Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Pos Yandu Ditengah Penerapan PPKM Tetap Ingatkan Protokes, Diperiksa Balita & Dianjurkan Langsung Pulang

Pos Yandu Ditengah Penerapan PPKM Tetap Ingatkan Protokes, Diperiksa Balita & Dianjurkan Langsung Pulang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
  • visibility 1.092
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEGIATAN Pos Yandu di Perumahan Pesona Harapan Jaya Blok C-1 RT50 Jalan KH. Azhari, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni Palembang tetap mengutamakan protocol kesehatan [Protokes], bahkan anak-anak belita pun diwajibkan juga menggunakan masker sesuai aturan protokes dimasa Pemberlakuan Pembatan Kegiatan Masyarakat [PPKM Mikro di Kota Palembang

Di tengah terik matahari sekitar pukul 08.00 WIB ibu –ibu yang berada di Perum Pesona tahap I, II, III dan Nirvana  terlihat antuas mendatangi Pos Yandu di rumah blok c-1 tahap I,ibu-ibu pun terlihat membawa anak –anaknya yang masih berusia belita, antara umur 8 bulan hingga 4 tahun.

Maklum pada minggu pertama bulan Juli jatah di Pos Yandu itu menimbang dan mengukur tinggi badan usia belita. Protokes kesehatan, tetap diingatkan terutama anak mengenakan masker dan terlihat juga tempat cuci tangan dan sabun disedikan saat masuk halaman rumah. “Kita tetap mengikuti protokes yang dianjurkan Pemerintah Kota Palembang apalagi saat ini baru diterapkan PPKM Mikro di Wilayah Palembang, “kata Emi  Wakil Ketua Pos Yandu di Perum Pesona, Jumat.

Dia mengaku semua paham dan mengikuti protokes, apalagi virus ini memiliki beraga varian dan lebih ganas terutama dapat menyerang anak usia dini. “Kita laksanakan kegiatan Pos Yandu tapi dengan menciptakan rasa nyaman dan aman, dan warga juga dianjurkan tidak berlama-lama, artinya setelah mendapat giliran anaknya untuk di periksa, langsung pulang untuk menghindari kerumunan,”ulasnya.

Dalam kegiatan ini ia mengaku diikuti sekitar 40 warga dengan menimbang dan mengukur tinggi anak usia dini, selain itu sosialisasi terkait covid juga tetap diingatkan ke seluruh warga bersama perwakilan petugas Puskesmas Kalidoni.

Panitia pun lanjutnya tetap memberikan makanan bergizi untuk anak-anak seperti bubur kacang hijau. Petugas juga selain memberikan sosialisasi protokes juga tetap mengingatkan warga yang hadir untuk lekas mengikuti vaksin gratis di Puskesmas Kalidoni.

Anggota Pos Yandu Perum Pesona Harapan Jaya menambahkan, 5 M terapkan disosialisasikan kepada warga yang ikut dalam kegiatan Pos Yandu, seperti memakai masker bukan saja untuk ibu-ibunya, namun anak-anak balita, jika tidak menggunakan masker dari rumah, panitia sudah menyiapkan masker yang dibagikan untuk anak-anak.

“Sengaja kami alokasi dana dari kencleng mereka setiap kegiatan Pos Yandu, untuk diberikan masker yang akan dibagikan ketika mereka tidak menggunakan masker,” akunya.

Selanjutkan menyediakan air yang mengalir untuk mencuci tangan dengan menggunakan  sabun, menjaga jarak dalam kegiatan tersebut,  menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi selama kegiatan. Oleh sebab lanjut dia sehari sebleum kegiatan pos yandu kami sudah umumkan via selembaran dan via grup media sosial perumahan. “Hasilnya cukup efektif mereka patuh, mereka datang tidak dengan waktu bersamaan, hanya satu orang bersama anaknya hingga 3 orang bersama anaknya,”akunya.

Bahkan saat ini tambah Jana bukan lagi 5 M melainkan 6M sudah disosialisasikan, langkah ini setidaknya dapat mengedukasi masyarakat perumahan sesuai kebijkan dalam penerapan PPKM dari pusat dan Pemkot Palembang, yakni basahi kedua tangan, gosokkan kedua tangan, usap dan gosok kedua punggung tangan, gosok sela-sela jari tangan, ujung jari saling mengunci, gosok dan putar ibu jari bergantian serta gosok perlahan telapak tangan dengan ujung jari.

“Alhamudullilah mereka [Ibu- perumahan] sudah paham semua rata-rata membawa sendiri Hand Sanitizer Alkohol sendiri, artinya sedikit -sedikit mereka paham dengan bahaya covid-19 yang memang tak bisa diraba dan rasa dengan kasat mata tersebut,”ulasnya.

Penekanan terhadap bahaya panyakit yang rentan menular dari Wuhan China, menjadi prioritas disosialisasi di masyarakat, bukan saja saat ada kegiatan RT namun sering di grup medsos, warga saling mengingatkan, karena sistem keluargaan yang dibangun sudah lama di Perum tersebut.

Dia menceritakan, selama penyakit ini mewabah sejak tahun lalu, hanya satu keluarga yang baru positif, dan itu cepat ditanggulangi akhirnya sembuh, selain menghantar ke rumah sakit masyarakat juga berjibaku untuk membantu sebagian keluarga yang positif itu di isolasi mandiri di rumah, dengan pergantian mengirim makan siap saji ke rumahnya.

Dengan pengamalan ini, paparnya masyarakat sadar betapa bahaya penularan covid -19 tersebut, sehingga kebiasaan baru dan penerapan dari 3 M, 5  bahkan sekarang 6 M tetap disuarakan melalui medsos grup Perumahan karena saling mengingatkan tersebut menjadi mereka membiasakan diri menerapkan protokes.

Bahkan ada warga yang tak sadar tak menerapkan protokes tetap diingatkan, sehingga setiap ada kegiatan penerapan protokes tetap dilaksanakan dan sudah menjadi kebiasaan. “Kesadaran akan bahaya tersebut, sudah hal utama, bahkan setiap rumah juga banyak yang menyediakan air bersih dan sabun untuk mencuci tangan,”akunya.

Terlebih saat kegiatan seperti Pos Yandu selain mengumumkan dari corong pengeras mik Masjid, sebelum kegiatan ibu -ibu dan anaknya sudah diingatkan penerapan protokes tersebut. “Kami ingin kampung kami bersih, nyaman, oleh sebab itu kami dengan masif selalu memberikan edukasi kepada warga,alhasil semuanya sudah sangat menyadari dan membiasakan diri,”urainya.

Seperti saat ini Pemerintah juga tengah gencar melakukan vaksinasi, mereka juga sudah melaksanakan, hingga kini mereka terus bergantian untuk mendatangi vaksinasi yang telah diatur dan di koordinator ke RT.

Gunanya agar mereka datang juga tidak serempak dalam waktu bersamaan, mereka juga diberikan nomor urut sehingga tertib, setelah divaksin menginfirmasikan kepada warga lain nomor urut berikutnya melalui medsos untuk mendatangi Puskemas.

Dengan cara ini, lanjut dia setidaknya warga paham, manfaat setelah di vaksin dan bisa menjalankan aktivitas dengan tetap menjaga protokes, apalagi kami punya slogan ‘sehat itu mahal’  untuk menjadi bahan intropeksi bagi diri mereka dan mensosialisikan kepada anggota keluarganya. Tanpa kesadaran dukungan masyarakat juga, tambah dia apa pun bentuknya kebijikan dari pemerintah itu tidak mungkin berjalan mulus.[***]

Irwan Wahyudi

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor, Sekda Pemkab Muara Enim Wujudkan Penduduk Tumbuh Seimbang & Keluarga Berkualitas

    Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor, Sekda Pemkab Muara Enim Wujudkan Penduduk Tumbuh Seimbang & Keluarga Berkualitas

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.581
    • 0Komentar

    MEMPERINGATI Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-28, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Emran Tabrani, M.Si., mewakili Bupati Muara Enim, Kamis (24/06) membuka dan meresmikan kegiatan pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) IUD dan pemasangan cangkok (implant) satu batang gratis secara serentak sejuta akseptor yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) […]

  • Banjir Kota Lubuklinggau Surut, BPBD Minta Masyarakat Tetap Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

    Banjir Kota Lubuklinggau Surut, BPBD Minta Masyarakat Tetap Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.551
    • 0Komentar

    SEBANYAK delapan kelurahan di empat kecamatan yang masuk dalam wilayah administrasi Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan, terdampak banjir. Peristiwa banjir itu terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Lubuklinggau sejak Minggu (26/9) dini hari, pukul 00.00 WIB. Data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Damkar Kota Lubuklinggau, delapan kelurahan tersebut meliputi Kelurahan Muara Enim dan […]

  • Kata-kata mutiara sambut libur akhir pekan

    Kata-kata mutiara sambut libur akhir pekan

    • calendar_month Jumat, 7 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.489
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Tak terasa para pegawai khususnya PNS, BUMN dan lainnya sudah ketemu lagi dengan libur akhir pekan,[sabtu -minggu] atau yang sering disebut sebagai akhir pekan atau weekend. Ini adalah waktu di mana banyak orang biasanya tidak bekerja atau sekolah, dan mereka menggunakan waktu ini untuk beristirahat, bersantai, dan menikmati berbagai kegiatan yang mereka sukai. Selama […]

  • Digitalisasi, Peluang Besar untuk Mahasiswa Bawa Perubahan  

    Digitalisasi, Peluang Besar untuk Mahasiswa Bawa Perubahan  

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 900
    • 0Komentar

    DIGITALISASI  merupakan peluang besar bagi mahasiswa dalam membawa perubahan Hal itu diungkap Sekretaris Daerah [Sekda] Pemkot Palembang Ratu Dewa  saat menghadiri pengukuhan dan loka karya Forum Mahasiswa Palembang (Formabang) masa bakti 2021-2023, di Cafe Janji Kelingking Jalan Sultan Mansyur,  Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, kemarin. Oleh sebab itu, bila sosok mahasiswa harus memiliki […]

  • Hujan Turun, Petani Karet Ikutan Murung

    Hujan Turun, Petani Karet Ikutan Murung

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.550
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Lahat – Curah hujan yang turun sangat tinggi membuat  petani karet  di Kabupaten Lahat  kian murung, belum  lagi persoalan global yang membuat mereka terus merenung soal kebutuhan hingga makin terpuruknya harga jual karet ditingkat pengumpul, toke karet, pasalnya kualitas  akan rendah akibat air hujan. Meskipun memang saat ini berbagai upaya  Pemerintah Provinsi Sumsel sendiri […]

  • Kolaborasi Dekranasda Muba & Disnakertrans, Latih Emak-emak & Milenial Tingkatkan Kualitas Gampo

    Kolaborasi Dekranasda Muba & Disnakertrans, Latih Emak-emak & Milenial Tingkatkan Kualitas Gampo

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 768
    • 0Komentar

    DINAS Tenaga Kerja  dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Muba terus memaksimalkan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal di Bumi Serasan Sekate. Kali ini, bersama Dekranasda Muba yang diketuai Thia Yufada Dodi Reza, Disnakertrans menyisir kalangan emak-emak dan remaja putri milenial untuk dilatih dan meningkatkan kualitas produksi kain jumputan Gambo Muba. “Hari ini Disnakertrans bersama Dekranasda Muba […]

expand_less
WordPress Archive Pricing Tables – VC Addon Prider – LGBTQ & Gay Rights Festival Template Kit PrimeInvest – Finance and Consulting WordPress Theme Primer – Angular & React Material Design Admin Template Primrose – Minimal WooCommerce Theme Printify – Printing Company Elementor Template Kit PrintSpace – Printing Services & Design Online WooCommerce WordPress theme Printx – Printing Services WordPress Theme Printy — Print Shop & Design Company WordPress Theme Priority – Multipurpose WordPress