Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Cegah Pandemi Covid, Ini Syarat Masuk Indonesia Terbaru bagi WNI dan WNA di Masa PPKM

Cegah Pandemi Covid, Ini Syarat Masuk Indonesia Terbaru bagi WNI dan WNA di Masa PPKM

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
  • visibility 801
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SELURUH pelaku perjalanan internasional harus menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) vaksinasi Covid-19 dosis lengkap sebagai persyaratan masuk Indonesia dan itu untuk mencegah pandemi covid.

Pemerintah kembali memperketat syarat warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia. Hal ini sebagai upaya menyekat penyebaran kasus Covid-19, khususnya varian virus yang lebih menular.

Sesuai dengan Surat Edaran Satgas Covid-19 nomor 18 tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19, seluruh pelaku perjalanan internasional, baik yang berstatus WNI maupun WNA harus menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap sebagai persyaratan masuk Indonesia.

Sebelumnya, syarat masuk ke tanah air, selain PCR, cukup menyertakan kartu vaksin setidaknya dosis pertama. Bagi yang belum disuntik vaksin Covid-19, maka beberapa bandara menyediakan klinik maupun sentra vaksinasi.

Merespons kebutuhan verifikasi data itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membuat laman (website) untuk memverifikasi vaksinasi bagi WNI dan WNA yang divaksinasi di luar negeri dan sudah berada di Indonesia.

Dilansir dari Indonesia.go.id Chief Digital Transformation Office Kemenkes Setiaji mengatakan, Kementerian Kesehatan menyiapkan laman dengan alamat https://vaksinIn.dto.kemkes.go.id/ untuk para WNI maupun WNA untuk mendaftar dan mengajukan verifikasi. “Kemudian nanti akan kita verifikasi, jadi WNA maupun WNI yang vaksin di luar negeri itu bisa masuk ke dalam website ini (vaksinIn.dto.kemkes.go.id) kemudian melakukan pendaftaran dan mengajukan verifikasi.

Setelah diverifikasi hasilnya akan dikonfirmasi melalui e-mail yang sudah didaftarkan di website tersebut kurang lebih maksimal tiga hari kerja,” kata Setiaji, belum lama ini.

Hasil verifikasi tersebut harus diklaim masuk ke dalam aplikasi PeduliLindungi agar mendapatkan sertifikat vaksin yang nanti muncul di aplikasi itu. Setelah itu, WNI atau WNA tersebut bisa menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk akses ke berbagai tempat fasilitas umum.

Adapun berkas yang harus disiapkan bagi WNI berupa KTP elektronik dengan nomor induk kependudukan (NIK), kartu identitas yang dipakai untuk verifikasi adalah NIK dan kartu vaksinasi. Verifikasi tersebut dilakukan oleh Kemenkes.

Sedangkan berkas yang harus disiapkan oleh WNA adalah izin diplomatik dari Kementerian Luar Negeri atau izin tinggal dari imigrasi dan kartu vaksinasi. ID yang dipakai untuk verifikasi adalah nomor paspor.

Verifikasi bagi WNA dengan izin diplomatik dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri, sementara verifikasi bagi WNA dengan izin tinggal masih dalam proses finalisasi antara Kemenkes dengan Kemenlu.

Berikut ini alur untuk mendapatkan kartu verifikasi antara lain:

Melakukan pendaftaran dan ajukan verifikasi melalui https://vaksinIn.dto.kemkes.go.id/.
Data individu dan vaksinasi akan diverifikasi oleh Kementerian Kesehatan (bagi WNI) dan oleh masing-masing kedutaan (bagi WNA).
Hasil verifikasi akan dikonfirmasi melalui e-mail.
Daftar dan login di aplikasi PeduliLindungi, lengkapi akun sesuai data untuk mengaktifkan status vaksinasi. Untuk mendapatkan kartu verifikasi vaksinasi masuk ke web Pedulilindungi.id, pilih menu cek sertifikat dan lengkapi data.
Buka aplikasi PeduliLindungi dan pilih scan QR code untuk check in.
Verifikasi data vaksin corona ini amat penting karena dikhawatirkan ada modus para pelaku perjalanan memalsukan sertifikat vaksin di negara asalnya.

Pihak Kemenkes berharap dengan adanya fitur ini diharapkan WNI maupun WNA yang vaksinasi di luar negeri bisa termudahkan dalam memperlancar akomodasi ke fasilitas publik dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Selain untuk fungsi skrining di tempat umum, PeduliLindungi juga telah digunakan sebagai persyaratan keberangkatan di bandara-bandara tanah air. Aplikasi ini berfungsi untuk mengontrol akses ke terminal dan gerai check in serta untuk mengontrol proses validasi kesehatan para calon penumpang.

Proses kontrol dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi di bandara sekaligus mengurangi potensi penumpukan antrean dan mendukung penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Verifikasi kartu vaksin ini sebegai upaya pemerintah terus memperketat tata laksana di pintu masuk negara Indonesia bagi pendatang dari luar negeri.

Dari hasil tes PCR para pelaku perjalanan luar negeri juga dilakukan pemeriksaan whole genome sequencing untuk mengantisipasi masuknya varian baru virus Covid-19 ke Indonesia, termasuk varian Mu. Pemerintah memang tak mau lengah, meski kini Indonesia menempati peringkat keenam dunia sebagai negara yang warganya paling banyak mendapatkan dosis vaksin Covid-19, setelah Tiongkok, India, Amerika Serikat, Brasil, dan Jepang.(***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAIS Bakal Latih Kades di Muba, Terkait Apa ?

    BAIS Bakal Latih Kades di Muba, Terkait Apa ?

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    KOMITMEN dan keseriusan Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA dalam menjaga keamanan dan perdamaian wilayah atau zero konflik patut diacungi jempol. Dodi Reza siap mewujudkan Muba Zero Konflik   dengan melibatkan berbagai pihak dan lembaga. Dodi Reza-tokoh Pembina Wilayah Pelopor Perdamaian dari Kementerian Sosial- ini  menemui Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Marsekal […]

  • Puasa Itu Wajib, Tapi Jangan Loyo!, “Sekda Cek ASN, Takut pada Mode Slow Motion”

    Puasa Itu Wajib, Tapi Jangan Loyo!, “Sekda Cek ASN, Takut pada Mode Slow Motion”

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ramadan emang bulan penuh berkah, tapi kalau pelayanan publik ikutan “puasa kerja,” bisa kacau juga, kan? Nah, makanya Sekda Palembang, Afrizal Hasyim, gak mau ASN tiba-tiba masuk mode slow motion gara-gara puasa. Biar gak ada drama pelayanan lelet, Rabu (12/3/2025) doi langsung turun ke lapangan buat sidak. Tujuan pertama Puskesmas 4 Ulu dan […]

  • Kejuaraan Dunia Angkat Besi, Rizki Persembahkan Tiga Medali Emas

    Kejuaraan Dunia Angkat Besi, Rizki Persembahkan Tiga Medali Emas

    • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.543
    • 0Komentar

    SETELAH Windy Cantika Aisah yang berhasil meraih 3 emas Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior 2022 di Heraklion, Yunani, kini atlet angkat besi junior putra Rizki Juniansyah juga meraih 3 emas kelas 73 kg pada Jumat 6 Mei 2022 dini hari (WIB). Bahkan, ia mampu pecahkan rekor dunia Snatch atas nama sendiri. Pada angkatan Snatch, Rizki […]

  • Siaga Karhutla 2020, Pemprov Tak Main-Main

    Siaga Karhutla 2020, Pemprov Tak Main-Main

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan nampaknya tidak akan main-main dalam menangani permasalahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), di wilayah Sumsel. Tidak hanya ribuan personil yang dikerahkan, bahkan Pemrov Sumsel telah memberikan bantuan keuangan kepada 10 kabupaten berdampak Karhutla dengan total Rp 45 Miliar. Hal tersebut diungkapkan  Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Mawardi Yahya didampingi Kadis LHP […]

  • Dukung Pendirian Ponpes Islamic Centre Bin Baz, Bupati : Alhamdullilah, di Lintas Timur, Barat & Tengah, Ponpes di Muba Kian Merata

    Dukung Pendirian Ponpes Islamic Centre Bin Baz, Bupati : Alhamdullilah, di Lintas Timur, Barat & Tengah, Ponpes di Muba Kian Merata

    • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.134
    • 0Komentar

      PEMKAB Muba mendukung pendirian pondok pesantren ( ponpes) di Bumi Serasan Sekate guna  membangun Umat Berbasis Agama. “Sudah menjadi komitmen, kepedulian saya dan Muba memperbanyak sarana pendidikan, termasuk pesantren yang berkualitas. Sarana pendidikan yang bisa dinikmati warga Muba,”ucap Bupati Muba pada saat menerima audiensi Pengurus Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy Cabang Sekayu, Rabu (31/3/2021). Bupati […]

  • Berkat PON, Bangunan Papua Youth Creative Hub Senilai Rp98 Miliar

    Berkat PON, Bangunan Papua Youth Creative Hub Senilai Rp98 Miliar

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.495
    • 0Komentar

    PAPUA Youth Creative Hub. Begitu sebutan bangunan yang didesain khusus untuk mendukung pengembangan kreativitas pemuda/pemudi Papua yang peletakan batu pertama oleh Presiden Joko Widodo. Terletak di Jalan Poros Abepura atau berjarak sekitar 11 km dari pusat Kota Jayapura, anggaran pembangunan konstruksi Papua Youth Creative Hub senilai Rp98 miliar. “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim dengan nama Tuhan Yang […]

expand_less
WordPress Archive Ruki – A Captivating Personal Blog Theme Rumma – Furniture Interior Elementor Template Kit RunCrew | Running Club, Marathon & Sports WordPress Theme Runda – Creative Agency Elementor Template Kit Rush – Esports & Gaming WordPress Theme Ruza – Beauty Cosmetics Shop WordPress Theme Ryse – SEO & Digital Marketing Elementor Template Kit Ryse – SEO & Digital Marketing Theme Rythm – Rock Band Elementor Template Kit Rythmo | Arts & Music School WordPress Theme