Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Kadinkes Sumsel : Jumlah Pasien Sembuh Melebihi Jumlah Kasus Aktif, Banyuasin Luar Biasa

Kadinkes Sumsel : Jumlah Pasien Sembuh Melebihi Jumlah Kasus Aktif, Banyuasin Luar Biasa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
  • visibility 1.098
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PENCEGAHAN dan Penanganan dampak covid 19 yang telah dilakukan Pemkab Banyuasin dalam hal ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di Kabupaten Banyuasin sudah berjalan sangat efektif. Karena semuanya sudah berjalan sesuai dengan Standar Operasi Prosedur (SOP) yang telah di tetapkan Pemerintah Pusat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Dra Lesti Nurainy, Apt.MKes yang melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Banyuasin dan diterima Wabup H Slamet, Sekda HM Senen Har, Selasa (1/7/2020) menilai kerja tim gugus tugas Kabupaten Banyuasin berjalan efektif menekan dan memutus rantai penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Banyuasin.

Didampingi Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiology Indonesia (PAEI) Prof dr Hibsa Riduan dan Badan Pengawas Rumah Sakit  Indonesia (BPRS) Provinsi Sumsel Prof Dr Hardi terang Lesti, tingginya jumlah orang yang terkonfirmasi covid 19, ini menunjukan Bupati dan jajarannya bekerja maksimal dan serius dalam menangani wabah ini.

“Dari data yang saya terima, kasus terkonfirmasi covid di Kabupaten Banyuasin per 29 Juni 2020  berjumlah 144 orang, sembuh 68 orang, ODP 111 orang dan OTG 778 orang. Ini bagus, artinya tim gugus bererja baik, “katanya.

Kadinkes Sumsel juga mengapresiasi Angka kesembuhan kasus COVID yang semakin meningkat, bahkan jumlah pasien yang sembuh sudah melebihi jumlah kasus aktif yakni pasien yang dirawat dan isolasi mandiri.

Begitu juga Angka Rt (reproduksi efektif) Kabupaten Banyuasin sudah turun dibawah 1. Nilai Rt  idealnya adalah di bawah 1. Apabila Rt di suatu wilayah masih di atas 1, itu artinya virus masih berpotensi menyebar ke beberapa orang dan berpotensi menyebabkan lonjakan kasus. Sebagai contoh, Rt = 2 berarti satu orang yang terinfeksi bisa menulari rata-rata dua orang lainnya.

“Saya berharap angka Rt kurang dari 1 ini dapat dipertahankan hingga 14 hari berturut-turut, sehingga dapat disimpulkan COVID tidak lagi menjadi masalah, “katanya.

Dikatakan Kadinkes, Jumlah pemeriksaan swab Kabupaten Banyuasin yang tinggi. Jumlah pemeriksaan swab merupakan salah satu indikator kinerja dalam pemutusan mata rantai COVID. Kadinkes menekankan, dalam pemutusan mata rantai penularan suatu penyakit dilakukan melalui pendekatan 3 T, yaitu: Tracing (pelacakan kasus) agresif, Testing (pemeriksaan swab) yang massif, dan Treatment (isolasi dan perawatan).

“Usaha dari Pemkab untuk mengupayakan fasilitas pelayanan bagi pasien konfirmasi COVID, ODP dan PDP yang mencukupi sudah sangat baik. Kita lihat dari Angka positiv yang relatif rendah 10 persen  bila dibandingkan dengan angka Propinsi, atau bahkan dibandingkan dengan Kabupaten lain. Keberhasilan ini kami apresiasi, “tegasnya.

Begitu juga Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiology Indonesia (PAEI) Prof dr Hibsa Riduan memberikan apresiasi kepada jajaran Pemkab Banyuasin. Menurut dia, pemeriksaan specimen cukup tinggi di Banyuasin lebih dari 50 persen mencapai 93 persen. Dengan banyaknya sample itu sangat bagus dan menunjukan tim gugus tugas dalam hal ini Dinas Kesehatan beserta para medisnya agresip dalam menangani kasus covid 19 tersebut.

“Jumlah kasus terkonfirmasi tinggi itu karena petugasnya agresif, ini sangat baik dalam upaya pemutusan mata rantai penularan, “katanya.

“Bukan berarti banyaknya kasus terkonfirmasi positif itu jahat atau gagal, namun itu didapat karena adanya kerja yang baik. Dan sebaliknya, sedikit kasus justru harus hati-hati karena 60 persen meninggal karena OTG, “jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin H Slamet menegaskan bahwa pencegahan dan penanganan dampak covid dilakukan Pemkab Banyuasin bersama tim gugus secara baik dan terencanan. ” Semua kerja siang malam tanpa mengenal lelah, penyemprotan, pembagian masker, sosialisasi kepada masyarakat, posko, tenaga kesehatan, TNI, Polri semua kerja ini demi rakyat Banyuasin, “tegasnya.

Dijelaskan Wabup, imbas  wabah Covid-19 mendera berbagai sektor tidak hanya kesehatan tetapi juga sektor perekonomian. Di situasi ini pemerintah Kabupaten Banyuasin dan pihak terkait terus berbuat untuk masyarakat.

“Anggaran yang sudah dirancang,  dilakukan perubahan refucosing, dan kita bagi dalam tiga sektor yakni kesehatan dalam pencegahan dan penanganan korban covid, kemudian jaring pengaman sosial berupa BLT BB,BLT DD dan bantuan pangan, serta upaya pemulihan ekonomi, “katanya.

Dikatakan Wabup, bantuan sosial dampak covid 19 tahap ke 2 telah dikucurkan Pemkab Banyuasin, berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bantuan Bupati (BLT BB) kepada 22.952 KPM, BLT Dana Desa 43.014 KPM dan bantuan pangan 52.229 KPM. Sebelumnya Tahap 1 Miskin Baru (Misbar) 62.904 KPM dengan rincian BLT Dana Desa 38.075 KPM dan BLT BB 24.829 KPM.

“Total penerima bantuan sosial dari Pemkab Banyuasin berjumlah 118.195 KPM atau sekitar 80 persen lebih dari jumlah Kepala Keluarga yang tersebar di 21 Kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin, ini luar biasa sekali, “tegasnya.

“Tujuannya agar perekonomian dan sektor lainnya di masyarakat dapat terserap baik dan merata sehingga tidak berpengaruh signifikan selama wabah pandemi Covid19 menimpa, “katanya lagi.

Apakah pembangunan di Banyuasin berhenti, lanjut Wabup tidak juga karena sejumlah sektor yang sudah dikerjakan tetap berjalan sebut saja pembangunan infrastruktur. ” Silahkan dilihat, pembangunan terus berjalan, “katanya.

 

15 Indikator

Kadinkes Rini Pratiwi menambahkan bahwa pihaknya berbicara data sesuai indikator kesehatan masyarakat menuju masyarakat produktif dan aman covid 19. Sedikitnya ada 15 indikator.

Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari  144 kasus sampai 28 Juni 2020, terjadi penurunan kasus positif sebesar 4,5 persen. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDap selama 2 minggu terakhir dari puncak sebesar 38 persen. Lalu penurunan jumlah meninggal kurang dari 50 persen atau 40 persen.

Pasien positif yang dirawat di rumah sakit selama dua minggu ini juga turun 45,5 persen per 28 Juni 2020. Begitu juga kasus ODP dan PDP yang dirawat terjadi penurunan 23,1 persen.

“Yang menggembirakan, terjadi kenaikan jumlah kesembuhan dari kasus positif mencapai 15,6 persen dalam dua minggu ini. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dari ODP dan PDP mencapai 33,3 persen, terang Doktor lulusan Unsri ini.

Perlu diketahui, jumlah pemeriksaan Spesimen yang pihaknya lakukan meningkat melebihi 50 persen yakni 93 persen dan positif rate kurang dari 5 persen dari seluruh sampel yang di periksa. “Artinya kerja keras yang kita lakukan sudah sangat baik, dan perlu terus ditingkatkan dengan dibarengi meningkatnya kedisplinan masyarakat dalam mengikuti protokol kesehatan, “tandasnya.[***]

Ril/des

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harnojoyo Utus Sekda Besuk Mahasiswa Korban Robohnya Selasar BEI

    Harnojoyo Utus Sekda Besuk Mahasiswa Korban Robohnya Selasar BEI

    • calendar_month Rabu, 17 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.049
    • 0Komentar

    Ada 19 korban mahasiswa Bina Darma yang dirawat di RS Siloam Jakarta, sebagian sudah membaik dan pulang ke Palembang.

  • Awas ..!!! Kongkalikong, Bupati Banyuasin Tidak Main-main, Siap Pidanakan, Terkait Apa ?

    Awas ..!!! Kongkalikong, Bupati Banyuasin Tidak Main-main, Siap Pidanakan, Terkait Apa ?

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.818
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin H Askolani menegaskan akan mempidanakan pihak-pihak yang mencoba untuk bermain-main dengan cara kongkalikong dan menipulasi data dalam pendataan masyarakat miskin penerima bantuan sosial dampak covid-19. Dia kembali mengingatkan Kades, Lurah dan Para Ketua RT se -Kabupaten Banyuasin untuk melakukan pendataan masyarakat miskin penerima bantuan sosial dampak covid-19 secara benar, jujur dan dengan rasa […]

  • Jelang Tutup Tahun, Pemkot PalembangTerus Kejar Target Pendapat

    Jelang Tutup Tahun, Pemkot PalembangTerus Kejar Target Pendapat

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.215
    • 0Komentar

    BADAN Pengelola Pajak Daerah ( BPPD) kota Palembang terus bekerja untuk meningkatkan pendapatan daerah mencapai target pada tahun 2021. Target BPPD sendiri pada tahun 2021 Rp 1,82 Trilun. Sedangkan saat ini per 21 Desember 2021 pencapaikan kita telah mencapai Rp 824. 574. 239. 606 Miliar Diketahui, pencapaian ini sudah semakin mendekati pencapaian di tahun 2019 […]

  • Sudah Menetap di Australia, 80 WNI Tinggalkan Bali Menuju Australia

    Sudah Menetap di Australia, 80 WNI Tinggalkan Bali Menuju Australia

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 617
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Bali menyatakan pada saat pemulangan sejumlah warga Australia kembali ke negaranya, ada 80 warga negara Indonesia (WNI) yang juga ikut meninggalkan Indonesia menuju Australia. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Bali, Jamaruli Manihuruk melalui keterangan tertulis, Kemaren. “Ini pemulangan biasa, enggak semuanya difasilitasi Pemerintah Australia. […]

  • Penyerapan Beras Petani di Sumsel Masih Rendah, Bulog Divre Sumsel Babel  Lanjutkan Program di 2018

    Penyerapan Beras Petani di Sumsel Masih Rendah, Bulog Divre Sumsel Babel Lanjutkan Program di 2018

    • calendar_month Rabu, 27 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 973
    • 0Komentar

    Penyerapan tertinggi berasal dari Belitang hampir mencapai 60%- nya dari 36.000 ton saat ini

  • Pimpin Upacara HUT RI, Presiden Kenakan Busana Adat Lampung

    Pimpin Upacara HUT RI, Presiden Kenakan Busana Adat Lampung

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 828
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) kerap mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia dalam upacara-upacara kenegaraan. Demikian juga pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun 2021 yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/08/2021). Dilansir dari laman setkab.go.id, pada kesempatan kali ini, Presiden memilih untuk mengenakan pakaian adat Pepadun dari Provinsi […]

expand_less
WordPress Archive ElmaStudio Piha WordPress Theme ElmaStudio Pohutukawa WordPress Theme ElmaStudio Ponsonby WordPress Theme ElmaStudio Pukeko WordPress Theme ElmaStudio Renkon WordPress Theme ElmaStudio Suidobashi WordPress Theme ElmaStudio Tatami WordPress Theme ElmaStudio Waipoua WordPress Theme ElmaStudio Werkstatt WordPress Theme ElmaStudio Weta WordPress Theme