Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Wapres Minta Hunian Tetap Untuk Korban Erupsi Dirawat Dengan Baik

Wapres Minta Hunian Tetap Untuk Korban Erupsi Dirawat Dengan Baik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 3 Jun 2022
  • visibility 3.963
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin meninjau lokasi pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk para korban erupsi sebagai penanganan pascabencana erupsi Gunung Semeru di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (2/6/2022).

Tercatat dari total Huntap sebanyak 1.951 unit yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah selesai seluruhnya dan sekitar 300 unit sudah dihuni sejak Hari Raya Idulfitri awal Mei 2022.

Wapres Ma’ruf Amin mengatakan Huntap bagi korban erupsi Gunung Semeru belum dihuni karena masih menunggu pembangunan Hunian Sementara (Huntara) yang melekat dengan bangunan Huntap.

Saat ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah Kabupaten Lumajang Tengah mengupayakan penyelesain dan ditargetkan selesai akhir Juli 2022.

“Saya meminta paling lambat 3 bulan ke depan seluruhnya sudah selesai, termasuk fasiltas pendukungnya sehingga masyarakat sudah bisa masuk dan nyaman,” kata Wapres Ma’ruf Amin.

Wapres Ma’ruf Amin menambahkan pembangunan Huntap/Huntara itu merupakan bagian dari upaya pemindahan secara bertahap masyarakat terdampak bencana erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Desember 2021 lalu. Dengan adanya rumah yang lebih layak, sehat, dan nyaman diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan, khususnya perekonomian keluarga.

“Kami harap masyarakat bisa merawat Huntap itu dengan baik. Itu adalah salah satu yang perlu kita syukuri bersama dan jangan sampai dijual,” tutur Wapres.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, mengatakan untuk konstruksi bangunan Huntap yang dibangun Kementerian PUPR sebanyak 1.951 unit telah selesai seluruhnya. Huntap dibangun berukuran 6 m x 6 meter pada tanah seluas 10×14 meter untuk setiap Kepala Keluarga (KK) dan menyatu dengan huntara.

“Desain dan spesifikasi teknis Huntap menggunakan konsep build back better dengan konsep rumah tahan gempa sistem RISHA. Seluruhnya menggunakan produk dalam negeri,” kata Iwan Suprijanto.

Lebih lanjut, Iwan Suprijanto mengatakan selain bangunan hunian, Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur, Ditjen Cipta Karya juga tengah menyelesaikan pembangunan sejumlah fasilitas untuk menambah kenyamanan bagi penghuni berupa jalan lingkungan, drainase dan dinding penahan tanah dengan progres sudah 95,6 persen.

“Selain itu juga fasilitas Air Minum dengan progres 88,7 persen dan prasarana sanitasi berupa sistem pengolahan air limbah dengan progres 84,9 persen,” kata Iwan Suprijanto.

Secara rinci, Iwan Suprijanto mengatakan untuk instalasi air minum dibangun reservoir berkapasitas 300 m3, pipa jaringan distribusi sepanjang 5.280 meter, 2 unit broncapture, perlintasan dan asesoris untuk menyambung Saluran Rumah sebanyak 1.951 SR. Total kapasitas penyediaan air minum sebesar 25 liter/detik untuk 2.000 KK yang bersumber dari Kali Tunggeng dengan debit 10 liter/detik, Kali Pitik 5 liter/detik (gravitasi), dan Hutan Bambu dengan debit 10 litet/detik dengan biaya sebesar Rp17 miliar.

Sementara untuk prasarana sanitasi dibangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) berkapasitas 80 – 500 KK dan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) berkapasitas 2000 KK. Anggaran pembangunannya sebesar Rp57,5 miliar. Di lokasi Huntap juga dilengkapi fasilitas lain untuk mengakomodasi kegiatan sehari-hari warga seperti, fasilitas umum, masjid, sekolah, sarana olahraga, lapangan, Ruang Terbuka Hijau (RTH), dan pasar.

Huntap di Lumajang dibangun dengan anggaran sebesar Rp350,55 miliar oleh kontraktor PT Brantas Abipraya dan PT Hutama Karya. Huntap ini mulai dibangun pada Januari 2022 untuk penerima manfaat berasal dari tujuh desa di Kabupaten Lumajang yakni Desa Sumbersari, Desa Kebondeli Utara, Desa Kebondeli Selatan, Desa Curah Koboan, Desa Gumukmas, Desa Kamarkajang, dan Desa Kajar Kuning.InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Teridentifikasi

    10 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Teridentifikasi

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 972
    • 0Komentar

    TIM  DVI Mabes Polri kembali berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Banten. Total kini sudah 10 jenazah yang teridentifikasi. “Tim telah melakukan rekonsiliasi dan telah berhasil mengidentifikasi 3 korban, dua melalui pencocokan DNA dan satu masih dapat diketahui melalui sidik jari,” terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. […]

  • Sebelum Kembali, Santri Gontor Asal Sumsel Di Rapid Tes

    Sebelum Kembali, Santri Gontor Asal Sumsel Di Rapid Tes

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    KETUA IKPM Darussalam Gontor Sumsel Hendrawan Muhammad Ilyas mengatakan, pada gelombang kedua ini sedikitnya 336 santri dan mahasiswa asal Sumsel yang diberangkatkan ke Gontor. “Dan pada gelombang pertama lalu ada 310 orang yang kita berangkatkan. Ada 600 lebih santri dan mahasiswa asal Sumsel ini yang sedang menempuh pendidikan di Gontor,” kata Hendra, kemarin. Selain itu, […]

  • Bupati Banyuasin Ajak Masyarakat Manfaatkan Perkarangan Rumah untuk Bercocok Tanam

    Bupati Banyuasin Ajak Masyarakat Manfaatkan Perkarangan Rumah untuk Bercocok Tanam

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.582
    • 0Komentar

    DITENGAH Pandemi Covid-19, Bupati Banyuasin mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan Pekarangan rumah  untuk bercocok tanam. “Tujuannya untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan syukur-syukur bisa menambah penghasilan keluarga ditengah Covid-19,” kata Askolani usai video conference dengan Menteri Pertanian RI di Areal Sawah Lebak Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan, Selasa [12/5/2020]. Bupati Banyuasin berkomitmen untuk bisa menjaga dan […]

  • Sekda Pemkot Palembang : Bicara Soal idealisme & Intelektual Bukan Sekedar Turun ke Jalan Saja

    Sekda Pemkot Palembang : Bicara Soal idealisme & Intelektual Bukan Sekedar Turun ke Jalan Saja

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 715
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang Ratu Dewa menjelaskan, bicara tentang idealisme, mahasiswa dan intelektual bukan sekedar turun ke jalan saja. Namun kata dia mahasiswa harus memiliki konsep- konsep yang ditawarkan. Kemudian intelektual akademik mahasiswi  di kampus harus dijaga, dipelihara dan juga ditingkatkan,” lanjutnya saat menghadiri pengukuhan dan loka karya Forum Mahasiswa Palembang (Formabang) masa bakti […]

  • Safari Ramadhan Ajang Silahturahmi dengan Masyarakat

    Safari Ramadhan Ajang Silahturahmi dengan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 998
    • 0Komentar

    Lawang Wetan – Safari Ramadhan 1440 H Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, resmi dibuka Bupati Muba H Dodi Reza Alex di Masjid Jami An’nur Sekayu beberapa waktu lalu, kegiatan pun  dilanjutkan ke Masjid Al-Muttaqin Desa Karang Waru, Kecamatan Lawang Wetan. Safari kali ini dipimpin Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi, […]

  • Kemarau Diperkirakan Berakhir Oktober, BPBD Sumsel Tetap Lakukan Pemadaman Hostpot

    Kemarau Diperkirakan Berakhir Oktober, BPBD Sumsel Tetap Lakukan Pemadaman Hostpot

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.228
    • 0Komentar

    Oleh : Faldy Lonardo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Kepala BPBD Sumsel Iriansyah memperkirakan kemarau tahun ini  sampai akhir Oktober sesuai laporan dari BMKG  sehingga  hot spot meningkat di beberapa titik di Sumsel khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Banyuasin dan beberapa Kabupaten lainnya. “Kita selaku Satgas hutan dan lahan tetap mengantisipasi tersebut dengan mengupayakan […]

expand_less
WordPress Archive Minerale – Bottled Drinking Water Elementor Template Kit MinervaKB Knowledge Base for WordPress with Analytics Minet – Minimalist eCommerce WordPress Theme Mingle SAAS – Social Auto Poster & Scheduler PHP Script Mingrand – Real Estate WordPress Theme Mini - Onepage Personal Portfolio Theme Miniature Earth | 3D Globe for JavaScript Minimal Audio Plugin WpBakery Addon Minimal Posts Revolution For Elementor WordPress Plugin Minimalin – Minimal Multipurpose WooCommerce WordPress Theme