Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » PSSI 95 Tahun, Bola Boleh Bulat, Tapi Asa Kita Nggak Boleh Kempes!

PSSI 95 Tahun, Bola Boleh Bulat, Tapi Asa Kita Nggak Boleh Kempes!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
  • visibility 1.232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Selamat ulang tahun ke-95 buat PSSI!, tepatnya pada 19 April 2025. Udah hampir satu abad, cuy! Usia segini kalau jadi manusia biasanya udah khatam semua jenis teh herbal, hafal harga minyak kayu putih semua merek, dan punya koleksi sandal rumah yang nggak bisa diganti meski talinya udah kayak mie rebus.

Kalau sepak bola diibaratkan tanaman, maka kita ini sudah lama nanem, nyiram, bahkan udah pernah panen setangkai prestasi di zaman Hindia Belanda. Tapi entah kenapa, makin ke sini malah kayak kebon ditinggalin. Rumput tumbuh, wasit bingung, dan stadion kosong kecuali buat konser.

Tapi PSSI beda. Di umur 95 ini, justru lagi getol-getolnya ngejar cita-cita bikin sepak bola Indonesia mendunia. Bukan cuma jago di IG story dan trending topic, tapi beneran jadi kekuatan sepak bola Asia, bahkan dunia.

Pak Erick Thohir, sang Ketua Umum, udah kayak pelatih motivasi nasional. Di HUT PSSI yang digelar di Sanur, beliau ngajak semua pihak dari Exco sampai fans yang nonton sambil nyuapin anak buat bareng-bareng nyetak sejarah baru. Biar sepak bola kita bukan cuma soal masa lalu di tahun 1938, tapi juga soal masa depan yang penuh gemuruh stadion!

Dan jangan salah, Indonesia itu punya modal. Penduduk bejibun, anak muda segambreng, semangat nasionalisme meluap-luap, dan stadion yang makin kece. Tapi memang PR-nya masih ada konsistensi, pembinaan, dan kekompakan. Soalnya sepak bola itu bukan adu kuat teriak di tribun, tapi adu rapi taktik dan manajemen.

Kita ini negara besar, jumlah penduduk banyak, semangat tinggi, cuma kadang suka lupa arah kayak striker yang udah di depan gawang malah ngeshoot ke tribun. Tapi jangan khawatir. Dengan kerja bareng, dan semangat “prestasi jadi tradisi”.

Biar makin semangat, kita tengok yuk tiga negara yang secara ekonomi dan infrastruktur mungkin nggak sehebat Indonesia, tapi sepak bolanya wushhh… terbang tinggi! Senegal, ekonominya nggak gede-gede amat, tapi mereka bisa juara Piala Afrika dan rutin main di Piala Dunia. Pemain-pemainnya malah merajalela di klub-klub top Eropa. Padahal kalau dihitung, lapangan bola mereka banyak yang masih nyatu sama tanah savana.

Terus Maroko, waktu mereka tembus semifinal Piala Dunia 2022, dunia melongo. Negara Afrika Utara yang infrastrukturnya nggak se-fancy Eropa, bisa bikin Prancis ngos-ngosan. Padahal Indonesia lebih unggul dalam urusan nasi dan sambal. Tapi Maroko unggul di konsistensi dan pembinaan usia dini. Itu dia kuncinya.

Selanjut Krosia  negara kecil, jumlah penduduknya kalah sama satu provinsi kita. Tapi dua kali masuk final dan semifinal Piala Dunia. Kuncinya? Mereka rawat talenta sejak kecil, klub-klubnya fokus ke akademi, dan semua stakeholder serius dari A sampai Z.

Atau Uruguay, negeri yang bisa muat di balik peta Sumatera Selatan, tapi sudah dua kali juara dunia dan selalu jadi lawan berat. Alasannya? Sederhana. Sepak bola di sana bukan cuma olahraga, tapi napas hidup. Pemain lahir dari jalanan, tapi naik kelas lewat pembinaan klub yang rapi.

Kita punya peluang yang sama. Modalnya udah ada semangat, talenta muda, lapangan makin bagus, dan dukungan dari pemerintah yang makin serius. Tinggal kompak. Jangan ada yang main sendiri. Ini bukan Mobile Legends, Bro. Ini sepak bola, perlu tim, strategi, dan kekompakan!

Nah, dari situ kita belajar ukuran ekonomi dan luas negara bukan jaminan. Yang penting niat, sistem, dan kerja bareng. Kita ini kaya semangat, tapi jangan cuma semangat doang. Kalau cuma semangat, itu mah sama kayak suporter dadakan yang teriak “GOOOOLLL!” padahal bolanya nyangkut di kaki bek sendiri.

Di usia ke-95 ini, mari kita bikin sepak bola jadi tradisi, bukan cuma harapan tahunan. Jadikan latihan jadi kebiasaan, pembinaan jadi budaya, dan prestasi jadi langganan. Biar nanti, waktu timnas main di Piala Dunia, kita nonton sambil bilang “Lah, itu si Bagas sama si Joko, dulu latihan di lapangan becek depan rumah gue!”.

Dan siapa tahu juga, suatu saat nanti, anak cucu kita nonton Piala Dunia sambil bilang, “Eh, itu timnas kita tuh, bukan tim orang!”. Selamat ulang tahun, PSSI! Terus semangat, terus ngegas, dan jangan lupa bola boleh bulat, tapi harapan kita jangan sampai kempes!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Kesehatan Warga, Pemkab Muba dan Kodim 0401 Muba Sinergi Lestarikan Lingkungan

    Peduli Kesehatan Warga, Pemkab Muba dan Kodim 0401 Muba Sinergi Lestarikan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Jaga kelestarian lingkungan dan peduli akan Kesehatan masyarakat, Pemkab Musi Banyuasin bersama Kodim 0401 Muba mengadakan kegiatan karya bakti penanaman pohon 300 pohon guna mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan munculnya wabah penyakit yang diakibatkan berkembangnya nyamuk di sekitar, Jum’at (08/12/2023). Kegiatan yang berlangsung di seputaran Sirkuit Taman Kota Sekayu ini dihadiri oleh Pj […]

  • Ilustrasi-Pembunuhan

    Alhamdulillah, Pelaku Pembunuhan Driver GoCar Diringkus

    • calendar_month Senin, 28 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.415
    • 0Komentar

    Kerja aparat Kepolisian boleh diacungkan jempol, pasalnya lebih kurang satu minggu, tiga tersangka pembunuhan driver Go Car, Almarhum Edwar Limba (35) berhasil diringkus.

  • Di Daulat Berikan Sambutan Kementrian SDM, Harnojoyo : Jargas Kurangi Beban Ekonomi Rakyat

    Di Daulat Berikan Sambutan Kementrian SDM, Harnojoyo : Jargas Kurangi Beban Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.083
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, Palembang –Walikota Palembang H Harnojoyo didaulat memberikan sambutan di hadapan Walikota/Bupati se-Indonesia yang hadir pada Penandatanganan Nota Kesepahaman Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. H Harnojoyo memberikan sambutan sebagai kepala daerah yang wilayahnya telah lebih dahulu mendapat pembangunan jaringan gas se-Indonesia. Penandatanganan Nota […]

  • Hadir Dalam Peluncuran Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik, Ini Empat Pesan Mendagri

    Hadir Dalam Peluncuran Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik, Ini Empat Pesan Mendagri

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 521
    • 0Komentar

    MENTERI Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mewakili Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Peluncuran Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik atau Indo-Pacific Economic Framework (IPEF), secara virtual, dari Jakarta, Senin (23/05/2022) dan ada empat pesan yang perlu dilaksanakan. Dalam pidatonya, Mendag menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia menyambut baik upaya untuk memperkuat hubungan ekonomi dan kerja sama di kawasan Indo-Pasifik melalui […]

  • Perhatian !! Setiap Kamis ASN di Pemkot Palembang Bakal Kenakan Pakaian Adat

    Perhatian !! Setiap Kamis ASN di Pemkot Palembang Bakal Kenakan Pakaian Adat

    • calendar_month Senin, 29 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.453
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang berencana setiap hari kamis Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Palembang dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk mengenakan pakaian adat Khas Palembang. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Ratu Dewa, usai rapat pembahasan pakaian dinas, di Kantor Walikota Palembang, Senin (29/10/18). “Kita mengakomodir keinginan […]

  • Gencar Kampanyekan KB, Duet Dodi-Thia Diganjar Penghargaan

    Gencar Kampanyekan KB, Duet Dodi-Thia Diganjar Penghargaan

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.235
    • 0Komentar

    PEMBANGUNAN  Keluarga Kerencana (KB) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang dilakukan duet pasangan suami-istri (pasutri) Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA bersama Ketua TP PKK Thia Yufada Dodi Reza berbuah manis. Pasalnya, dedikasi keduanya mendapat perhatian dan sorotan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan keduanya dijadwalkan pada 1 […]

expand_less
WordPress Archive Vertical Simple 3D Coverflow WordPress Plugin Vertical Slideshow – Addon For Elementor Vertical Ultimate 3D Carousel WordPress & WooCommerce Plugin Verve – Creative Agency, Studio, Personal & Portfolio WordPress Theme Vespia – Creative Coming Soon WordPress Plugin Vestige – Museum Responsive WordPress Theme Vestre | Creative Photography & Portfolio WordPress Theme Vestry – Church Vethouse – Pet Care & Veterinary Theme Vetrio – Veterinary Clinic & Pet Care Elementor Template Kit