Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Temu Brida se- Indonesia, Ini yang Dibahas

Temu Brida se- Indonesia, Ini yang Dibahas

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
  • visibility 3.780
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Sumselterkini.co.id, Jakarta-Rapat koordinasi ini, sebagai tindak lanjut komunikasi saat Temu BRIDA akhir tahun lalu.Kegiatan yang pertama kali kita lakukan dengan Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (ORPA) ini, dalam rangka diseminasi dan pemanfaatan riset dan inovasi daerah. Hal tersebut disampaikan oleh Yopi selaku Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RID) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), saat Rapat Koordinasi dengan ORPA BRIN di Gedung BJ Habibie, Jakarta pada Rabu (11/1).

 

Yopi melanjutkan, tusi Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah adalah penyiapan kebijakan yang mendukung mitra kerja RID, berfokus pada kebijakan terkait riset dan inovasi daerah. “Output utamanya berupa hasil kajian dan rekomendasi, yang akan digunakan oleh pemerintah daerah dalam membuat keputusan. Hal ini untuk memanfaatkan hasil riset secara tepat, agar kegiatan di daerah dapat berkelanjutan,” tambahnya.

 

RID memiliki beberapa Direktorat, meliputi: pertama, Direktorat Kebijakan Riset dan Inovasi Daerah berfokus dalam membuat ataupun mendampingi daerah, dalam membuat kebijakan yang dapat dimanfaatkan bagi daerahnya. Kedua, Direktorat Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah, sebagai pintu masuk daerah dalam menyampaikan permasalahannya. Ketiga, Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Riset dan Inovasi Daerah. Fokus utamanya mengintroduksi hasil-hasil riset dari seluruh sumber, yang bisa diperkenalkan atau direplikasi oleh daerah.

Tugas kami, kata Yopi, agar BRIN dapat memberikan impact bagi daerah, yakni dengan membantu Pemda dalam proses penguatan ekosistem riset, dan inovasi daerah. “Kita arahkan agar Pemda tidak melakukan riset-riset dasar. Kita bantu agar daerah mendapatkan manfaat yang banyak, tetapi bukan secara afirmasi total. Di samping itu, diperlukan juga keproaktifan daerah,” tuturnya.

BRIN memiliki wewenang, dalam memberikan layanan kepada Pemda. Jumlah Pemda sangat banyak, sehingga tidak memungkinkan melakukan pelayanan yang sangat teknis, jadi lebih bersifat generik. Ketika Pemda membutuhkan pelayanan khusus, mereka bisa mengusulkan kerja sama yang bisa dilakukan dengan BRIN, melalui Nota Kesepakatan Sinergi (NKS).

Lebih jauh Yopi menjelaskan, salah satu tugas utama Deputi RID agar daerah membentuk BRIDA, sehingga koordinasi menjadi lebih cepat. “BRIDA sebagai koordinator pemanfaatan hasil-hasil riset, dan inovasi di daerah. Selanjutnya, melakukan pembinaan teknis, berupa konsultasi, fasilitasi, riset, dan diklat. Bimbingan dan pengawasan teknis yang utama, dan sudah sering dilakukan adalah konsultasi dan riset,” ungkapnya.

Yopi berharap, agar kita dapat melakukan diseminasi yang sifatnya generik ke daerah. Kemudian dilakukan diseminasi, dengan target yang lebih spesifik. Diharapkan juga ada tindak lanjut konkrit, yang akan dilakukan bersama dalam menghadapi Pemda, terutama untuk jangka pendek.

Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN Robertus Heru Triharjanto menyampaikan, bahwa dirinya akan memberikan beberapa masukan untuk menjadi konten bagi Deputi RID. “Saya mengajak Pusat Riset Penginderaan Jauh (PRPJ), agar fokus target tahun ini masuk ke pelayanan data untuk daerah. PRPJ, sebelumnya adalah kedeputian di LAPAN dengan tugas dan fungsi dari hulu ke hilir, yang berbasis citra satelit. Hilirisasinya di Indonesia kebanyakan public services, salah satunya yang sering terlihat di media adalah SiPongi, ada di web Kementerian Lingkungan Hidup,” terangnya.

Dia menambahkan, SiPongi merupakan platform untuk pemantauan kebakaran hutan. Selain itu juga, ada Standing Crop di Kementerian Pertanian untuk memantau status tanaman pangan. Kedua platform itu mengambil data dari BRIN, yakni data yang disalurkan secara otomatis melalui Pusdatin.

“Fungsi penginderaan jauh di level kebijakan, telah berkoordinasi dengan Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN. Hubungannya dengan kementerian, membuat shopping list kebutuhan kementerian terhadap penginderaan jauh. Sedangkan dengan Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, terkait kementerian yang ada di pusat,” ucapnya.

Robertus mengutarakan, status 2019 ada 45 lebih NKS dengan Pemda untuk penyediaan informasi, karena mereka bukan advanced user, tetapi berada di level informasi. “Pemda memerlukan bantuan untuk pengolahan data, sesuai dengan informasi yang ingin mereka dapatkan. Informasi yang paling banyak dibutuhkan Pemda berupa Geographical Information System (GIS), yakni data spasial sebagai decision making pengelolaan, dan pengembangan di daerahnya,” tuturnya.

Dia membeberkan, SDM di daerah memerlukan bimtek untuk membuat GIS, sebelum pandemic Covid-19 bisa dilakukan 9 sampai 10 kali bimtek. Saat ini, bimtek dilakukan dengan pihak swasta/start up. “Pemda memerlukan pelayanan yang tematik, sehingga kami meminta bantuan Deputi RID untuk mengemasnya. Kami memiliki SDM yang terbatas untuk penyelenggaraan pelayanan kepada daerah. Sesuai dengan proses bisnis di BRIN, Deputi RID dapat mengambil konten pengideraan jauh ini, sebagai salah satu bentuk binwas teknis kepada Pemda,” ucapnya.

Rubini Jusuf Perekayasa Ahli Madya dari Pusat Riset Penginderaan Jauh BRIN memaparkan, ada beberapa kegiatan yang telah dilakukan LAPAN hingga 2021, meliputi: pertama litbangjirap, berupa teknologi stasiun Bumi dan akuisisi data, teknologi pengolahan data, teknologi pengelolaan dan distribusi data, dan lain-lain.

“Kedua, akuisisi dan perolehan data berupa sistem Bank Data Penginderaan Jauh Nasional (BDPJN), seperti: data resolusi rendah optik, menengah optik, dan tinggi optik, dan sebagainya. Ketiga, pengolahan dan pengelolaan data, berupa: koreksi geometric, koreksi radiometric, cloud masking, mosaiking, klasifikasi, deteksi geobiofisik, dan lain-lain. Keempat, pemanfaatan data dengan Sistem Pemanfatauan Bumi Nasional (SPBN), melalui Sistem Pemantauan Sumber Daya Alam dan Lingkungan (SIPANDA). Kemudian, SIstem Informasi Mitigasi Bencana Alam (SIMBA) sebagai peringatan dini, dan pemantauan bencana, tanggap darurat bencana, dan lain-lain,” jelasnya.

Saat LAPAN berintegrasi dengan BRIN, kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan oleh ORPA, antara lain: litbangjirap, pengolahan dan pengelolaan data. Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi, berupa: akuisisi dan perolehan data. Pusdatin dengan layananan data dan informasi, dan Deputi lainnya yang ada di BRIN untuk pemanfaatan data. [***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aku, Si Gayung, Presiden Kecil di Kamar Mandi

    Aku, Si Gayung, Presiden Kecil di Kamar Mandi

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.190
    • 0Komentar

    HALO, kenalin, aku ini gayung, benda bulat plastik dengan gagang panjang yang selalu nongkrong di bak mandi, mungkin kalian sering lihat aku, sering pegang aku, bahkan sering nyemplungin aku ke air. Tapi pernah nggak, kalian mikir bagaimana perasaan aku selama ini? Aku ini kan ibarat presiden kecil di kamar mandi. Bayangin aja, semua orang butuh […]

  • Canangkan Zona Integritas, Wabup OKI : Langkah Awal Tata Sistem Pemerintahan

    Canangkan Zona Integritas, Wabup OKI : Langkah Awal Tata Sistem Pemerintahan

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.387
    • 0Komentar

    PENCANANGAN Zona Integritas di Kantor Pertanahan menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan merupakan langkah awal menata system penyelenggaraan pemerintahan yang baik efektif dan efisien. Hal itu dikatan Wakil Bupati OKI, H.M Dja’far Shodiq dalam sambutannya Pencanangan pembangunan Zona Integritas, kemarin. Shodiq berharap setiap perangkat daerah dan aparaturnya memiliki akuntabilitas dan kualitas kinerja yang semakin baik, […]

  • Menuju Indonesia Emas 2045, Di Gedung Djakarta Theater Presiden Jokowi paparkan ini..

    Menuju Indonesia Emas 2045, Di Gedung Djakarta Theater Presiden Jokowi paparkan ini..

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 896
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Menuju Indonesia Emas 2045,di Gedung Djakarta Theater, Presiden Joko Widod [Jokowi]mengatakan tahun 1974 Djakarta Theater adalah tempat paling megah. Di tahun itu pula tempat tinggal Jokowi mengalami penggusuran. Tapi di tahun 2023 ini, ia berdiri di Djakarta Theater sebagai presiden RI. Hal itu disampaikannya dalam acara peluncuran Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional […]

  • Pastikan Pembangunan Tol Kapal Betung On Schedule, Herman Deru Tinjau Progres Pengerjaan

    Pastikan Pembangunan Tol Kapal Betung On Schedule, Herman Deru Tinjau Progres Pengerjaan

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.181
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru terus memantau progres pembangunan jalan tol Kayuagung – Palembang – Betung (Kapal Betung). Bahkan, Gubernur Herman Deru memastikan pembangunan jalan tol tersebut tetap on schedule atau sesuai jadwal. “Pembangunannya tol tetap sesuai jadwal. Targetnya, mulai dari tol Keramasan hingga Betung selesai tahun 2023,” kata Herman Deru, saat meninjau progras pembangunan […]

  • Ini DPT Pemilu 2024 OKI

    Ini DPT Pemilu 2024 OKI

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  OKI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ilir menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pesta Demokrasi 2024 melalui Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 tingkat Kabupaten Ogan Komering Ilir di Hotel Cipta Kayuagung, Rabu (21/6/23) Dalam Rapat Pleno Terbuka yang dipimpin oleh Ketua KPU Ogan Komering Ilir Deri […]

  • Urbanisasi Meningkat, Tantangan Nyata Bagi Kota Palembang

    Urbanisasi Meningkat, Tantangan Nyata Bagi Kota Palembang

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.523
    • 0Komentar

    SEBAGAI salah satu kota besar di Indonesia, Palembang terus mengalami peningkatan populasi yang signifikan akibat urbanisasi. Fenomena ini membawa berbagai peluang dan tantangan yang perlu segera diatasi oleh pemerintah kota dan masyarakat. Secara definisi urbanisasi adalah proses perpindahan penduduk dari daerah pedesaan ke kota-kota besar, yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti peningkatan kesempatan kerja, pendidikan, […]

expand_less
WordPress Archive HomeFix - Plumber, Handyman Maintenance HomeID - Real Estate WordPress Theme Homeland – Responsive Real Estate Theme for WordPress Homelyt - Modern Real Estate & Property Elementor Template Kit Homeo – Real Estate WordPress Theme HomeShine – Cleaning & Laundry Elementor Template Kit Homestore Storefront WooCommerce Theme Homey | Booking and Rentals WordPress Theme Homez – Real Estate WordPress Theme Hompark | Real Estate & Luxury Homes Theme