Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » “Tragedi Trawl & Drama Rumpon, Ketika Ikan Tak Lagi Bisa Pulang Kampung”

“Tragedi Trawl & Drama Rumpon, Ketika Ikan Tak Lagi Bisa Pulang Kampung”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
  • visibility 686
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI LAUT itu, tak semua yang mengapung adalah cinta, kadang kapal asing, kadang rumpon ilegal, dan kadang kalau lagi apes, mantan yang tersesat naik banana boat. Tapi yang paling membuat jengkel nelayan kita adalah dua jenis makhluk laut yang bikin napas Menteri Kelautan sempat sesak, kapal ikan ilegal dari negeri jiran dan rumpon-rumpon liar yang bikin ikan tuna mogok mudik ke Indonesia.

Bayangkan, ikan-ikan tuna yang biasanya berenang bahagia dari Filipina menuju Laut Sulawesi, tiba-tiba disambut pemandangan tak ramah rumpon-rumpon ilegal, bagaikan warteg terapung, menyediakan ‘makan siang’ untuk nelayan negara tetangga. Ibarat mudik Lebaran, ikan-ikan ini tertahan macet gara-gara ada posko sembako dadakan di jalan tol, ya jelas batal sampai rumah!

Nah, minggu ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun pasang jurus pamungkas. Tak tanggung-tanggung, Kapal Pengawas Barrakuda 01 berhasil membekuk KM. PKFA 9586, kapal asal Malaysia yang nyelonong manja ke perairan Selat Malaka. Bukan hanya nyolong ikan, kapal ini juga pakai alat tangkap terlarang trawl alias pukat harimau, alat yang dalam dunia perikanan dianggap setara Thanos sekali lempar, semua punah. Ikan kecil, besar, bahkan calon mantu pun ikut terjaring.

Lucunya, kapal ini tak pakai bendera apapun, seperti mahasiswa salah jurusan yang gak pakai jas almamater hilang identitas dan arah hidup. Nahasnya lagi, awak kapalnya lima orang asal Myanmar, jadi kalau ini sinetron, judulnya “Kapten Malaysia, Awak Myanmar, Ikan Indonesia  Kisah Cinta Segitiga di Lautan Lepas.”

Sementara itu, di Laut Sulawesi, KKP juga tak tinggal diam, KP Orca 04 bergerak cepat menertibkan 20 rumpon ilegal, yang diduga kuat milik nelayan Filipina.

Ibarat memotong benang layangan ilegal yang melintang di langit Indonesia, tali rumpon pun diputus satu-satu. Rumpon ini memang tak main-main, keberadaannya seperti magnet buat ikan-ikan tuna. Ikan yang tadinya mau mampir ke Indonesia, jadi ‘check in’ dulu di rumpon tetangga. Ujung-ujungnya? Nelayan kita cuma kebagian buihnya.

Kata Pak Ipunk nama panggilan keren dari Dirjen PSDKP, Pung Nugroho Saksono rumpon ini bukan sekadar tambatan, tapi bisa jadi ‘barier sosial’ buat ikan. Bayangkan, ikan tuna jadi seperti anak rantau yang gagal pulang karena semua jalur dipasang jebakan snack gratisan.

Tapi jangan khawatir, KKP sudah membuktikan bahwa mereka tak cuma jago pidato, tapi juga jago patroli. Seluruh barang bukti, kapal, hasil tangkapan, hingga ponton rumpon yang bikin ruaya ikan tersesat, sudah diamankan untuk proses hukum.

Jangan jadi tamu tak diundang di rumah orang, apalagi sambil bawa jaring dan ngangkut semua isi kulkas. Dan kalau mau mancing, mancinglah di tempat sendiri pakai alat yang sopan, bukan yang seperti bulldozer laut.

Ikan pun punya hak untuk hidup tenang, bermigrasi dengan aman, dan kalau bisa beranak pinak tanpa trauma diculik kapal asing.

Laut Indonesia itu luas dan kaya, tapi bukan bebas buat siapa saja. Di tengah gelombang teknologi, patroli laut, dan ancaman kapal asing, Indonesia masih berdiri tegak menjaga lautnya. Sebab kalau kita diam, lama-lama laut kita tinggal kenangan, ikan-ikannya tinggal dongeng, dan nelayannya tinggal utang.

Jadi, jangan heran kalau satu saat nanti kita lihat iklan begini di pelabuhan “Dicari Ikan Tuna. Terakhir terlihat menyebrang ke Filipina. Bila menemukan, harap tidak memberi makan di rumpon liar”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hunian Vertikal TOD, Qatar Bantu Wujudkan Rumah Impian

    Hunian Vertikal TOD, Qatar Bantu Wujudkan Rumah Impian

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.434
    • 0Komentar

    NEGERI ini, punya rumah itu ibarat mencari jodoh, butuh perjuangan, doa, dan kadang harus pasrah kalau akhirnya dapatnya kos-kosan petak tiga kali tiga meter. Backlog perumahan di Indonesia memang masih seabrek, jutaan kepala keluarga masih ngontrak, nebeng di rumah mertua, atau jadi pelanggan setia aplikasi pencari kos. Tapi, kabar baik datang dari arah tak terduga, […]

  • Resep Coklat Bola Rasa Cinta, Sayang Anak, Boleh Coba..!

    Resep Coklat Bola Rasa Cinta, Sayang Anak, Boleh Coba..!

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.521
    • 0Komentar

    Meski bagus untuk kesehatan ada baiknya konsumsi coklat tidak berlebihan ya.

  • Negeri Sakura Pilihan Milanium Daerah di Sumsel Ini Untuk Magang Kerja Aku Pejabat Pemdanya, Ini Alasannya..

    Negeri Sakura Pilihan Milanium Daerah di Sumsel Ini Untuk Magang Kerja Aku Pejabat Pemdanya, Ini Alasannya..

    • calendar_month Sabtu, 11 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)  ingin mengirim lebih banyak tenaga muda untuk mengikuti program magang di perusahaan ternama Jepang. Selain gaji yang besar, pembelajaran etos serta keterampilan kerja mampu jadi modal pemuda OKI untuk berwirausaha. Hal tersebut disampaikan Bupati OKI melalui Asisten Bidang Administrasi dan Umum Setda OKI, H. M. Lubis saat menerima audiensi […]

  • International Partnership: Codemi akan mendistribusikan katalog e-learning dari Grup Cegos di Indonesia

    International Partnership: Codemi akan mendistribusikan katalog e-learning dari Grup Cegos di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.239
    • 0Komentar

    Perusahaan edutech asal Indonesia Codemi pada hari ini secara resmi mengumumkan penandatanganan kemitraan bersama Grup Cegos. Dengan pengalaman selama dua dekade dalam bidang e-learning, Grup Cegos memiliki perpustakaan yang mencakup lebih dari 200 kursus (dalam 22 bahasa), yang disusun oleh tim pelatihan dan ahli digital untuk memberikan pengalaman yang interaktif dan menarik. Sumselterkini.co.id, — Perusahaan […]

  • Atlet Cabor Balap Motor Alami Cidera, Tim PSC 119 Gercep Antar ke RS Charitas Palembang 

    Atlet Cabor Balap Motor Alami Cidera, Tim PSC 119 Gercep Antar ke RS Charitas Palembang 

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Perhatian gerak cepat dilakukan Tim PSC 119 Musi Banyuasin saat seorang atlet cabor balap motor Muba Andri Yosa mengalami cedera. Andri cidera saat melakukan latihan untuk lomba di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel XIV di Lahat 2023. Atas kejadian ini tim PSC 119 langsung melarikan korban ke rumah sakit Charitas Palembang, Sabtu (23/9/2023). […]

  • Kapolres OKI Rombak 7 Kapolsek, 5 Wajah Baru Isi Jabatan Strategis

    Kapolres OKI Rombak 7 Kapolsek, 5 Wajah Baru Isi Jabatan Strategis

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.806
    • 0Komentar

    KEPOLISIAN Resort (Polres) Ogan Komering Ilir (OKI) Polda Sumatera Selatan, melakukan perombakan. Tujuh Kapolsek diganti pejabat baru. Serah terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek yang digelar di Aula Mapolres OKI, Selasa [12/1/2021]. AKP Johny Martin yang sebelumnya menjabat Kapolsek Tanjung Lubuk Polres OKI Polda Sumsel, kini dibebastugaskan dan diangkat dalam Jabatan baru sebagai Panit 1 unit 2 […]

expand_less
WordPress Archive Wekala – Agency Elementor Template Kit Weldery – Welding & Fabrication Services Elementor Template Kit Weldlfe – Wildlife WordPress Theme Wellcenter – Senior Care & Support WordPress Theme Wellco – Coaching & Speaker Elementor Template Kit Wellearn – Online Education Learning WordPress Theme Wellinor – Business Consulting WordPress Theme Wellness – Elementor Template Kit WellPress – Senior Care WordPress Theme WellPrinted - Print Service Elementor Template Kit