Ini dapat membantu PR dalam mencapai segmentasi dan kepercayaan dari audiens dengan cepat.

 

-Membangun relasi yang baik

Dengan membangun relasi yang baik dapat meningkatkan reputasi perusahaan menjadi positif. Gen Z harus mampu membangun relasi mulai dari pihak internal maupun eksternal seperti media, stakeholder dan masyarakat luas. Selain itu menjaga etika dan profesionalis dalam membangun relasi antara pihak eksternal.

 

-Menghadapi isu-isu negatif

Sebagai praktisi PR isu-isu negatif juga menjadi tantangan terbesar bagi perusahaan, karena akan berdampak pada citra perusahaan. Pentingnya bagi gen Z harus mampu memiliki kompetensi dalam problem solving untuk memecahkan masalah yang terjadi di perusahaan.

 

-Mengelola kehidupan pribadi dan profesional mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional agar tidak mengganggu kinerja profesionalnya.

 

-Beradaptasi dengan perubahan

Industri PR terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi digital, Gen Z harus mampu beradaptasi dengan perubahan-perubahan tersebut agar dapat terus bersaing di industri PR.

Dengan mempersiapkan diri dengan baik, Gen Z dapat mengatasi tantangan menjadi praktisi PR di era digital dan meraih kesuksesan di industri ini.[***]

 

Aqila Ajeng P

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kakanwil Lantik Ketua Alumni Seribandung Cabang Amsterdam, Sudah 11 Negara Yang Resmi Ketua Alumni

    Kakanwil Lantik Ketua Alumni Seribandung Cabang Amsterdam, Sudah 11 Negara Yang Resmi Ketua Alumni

    • calendar_month Senin, 14 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 980
    • 0Komentar

    KAKANWIL Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Pondok Pesantren Nurul Islam (PPNI) Seribandung melantik Dr. H. Mizar Ahmad LC, MA sebagai Ketua IKA PPNI Seribandung Cabang Amsterdam, Belanda, di Ruang Kakanwil, Senin (14/6) siang. Mizar Ahmad sendiri merupakan Imam Besar Masjid […]

  • Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 11 – Planet CuanTapiCemas: Sarip & Bos yang Nggak Pernah Ketawa]

    Sarip Petir, Kisah TKI Antargalaksi [BAB 11 – Planet CuanTapiCemas: Sarip & Bos yang Nggak Pernah Ketawa]

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

    SETELAH lulus magang makan hati di Planet Karmelia dan nyaris jadi bintang iklan obat stres, Sarip Petir akhirnya dipindah tugaskan ke Planet CuanTapiCemas planet yang katanya makmur luar biasa, tapi semua penghuninya jalan sambil gelisah dan pelipisnya berdetak kayak drum dugem. “Selamat datang di Planet CTC, Pak Sarip,” kata robot sambutan, sambil menyerahkan goodie bag […]

  • Apakah Vaksin COVID-19 Hanya Untuk Peserta BPJS?

    Apakah Vaksin COVID-19 Hanya Untuk Peserta BPJS?

    • calendar_month Jumat, 25 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.216
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Indonesia, melalui Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan, Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menegaskan bahwa vaksin COVID-19 disediakan gratis untuk masyarakat, tanpa persyaratan apapun. Penyediaan vaksin COVID-19 untuk masyarakat adalah tanpa persyaratan keanggotaan dan keaktifan di BPJS Kesehatan. Ini diharapkan dapat mendorong optimisme dan kesediaan masyarakat untuk mengikuti program dan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 […]

  • Cerita di Balik FSAI 2025, 10 Kota, 10 Tahun &10.000 Asa

    Cerita di Balik FSAI 2025, 10 Kota, 10 Tahun &10.000 Asa

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 883
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bukan cuma popcorn dan gala premiere, Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) kini menjelma jadi etalase diplomasi budaya, generator ekonomi kreatif, dan arena berbagi cerita antarnegara. Menteri Teuku Riefky tahu betul kalau mau jualan masa depan, ya mulai dari cerita yang bisa bikin orang duduk dan mikir. Apalagi film luar negeri yang dibawa masuk […]

  • He..,Dikira Warga Jerman Dihadiahi Timah Panas Tim Macan Komering, Ternyata Jermun,Kasus Apa ?

    He..,Dikira Warga Jerman Dihadiahi Timah Panas Tim Macan Komering, Ternyata Jermun,Kasus Apa ?

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    TIM Macan Komering Polres Ogan Komering Ilir [OKI] berhasil meringkus tiga pelaku begal yang terkesan sadis, pasalnya mereka tak segan-segan merampas barang hingga melukai korbannya. Bahkan satu dari 3 pelaku tersebut, AS (23) sempat melawan saat akan diamankan petugas, terpaksa dihadiahi timah panas di kakinya. Pelaku asal Dusun Pulau Kabung, Desa Jermun, Kecamatan Pampangan Kabupaten […]

  • Media Centre Kominfo Muba  Siap bersinergi dan Dukung Terbitnya Majalah GPR News

    Media Centre Kominfo Muba  Siap bersinergi dan Dukung Terbitnya Majalah GPR News

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    GUNA mendukung terbitnya majalah GPR News sebagai acuan informasi pusat ke daerah dan informasi daerah ke pusat. Kepala Dinas Komunikasi dan informasi Kabupaten Musi Banyuasin Herryandi Sinulingga menugaskan salah satu pengelola MC Muba untuk mengikuti Bimtek yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI selama 3 hari di The Margo Hotel Depok. “Rakor dan  Bimtek ini […]

expand_less
WordPress Archive Ninja Forms for AMP Ninja Forms FreshBooks Ninja Forms Front-End Posting Ninja Forms GetResponse Ninja Forms Google Spreadsheet Addon Ninja Forms Help Scout Ninja Forms Highrise CRM Ninja Forms iContact Ninja Forms Insightly CRM Ninja Forms IntelligenceWP