Peristiwa

100 Seniman Dapat Sembako dari Alex Noerdin

Foto : istimewa

SEDIKITNYA 100 seniman Palembang dari berbagai cabang seni mendapat bantuan sembako dari Anggota DPR RI asal Sumsel, H Alex Noerdin.

Pembagian paket sembako kepada para seniman Palembang ini dilaksanakan, Minggu (17/5). Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban seniman yang selama masa pandemi berkurang aktivitas seninya.

Selama merebaknya pandemi Covid19, para seniman, memang termasuk profesi yang terdampak. Aktivitas berkesenian terhenti. “Itu artinya, pendapatan para seniman menjadi berkurang. Meskipun, masih ada yang tetap beraktivitas secara online,” ujar Alex Noerdin.

Bertempat di belakang Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB II) Palembang, pembagian sembako itu diterima langsung oleh sedikitnya seratus seniman berbagai cabang seni, yang tergabung dalam Dewan Kesenian Palembang.

“Tidak banyak yang bisa saya berikan. Ini bantuan pribadi saya dimaksudkan sebagai upaya meringankan beban para seniman, yang saya yakin sanat terdampak dengan pandemi ini,” ujar mantan Gubernur Sumsel dua periode ini.

Ketua DKP Ikbal Rudianto (Didit) yang diwakili Sekjen Qusoi menyatakan terima kasih atas pembagian sembako yang disampaikan Alex Noerdin. Menurutnya, DKP terdiri dari enam komite yakni musik, tari, teater, senirupa, film, dan sastra. Sembako ini, dibagikan kepada para seniman dan juga pengurus.

Dalam kesempatan itu, dari seniman juga memberikan cenderamata bagi Alex Noerdin, berupa dua album CD penyanyi Palembang, Ali Goik dan Iir Stoned.

Alex Noedin yang saat ini terpilih menjadi anggota DPR RI, mengaku sejak masa pandemi lebih banyak berada di Palembang. Karena memang kondisi tidak memungkinkan berada di Jakarta. Kegiatan rapat di DPR pun dilakukan secara virtual,” tambahnya yang saat itu didampingi stafnya, Khoirul Muklis.

Meski demikian Alex menambahkan dia lebih bayak mengawasi dan memantau bagaimana kehidupan masyarakat Sumsel, khususnya Palembang. Terutama ketika pandemi Covid19 merebak.

Paket sembako yang diberikan Alex Noerdin terdiri dari beras 10 kg dan minyak goreng 1kg. “Memang ini tidak mencukupi, tapi inilah bentuk kepedulian saya. Bahwa saya masih ingat dengan warga Sumsel, Khususnya Palembang,” tambahnya.

Perhatian Alex Noedin tehadap seniman dan dunia kesenian juga diungkapkan oleh Ibu Eli Rudi, pencipta beberapa tarian tradisonal Palembang, yang mengenalnya sejak 1992 lalu. Saat itu Alex Noerdin menjabat sebagai Kepala Dinas Parwisata Palembang. “Beliau memang sangat peduli dan perhatian terhadap seniman dan dunia berkesenian,” paparnya. (nasir)

Comments

Terpopuler

To Top
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com