Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertambangan & Energi » “Muba Minta Tambahan JarGas, Wong Deket Sumur Kok Mandinya Tetap Pakai Ember!”

“Muba Minta Tambahan JarGas, Wong Deket Sumur Kok Mandinya Tetap Pakai Ember!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • visibility 587
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAUDARA-saudara kita hidup di tengah ladang durian, tapi sarapannya tiap hari tetap nasi uduk pinjaman tetangga. Itulah nasib sebagian warga Musi Banyuasin (Muba) yang duduk manis di atas cadangan gas alam, tapi tungku dapurnya masih dicecap bau elpiji 3 kg yang makin sulit dipeluk karena antreannya lebih ramai dari konser BTS.

Wakil Bupati Muba, Kyai Rohman, dalam audiensi di Jakarta, tak lagi pakai pantun atau pidato berbunga. Beliau blak-blakan, minta tambahan sambungan jaringan gas (JarGas) rumah tangga sebanyak 40.523 sambungan untuk tahun 2026.

Sebelumnya, sudah ada 17.118 sambungan tersebar di Sekayu, Sungai Lilin, dan Bayung Lencir. Tahun 2025 nanti, Babat Supat dapat jatah 5.143 sambungan. Tapi tentu belum cukup. Wong Muba ini bukan sekadar ingin masak cepat, tapi ingin adil “Gas dari Muba, masa yang pakai malah bukan wong Muba?”

Coba kita pikir, selama ini daerah penghasil gas kadang cuma kebagian asapnya, seperti pepatah “Lumbungnya padi, lauknya cuma garam”.

Padahal Muba ini, kata Direktur Migas Laode Sulaeman, adalah penghasil gas alam yang potensial, jadi ya wajar kalau permintaan tambahan sambungan ini seperti minta kembali dompet sendiri yang sempat tertinggal di warung tetangga.

Kalau pakai analogi sayur lodeh, Muba ini sudah punya kelapa, sayuran, dan bumbu. Tapi kompornya masih pinjam dari rumah sebelah. Lha piye jal? Jadi, penambahan 40.523 sambungan itu bukan ngelunjak, tapi wajar. Wong rakyatnya ingin masak lebih efisien, sehat, dan hemat.

Menurut data dari Kementerian ESDM, sejak program jaringan gas rumah tangga dimulai tahun 2009, sudah lebih dari 800 ribu sambungan rumah terpasang di Indonesia. Tapi jumlah ini belum sebanding dengan total rumah tangga yang jumlahnya tembus 70 juta lebih,  dari jumlah itu, warga Muba yang sudah tersambung baru secuil. Kalau dibandingkan dengan martabak, baru kulitnya doang yang terasa, topping-nya belum.

Apalagi kita bicara soal efisiensi. Penggunaan gas jaringan ini bisa menghemat biaya rumah tangga hingga 30% dibanding elpiji, dan lebih ramah lingkungan. Jadi bukan cuma urusan dapur, tapi juga urusan masa depan bumi yang makin kepanasan gara-gara emisi.

Bayangkan kalau semua warga Muba sudah tersambung jaringan gas hidup bakal lebih rapi. Tak ada lagi tabung melon yang dijual diam-diam di gang belakang. Tak ada lagi gosip ibu-ibu rebutan antre elpiji saat subuh, seperti rebutan kunci kamar kos.

Wak Kyai Rohman menyampaikan harapannya penuh semangat, katanya, “Insya Allah, dibawah kepemimpinan Pak Bupati HM Toha dan saya, kami ingin mempercepat pelayanan terbaik untuk wong Muba. Wong gasnya dari sini, masa yang masak malah tetangga sebelah”

Laode dari Direktorat Migas pun langsung mengiyakan, beliau setuju, karena “yang punya gas, ya harus lebih dulu merasakan nikmatnya”. Betul juga sih, kalau mau adil, ya jangan seperti pesta kawinan yang makanannya dibagikan dulu ke RT sebelah sebelum tuan rumah sempat cicip.

Keadilan itu bukan cuma soal hukum dan pasal, tapi juga soal dapur yang menyala, nasi yang tanak, dan anak-anak yang bisa makan tanpa asap mengepul ke mana-mana.

Wong Muba itu bukan pengemis gas, tapi tuan rumah energi, maka layaklah mereka hidup di rumah yang menyala tanpa harus berutang elpiji ke tetangga sebelah.

Kalau negeri ini ingin disebut berdaulat energi, maka mulailah dari yang kecil dari sambungan gas rumah tangga untuk rakyat kecil, dan jangan lupa, kalau kita punya gas, punya ladang, dan punya rakyat, tapi masih antre elpiji, maka negara harus segera bangun, tak lucu kalau si empunya gas malah sibuk beli korek.

Muba sudah bersuara. Tinggal PGN dan kementerian yang harus mendengar dan bekerja, karena di Muba, suara perut rakyat lebih jujur dari janji kampanye.

“Jangan sampai wong Muba cuma jadi penjaga Sumur, tapi tetap masak pakai kayu bakar, sakitnya tuh di perut, bukan di hati!”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ust Yusuf Mansyur : Dari Awal Mau Neteskan Air Mata, Saudaraku Harus Bangga

    Ust Yusuf Mansyur : Dari Awal Mau Neteskan Air Mata, Saudaraku Harus Bangga

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    Kemajuan yang berhasil dicapai oleh Provinsi Sumsel menjadi ladang amanah untuk Gubernur Sumsel.

  • Antipasi Penyebaran Covid-19, OKI Gerak Cepat Matangkan PPKM, Jalankan Instruksi Mendagri, Atur Kegiatan Hajatan Masyarakat Hingga Vaksinasi Serentak 5 Ribu Sasaran

    Antipasi Penyebaran Covid-19, OKI Gerak Cepat Matangkan PPKM, Jalankan Instruksi Mendagri, Atur Kegiatan Hajatan Masyarakat Hingga Vaksinasi Serentak 5 Ribu Sasaran

    • calendar_month Rabu, 23 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.147
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Komering Ilir (OKI) bergerak cepat melakukan koordinasi, menjabarkan dan menegakkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (InMendagri) terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di wilayahnya masing-masing yang diperpanjang hingga 22 Juni- 5 Juli 2021. Upaya ini untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid-19, jajaran Pemkab OKI memastikan kepatuhan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan agar terhindar dari […]

  • Jadikan Momentum Pandemi untuk Majukan Sumsel

    Jadikan Momentum Pandemi untuk Majukan Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap semangat meski saat ini pendemi covid-19. Bahkan, Herman Deru meminta, agar situasi pandemi tersebut dijadikan momentum untuk bangkit dan membuat lompatan lebih tinggi sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo. “HUT RI kali ini memang akan dilalui disaat pandemi covid-19. Namun jangan jadikan pendemi sebagai […]

  • Luar Biasa, Daerah Minta Penambahan Kuota Peserta Coaching Clinic di Piala AN Cup

    Luar Biasa, Daerah Minta Penambahan Kuota Peserta Coaching Clinic di Piala AN Cup

    • calendar_month Minggu, 2 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 972
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Turnamen Sepakbola All Star Stour Sumatera Selatan yang memperebutkan Piala Alex Noerdin Cup akan segera digulirkan pada awal Januari 2019. Hampir seluruh peserta yang ada di kabupaten dan kota sudah membentuk kepanitiaan untuk menyambut kedatangan Tim All Star. Bahkan sangking antusiasnya, beberapa daerah mengusulkan untuk penambahan kuota peserta coaching clinic dari sebelumnya […]

  • Lepas Ekspor Perdana Motor Listrik Produksi Anak Bangsa ke Senegal

    Lepas Ekspor Perdana Motor Listrik Produksi Anak Bangsa ke Senegal

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.411
    • 0Komentar

    DAKAR,-Dubes LBBP RI Dakar, Dindin Wahyudin, turut menyaksikan secara virtua​​l Acara Pelepasan Perdana Ekspor Motor Listrik produksi anak bangsa, GESITS, ke Senegal yang diselenggarakan oleh PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA). Ekspor perdana motor listrik produksi PT PT WIMA ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan promosi motor GESITS yang dilakukan KBRI Dakar sebelumnya tanggal 8 Juni […]

  • Lonjakan Kasus Covid di Sumsel Karena Tracing Petugas Aktif & Agresif

    Lonjakan Kasus Covid di Sumsel Karena Tracing Petugas Aktif & Agresif

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H.Herman Deru mengumpulkan sejumlah Kepala OPD, Kepala Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang  dan  juga Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid 19  Sumsel di kantornya, Sabtu (16/5/2020). Ia sengaja mengundang mereka untuk melakukan diskusi terbatas guna mengetahui langsung kondisi terkini Covid 19, pasca peningkatan signifikan kasus positif Covid yang mencapai 119 […]

expand_less
WordPress Archive Themify Shoppe WooCommerce Theme Themify Simfo WordPress Theme Themify Split WordPress Theme Themify Stack WordPress Theme Themify Suco WordPress Theme Themify Thememin WordPress Theme Themify Tiles Plugin Themify Tisa WordPress Theme Themify Ultra Premium WordPress Theme Themify WooCommerce Product Filter