Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Silahkan Kritik Membangun, Pemerintah tidak Alergi Kritik

Silahkan Kritik Membangun, Pemerintah tidak Alergi Kritik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
  • visibility 621
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SETIAP kritikan yang berguna dalam pengelolaan negara akan ditindak lanjuti oleh pemerintah. Hal ini mengindikasikan, bahwa sejatinya pemerintah menerima setiap kritikan yang dilontarkan oleh berbagai pemangku kepentingan demi kebaikan bangsa.

“Pemerintah tidak alergi terhadap setiap kritik yang dilontarkan terkait dengan kebijakan yang telah dilakukan,” ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong, melalui siaran virtual yang ditayangkan pada Jumat (20/8/2021).

Buktinya, pemerintah menindak lanjuti kritik ketika banyak lapisan masyarakat yang menyampaikan bahwa harga tes Polymerase Chain Reaction (PCR) terlalu mahal. Pemerintah pun langsung menurunkan harga PCR tersebut dengan batas atas harga berkisar Rp550 ribu.

Dengan mendengarkan kritikan yang ditujukan terhadap kebijakan pemerintah, sekaligus dapat juga mengukur ketepatan dalam merumuskan suatu program strategis ke depan. Sehingga, setiap program yang disusun oleh pemerintah dapat sesuai dengan kondisi masyarakat.

“Mendengar kritik, masukan ataupun saran itu kemudian pemerintah membuat kebijakannya,” katanya.

Menurut dia, cara yang dilakukan dalam menyampaikan kritik harus mampu dilandasi oleh upaya komunikasi yang menghidupkan. Artinya, setiap kritik yang dilontarkan dapat berguna dalam kondisi masyarakat saat ini.

Dengan hal itu, maka setiap kritikan yang ditujukan kepada pemerintah dapat sepenuhnya ditindak lanjuti oleh instansi pemerintah terkait. Dampaknya, setiap kebijakan pemerintah dapat membawa efek yang positif.

“Kita harus membangun istilah saya, adalah komunikasi yang menghidupkan begitu ya. Komunikasi yang membangun harapan kira-kira begitu,” imbuhnya.

Dalam melakukan komunikasi yang menghidupkan, setiap pemangku kepentingan harus dapat melakukannya dengan cara persuasif. Dengan begitu, dapat menyentuh target masyarakat yang disasar oleh program pemerintah terkait.

“Fungsi persuasi itu sebetulnya, menghidupkan energi kita untuk bergerak,” pungkasnya.
InfoPublik (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APTISI Apresiasi Keinginan Pemprov untuk Bantu Ringankan Biaya Pendidikan Mahasiswa di Sumsel

    APTISI Apresiasi Keinginan Pemprov untuk Bantu Ringankan Biaya Pendidikan Mahasiswa di Sumsel

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.172
    • 0Komentar

    WAKIL Rektor 1 Unsri Zainuddin Nawawi mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemprov Sumsel. Dia menegaskas, pihaknya sepakat mendukung upaya Pemprov Sumsel tersebut. Hanya saja, bantuan tersebut harus berdasarkan data-data yang akurat. “Kami sepakat mendukung namun harus dengan data yang memang baik agar tepat sasaran,” ujarnya saat Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Surat Permohonan dari Asosiasi Perguruan Tinggi […]

  • Meninggalkan Pinggir Rel, Memulai Hidup di Rumah Baru

    Meninggalkan Pinggir Rel, Memulai Hidup di Rumah Baru

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Setelah belasan tahun tinggal di pinggir rel Stasiun Senen, warga relokasi mulai menata kehidupan di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Kunjungan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu penanda dimulainya kehidupan mereka di tempat baru. Malam mulai turun di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026). Di Hunian Senen, warga berkumpul […]

  • Saat Asap Karhutla dan Abu Vulkanik Menghampiri Lampung, Apa yang Terjadi pada Tubuh?

    Saat Asap Karhutla dan Abu Vulkanik Menghampiri Lampung, Apa yang Terjadi pada Tubuh?

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Lampung bisa menghadapi persoalan kualitas udara dari dua sumber yang berbeda. Pasalnya ada asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), selain itu akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau dapat membawa abu vulkanik ke wilayah yang berada di sekitar jalur sebarannya. Keduanya memang bukan bencana yang sama. Asap karhutla berasal dari proses pembakaran, sedangkan abu vulkanik […]

  • Profesor Temukan Anti Virus Covid 19 Temui Gubernur Sumsel, Ada Apa ?

    Profesor Temukan Anti Virus Covid 19 Temui Gubernur Sumsel, Ada Apa ?

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.357
    • 0Komentar

    UPAYA percepatan penanganan Covid-19 di Sumsel tidak hanya gencar dilakukan pemerintah. Bahkan kaum intelektual seperti yang dilakukan Prof Dr Ir H Faisal Rizal M Kes juga turut membantu melalui penelitian-penelitian sehingga menghasilkan temuan anti virus yang dikemas berupa produk untuk mencegah penularan maupun penyembuhan pasien positif Covid-19. “Kita sangat apresiasi langkah yang dilakukan Prof Faisal […]

  • Hadapi Revolusi Industri, Bangsoet : Generasi Muda Harus Siapkan Diri

    Hadapi Revolusi Industri, Bangsoet : Generasi Muda Harus Siapkan Diri

    • calendar_month Jumat, 13 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 909
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Generasi muda mau tidak mau harus mempersiapkan diri untuk menghadapi revolusi industri 4.0, jika tidak generasi muda Indonesia akan ketinggal jauh dari generasi negara lain. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo mengatakan dengan terus belajar setidak dalam  menghadapi revolusi industry generasi muda sudah siap dan mampu bersaing dengan negara lain “Teknologi […]

  • Diduga Terjangkit dari Kasus Jarai, 1 Petugas Medis RSUD Basemah di Isolasi  

    Diduga Terjangkit dari Kasus Jarai, 1 Petugas Medis RSUD Basemah di Isolasi  

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.085
    • 0Komentar

    SATU petugas medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besemah Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dinyatakan positif rapid test. Juru Bicara (Jubir) Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pagaralam yang juga menjabat sebagai Sekda Kota Pagaralam, Samsul Bahri Burlian saat dihubungi Sabtu (25/4/2020), menyampikan, petugas medis berinisial E itu saat ini sudah diisolasi di RSUD Besemah […]

expand_less
WordPress Archive Madoo – Honey Bee & Beekeeping Elementor Template Kit Maestro – Business & Finance WordPress Theme Mafoil – Fashion Store WooCommerce Theme Mafoil – Fashion Store WooCommerce WordPress Theme MAG = Grid Magazine / News WordPress Theme / Front-end Submission Mag4u – Responsive WordPress News, Magazine, Blog Magazinify | News Addon for Elementor Page Builder Magcloud – Hosting Domain Elementor Template Kit Maggz – Viral Magazine Theme Magic Answers plugin