Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Paskibraka Sumsel 2025 – Sekolah Kehidupan Mendidik Disiplin & Pendidikan Karakter Pemuda

Paskibraka Sumsel 2025 – Sekolah Kehidupan Mendidik Disiplin & Pendidikan Karakter Pemuda

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 817
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALAM yang hangat tapi penuh ketegangan di Griya Agung Palembang, para remaja Sumatera Selatan berdiri tegak, bak lidi dalam genggaman tangan raksasa. Mereka adalah anggota Paskibraka Sumsel 2025, bukan sekadar anak SMA biasa yang senyum-senyum awkward di kamera, tapi calon pengibar bendera pusaka yang siap menghadapi panas, angin, dan grogi yang kadang lebih pedas dari sambal terpedas di Palembang. Malam itu bukan sekadar pengukuhan ini adalah sekolah mini kehidupan yang mengajarkan disiplin, tanggung jawab, dan patriotisme nilai inti dari pendidikan karakter pemuda.

Acara dimulai dengan kata pengantar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumsel, M. Alfajri Zabidi. Total ada 50 anak muda terpilih dari 17 kabupaten/kota 25 putra dan 25 putri. Saat nama mereka dipanggil, rasanya seperti mendengar pengumuman lulus ujian nasional versi super dramatis.

Tapi di balik senyum dan pin yang disematkan Gubernur Herman Deru, tersimpan cerita tentang latihan keras dan pembentukan karakter, pengalaman yang jarang diceritakan di ruang kelas, tapi justru menjadi pondasi kehidupan.

Latihan mereka bisa diibaratkan seperti proses memasak rendang: tidak bisa terburu-buru, harus sabar, dan setiap bumbu harus pas. Para anggota Paskibraka Sumsel 2025 berlatih sejak pagi buta, menahan lelah, dan belajar menahan diri agar langkah mereka selaras. Kadang ada yang salah posisi, kadang salah hitungan, tapi bukan dimarahi ala guru killer mereka saling menegur dengan senyum kecut dan celoteh ringan.

“Lho, posisimu kayak sate nggak ditusuk, jungkir balik gitu!” kata seorang pelatih sambil tersenyum. Humor seperti ini ternyata juga bagian dari pendidikan karakter pemuda, karena mengajarkan kesabaran, mental baja, dan kemampuan menghadapi kesalahan tanpa trauma.

Pengalaman menjadi Paskibraka adalah contoh nyata pendidikan karakter pemuda melalui praktik, bukan teori. Anak-anak ini belajar disiplin bangun pagi tanpa alasan, berlatih tanpa protes, dan menepati waktu seperti kereta api yang selalu tepat jam.

Mereka belajar tanggung jawab, satu langkah salah bisa merusak harmoni seluruh barisan. Mereka belajar kepemimpinan tidak harus menjadi komandan, cukup bisa mengingatkan teman dengan sopan tapi tegas. Dan yang paling penting, mereka belajar patriotisme mengibarkan bendera pusaka bukan sekadar ritual, tapi simbol cinta tanah air yang nyata.

Tidak hanya itu, latihan Paskibraka juga mengasah mental endurance, bayangkan berdiri tegak di bawah terik matahari atau angin yang tiba-tiba bikin rambut seperti habis masuk blender, sambil tetap menjaga senyum manis dan sikap tegas adalah latihan karakter yang lebih efektif daripada jam-jam pelajaran PPKn di sekolah.

Pendidikan karakter

Para anggota Paskibraka Sumsel 2025 belajar  hidup itu kadang keras, kadang menyebalkan, tapi jika kita disiplin, bertanggung jawab, dan saling mendukung, semuanya bisa dilewati. Pepatah lama pun relevan “Bukan hujan yang membuat kita basah, tapi cara kita berdiri menhadapinya”.

Selain itu, pengalaman Paskibraka membentuk soft skill yang jarang diukur di sekolah formal. Mereka belajar komunikasi, kerja sama, dan empati. Saat satu anggota kelelahan, anggota lain sigap membantu.

Saat seorang putri salah posisi, temannya menuntun dengan humor dan perhatian, bukan mengejek. Inilah pendidikan karakter pemuda yang sesungguhnya, praktik nyata yang membekas di hati dan mental. Anak-anak ini akan pulang dengan pengalaman membuat mereka lebih dewasa, lebih peduli, dan lebih siap menghadapi kehidupan nyata.

Lucu tapi sarat edukasi, Paskibraka juga mengajarkan tentang kegembiraan dalam tanggung jawab. Meski latihan berat, ada tawa, candaan, dan cerita lucu yang menempel di memori mereka. Seperti salah satu anggota yang terjatuh saat latihan baris-berbaris dan berkelakar, “Aku kayak rendang ke dalam kuah, basah tapi tetap lezat!”. Humor ini menjadi penyeimbang ketegangan, sekaligus mengajarkan belajar tanggung jawab tidak harus kaku, tapi bisa menyenangkan.

Paskibraka Sumsel 2025 lebih dari sekadar seremonial 17 Agustus, tapi menjadi sekolah mini kehidupan untuk pendidikan karakter pemuda, dimana tempat anak-anak belajar disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, patriotisme, dan ketahanan mental. Anak-anak yang mengikuti program ini pulang bukan hanya dengan pin di dada dan rasa bangga, tapi dengan karakter yang terbentuk, mental yang kuat, dan hati yang siap mengabdi untuk bangsa.

Kalau kita ingin menanamkan nilai-nilai karakter pada generasi muda, jangan hanya mengandalkan ceramah di kelas. Kadang, pengalaman nyata yang menguji kesabaran, kekompakan, dan patriotisme, seperti yang dialami para anggota Paskibraka Sumsel 2025 adalah guru terbaik.

Sejatinya, pendidikan karakter pemuda bukan hanya soal pengetahuan, tapi soal berani berdiri tegak menghadapi hidup, seperti bendera pusaka yang berkibar di angin perjuangan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Polsek  Petir, Pedamaran Amankan Warga Desa Kayulabu, Kasus Apa ?

    Anggota Polsek  Petir, Pedamaran Amankan Warga Desa Kayulabu, Kasus Apa ?

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.635
    • 0Komentar

    KARENA ketahuan, saat diduga hendak melakukan pemerkosaan, Faledi Harun (37) Warga Desa Kayulabu, Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan ini lalu menganiaya korbannya. Informasi didapat menyebutkan, peristiwa itu terjadi Jumat (1/11/2019) dini hari sekira pukul 01.00 Wib, di rumah korban Yeni Haryani (33) yang berada di Dusun 1 Desa Kayulabu, hingga berujung […]

  • Muba Bikin Pelatihan Perempuan Peduli Pileg

    Muba Bikin Pelatihan Perempuan Peduli Pileg

    • calendar_month Senin, 12 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.324
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Pemkab Muba  menggelar pelatihan perempuan peduli pemilihan legistatif [legistatif], agar perempuan dapat termotivasi dan  berperan mengisi pembangunan melalui dunia Politik pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Menurut Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) HM Soleh Naim SE kader partai politik perempuan serta organisasi perempuan dapat berperan dalam pilleg Ia mengatakan, tujuan pendidikan […]

  • Dihadapan SKK Migas, paparkan 4 konsep pengelolaan sumur minyak masyarakat, begini asa Pj Bupati Muba

    Dihadapan SKK Migas, paparkan 4 konsep pengelolaan sumur minyak masyarakat, begini asa Pj Bupati Muba

    • calendar_month Jumat, 23 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Rencana tata kelola pengelolaan sumur minyak masyarakat terus dikebut dan telah mendapatkan dukungan yang sangat maksimal dari Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel, dan Pangdam II Sriwijaya. Apriyadi memaparkan, konsep tata kelola yang telah disiapkan diantaranya Tata kelola keselamatan kerja dan lingkungan hidup, tata kelola kontrak jasa dan perjanjian kerjasama.”Lalu, tata kelola penguatan kapasitas […]

  • Survei Median : Prabowo –Sandi Unggul Di Medsos

    Survei Median : Prabowo –Sandi Unggul Di Medsos

    • calendar_month Rabu, 28 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA  – Hasil Survei Median menunjukkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno lebih unggul dari Joko Widodo-Ma’ruf Amin di kalangan pengguna media sosial. Pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin kalah unggul di kalangan pengguna Facebook, Twitter, dan Instagram. Menanggapi hal itu, juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syaidzily, mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan hal tersebut. […]

  • Angka Kematian Menurun, Mendes PDTT Apresiasi Relawan Desa Lawan Covid

    Angka Kematian Menurun, Mendes PDTT Apresiasi Relawan Desa Lawan Covid

    • calendar_month Minggu, 16 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 733
    • 0Komentar

    MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim, memberikan apresiasi kepada para Relawan Desa Lawan COVID-19 yang telah bekerja keras tanpa lelah selama pandemi Corona. Hasil kerja keras relawan desa yang bersinergi dengan para pemangku kepentingan lainnya dinilai terlihat rendahnya jumlah korban meninggal akibat COVID-19 di seluruh desa di Indonesia, jika dibandingkan […]

  • IKM di Muba ikut kecipratan bantuan dari Pemprov. Sumsel

    IKM di Muba ikut kecipratan bantuan dari Pemprov. Sumsel

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 840
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Palembang – Wirausaha Muda, Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Kecil Menengah (IKM), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (IMKM) di Muba mendapat bantuan peralatan usaha  dari Pemprov. Sumsel. Pj Bupati Muba H Apriyadi diwakili Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muhammad Fariz SSTP MM menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Gubernur Sumsel, atas bantuan peralatan usaha […]

expand_less
WordPress Archive Tequila | Unique Multi-Purpose WooCommerce Theme Termico - Spa and Beauty Salon WordPress Theme Terminus – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Terra – Startup & Technology WordPress Theme Ters | Contemporary Event WordPress Theme Tessa – Modern Theme for Blogs & Magazines Testimonial Awesome Pro – Testimonial Plugin WordPress Slider Real Testimonials Pro Tetriz – Creative Portfolio WordPress Theme Tetta – Photography & Portfolio Elementor Template Kit