Senin, 5 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Sepotong Pepaya di Halaman, Sejuta Harapan di Tangan Warga

Sepotong Pepaya di Halaman, Sejuta Harapan di Tangan Warga

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 823
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI tengah hiruk-pikuk kota Palembang yang kadang lebih panas dari sambal ulekan mertua, datanglah kabar segar, seperti semangka di siang bolong Wali Kota Ratu Dewa resmi mencanangkan Gerakan Kota Palembang Menanam Buah, bukan menanam janji, bukan pula menanam utang, tapi buah-buahan beneran!

Acaranya dimulai dengan tanam-tanam manja di pelataran Masjid Agung. Ada rambutan, kelengkeng, mungkin sebentar lagi duren ikut nebeng, seperti orang tua yang bangga anaknya bisa nyiram tanaman, Pak Wali juga langsung turun tangan, bukan cuma kasih pidato sambil senyum tipis kayak di baliho.

“Palembang ini harus hijau, tapi yang berguna, jangan cuma tanaman hias, tanamlah yang bisa disantap,” begitu kira-kira makna ucapan beliau. Ini menarik, karena biasanya kota ditanami pohon-pohon yang daunnya doang yang rimbun, buahnya nihil, mirip janji kampanye kadaluwarsa.

Pepatah bilang, “Lebih baik menanam nangka di halaman sendiri, daripada menunggu mangga jatuh dari langit”. Maka langkah ini patut diapresiasi, siapa tahu kelak, kalau lapar tengah malam, tinggal petik jambu dari pekarangan, daripada nyalain ojek online sambil ngucek dompet yang tinggal berisi uang kembalian parkir.

Gerakan ini juga bisa jadi solusi diplomatis untuk tetangga-tetangga yang suka pinjam mangga tapi gak pernah balikin bijinya. Nah, kalau semua orang nanam sendiri, setidaknya budaya “meminjam buah permanen” bisa terkikis.

Kalau gerakan ini sukses, mungkin ke depan OPD gak cuma sibuk bikin laporan, tapi juga ngurusin siapa yang lupa nyiram pohon sawo di kantor. Camat bisa bagi-bagi bibit sirsak saat rapat mingguan. Dan bayangkan RT-RW bikin lomba buah paling cepat berbuah ngalahin sinetron stripping yang episodenya gak habis-habis.

Ini bukan sekadar gaya-gayaan, di tengah krisis pangan dunia, di mana harga cabai bisa mengalahkan kurs dollar, Palembang bisa jadi pelopor “urban farming” yang gak sekadar selfie di kebun, tapi juga panen serius. Ya, siapa tahu nanti muncul profesi baru  influencer buah lokal.

Wali Kota juga ngajak masyarakat, komunitas, sampai tingkat RT untuk berkolaborasi, dalam bahasa kerennya semua harus pegang cangkul, bukan cuma pegang mic. Kalau ini berhasil, barangkali satu kota bisa berubah jadi kebun buah berjamaah, bukan cuma taman kota yang rindang, tapi juga stasiun LRT bisa jadi tempat nyicip buah kersen sambil nunggu kereta.

Gerakan menanam buah ini adalah bentuk cinta paling manis, setelah teh manis buatan ibu, gerakan yang nggak cuma enak di konsep, tapi juga bisa dimakan hasilnya, karena sejatinya, kota yang hebat bukan yang penuh gedung tinggi, tapi yang halaman rumah warganya ditumbuhi pepaya tanpa ribut-ribut urusan tanah warisan.

Sambut langkah ini dengan riang, Warga Palembang, ambil cangkulmu!. Gali halamanmu!, tanam buahmu!, siapa tahu, 10 tahun lagi, ketika anak cucu kita tanya “Kenapa halaman kita penuh duku, Pak?”. Kita bisa menjawab dengan bangga “Karena dulu Wali Kota suruh tanam, dan Bapak ikut, bukan cuma ikut komentar di Facebook!”.

Karena seperti kata pepatah baru “Daripada debat tak berbuah di grup WA, mending tanam buah beneran di rumah!”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selain Muba, Jokowi Bakal Lanjutkan Revitalisasi Kebun Sawit Tiga Provinsi

    Selain Muba, Jokowi Bakal Lanjutkan Revitalisasi Kebun Sawit Tiga Provinsi

    • calendar_month Jumat, 13 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    Presiden RI, Joko Widodo ((Jokowi) berjanji setelah merevitalisasi (Peremajaan) perkebunan sawit secara gratis milik rakyat di Kabupaten Musibanyuasi (Muba), Sumatera Selatan, pemerintah juga akan mendorong peremajaan di tiga provinsi di Sumatera.

  • Kapolda Dukung Kebijakan Pemprov. Sumsel Tutup Tambang Batubara Ilegal

    Kapolda Dukung Kebijakan Pemprov. Sumsel Tutup Tambang Batubara Ilegal

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.077
    • 0Komentar

    KAPOLDA Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri mendukung Kebijakan Pemprov. Sumsel tutup Tambang Batubara Ilegal di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjungagung, Kabupaten Muaraenim setelah terjadi insiden tewasnya 11 penambang. “Intinya kita akan tetap menegakan hukum apapun kebijakan dari pak Gubernur kami akan mendukung. Kalau penambangan ini memang ditutup kita akan maksimalkan. Prinsipnya Polri siap […]

  • Antara Penanggulangan & Pencitraan, COVID-19… COVID-19, Kapan Akan Berakhir !

    Antara Penanggulangan & Pencitraan, COVID-19… COVID-19, Kapan Akan Berakhir !

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.226
    • 0Komentar

    LEBARAN Idul Fitri 1141 Hijriah jatuh pada Ahad, 24 April 2020,  jarum jam menunjuk angka 13.00 WIB, saya pulang ke rumah usai mengunjungi dan sungkem kepada orang tua dan mertua. Mondar-mandir dan Ilir mudik kendaraan [roda dua dan empat] saat melintas di Jalan Mayor Zen, Sei-Selayur, Palembang  terlihat begitu ramai, mungkin mereka pun  sama dengan […]

  • Optimis Bebas Stunting Dengan Gerakan Nasional Indonesia Bebas Stunting 2030

    Optimis Bebas Stunting Dengan Gerakan Nasional Indonesia Bebas Stunting 2030

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.225
    • 0Komentar

    Stunting adalah kondisi yang timbul akibat kekurangan gizi berkepanjangan, yang berpengaruh pada perkembangan fisik dan otak. Didefinisikan sebagai kurangnya tinggi badan pada anak, stunting hanya dapat didiagnosa dengan membandingkan terhadap bagan tumbuh kembang yang sesuai standar. Permasalahannya, apabila dilihat dari prevalensi stunting dalam 10 tahun terakhir, dapat disimpulkan bahwa stunting merupakan salah satu masalah gizi […]

  • Bikin Lahan Rawa Jadi Sumber Pangan & Menarik Hasilkan Cuan, Anak Muda Jangan Ogah jadi Petani!

    Bikin Lahan Rawa Jadi Sumber Pangan & Menarik Hasilkan Cuan, Anak Muda Jangan Ogah jadi Petani!

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.170
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Program  lahan rawa disulap jadi lahan pertanian di Sumsel berlanjut, lahan rawa yang dulu cuma jadi tempat main bebek dan buring sekarang bakal jadi lahan padi. Bahkan  Pak Gub. H. Herman Deru, udah kasih lampu hijau buat DPP Perhiptani untuk manfaatin rawa-rawa jadi sawah produktif. Tujuannya? Biar hasil panen makin tokcer! Buruan action […]

  • Pertamina NRE Dukung Upaya Transisi Energi KAI

    Pertamina NRE Dukung Upaya Transisi Energi KAI

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.015
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Jakarta – Pertamina NRE mendukung upaya PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam menurunkan emisi karbon melalui penyediaan PLTS di Stasiun Gambir. Peresmian pemanfaatan PLTS tersebut dilakukan KAI pada Senin (26/9).   Acara peresmian dilaksanakan di Stasiun gambir dan dihadiri oleh Direktur Keuangan KAI Salusra Wijaya beserta beserta jajaran direksi, serta Direktur Proyek dan Operasi Pertamina […]

expand_less
WordPress Archive Karma – Blog & Magazine Elementor Template Kit Karma – Responsive WordPress Theme Kartwow WP – Multipurpose WooCommerce Responsive Theme Kasal – Wedding & Event Planner Elementor Template Kit Kaskad – City Guide WordPress Theme Kastell – WordPress Theme for Single Properties and Apartments Kaswara | Modern Visual Composer Addons Katana Fruits – HTML5 Game Kate & Steve – Wedding Invitation Elementor Template Kit Katerio – Magazine & Blog WordPress Theme