Selasa, 25 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Pemerintah Terus Waspadai Dampak Kasus Global, Seperti Kenaikan Harga Pangan

Pemerintah Terus Waspadai Dampak Kasus Global, Seperti Kenaikan Harga Pangan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 23 Mei 2022
  • visibility 3.609
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SAAT ini kasus COVID-19 global dan Indonesia terus mengalami penurunan. Namun di sisi lain, risiko global mengalami peningkatan, diantaranya dengan adanya eskalasi geopolitik yang terjadi antara Rusia-Ukraina, serta kenaikan harga bahan pangan dan energi agar tidak begitu berpengaruh terhadap masyarakat.

Hal tersebut dapat menimbulkan efek signifikan terhadap pertumbuhan global, perdagangan, dan inflasi. Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan pemerintah harus mengantisipasi dan mewaspadai spillover dari kondisi tersebut.

“Perang di Rusia-Ukraina juga telah menyebabkan disrupsi sisi produksi atau supply shock yang sangat besar sehingga mendorong kenaikan ekstrem harga-harga komoditas global,” ujar Menkeu dalam keterangan terulis yang diterima Minggu (22/5/2022).

Menkeu menilai pergeseran risiko, tantangan inflasi global, dan pengetatan moneter menimbulkan situasi pilihan kebijakan atau policy trade-off yang sangat sulit yang dihadapi oleh semua negara di dunia. Menghadapi hal tersebut, pemerintah dihadapkan kepada dua alternatif kebijakan.

Pertama, segera mengembalikan stabilitas harga atau mengendalikan inflasi. Pilihan ini dilakukan dengan pengetatan moneter dan fiskal yang berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Pilihan kedua adalah tetap mendukung akselerasi pemulihan ekonomi yang telah terpukul sangat dalam akibat pandemi.

“Pilihan kebijakan yang sangat sulit ini apabila tidak dikelola, maka risiko global akan menciptakan kondisi global yang disebut stagflasi, yaitu fenomena inflasi tinggi dan terjadi diikuti atau dibarengi dengan resesi seperti yang pernah terjadi pada periode awal 1980-an dan 1990-an,” kata Menkeu.

Menkeu mengungkapkan kondisi stagflasi akan memberikan imbas negatif ke seluruh dunia, terutama terhadap negara-negara berkembang dan emerging market.

“Perubahan risiko global ini harus menjadi fokus perhatian dan harus kita kelola secara tepat langkah dan tepat waktu, hati-hati namun efektif,” ujar Menkeu.

Dalam mengantisipasi eskalasi risiko global, terutama dalam menghadapi krisis pangan, energi, dan keuangan, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa telah membentuk Global Crisis Response Group (GCRG) yang mengidentifikasi tiga potensi krisis tersebut.

“Krisis seperti ini, sama seperti krisis pandemi COVID-19, tidak mungkin diselesaikan secara individual oleh satu negara mana pun, betapapun super-power posisi mereka. Kerjasama global menjadi keharusan,” ungkap Menkeu.

Dalam forum G20, eskalasi krisis ekonomi global telah menjadi salah satu fokus perhatian. Presidensi Indonesia dalam G20 telah mendorong adanya solusi nyata secara kolektif untuk mengatasi berbagai potensi krisis tersebut.

“Bila dibandingkan negara-negara G20, tekanan inflasi di Indonesia tidak setinggi di negara-negara tersebut karena dapat diredam oleh APBN yang menjadi shock absorber untuk menjamin daya beli masyarakat,” ungkap Menkeu.InfoPublik (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Carbon Offsetting Melalui Penanaman Mangrove, Alternatif Menekan Emisi Karbon yang Berdampak dan Berkelanjutan

    Carbon Offsetting Melalui Penanaman Mangrove, Alternatif Menekan Emisi Karbon yang Berdampak dan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 988
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Semenjak revolusi industri, aktivitas manusia merupakan penyumbang paling besar emisi karbon dan puncaknya menjadikan bumi kini mengalami perubahan iklim. Berbagai upaya ditempuh demi menekan konsumsi emisi karbon yang punya dampak buruk mengekor baik untuk bumi maupun makhluk hidup di dalamnya. Bicara soal upaya, bicara pula soal komitmen. Sadar akan bahaya konsumsi emisi karbon yang […]

  • FEATURE : Tempati Rumah Udzur, Buruh Serabutan di Tulung Selapan Ini Berharap Rumahnya di Bedah Pemerintah

    FEATURE : Tempati Rumah Udzur, Buruh Serabutan di Tulung Selapan Ini Berharap Rumahnya di Bedah Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.211
    • 0Komentar

    Kondisi rumah ditempati, Miden dengan istri, anak cucunya di Desa Kayu Ara, Kecamatan Tulung Selapana, OKI   “Pak Bupati, Pak Gubernur, Pak Presiden, lihatlah keadaan anakmu ini. Meski umur saya lebih tua dari Bapak-bapak, namun sebagai warga negara, saya memanggil kalian Bapak. Kalau bukan mengeluh dan meminta tolong kepada kalian sebagai Bapak, kemana lagi saya […]

  • Lintasan LRT menyebrangi sungai musi

    BI : Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Didorong dari Perbaikan Harga Batubara & Karet

    • calendar_month Sabtu, 23 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 970
    • 0Komentar

    Pertumbuhan ekonomi Sumsel untuk keseluruhan pada 2017 masih sesuai perkiraan, yakni dalam kisaran 5,1%-5,5%,

  • Maksimalkan Kalender Even, Palembang Genjot Sektor Pariwisata

    Maksimalkan Kalender Even, Palembang Genjot Sektor Pariwisata

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.383
    • 0Komentar

    KEPALA Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani, mengklaim bahwa pihaknya sudah berhasil menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Palembang dari sektor pariwisata sebesar 30 persen dari target PAD Palembang sebesar Rp1,3 triliun. Ditahun ini peningkatan Pendapatan Asli daerah (PAD) Palembang semakin meningkat, hal tersebut dikarenakan adanya sumbangsih dari sektor Pariwisata sebesar 30 persen. “Tahun ini kita […]

  • “Pinjaman Nol Persen, Asal Jangan Nol Rencana”

    “Pinjaman Nol Persen, Asal Jangan Nol Rencana”

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.585
    • 0Komentar

    DI PALEMBANG, kabar gembira datang lebih cepat dari tukang gorengan buka lapak sore, tahun 2025 ini, Wali Kota Ratu Dewa menggulirkan program pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan buat para pelaku UMKM, katanya, tiap pelaku usaha bisa dapat Rp5 juta, syaratnya?, punya NIB, usaha aktif minimal setahun, dan nggak lagi nikmatin subsidi bunga dari tempat […]

  • Perkembangan Kasus COVID Muba, Bertambah 8 Kasus Sembuh, 5 Positif, 1 Meninggal Dunia

    Perkembangan Kasus COVID Muba, Bertambah 8 Kasus Sembuh, 5 Positif, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.369
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Selasa (7/9/2021) mengkonfirmasikan bahwa ada penambahan 8 kasus sembuh, 5 positif, dan 1 meninggal dunia. “Ada penambahan 8 kasus sembuh, 5 positif, dan 1 meninggal dunia per 7 September 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan kasus positif diantaranya […]

expand_less
WordPress Archive Image Overlay Addon For Elementor Image Showcase for Cornerstone Image Slider Plugin For WordPress Image Toggle – Addon for WPBakery Page Builder Image Video Audio Background for WordPress Image Zoom Pan WordPress Plugin ImageLinks – Interactive Image Builder for WordPress Immigo – immigration and Visa Consulting WordPress Theme Immigway – Immigration and Visa Consulting WordPress Theme Imogen – Designer and Creative Business WordPress Theme