Rabu, 16 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Kadinkes Sumsel : Jumlah Pasien Sembuh Melebihi Jumlah Kasus Aktif, Banyuasin Luar Biasa

Kadinkes Sumsel : Jumlah Pasien Sembuh Melebihi Jumlah Kasus Aktif, Banyuasin Luar Biasa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
  • visibility 1.091
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PENCEGAHAN dan Penanganan dampak covid 19 yang telah dilakukan Pemkab Banyuasin dalam hal ini Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di Kabupaten Banyuasin sudah berjalan sangat efektif. Karena semuanya sudah berjalan sesuai dengan Standar Operasi Prosedur (SOP) yang telah di tetapkan Pemerintah Pusat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Dra Lesti Nurainy, Apt.MKes yang melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Banyuasin dan diterima Wabup H Slamet, Sekda HM Senen Har, Selasa (1/7/2020) menilai kerja tim gugus tugas Kabupaten Banyuasin berjalan efektif menekan dan memutus rantai penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Banyuasin.

Didampingi Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiology Indonesia (PAEI) Prof dr Hibsa Riduan dan Badan Pengawas Rumah Sakit  Indonesia (BPRS) Provinsi Sumsel Prof Dr Hardi terang Lesti, tingginya jumlah orang yang terkonfirmasi covid 19, ini menunjukan Bupati dan jajarannya bekerja maksimal dan serius dalam menangani wabah ini.

“Dari data yang saya terima, kasus terkonfirmasi covid di Kabupaten Banyuasin per 29 Juni 2020  berjumlah 144 orang, sembuh 68 orang, ODP 111 orang dan OTG 778 orang. Ini bagus, artinya tim gugus bererja baik, “katanya.

Kadinkes Sumsel juga mengapresiasi Angka kesembuhan kasus COVID yang semakin meningkat, bahkan jumlah pasien yang sembuh sudah melebihi jumlah kasus aktif yakni pasien yang dirawat dan isolasi mandiri.

Begitu juga Angka Rt (reproduksi efektif) Kabupaten Banyuasin sudah turun dibawah 1. Nilai Rt  idealnya adalah di bawah 1. Apabila Rt di suatu wilayah masih di atas 1, itu artinya virus masih berpotensi menyebar ke beberapa orang dan berpotensi menyebabkan lonjakan kasus. Sebagai contoh, Rt = 2 berarti satu orang yang terinfeksi bisa menulari rata-rata dua orang lainnya.

“Saya berharap angka Rt kurang dari 1 ini dapat dipertahankan hingga 14 hari berturut-turut, sehingga dapat disimpulkan COVID tidak lagi menjadi masalah, “katanya.

Dikatakan Kadinkes, Jumlah pemeriksaan swab Kabupaten Banyuasin yang tinggi. Jumlah pemeriksaan swab merupakan salah satu indikator kinerja dalam pemutusan mata rantai COVID. Kadinkes menekankan, dalam pemutusan mata rantai penularan suatu penyakit dilakukan melalui pendekatan 3 T, yaitu: Tracing (pelacakan kasus) agresif, Testing (pemeriksaan swab) yang massif, dan Treatment (isolasi dan perawatan).

“Usaha dari Pemkab untuk mengupayakan fasilitas pelayanan bagi pasien konfirmasi COVID, ODP dan PDP yang mencukupi sudah sangat baik. Kita lihat dari Angka positiv yang relatif rendah 10 persen  bila dibandingkan dengan angka Propinsi, atau bahkan dibandingkan dengan Kabupaten lain. Keberhasilan ini kami apresiasi, “tegasnya.

Begitu juga Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiology Indonesia (PAEI) Prof dr Hibsa Riduan memberikan apresiasi kepada jajaran Pemkab Banyuasin. Menurut dia, pemeriksaan specimen cukup tinggi di Banyuasin lebih dari 50 persen mencapai 93 persen. Dengan banyaknya sample itu sangat bagus dan menunjukan tim gugus tugas dalam hal ini Dinas Kesehatan beserta para medisnya agresip dalam menangani kasus covid 19 tersebut.

“Jumlah kasus terkonfirmasi tinggi itu karena petugasnya agresif, ini sangat baik dalam upaya pemutusan mata rantai penularan, “katanya.

“Bukan berarti banyaknya kasus terkonfirmasi positif itu jahat atau gagal, namun itu didapat karena adanya kerja yang baik. Dan sebaliknya, sedikit kasus justru harus hati-hati karena 60 persen meninggal karena OTG, “jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin H Slamet menegaskan bahwa pencegahan dan penanganan dampak covid dilakukan Pemkab Banyuasin bersama tim gugus secara baik dan terencanan. ” Semua kerja siang malam tanpa mengenal lelah, penyemprotan, pembagian masker, sosialisasi kepada masyarakat, posko, tenaga kesehatan, TNI, Polri semua kerja ini demi rakyat Banyuasin, “tegasnya.

Dijelaskan Wabup, imbas  wabah Covid-19 mendera berbagai sektor tidak hanya kesehatan tetapi juga sektor perekonomian. Di situasi ini pemerintah Kabupaten Banyuasin dan pihak terkait terus berbuat untuk masyarakat.

“Anggaran yang sudah dirancang,  dilakukan perubahan refucosing, dan kita bagi dalam tiga sektor yakni kesehatan dalam pencegahan dan penanganan korban covid, kemudian jaring pengaman sosial berupa BLT BB,BLT DD dan bantuan pangan, serta upaya pemulihan ekonomi, “katanya.

Dikatakan Wabup, bantuan sosial dampak covid 19 tahap ke 2 telah dikucurkan Pemkab Banyuasin, berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bantuan Bupati (BLT BB) kepada 22.952 KPM, BLT Dana Desa 43.014 KPM dan bantuan pangan 52.229 KPM. Sebelumnya Tahap 1 Miskin Baru (Misbar) 62.904 KPM dengan rincian BLT Dana Desa 38.075 KPM dan BLT BB 24.829 KPM.

“Total penerima bantuan sosial dari Pemkab Banyuasin berjumlah 118.195 KPM atau sekitar 80 persen lebih dari jumlah Kepala Keluarga yang tersebar di 21 Kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin, ini luar biasa sekali, “tegasnya.

“Tujuannya agar perekonomian dan sektor lainnya di masyarakat dapat terserap baik dan merata sehingga tidak berpengaruh signifikan selama wabah pandemi Covid19 menimpa, “katanya lagi.

Apakah pembangunan di Banyuasin berhenti, lanjut Wabup tidak juga karena sejumlah sektor yang sudah dikerjakan tetap berjalan sebut saja pembangunan infrastruktur. ” Silahkan dilihat, pembangunan terus berjalan, “katanya.

 

15 Indikator

Kadinkes Rini Pratiwi menambahkan bahwa pihaknya berbicara data sesuai indikator kesehatan masyarakat menuju masyarakat produktif dan aman covid 19. Sedikitnya ada 15 indikator.

Penurunan jumlah kasus positif selama 2 minggu terakhir dari  144 kasus sampai 28 Juni 2020, terjadi penurunan kasus positif sebesar 4,5 persen. Penurunan jumlah kasus ODP dan PDap selama 2 minggu terakhir dari puncak sebesar 38 persen. Lalu penurunan jumlah meninggal kurang dari 50 persen atau 40 persen.

Pasien positif yang dirawat di rumah sakit selama dua minggu ini juga turun 45,5 persen per 28 Juni 2020. Begitu juga kasus ODP dan PDP yang dirawat terjadi penurunan 23,1 persen.

“Yang menggembirakan, terjadi kenaikan jumlah kesembuhan dari kasus positif mencapai 15,6 persen dalam dua minggu ini. Kenaikan jumlah selesai pemantauan dari ODP dan PDP mencapai 33,3 persen, terang Doktor lulusan Unsri ini.

Perlu diketahui, jumlah pemeriksaan Spesimen yang pihaknya lakukan meningkat melebihi 50 persen yakni 93 persen dan positif rate kurang dari 5 persen dari seluruh sampel yang di periksa. “Artinya kerja keras yang kita lakukan sudah sangat baik, dan perlu terus ditingkatkan dengan dibarengi meningkatnya kedisplinan masyarakat dalam mengikuti protokol kesehatan, “tandasnya.[***]

Ril/des

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecamatan di Muba Sudah Bisa Cetak KTP Elektronik

    Kecamatan di Muba Sudah Bisa Cetak KTP Elektronik

    • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin terus melakukan terobosan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat terutama layanan kependudukan. Hari ini, Selasa (10/5/2022), sebagai wujud komitmen meningkatkan pelayanan publik tersebut, Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP menyerahkan mesin cetak KTP elektronik Dinas Kependudukan da Catatan Sipil Muba untuk 12 kecamatan dalam Kabupaten Muba, di Halaman Kantor Camat Batang […]

  • Jubir : Masyarakat Jangan Percaya Hoaks Varian Baru Covid

    Jubir : Masyarakat Jangan Percaya Hoaks Varian Baru Covid

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    MASYARAKAT diminta untuk mewaspadai berita palsu atau hoaks mengenai varian baru virus Corona (COVID-19), yakni Omicron, yang mungkin beredar di berbagai media sosial. Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Jubir Kominfo), Dedy Permadi, mengatakan, saat ini pihaknya masih terus mempelajari berbagai informasi mengenai varian baru COVID-19 tersebut dan memutakhirkan langkah antisipasi dan sosialisasinya. “Kami berharap […]

  • Sumsel Ubah Sampah Jadi Energi Industri, Pionir Transisi Hijau

    Sumsel Ubah Sampah Jadi Energi Industri, Pionir Transisi Hijau

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    SUAMTERA Selatan memperkuat posisi sebagai pionir energi hijau dengan mengubah sampah industri dan rumah tangga menjadi bahan bakar industri. Proyek ini menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk mendukung operasional PT Semen Baturaja, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Teknologi RDF mengolah berbagai jenis sampah menjadi bahan bakar bernilai kalor tinggi. Sampah yang sebelumnya […]

  • Duh, Miris…  Kondisi Bangunan Sekolah Dasar di Pagaralam Ini Cukup Memprihatinkan

    Duh, Miris…  Kondisi Bangunan Sekolah Dasar di Pagaralam Ini Cukup Memprihatinkan

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.345
    • 0Komentar

    SUZIE Hery Sandi SPd,  Kepala Sekolah SDN 36, Kelurahan Pelangkenidai, Kec. Dempo Tengah, Pagaralam kondisinya sangat memprihatin. Pasalnya,  di sekolah tempat ia ditugaskan yang baru ini sarananya dinilai tak layak untuk proses belajar siswa dan siswi mengeyam pendidikan umum.Bahkan, menurutnya sangat tak sedap dipandang mata. “Miris sekali, gimana pendidikan akan berjalan baik, jika tak ditunjang […]

  • Buka Muswil Ke-8, Gubernur Harapkan KAHMI Tetap Berkontribusi Nyata Bangun Sumsel

    Buka Muswil Ke-8, Gubernur Harapkan KAHMI Tetap Berkontribusi Nyata Bangun Sumsel

    • calendar_month Minggu, 31 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 721
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumtera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengharapkan Musyawarah Wilayah (Muswil)  Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)  ke-8 mendapatkan Ketua Umum yang dapat mengakomodir kebutuhan organisasi. “Ketuanya harus bisa terakomodir semua pihak,  agar KAHMI ini tetap tumbuh dan berkembang dengan baik. Selain itu juga dapat  membuat organisasi menjadi wadah  dalam berkontribusi membangun daerah,” tegasnya  saat […]

  • Muba Siapkan Beragam TPS Unik

    Muba Siapkan Beragam TPS Unik

    • calendar_month Selasa, 16 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Berkeinginan menarik minat masyarakat yang ada diwilayah kecamatan Sungai Keruh, agar datang ke TPS guna menyalurkan hak suaranya pada Pemilu hari Rabu 17 April 2019  Pemerintah Kecamatan Sungai Keruh memiliki trik tersendiri untuk meningkatkan partisipasi pemilih,  Salah satunya dengan membuat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang unik dan menarik. TPS Seni Budaya, di Desa Tebing […]

expand_less
WordPress Archive ElmaStudio Piha WordPress Theme ElmaStudio Pohutukawa WordPress Theme ElmaStudio Ponsonby WordPress Theme ElmaStudio Pukeko WordPress Theme ElmaStudio Renkon WordPress Theme ElmaStudio Suidobashi WordPress Theme ElmaStudio Tatami WordPress Theme ElmaStudio Waipoua WordPress Theme ElmaStudio Werkstatt WordPress Theme ElmaStudio Weta WordPress Theme