Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Langkah Kecil, Perubahan Besar, Usai Subuh Tengok Wajah Palembang

Langkah Kecil, Perubahan Besar, Usai Subuh Tengok Wajah Palembang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • visibility 894
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Fajar baru saja merekah di langit Palembang ketika Wali Kota Ratu Dewa melangkah keluar, menyusuri jalanan kota yang masih sunyi, kemarin.

Namun, perjalanannya pagi itu bukan sekadar olahraga biasa. Setiap pijakan yang ia ambil membawa arti, setiap pandangan yang ia layangkan menandakan perhatian mendalam terhadap wajah kota yang ia pimpin.

Ditemani sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), langkahnya membelah jalan dari Tanjung Barangan, melewati Parameswara, Demang Lebar Daun, hingga ke Rumah Dinas Wali Kota di Kambang Iwak. Ini bukan sekadar rute biasa. Ini adalah jalur inspeksi langsung, di mana setiap detail—dari tumpukan sampah yang tak pada tempatnya hingga drainase yang tersumbat—menjadi catatan tersendiri dalam benaknya.

“Saya ingin memastikan setiap sudut kota ini terkelola dengan baik,” ujarnya sembari menunjuk ke arah baliho yang terpasang sembarangan. Sampah, tata ruang, hingga kemacetan, semuanya ada dalam daftar perhatiannya.

Ia tak ingin sekadar mendengar laporan di meja kerja; ia ingin melihat sendiri, merasakan denyut nadi kota ini di antara warganya.

Lebih dari sekadar inspeksi, langkah kaki Ratu Dewa mencerminkan sebuah filosofi kepemimpinan yang nyata. Ia tak ingin hanya mengandalkan kebijakan di atas kertas, tetapi memastikan bahwa kebijakan itu hidup di lapangan. Pohon-pohon yang mati tak hanya ditebang, tetapi harus segera diganti dengan yang baru.

Kemacetan tak hanya dikeluhkan, tetapi harus dicari solusinya dengan melibatkan berbagai pihak.

Kegiatan ini juga menjadi tolok ukur bagi jajaran OPD. Apakah mereka mampu mengelola waktu dengan baik? Sejauh mana koordinasi lintas instansi berjalan efektif? Bagaimana peran masyarakat dalam turut menjaga kebersihan dan keteraturan kota? Semua ini bukan sekadar tugas administratif, tetapi wujud nyata dari kepemimpinan yang berdampak.

Langkah kecil di subuh itu mengandung pesan besar: perubahan tidak datang dalam sekejap, tetapi harus dimulai dari kesadaran dan tindakan konkret.

Dari jalanan yang ia telusuri, tergambar harapan akan Palembang yang lebih tertata, lebih bersih, dan lebih nyaman bagi warganya.

Kini, tantangan terbesarnya adalah kesinambungan. Sebab, kota yang maju bukan hanya soal infrastruktur yang megah, tetapi juga kepedulian yang konsisten dari pemimpinnya dan partisipasi warganya.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • AMSI Sumbar Dipimpin Pemred Covesia.com

    AMSI Sumbar Dipimpin Pemred Covesia.com

    • calendar_month Selasa, 7 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    Sumbar merupakan wilayah ke dua yang melaksanakan konferensi

  • Kominfo Pemkab Muara Enim Gelar Rapat  Penerapan Smart City

    Kominfo Pemkab Muara Enim Gelar Rapat  Penerapan Smart City

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.729
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Muara Enim melalui Kominfo menggelar rapat  Program ataupun Penerapan Smart City di Kabupaten Muara Enim. Dalam rapat tersebut dipimpin langsung Kadiskominfo Muara Enim Ardian Arifanardi  di Ruang Rapat Pangripta Nusantara, Kantor Bappeda Muara Enim, Jum’at (30/4/2021). Menurut Kadiskominfo membahas Rapat Evaluasi Smart City dan Penunjukan Penanggung Jawab (PIC) 6 (enam) Dimensi Smart City (Smart […]

  • Gubernur Segera Surati Mendikbudristek, Pastikan Kelanjutan Pendidikan Mahasiswi Korban Pelecehan di Kampus Unsri

    Gubernur Segera Surati Mendikbudristek, Pastikan Kelanjutan Pendidikan Mahasiswi Korban Pelecehan di Kampus Unsri

    • calendar_month Senin, 6 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 683
    • 0Komentar

    KASUS dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum dosen salah satu PTN di Sumsel terhadap mahasiswinya masih menjadi perhatian serius Gubernur Sumsel H Herman Deru. Bahkan, Gubernur Herman Deru langsung mengistruksikan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sumsel untuk terus melakukan pendampingan terhadap korban. Gubernur Herman Deru melalui Plt Kepala Dinas PPPA Sumsel Henny […]

  • Luncurkan 5G, Upaya Dorong  Inovasi Digital Semakin Berkembang, Bagaimana Kesiapan Infrastruktur

    Luncurkan 5G, Upaya Dorong Inovasi Digital Semakin Berkembang, Bagaimana Kesiapan Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.328
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan, kesiapan operator seluler dalam menggelar infrastruktur jaringan telekomunikasi seluler generasi kelima atau 5G di Indonesia dapat mendorong lompatan besar bagi inovasi digital di Indonesia. “Melalui 5G, adopsi dan inovasi teknologi digital di berbagai sektor dapat terus kita tingkatkan, baik untuk pengembangan ekonomi, health technology, education technology, electronic […]

  • Bangun Embung, Ini Manfaatnya

    Bangun Embung, Ini Manfaatnya

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    PEMBANGUNAN Embung di Kota Lubuk Linggau banyak sekali manfaatkan dimana cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan, untuk menjaga kualitas air tanah, mencegah banjir serta menampung air hujan di musim hujan dan lalu digunakan petani untuk mengairi lahan di musim kemarau.   “Tadi pak Walikota meceritakan.soal pembangunan Embung dan langsung saya […]

  • Cabe Jamu Madura Rp130 Ribu/Kg, 220 KPM Kemensos Dibidik Masuk Pasar Ekspor

    Cabe Jamu Madura Rp130 Ribu/Kg, 220 KPM Kemensos Dibidik Masuk Pasar Ekspor

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Cabe jamu Madura dengan harga beli hingga Rp130 ribu per kilogram kini menjadi komoditas pemberdayaan 220 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Para penerima PKH dan Sembako itu dibidik beralih menjadi petani mandiri yang terhubung dengan pasar ekspor. Program tersebut dikembangkan Kementerian Sosial melalui Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dengan menggandeng […]

expand_less
WordPress Archive Gsquare – Real Estate Theme Gueni – Business Solution Elementor Template Kit Guidan – NonProfit Charity WordPress Theme Gunomic – Shooting Range & Gun Club Elementor Template Kit Gunslinger — Gun Store & Hunting WordPress Theme Guru | Learning Management WordPress Gustablo | Restaurant & Cafe Responsive WordPress Gustavo | Mexican Grill, Bar & Restaurant WordPress Theme Gute – Minimalist Blog Elementor Template Kit Gutenberg Clipboard – clipboard for Block Editor blocks