Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kronologi Rusuh Palembang, Dari Balap Liar Jadi “Fast & Furious DPRD Edition”

Kronologi Rusuh Palembang, Dari Balap Liar Jadi “Fast & Furious DPRD Edition”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
  • visibility 946
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINGGU dini hari (31/8/2025) biasanya Palembang sepi, cuma suara kodok di rawa dan sesekali becak motor pulang mangkal. Tapi dini hari itu suasana berubah drastis, ratusan massa yang diduga kelompok balap liar dan geng motor mendadak bikin kerusuhan besar. Targetnya bukan sembarang tempat  Gedung DPRD Sumsel dan sejumlah fasilitas kepolisian jadi sasaran utama.

Kalau biasanya anak muda malam Minggu cari kopi susu atau pacaran di Benteng Kuto Besak, kali ini mereka seperti main di game GTA versi Palembang.

02.35 WIB: Ratusan Massa Mulai Bergerak

Sekitar 200 orang tiba di kawasan Simpang Lima DPRD Sumsel. Bayangkan jalanan dini hari yang harusnya lengang, tiba-tiba jadi kayak arena konser rock tanpa tiket. Mereka berkumpul, suasana makin panas.

03.00 WIB: Aksi Perusakan Dimulai

Tepat pukul 03.00 WIB, pagar dan fasilitas di sekitar DPRD mulai jadi korban. Kalau pepatah bilang, “pagar makan tanaman,” tapi kali ini malah pagar DPRD dimakan massa.

03.08 WIB: Api Pertama Menyala

Tak puas merusak, massa nekat menyalakan api di depan Gedung DPRD. Kalau biasanya orang bakar sate dini hari, ini malah bakar fasilitas negara. Bau asap bukan bikin lapar, tapi bikin waswas.

03.12 WIB: Aparat Tiba, Massa Mundur Sesaat

Polisi bersama TNI Kodam II/Sriwijaya sempat memukul mundur massa. Tapi ibarat kucing dikejar anjing, begitu anjing berhenti, kucing balik lagi, begitu juga mereka.

03.16 WIB: Pos Polisi Jadi Korban Pertama

Pos Polisi di Simpang Lima DPRD dibakar, kalau pos polisi bisa ngomong, mungkin dia bilang “Aku jaga kalian tiap hari, tapi kenapa aku yang dibakar?”

03.18 WIB: CCTV Dibutakan

Takut aksinya terekam, massa merusak kamera CCTV. Dalam film action, biasanya tokoh utama matikan kamera sebelum merampok bank. Nah ini versi lokalnya.

03.26 WIB: Pagar Dirobohkan, Massa Masuk Halaman DPRD

Pintu pagar DPRD dirobohkan, massa menyerbu masuk halaman. Untungnya gedung utama masih utuh. Kalau sampai roboh, bisa jadi trending “Parlemen Drift 2025.”

03.33 WIB: Massa Tinggalkan DPRD

Setelah puas merusak, mereka kabur. Tapi bukan berarti pulang tidur. Mereka malah cari “level” baru.

03.36 WIB: Target Baru: Mapolda Sumsel

Rombongan pindah ke depan Mapolda Sumsel. Kalau dalam game, ini seperti “unlock stage berikutnya.”

03.42 WIB: Pos Polisi Flyover Dirusak

Pos polisi di bawah flyover depan Mapolda dihancurkan. Palembang seolah punya festival “bakar pos” dini hari itu.

03.50 WIB: Batu Melayang ke Mapolda

Massa melempari Mapolda dengan batu. Nahas, satu personel polisi kena di bagian pelipis. Kalau pepatah Jawa bilang, “rawe-rawe rantas, malang-malang putung,” ya begitulah aksi brutalnya.

04.00 WIB: Pos Polisi Simpang Patal Jadi Korban

Belum puas, pos polisi di Simpang Patal juga dirusak. Pos polisi malam itu jadi kayak “menu all you can burn”.

04.17 WIB: Polisi Amankan 8 Orang

Aparat berhasil menangkap 8 pelaku. Tapi massa belum habis, ibarat film seri, masih ada episode lanjutan.

04.25 WIB: Kantor Ditlantas Polda Sumsel Jadi Sasaran

Massa merusak kantor Ditlantas, membakar pos depan, bahkan membakar satu unit kendaraan dinas polisi. Kalau biasanya anak muda bakar ban di jalan, kali ini levelnya naik: bakar mobil dinas.

04.45 WIB: Pos Lantas Kelambi Daro Dirusak

Pos Lantas di kawasan Simpang Rumah Susun Kelambi Daro ikut jadi korban. Malam itu, pos polisi ibarat warung kecil di pinggir jalan: siapa saja bisa mampir, tapi bukan untuk ngopi, melainkan dirusak.

04.47 WIB: 34 Orang Tambahan Diamankan

Polisi bergerak cepat, 34 orang lagi ditangkap. Total ada 42 remaja diamankan oleh Dit Krimum Polda Sumsel. Mereka sekarang bukan balapan di jalan, tapi balapan mengisi BAP di kantor polisi.

Suara dari DPRD

Plt Kabag Humas & Protokol DPRD Sumsel, Muhammad Fakhri Azhar, membenarkan adanya kerusakan fasilitas. “Memang ada beberapa fasilitas yang dirusak, tapi gedung DPRD secara keseluruhan masih aman,” katanya. Dengan kata lain pagar babak belur, tapi rumah masih berdiri.

Pesan Moral dari Malam Rusuh

Kericuhan dini hari itu bikin kita mikir ulang energi anak muda kalau tak disalurkan, bisa berubah jadi kerusakan. Mereka mungkin awalnya cuma balap liar, tapi berakhir jadi liar beneran.

Pepatah bilang “Api kecil jadi kawan, kalau besar jadi lawan”.Begitu pula anak muda kalau diarahkan, mereka jadi kekuatan bangsa. Kalau dibiarkan, mereka bisa jadi badai dini hari yang membakar pos polisi.

Rusuh Palembang dini hari bukan sekadar berita kriminal. Ini alarm sosial. Ada keresahan anak muda, ada kegagalan memberi ruang ekspresi, dan ada simbol-simbol negara yang akhirnya jadi sasaran.

Malam itu, Palembang mencatat sejarah aneh: balap liar berubah jadi drama “Fast & Furious DPRD Edition.” Semoga jadi yang terakhir, bukan awal dari serial baru.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Ibadah Di OKI Resmi Dibuka, Protokol Harus Tetap Diperhatikan

    Rumah Ibadah Di OKI Resmi Dibuka, Protokol Harus Tetap Diperhatikan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    SEJUMLAH masjid dan tempat ibadah di Ogan Komering Ilir (OKI) mulai di buka. Melalui sesuai Surat Edaran (SE) Nomor : 624/II/2020 tertanggal 3 Juni 2020 Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE meminta Pengurus atau penanggungjawab rumah ibadah untuk memastikan penerapan protokol kesehatan selama peribadatan. Rumah ibadah diwajibkan menyediakan alat pengecekan suhu tubuh, memberi pembatas […]

  • Tutup Pemusatan Latihan Timnas U-19 di Korsel, Ini Kesimpulan dari  STY

    Tutup Pemusatan Latihan Timnas U-19 di Korsel, Ini Kesimpulan dari  STY

    • calendar_month Kamis, 14 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 710
    • 0Komentar

      TIM U-19 Indonesia menutup pemusatan latihan di Korea Selatan dengan melakukan uji coba terakhir melawan Yeungnam University, dimana mereka harus mengakui kekalahan 1-3 pada laga yang berlangsung di Riverside Soccer Field, Rabu (13/4). Laga berlangsung dalam tiga babak, pada babak pertama tim kalah 0-2, babak kedua tidak ada gol, kemudian pada babak ketiga skor […]

  • Rapat Singkat di Palembang, Dampaknya Bisa Bertahun-Tahun

    Rapat Singkat di Palembang, Dampaknya Bisa Bertahun-Tahun

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 455
    • 0Komentar

    DI Indonesia, rapat sering kali seperti sinetron kejar tayang, episodenya panjang, ceritanya muter-muter, ending-nya menggantung. Namun Rapat Koordinasi pelaksanaan Sensus Sosial Ekonomi dan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)  dipimpin Wali Kota Palembang Ratu Dewa justru memilih jalur sebaliknya, singkat, to the point, dan kalau serius dijalankan, efeknya bisa lebih panjang dari umur baliho kampanye. […]

  • WHO: Orang Sudah Vaksin Tetap Harus Pakai Masker, Resiko Masih Ada

    WHO: Orang Sudah Vaksin Tetap Harus Pakai Masker, Resiko Masih Ada

    • calendar_month Sabtu, 15 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa orang di tempat dengan jumlah penularan Covid-19 yang tinggi harus tetap memakai masker meski sudah tuntas vaksinasi. “Vaksin memang menyelamatkan nyawa. Namun, jika [vaksin] hanya bekerja sendiri, tidak cukup,” demikian pernyataan WHO melalui surat elektronik kepada AFP, Jumat (14/5). AFP meminta pernyataan WHO setelah Amerika Serikat mengizinkan warganya yang […]

  • HUT Kota Palembang, Berikan Bantuan untuk Penyandang Disabilitas

    HUT Kota Palembang, Berikan Bantuan untuk Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.231
    • 0Komentar

    Memperingati hari jadi Kota Palembang Ke-1341, Pj Walikota Ratu Dewa kembali berbagi kebahagiaan bersama para penyandang disabilitas dengan memberikan 150 alat bantu yang terdiri dari alat bantu pendengaran serta kursi roda, Rabu (12/6/2024).   Ratu Dewa tak ingin peringatan HUT Kota Palembang hanya sekedar perayaan, namun harus benar- benar menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat.   […]

  • Syarat Perjalanan Sebelum dan Sesudah Masa Peniadaan Mudik Lebaran Diperketat!

    Syarat Perjalanan Sebelum dan Sesudah Masa Peniadaan Mudik Lebaran Diperketat!

    • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 858
    • 0Komentar

    UNTUK mengantisipasi penularan COVID-19 akibat adanya arus mobilitas masyarakat, pemerintah memperketat aturan perjalanan pada H-14 dan H+7 dari masa peniadaan mudik lebaran. Jika melakukan perjalanan pada 22 April – 5 Mei dan 18-24 Mei, harus menyiapkan surat keterangan hasil negatif PCR/Antigen yang berlaku 1×24 jam atau GeNose C-19 di bandara/pelabuhan/stasiun sebelum keberangkatan. Sementara di tanggal 6-17 […]

expand_less
WordPress Archive CSS Igniter Berliner WordPress Theme CSS Igniter Blockchain WordPress Theme CSS Igniter Brittany WordPress Theme CSS Igniter Business3ree WordPress Theme CSS Igniter BusinessTwo WordPress Theme CSS Igniter Coastline WordPress Theme CSS Igniter Corner WordPress Theme CSS Igniter Decorist WooCommerce Theme CSS Igniter Doberman WordPress Theme CSS Igniter El Greco WordPress Theme