Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Ini Dua Kawasan Konservasi Baru Di Indonesia, Dimana Saja ?

Ini Dua Kawasan Konservasi Baru Di Indonesia, Dimana Saja ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
  • visibility 786
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM rangka akselerasi pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menetapkan dua kawasan konservasi baru di awal 2022 dengan total luasan mencapai 44.932,29 hektare.

Kedua kawasan konservasi yang ditetapkan itu yakni kawasan konservasi di perairan wilayah Pangandaran Provinsi Jawa Barat melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 1 Tahun 2022, dan kawasan konservasi di perairan wilayah Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat melalui Kepmen KP Nomor 2 Tahun 2022.

Penetapan kawasan konservasi tersebut menurut Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Pamuji Lestari, menjadi instrumen penting dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan karena dapat melindungi habitat, menjaga keanekaragaman spesies dan memberikan manfaat bagi ekosistem serta kehidupan masyarakat pesisir.

“Salah satu instrumen pengelolaan yang dirancang langsung pada pengendalian sumber daya alam oleh KKP adalah berupa penetapan suatu kawasan sebagai kawasan konservasi laut,” ujar Tari, Minggu (16/1/2021).

Tari juga menjelaskan, hingga 2021, KKP telah menetapkan 81 kawasan konservasi, dengan total luasan mencapai 13,93 juta hektare. Selanjutnya pada 2022, KKP menargetkan penetapan kawasan konservasi seluas 2 juta hektare. Lokasi kawasan yang akan ditetapkan berada di 19 Provinsi, yakni Jawa Barat, Sumatera Barat, Maluku, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat dan Papua Barat.

“Penetapan kawasan konservasi juga sejalan dengan komitmen global di the Convention on Biological Diversity (Aichi Target 11) dan Sustainable Development Goal 14,” ungkap Tari.

Sementara itu, Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, Andi Rusandi, menerangkan penetapan kawasan konservasi Pangandaran seluas 38.810,15 hektare bertujuan untuk melindungi habitat penyu dan habitat lobster.

Menurut Andi, berdasarkan hasil kajian, dari 6 jenis penyu di Indonesia terdapat 4 jenis penyu yang mendarat di Pangandaran, yakni penyu hijau, penyu lekang, penyu tempayan dan penyu pipih.

“Penetapan kawasan konservasi di wilayah Pangandaran dengan kategori taman berfungsi untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas keanekaragaman hayati di wilayah tersebut, khususnya penyu yang termasuk biota dilindungi,” ujar Andi.

Serupa dengan kawasan konservasi Pangandaran, Andi menjelaskan kawasan konservasi di wilayah Pasaman Barat dengan luasan 6.122,14 hektare juga ditetapkan dengan kategori taman. Target konservasi di kawasan konservasi Pasaman Barat adalah melindungi terumbu karang dan habitat penyu.

“Luas ekosistem terumbu karang di kawasan konservasi daerah Pasaman mencapai 79,74 hektare sehingga perlu dijaga keberlanjutannya agar dapat memberi manfaat bagi kegiatan perikanan dan pariwisata,” tandas Andi.

Sebelumnya, Provinsi Jawa Barat telah mempunyai dua kawasan konservasi yang telah ditetapkan yakni kawasan konservasi Pantai Penyu Pangumbahan Kabupaten Sukabumi dan kawasan konservasi Pulau Biawak Kabupaten Indramayu.

Sedangkan Provinsi Sumatera Barat telah memiliki lima kawasan konservasi yang telah ditetapkan, yakni kawasan konservasi Selat Bunga Laut Kabupaten Kepulauan Mentawai, kawasan konservasi Kabupaten Pesisir Selatan, kawasan konservasi Kota Padang, kawasan konservasi Kota Pariaman dan kawasan konservasi Batang Gasan Kabupaten Padang Pariaman.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, telah meyampaikan komitmennya untuk memprioritaskan keberlanjutan ekologi laut seiring dengan pemanfaatan laut secara optimal baik dari aspek ekonomi maupun sosial budaya.
InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa MAN IC Batam Lolos Seleksi Pertukaran Pelajar ke Amerika, Siapakah Dia

    Siswa MAN IC Batam Lolos Seleksi Pertukaran Pelajar ke Amerika, Siapakah Dia

    • calendar_month Sabtu, 24 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.262
    • 0Komentar

    PANDEMI tidak menghalangi siswa madrasah untuk mengukir prestasi. Salah satunya adalah prestasi yang diraih Adam Dzaki Mubarak, siswa kelas XI IPA MAN Insan Cendekia Kota Batam. Dia dinyatakan lulus seleksi pertukaran pelajar ke Amerika Serikat pada program KL-YES Tahun 2021-2022. Program ini diselenggarakan oleh Bina Antarbudaya. Yaitu, organisasi nirlaba yang merupakan mitra AFS Intercultural Programs. […]

  • Cegah Lonjakan COVID-19 saat Libur Nataru, Kapolri Minta Masyarakat Tak Boleh Lengah Prokes

    Cegah Lonjakan COVID-19 saat Libur Nataru, Kapolri Minta Masyarakat Tak Boleh Lengah Prokes

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 747
    • 0Komentar

    JENDERAL Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meminta jajaran TNI-Polri dan seluruh stakeholder untuk mewaspadai laju pertumbuhan COVID-19, saat menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) dengan tetap mengawasi penerapan protokol kesehatan. Menurut Kapolri, antisipasi tersebut harus dipersiapkan untuk mencegah adanya potensi laju pertumbuhan COVID-19 di Indonesia meningkat pasca-hari libur. Hal ini disampaikan […]

  • Gubernur Minta BPN Membantu, Pelabuhan Tanjung Carat Jadi  Proyek Strategis Sumsel

    Gubernur Minta BPN Membantu, Pelabuhan Tanjung Carat Jadi Proyek Strategis Sumsel

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    MENGAWALI agenda kerjanya, Rabu (2/2) pagi Gubernur Sumsel H. Herman Deru menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel Drs. Pelopor M.Eng. Sc beserta rombongan di ruang tamu Gubernur. Adapun dalam kunjungan ini, Pelopor bersilaturahmi sekaligus pamit pindah tugas ke Direktorat Penataan dan Perencanaan BPN Pusat. Dalam kesempatan tersebut, Pelopor juga memperkenalkan […]

  • Asa dari Festival Kuliner Palembang Mendunia

    Asa dari Festival Kuliner Palembang Mendunia

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.411
    • 0Komentar

    KEPALA Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani mengatakan meski banyak kekurangan, namun berharap Festival Kuliner Palembang Mendunia menjadi agenda tahunan [Annual Event]. Hal itu disampaikannya saat menutup Festival Kuliner Palembang Mendunia di Cafe Debury Museum, Palembang, Selasa [1/10/2019]. Menurutnya kegiatan ini sangat penting, apalagi mengenalkan kuliner khas daerah, selain itu beragam perlombaan lainnya, seperti perlombaan Foto […]

  • BPS Sumsel Pantau Harga 386 Komoditas di Sumsel

    BPS Sumsel Pantau Harga 386 Komoditas di Sumsel

    • calendar_month Rabu, 5 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.123
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih mengaku terus memantau harga 386 komiditas di Sumsel terutama 55 komoditas yang mengalami penurunan harga. “Penurunan harga 55 komoditas hasilnya mampu memberikan dampak positif terhadap pengendalian inflasi,”ungkapya dalam keterangan pers, (5/9/2018). Dia menyebutkan harga telur dan daging ayam menjadi pengendali inflasi di Sumatera […]

  • Kalo’ Mau Sukses, ASN Harus Punya Personal Branding, Bupati Dodi Kasih Wejangan Ini, Contohnya Majukan Daerah Harus Punya Branding Juga, Orang Kalo Tau Aspal Karet, Mikirnya Pasti Muba, Tapi Itu Butuh Proses ! Helmi Yahya “Jangan Setengah-setengah,” Tips- nya 3 C, Apa Itu ?

    Kalo’ Mau Sukses, ASN Harus Punya Personal Branding, Bupati Dodi Kasih Wejangan Ini, Contohnya Majukan Daerah Harus Punya Branding Juga, Orang Kalo Tau Aspal Karet, Mikirnya Pasti Muba, Tapi Itu Butuh Proses ! Helmi Yahya “Jangan Setengah-setengah,” Tips- nya 3 C, Apa Itu ?

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.876
    • 0Komentar

    PERSONAL  Branding dibutuhkan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bisa sukses di bidangnya. Penegasan ini diungkapkan Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin saat membuka Workshop Personal Branding dan Kreatifitas ASN di Opproom Pemkab Muba, digelar BKPSDM Muba, Selasa (29/6/2021). Bupati Dodi Reza menyebutkan, personal branding adalah sebuah atribut personal artinya […]

expand_less
WordPress Archive Poize – WordPress Theme for Music Events, Festivals & Venues Pokeri - Casino & Betting Elementor Pro Template Kit Polikal – Political Candidate & Party WordPress Theme Politaro – Political WordPress Theme Politeck – Political Party WordPress Theme Politic – Political WordPress Theme Political WordPress Theme – FrontRunner PoliticalWP – Political Campaign WordPress Theme Politics – Election Campaign Political WP Theme Politics – Political Candidate Leader Elementor Template Kit