Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Gandus Disulap Jadi Taman Fauna Modern

Gandus Disulap Jadi Taman Fauna Modern

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
  • visibility 899
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,  – Ada kabar menggembirakan untuk kita semua, terutama buat emak-emak yang selama ini kalau liburan cuma mentok di mal, dan anak-anak yang kalau lihat gajah cuma bisa dari Youtube atau stiker WA. Kini, Palembang bersiap-siap naik kelas di dunia pariwisata, bukan lagi kota pempek doang, tapi juga bakal punya Taman Safari-nya sendiri!

Ya, betul, bukan taman safari rasa-rasa, tapi yang beneran, dengan hewan beneran, dan (semoga) pengunjungnya bukan cuma bawa nasi kotak dan stereo bluetooth.

Proyek ini sedang digarap serius oleh Pemkot Palembang, tepatnya di kawasan Gandus. Lokasinya udah dapet restu, tinggal dibangun aja. Wali Kota Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam pun udah tampil bak duo MC acara khitanan, kompak bener menyampaikan misi mereka ke publik dan kementerian.

“Insya Allah, pengelolaan Punti Kayu akan dilakukan oleh Kota Palembang, dan ini akan menjadi wisata baru yang cukup menjanjikan,” ujar Ratu Dewa, sambil menaburkan harapan seperti garam di sambal terasi.

Gandus, yang selama ini lebih dikenal sebagai “kampung sebelah yang jauh dari pusat kota”, kini naik daun. Luas lahannya 12 hektare. Cukup untuk bikin safari, lapangan bola, dan tempat istirahat driver ojek online sekaligus. Dan kabarnya, sudah ada investor tajir yang siap modalin. Jadi bukan hanya mimpi di siang bolong, tapi ini sudah masuk tahap, “tinggal nyalain mixer buat ngaduk adonan.”

Menurut Wakil Wali Kota Prima Salam, konsep kebun binatangnya beda dari Punti Kayu. Kalau Punti Kayu nanti mau disulap jadi taman ala-ala Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta lengkap dengan restoran, tempat loncat-loncatan, dan spot selfie buat influencer kelas menengah ke atas, maka kebun binatang di Gandus akan didesain seperti Taman Safari Indonesia. Artinya, bukan cuma monyet di kandang, tapi bisa jadi harimau lewat depan mobil kita, atau zebra yang lebih eksis dari pengunjungnya.

Coba bayangkan. Anak-anak Palembang yang selama ini kalau ditanya soal jerapah cuma bisa jawab, “itu yang ada di TV, Ma,” nanti bisa jawab, “yang kemarin ngintip pas aku makan mi ayam di mobil, Ma.”.Betapa naik daunnya kualitas cerita anak-anak sekolah dasar nanti.

Pemkot bilang, proyek ini akan direalisasikan “secepat-cepatnya.” Tapi kita semua tahu, dalam bahasa birokrasi, “secepat-cepatnya” bisa berarti mulai dari minggu depan sampai pemilu berikutnya. Tapi jangan suudzon dulu, karena dari narasi yang disampaikan, tampaknya memang serius. Udah ketemu Dirjen Konservasi, udah ada investor, udah kayak mau buka franchise KFC baru.

Dan jangan salah, Indonesia bukan yang pertama soal beginian. Di Thailand ada Safari World Bangkok yang rame terus walau panasnya kayak oven. Di Singapura, Night Safari-nya bahkan bisa ngajak jalan malam bareng binatang. Di Jerman, kebun binatang Berlin jadi wisata utama dan harimau di sana punya jadwal makan yang lebih disiplin daripada kita saat puasa.

Artinya? Wisata fauna itu laku! Dan kalau Palembang bisa nyusul, ini bisa jadi perombakan citra wisata yang serius. Tak lagi hanya jembatan Ampera dan sungai yang penuh kenangan (dan kadang sampah), tapi juga kota tempat gajah dan orangutan bisa selfie bareng pengunjung.

Proyek ini memang ambisius. Tapi justru di situlah seninya. Kalau Palembang bisa punya “Gandus Safari Park”, maka kita semua bisa bangga bilang. “Dulu, Gandus tempat nyari ilalang buat lempar layangan. Sekarang? Tempat ngelihatin singa tidur siang.”

Tapi ingat ya, kalau nanti udah jadi, tolong jangan lemparin makanan ke hewan. Kasian. Harimau itu dietnya ketat, bukan fans nasi padang. Dan semoga Punti Kayu juga jadi seperti yang direncanakan bukan lagi hutan tempat pacaran diam-diam, tapi taman keluarga yang bisa bersaing sama tempat healing ala selebgram.

Karena ya, masa Jakarta punya PIK, Bandung punya Lembang, Bali punya Ubud, masa Palembang cuma punya… kenangan?. Ayo, kita dukung! Biar nanti kalau orang bilang, “eh liburan ke mana?” Kita bisa jawab  “Ke Gandus, lihat jerapah. Habis itu makan pempek. Hidup ini indah, bro.”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Mutasi Muba: Bupati Toha Gelar Sirkus Perpindahan Kursi, Semangat Baru Semester II!”

    “Mutasi Muba: Bupati Toha Gelar Sirkus Perpindahan Kursi, Semangat Baru Semester II!”

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    MUTASI pejabat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bak panggung sirkus yang penuh warna dan kejutan. Bupati Muba H M Toha SH menggelar pelantikan sekaligus mutasi besar-besaran di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (11/8/2025). Ini bukan sekadar ganti kursi, tapi upaya menyalakan mesin birokrasi agar ngebut di semester kedua tahun 2025. Dari kepala dinas hingga […]

  • Visa-Free Economy, Saat Dompet Digital Lebih Cair dari Politik

    Visa-Free Economy, Saat Dompet Digital Lebih Cair dari Politik

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 891
    • 0Komentar

    SEANDAINYA anda berdiri di bandara, paspor di tangan, wajah agak panik, karena antrean imigrasi panjang seperti antre minyak goreng subsidi. Sementara di layar ponsel, dompet digital Anda baru saja “cling” menerima transfer dari teman di luar negeri. Ironis ya? Masuk negara orang masih ditanyai petugas imigrasi, tapi uang Anda sudah lebih dulu melintasi perbatasan tanpa […]

  • Kota Bengkulu Programkan Buat KTP Antar Alamat

    Kota Bengkulu Programkan Buat KTP Antar Alamat

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 716
    • 0Komentar

    KADIS Diknas dan Kebudayaan Kota Serang, Alpedi bersama rombongan (60 orang) yang didominasi kepala sekolah berkunjung ke Kota Bengkulu, belum lama ini. Kunjungan kerja itu dalam rangka melakukan studi banding terkait program-program dan inovasi pendidikan di Kota Bengkulu. Rombongan dari Diknas Kota Serang disambut langsung oleh Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Sekda Arif Gunadi dan […]

  • Wawako Jalani Vaksin ke II, Wako & Sekda Pantau Pelaksanaan, 100 Jurnalis Ikut Divaksin

    Wawako Jalani Vaksin ke II, Wako & Sekda Pantau Pelaksanaan, 100 Jurnalis Ikut Divaksin

    • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 840
    • 0Komentar

    WAKIL  Walikota Palembang  Fitrianti Agustinda, kembali menjalani suntik vaksin tahap kedua setelah  sebelumnya menjalanivaksin tahap pertama dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang. Tahap ke dua vaksinasi ini dilaksanakan di Rumah Dinas Walikota Palembang Jalan Tasik, Palembang, Senin (15/3/2021) pagi. Selain itu vaksin  juga diikuti 100 jurnalis, vaksin untuk jurnalis merupakan  tahap pertama.  […]

  • Gubernur Launching Literasi Bahasa Isyarat, Grafik Literasi di Sumsel Meningkat Lampaui Target Nasional

    Gubernur Launching Literasi Bahasa Isyarat, Grafik Literasi di Sumsel Meningkat Lampaui Target Nasional

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 794
    • 0Komentar

    MASIFNYA upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam menumbuhkan minat baca atau literasi menuai sukses. Dimana   hasilnya sangat membanggakan terjadi grafik pertumbuhan literasi yang signifikan  pada awal tahun 2022 ini capaian grafik peningkatan literasi di Sumsel meningkat 14,57 persen atau  melampaui target nasional sebanyak 13,53 persen. Peningkatan literasi tersebut diyakini akan terus meningkat dengan adanya […]

  • Dampak Multiplier Effectnya Sangat Besar dari TKDN Ungkap Dirut Pertamina, Apa Saja !

    Dampak Multiplier Effectnya Sangat Besar dari TKDN Ungkap Dirut Pertamina, Apa Saja !

    • calendar_month Rabu, 7 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.009
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta,- Pertamina mencatat peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 61%, lebih tinggi dari target perusahaan, dengan nilai TKDN mencapai USD 1,5 miliar.Hal ini tentunya sejalan dengan pertumbuhan kinerja keuangan PT Pertamina (Persero) yang mencapai kinerja tertinggi dalam sejarah, operasional Perseroan di berbagai lini bisnis turut bertumbuh. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, “Saya […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Product Category Image Addon For Elementor WooCommerce Product Condition Plugin WooCommerce Product CSV Import Suite WooCommerce Product Dealers & Retailers WooCommerce Product Documents WooCommerce Product Enquiry Form WooCommerce Product Enquiry & WooCommerce Request A Quote Plugin WooCommerce Product Featured Video Content Plugin WooCommerce Product Filter WooCommerce Product Finder