Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » “Bingung, Tapi Sombong: Dagelan Star Syndrome Edisi 2025 Lebih Tajam dari Akal Sehat”

“Bingung, Tapi Sombong: Dagelan Star Syndrome Edisi 2025 Lebih Tajam dari Akal Sehat”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
  • visibility 688
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Di suatu negeri bernama Republik Nyentrik, ada Komplek namanya Dagelan..ya bisa juga dinamakan Perumahan Banyolan,  hiduplah segerombolan manusia yang punya satu kesamaan bingung, tapi sombong. Lebih parah isinya ada juga tingkat pendidikan lebih dari lulusan SMA, tapi otaknya masih kaki lima.

Nah, yang ngerti jadi bingung apalagi dengan orang -orang yang bikin bingung ini, bahkan mereka bingung lagi hidupnya mau ke mana, tapi ampun dech, sombongnya level langit ketujuh. Bingung isi kepala kosong, tapi gaya ngomong kayak pembicara TEDx yang baru lulus pelatihan motivasi dua jam di TikTok. Dunia semakin gelapkah?.

Penyakit ini bukan lagi langka. Namanya star syndrome. Dulu cuma menjangkiti selebriti dan pesohor, sekarang menyebar ke siapa saja yang pernah viral, trending, atau sekadar masuk FYP karena jatuh dari kursi saat joget. Bahkan menular juga ke kampung-kampung makin gawat!!.

Ciri khas penderita star syndrome edisi 2025 antara lain baru diwawancarai podcast teman, langsung update bio “Public Figure,  Speaker Visionary”, baru menang lomba makan kerupuk di RT, langsung bikin seminar “How to Stay Focus in Life.”  pak RT nanti ya..duduk yang manis jangan tampil dulu, teken aja kalau kami suruh bak narasi di dalam film G-30 S PKI he..he teken jenderaaaalll !!. masih ingatkan?

Literasi sangat minim meski pendidikan strata-1, belum pernah baca buku, tapi kalau ngomong. “Menurut saya, secara eksistensial kita ini adalah frekuensi energi semesta yang sedang trauma kolektif.”
Lah… yang trauma justru pendengarnya.

Logikanya nggak sinkron, tapi gayanya meyakinkan.Ni surat pemohonan kita bawa ajukan, waduh isinya parah, jangankan tatanan bahasanya  saja lebih huruf….fatalllll!!.

Pernah liat orang debat dengan penuh percaya diri, tapi isi argumennya cuma “karena menurut saya aja gitu”?
Itulah dia. Akal sehat ke mana, gaya sok tahu ke mana-mana. Paling sibuk semua, yang lain kayak ngontrak, bahkan lebih ngeri kita punya negara, tercatat di KTP asli pribumi….tapi terbalik seperti dunia mau terbalik yang domisili lebih mendominasi kekuasaan, kayak masih di jajah aja..he..he.

Mereka ini tipe orang yang, kalau ditanya soal harga cabai, jawabnya malah nyalahin kapitalisme dan menyuruh kita meditasi.
Padahal cabai naik karena pasokan kurang, bukan karena aura chakra belum seimbang.

Jangan remehkan kebingungan yang dibungkus sombong. Dampaknya lebih dahsyat daripada kecap expired karena seperti mempertontonkan kebodohan diri, menelanjangi diri sendiri di depan umum..alias aib sendiri dibuka….malu dong kalau punya akal sehat!.

Orang yang nonton jadi ikut-ikutan, merasa bodoh itu normal asal percaya diri. Akhirnya, ruang publik jadi ajang debat ngawur antar manusia sok paham. Yang dihargai bukan lagi kerja keras atau ilmu, tapi jumlah followers dan seberapa sering masuk explore.
Dokter sungguhan kalah pamor sama selebgram yang baru baca Wikipedia satu paragraf. Alih-alih debat sehat, semuanya jadi baperan. Kritik dianggap serangan pribadi. Yang ngasih saran, dikatain haters. Akhirnya semua orang ngomong sendiri, mendengar sendiri, dan bangga sendiri.

Daripada sibuk cari angle wajah tirus, lebih baik cari sudut pandang yang waras. Baca buku, dengerin yang lebih ngerti, dan sadar bahwa kita bukan pusat galaksi.

Jangan buru-buru pingin tampil. Dunia nggak kekurangan orang yang bicara, tapi kekurangan orang yang mikir dulu sebelum mangap. Biar tahu bahwa hidup itu bukan soal views dan likes. Kalau bisa bantu bersihkan selokan bareng warga, siapa tahu ego ikut hanyut.

Kalau baru lulus pelatihan dua hari, jangan langsung ngaku coach. Kalau baru ngerti 1 bab, jangan langsung ceramah.
Ingat!! kerupuk mentah kalau digoreng terlalu cepat bisa meledak.

Dalam dunia serba digital, siapa pun bisa terkenal. Tapi terkenal itu beda sama pantas. Jangan sampai karena haus sorotan, kita mengorbankan akal sehat. Karena yang naik ke panggung tanpa isi, jatuhnya bukan hanya lucu tapi menyedihkan.

Ingatlah petuah bijak dari kakek di warung kopi “kalau nggak tahu jalan, jangan sok jadi penunjuk arah. Bisa-bisa semua orang nyasar ke kebon singkong.”

Orang bijak itu ibarat termos, diam, tapi isinya panas. Yang kebanyakan ngomong biasanya cuma ceret kosong berisik doang.

Kalau kamu merasa terkena gejala ini, jangan panik. Masih bisa sembuh, asal jangan ngotot bikin konten tiap hari ngomongin hal yang kamu aja belum ngerti. Ingat, bijak itu nggak harus keras suara cukup keras logika.

Banyak-banyak Introspeksi diri, Ightifar dan melihat kebawah ya…[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APRI Palembang Resmi Dikukuhkan, Penghulu Harus Berinovasi

    APRI Palembang Resmi Dikukuhkan, Penghulu Harus Berinovasi

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 707
    • 0Komentar

    KEPALA Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palembang, H. Deni Priansyah S.Ag, M.Pd.I resmi mengukuhkan Pengurus APRI Kota Palembang. Sebagai Ketua APRI Kota Palembang, Tajuddin Hasbullah, S.Ag, M.Si, Sekretaris H Zulfikar Ali Fajri, S. Ag, M. Si, dan sebagai Bendahara, M Amin, S. Ag, MM, Senin (23/08/2021). Pada acara yang berlangsung di Ruang Pusat Layanan Haji […]

  • Harapan Gubernur Terhadap Alumni Politeknik Akamigas Saat Hadiri Wisuda ke -11

    Harapan Gubernur Terhadap Alumni Politeknik Akamigas Saat Hadiri Wisuda ke -11

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.336
    • 0Komentar

    POTENSI sumber daya alam yang dimiliki Sumatera Selatan baik itu minyak bumi, gas alam serta batu bara diharapkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh putra daerah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Wisuda ke-11 Program Diploma (D-lll) Politeknik Akamigas Palembang di Gedung Patra Ogan Komperta, kemarin. Ia sangat bangga bahwa banyak […]

  • 449 Warga Binaan Lapas Kelas II A Banyuasin Dapat Remisi

    449 Warga Binaan Lapas Kelas II A Banyuasin Dapat Remisi

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.259
    • 0Komentar

    SEBANYAK 449 warga binaan Lapas Kelas II A Banyuasin dan Lapas Narkotika Kelas II B Banyuasin, Senin (17/8/2020) mendapat remisi khusus HUT Kemerdekaan RI ke 75 tahun 2020. Ke 449 warga binaan yang mendapat remisi tersebut terdiri dari pidana Khusus Narkotika dan Pidana Umum. Penyerahan surat keputusan remisi tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Banyuasin […]

  • Inisiator Al Quran Al Akbar Sebut Ini Terkait Program Religius Prov. Sumsel

    Inisiator Al Quran Al Akbar Sebut Ini Terkait Program Religius Prov. Sumsel

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 860
    • 0Komentar

    INISIATOR dan Pembuat Bayt Al Quran Al Akbar, H Syofwatillah Mohzaib disela sambutannya saat pembukaan kembali tempat wisata religi Bayt Al Quran Al Akbar, Sabtu (18/7/2020). Menurutnya, sejak rampungnya pembuatan bayt Al Qur’an Al Akbar tahun 2009 lalu, belum ada Gubernur yang memberi perhatian begitu serius terhadap tempat wisata religi tersebut. “Dalam sejarahnya, sejak Al […]

  • Penanganan COVID-19, Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan APD kepada Pemprov. Sumsel
    CSR

    Penanganan COVID-19, Bank Sumsel Babel Salurkan Bantuan APD kepada Pemprov. Sumsel

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.979
    • 0Komentar

    BANK Sumsel Babel kembali menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility [CSR ] berupa Standar Alat Pelindung Diri [APD] Bantuan tersebut diserahkan langsung Direktur Operasional Bank Sumsel Babel, Oktiandi kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru kepada Gubernur Sumsel Herman Deru di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Kamis [16/4/2020]. Menurut Oktiandi bantuan APD ini, sebagai bentuk partisipasi aktif […]

  • Muba Raup 10 Medali Emas  Cabor Renang di Porprov Sumsel

    Muba Raup 10 Medali Emas Cabor Renang di Porprov Sumsel

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.019
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Banyuasin (Muba) kembali meraih medali emas pada cabang olahraga renang putra dan putri di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumsel ke XIII yang digelar di Kolam Renang Tasya Baturaja, Rabu. Tak tanggung-tanggung, dihari kedua cabang olahraga tersebut atlet Muba berhasil membawa pulang 16 medali terdiri atas 10 emas, tiga perak dan tiga perunggu. […]

expand_less
WordPress Archive Edus – Online Education Elementor Template Kit Edutech – Education WordPress Theme Eduti – Education Elementor Template Kit Eduvision – Online Course Multipurpose Education WordPress Theme Effective Lottie Animation Addon For Elementor Effigy – A Clean and Professional Music WordPress Theme eFlorist – Flower Boutique & Decoration Elementor Template Kit eForm easySubmission – Direct Form Edit & Extended Format String eForm – WordPress Form Builder Efpose – Multipurpose Blog and Newspaper Theme