Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » FKIP Unsri Seminar-kan “Re-Desain Pembelajaran IPA yang Adaptif di Masa Pandemi Covid-19”, Prof Ini Sebut Penggunaan Teknologi Informasi Tidak Dapat Sepenuhnya Mengganti Proses Tatap Muka

FKIP Unsri Seminar-kan “Re-Desain Pembelajaran IPA yang Adaptif di Masa Pandemi Covid-19”, Prof Ini Sebut Penggunaan Teknologi Informasi Tidak Dapat Sepenuhnya Mengganti Proses Tatap Muka

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
  • visibility 2.270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PELAKSANAAN sistem pembelajaran secara Online (daring) menggantikan sistem pembelajaran secara tatap muka (luring) dimasa Pandemi Covid-19 telah membuat berbagai perubahan disektor pendidikan membutuhkan kepedulian dan pemahaman para pemangku kepentingan (stake-holder) dibidang pendidikan terhadap ide dan masukan yang cemerlang tentang pembelajaran di masa maupun pasca pandemi di antaranya sistem pembelajaran IPA di sekolah. Namun sejauh mana efektifitas pembelajaran IPA dimasa pendemi saat ini?

“Potret pembelajaran IPA secara daring telah terlaksana namun kualitasnya masih belum dapat dikatakan baik dan masih kurang dalam keadaptifan serta keefektifannya” ujar Prof. Dr. Paidi, M.Si dari Konsorsium Pendidikan Biologi Indonesia dan Universitas Negeri Yogyakarta, pada Seminar Nasional Pendidikan IPA 2021 yang diadakan Jurusan Pendidikan MIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya (PMIPA FKIP Unsri) Sabtu, 16 Oktober 2021 di Kampus Pascasarjana FKIP Universitas Sriwijaya, Bukit Besar, Palembang

Dalam seminar yang mengangkat tema “Re-desain Pembelajaran IPA yang Adaptif di Masa Pandemi Covid-19”, Prof. Dr. Paidi, M.Si menyampaikan bahwa Penggunaan teknologi informasi tidak dapat sepenuhnya mengganti proses tatap muka.

Lebih lanjut Paidi menjelaskan, Jika mencapai pada masanya yakni Era Pasca Pandemi, pembelajaran IPA harus memiliki unsur-unsur pembangun yang efektif seperti berorientasi pada kemampuan abad 21, penggunaan tema-tema interdisipliner, adanya scientific process, media dan bahan belajar berbasis AR/VR dan serupa, aktivitas belajar daring, objek dan persoalan nyata dan aktifitas belajar luring atau klasikal.

Dalam Kesempatan yang sama, Dr. Hartono, M.A. Dekan FKIP Universitas Sriwijaya, menyampaikan bahwa Pandemi Covid-19 menyebabkan pembelajaran berubah dari pembelajaran tatap muka (luring) menjadi pembelajaran daring.

“Walaupun pembelajaran online ini memiliki hambatan tetapi guru dan dosen tetap harus menyesuaikan perubahan-perubahan tersebut dengan meningkatkan keterampilan dan terus meng-up-grade diri” papar Hartono

Lebih lanjut, Hartono menyampaikan terdapat berbagai faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi peserta didik dalam pembelajaran daring. Faktor internal antara lain, peserta didik diukur kejujurannya, suasana hati peserta didik sehingga bahagia mengikuti pembelajaran daring. Faktor eksternal terdiri atas indikator sosial terkait kerjasama dan toleransi.

Selain itu, jelas hartono, faktor lingkungan seperti suasana, fasilitas. Persepsi siswa SMA terhadap Mata Pelajaran Kimia, Fisika, dan Biologi menunjukkan pembelajaran secara daring belum efektif karena terdapat hambatan-hambatan terlaksananya pembelajaran daring seperti kendala sinyal dan peserta didik yang tinggal di tempat pelosok yang kesulitan mendapatkan akses sinyal internet.

Prof. Dr. Erman, M.Pd dari Universitas Negeri Surabaya mempertegas harapan juga pembelajaran yang adaptif dan efektif pada masa pandemi (saat ini) dan pasca pandemi (masa depan).

“Pembelajaran IPA masa kini dan masa depan sudah seharusnya menjadi pembelajaran yang adaptif dan efektif, karena Pembelajaran yang adaptif yang dapat berlangsung di berbagai situasi atau lingkungan belajar baik secara luring ataupun daring” jelasnya.

Menurutnya, pembelajaran yang adaptif dan efektif dapat mencapai tujuan atau kompetensi dan dapat membuat peserta didik belajar IPA dengan baik

Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd, dari Universitas Negeri Semarang yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia menyampaikan bahwa mahasiswa sudah seharusnya memiliki kemandirian dalam belajar.

Menurutnya, Masa pandemi seperti saat ini harus bisa mendorong lebih besar kemandirian mahasiswa dalam belajar dan juga menberikan cukup ruang bagi pendidik untuk membuat berbagai inovasi dalam pembelajaran

“Mahasiswa diharapkan (dapat lebih) menghasilkan karya publikasi dan mengembangkan jiwa science entrepreneurship. Juga Pendidik bisa memiliki inovasi dalam pembelajaran yang dapat dijadikan research untuk pada akhirnya dipublikasikan” Pungkas Parmin.

Kegiatan Seminar Nasional Pendidikan IPA 2021 dengan tema “Redesain Pembelajaran IPA yang Adaptif di Masa Pandemi Covid-19” pada hari Sabtu, 16 Oktober 2021 di Kampus Pascasarjana FKIP Universitas Sriwijaya, Bukit Besar, Palembang Sumatera Selatan, dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting dan dihadiri oleh Keynote Speaker serta invited Speaker dari berbagai Universitas. Keynote Speaker antara lain Prof. Dr. Erman, M.Pd. (Universitas Negeri Surabaya), Prof. Dr. Paidi, M.Si. (Universitas Negeri Yogyakarta – Konsorsium Pendidikan Biologi Indonesia), Dr. Parmin, S.Pd., M.Pd. (Universitas Negeri Semarang – Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia), dan Dr. Hartono, M.A. (Dekan FKIP Universitas Sriwijaya).

Selain itu pada sesi paralel dihadiri secara daring oleh invited speaker yaitu Prof. Dr. Suratno, M.Si. (Universitas Jember), Dr. Suroso Mukti Leksono, M.Si. (Universitas Ageng Tirtayasa), Dr. Rahmi Susanti, M.Si. (Universitas Sriwijaya), Dr. Ratu Betta Rudibyani, M.Si. (Universitas Lampung), Dr. Rer. Nat. Sri Mulyani, M.Si. (Universitas Sebelas Maret), Dr. Effendi, M.Si. (Universitas Sriwijaya), Dr. Mustikawati, M.Sc. (Universitas Lambung Mangkurat), Dr. Sahrul Saehana, M.Si. (Universitas Tadulako), dan Dr. Ismet, M.Si. (Universitas Sriwijaya).[nasir/***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamenhaj Akui Penyelenggaraan Haji Tak Sempurna, ASN Diminta Terus Berbenah

    Wamenhaj Akui Penyelenggaraan Haji Tak Sempurna, ASN Diminta Terus Berbenah

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengakui penyelenggaraan haji masih memiliki kekurangan. Karena itu, ia meminta seluruh ASN Kementerian Haji dan Umrah menjadikan perbaikan pelayanan jemaah sebagai bagian dari budaya kerja. Dahnil menyampaikan hal itu saat memberikan pembinaan kepada pegawai Kementerian Haji dan Umrah di Auditorium H.M. Rasjidi, Gedung Kementerian Haji […]

  • Ajak Kembangkan BKMT Sekaligus Beribadah Dalam Syiar Islam

    Ajak Kembangkan BKMT Sekaligus Beribadah Dalam Syiar Islam

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 620
    • 0Komentar

    KETUA Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Muba.Hj Thia Yufada Dodi Reza mengajak bekerjasama dengan baik untuk mengembangkan BKMT sekaligus beribadah dalam mensyiarkan Islam. Usai dilantik, Thia mengatakan BKMT Kabupaten Muba sebagai salah satu organisasi yang dituntut  selalu berupaya meningkatkan karya serta kemampuan guna mengimbangi pesatnya perkembangan yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat. […]

  • Stsss jangan berisik, Wantannas RI temui Pj.Bupati OKI, ada apa!

    Stsss jangan berisik, Wantannas RI temui Pj.Bupati OKI, ada apa!

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.591
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Tim Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Wantannas RI) menemui Pemkab. OKI, Sumatera Selatan (Sumsel), kunjungi guna menjaga stabilitas keamanan nasional yang mengusung tema ‘Optimalisasi Cooling System Guna Mencegah dan Mereduksi Konflik Sosial Dampak Pilkada Serentak di Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024’. Selain itu, Wantannas RI datang ke OKI  bertujuan untuk menggali data dan […]

  • Go-Pay Dipilih Jadi Penyalur Dana Pembiayaan Ultra Mikro

    Go-Pay Dipilih Jadi Penyalur Dana Pembiayaan Ultra Mikro

    • calendar_month Minggu, 16 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.225
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Go-Pay terpilih menjadi salah satu saluran dalam rangka penyaluran dana pembiayaan ultra mikro milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Uang elektronik bagian dari ekosistem Go-Jek itu akan menjadi pilihan metode pencairan kredit ultra mikro kepada debitur yang sebelumnya tidak memiliki akses ke perbankan (non bankable). “Suatu kehormatan bagi Go-Pay untuk dapat berpartisipasi dalam Uji […]

  • Ini Kontribusi Google Maps Untuk Asian Games

    Ini Kontribusi Google Maps Untuk Asian Games

    • calendar_month Kamis, 16 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.159
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA- Aplikasi Google Maps,siap membantu memberikan pelayanan untuk para tamu Asian Games 2018 melalui beberapa fiturnya. “Di galery Street View, ada foto-foto tempat Asian Games berlangsung,” kata Strategic Product Partnership Google Maps, Steven Tannason, saat acara temu media di Jakarta, Rabu (15/8/2018). Menurutnya selain memiliki fitur navigasi untuk mencari rute jalan juga memiliki Street View berupa tampilan foto derajat untuk […]

  • DAMRI Uji Coba rute Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) di NTT, Buka Akses Ekonomi Daerah dan Pariwisata

    DAMRI Uji Coba rute Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) di NTT, Buka Akses Ekonomi Daerah dan Pariwisata

    • calendar_month Minggu, 13 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.074
    • 0Komentar

    OPERATORO transportasi darat di Indonesia, DAMRI bersama Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan uji coba rute Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) yang terletak di Kefamenanu, kabupaten Timur Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). “Dengan akan hadirnya trayek ALBN Kupang – Kefamenanu – Dili ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem transportasi yang […]

expand_less
WordPress Archive Mitti – Home Decor & Crafts – WooCommerce Theme MitUp – Event & Conference WordPress Theme Mixana – Startup & SaaS WordPress Theme Mixmart – Handmade Shop WordPress WooCommerce Theme Mixology – Bar & Cocktails Elementor Template Kit Mixone – WordPress Music Magazine with Ajax and Continuous Playback Mixy – Organic Food Store WordPress Theme Mizar — Private Teacher & Education Elementor Template Kit MJ Simple – Responsive WooCommerce theme MMX – Make Me Christmas