Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Angkot Feeder : “Si Kecil jadi Tulang Punggung LRT “

Angkot Feeder : “Si Kecil jadi Tulang Punggung LRT “

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
  • visibility 978
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kemacetan di Palembang bukan lagi sekadar gangguan, tapi sudah menjadi momok bagi warganya. Dengan 31 titik kemacetan yang tersebar di berbagai sudut kota, perjalanan yang seharusnya singkat bisa berubah menjadi drama panjang di jalanan. Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tak tinggal diam. Bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub), mereka terus berupaya mencari solusi jangka panjang.

Salah satu gebrakan terbaru adalah penambahan angkot feeder LRT Koridor 8 yang menghubungkan Asrama Haji dengan Talang Betutu. Langkah ini bukan hanya sekadar menambah jalur transportasi umum, tapi juga bagian dari strategi besar untuk mengajak masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke moda transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Namun, pertanyaan besar masih menggantung, karena apakah masyarakat siap beralih? atau justru tetap memilih “berjuang” di kemacetan dengan kendaraan pribadi mereka?

Sejak diperkenalkan pada 2022, angkot feeder telah melayani lebih dari 12 ribu penumpang. Bahkan, 30 persen pengguna LRT di Palembang berasal dari feeder ini, menandakan bahwa angkot feeder bukan sekadar pelengkap, tapi menjadi elemen vital dalam sistem transportasi kota.

Menurut Rode Paulus, Kepala Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel, Koridor 8 yang baru ini diharapkan bisa semakin meningkatkan akses masyarakat ke LRT.

“Rute ini memiliki panjang sekitar 17 km, dan kami harap dengan adanya feeder, lebih banyak orang tertarik naik LRT. Tapi ini perlu dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat,” ujar Rode dalam peresmian koridor baru  Jumat akhir pekan lalu.

Jika masyarakat semakin terbiasa menggunakan angkot feeder, LRT bisa menjadi pilihan utama dalam mobilitas harian, mengurangi beban jalanan, dan tentu saja, mengurangi kemacetan yang semakin menggila.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, optimistis bahwa kehadiran feeder bisa menjadi game changer dalam upaya mengatasi kemacetan di kota ini.“Angkot feeder ini lebih aman, nyaman, dan murah. Bahkan kita akan mendorong lebih banyak ASN serta masyarakat umum untuk naik LRT agar kemacetan berkurang,”tegasnya.

Bukan hanya itu, Pemkot Palembang juga berencana menambah 5 hingga 10 koridor feeder baru agar semakin banyak wilayah terhubung langsung dengan stasiun LRT. Dengan begitu, masyarakat tak perlu lagi ragu untuk beralih ke transportasi umum.

Namun, menambah koridor feeder saja tidak cukup jika masyarakat tetap enggan meninggalkan kendaraan pribadinya. Budaya “lebih nyaman pakai motor atau mobil sendiri” masih menjadi tantangan besar.

Satu hal yang seharusnya menjadi daya tarik utama angkot feeder adalah gratis ! Ya, semua delapan koridor feeder yang sudah beroperasi saat ini bisa digunakan tanpa biaya sepeser pun.

Gratis

“Angkot feeder ini nyaman, aman, dan yang paling penting, gratis! Jika masyarakat semakin banyak yang memanfaatkannya, maka impian Palembang bebas macet bukan sekadar wacana,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto.

Tapi kenyataannya? Masih banyak masyarakat yang enggan beralih. Sebagian besar merasa bahwa kendaraan pribadi lebih fleksibel, meskipun harus terjebak di tengah kemacetan yang mengular.

Bahkan, ada juga yang belum terbiasa dengan pola pikir “park and ride”—yakni menggunakan kendaraan pribadi hingga titik tertentu, lalu melanjutkan perjalanan dengan transportasi umum.

Menambah angkot feeder dan memperluas jaringan transportasi adalah satu hal, tapi mengubah kebiasaan masyarakat adalah tantangan yang jauh lebih besar.  Apakah Warga Palembang Siap Berubah?

Karen meskipun feeder LRT sudah gratis, nyaman, dan bisa menghindarkan dari stres macet, tetap saja banyak yang memilih membawa kendaraan pribadi. Ini bukan sekadar soal fasilitas, tapi tentang mengubah pola pikir.

Sebagai contoh, di banyak negara maju seperti Jepang atau Singapura, masyarakatnya lebih memilih transportasi umum karena sudah terbiasa dengan sistem yang efisien. Di Indonesia, terutama di Palembang, mindset ini masih dalam tahap awal.

Jika masyarakat tetap enggan beralih, maka kemacetan akan terus terjadi, dan pada akhirnya, tidak ada solusi yang benar-benar bisa mengatasi masalah ini.

Dengan bertambahnya angkot feeder LRT, Palembang sedang menuju sistem transportasi yang lebih modern dan efisien. Apakah warga siap berubah?

Jika masyarakat masih lebih nyaman terjebak macet di kendaraan pribadi, maka tambahan feeder, LRT, dan berbagai fasilitas lainnya tidak akan banyak berarti. Namun, jika semakin banyak yang sadar dan mulai menggunakan angkot feeder serta LRT, Palembang bisa benar-benar terbebas dari kemacetan dalam beberapa tahun ke depan. Sekarang, pilihan ada di tangan kita.Mau stuck di macet atau pindah ke transportasi umum yang lebih nyaman dan gratis? [***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ungkap Kasus Narkoba,Pemkab Muba Apresiasi Keberhasilan Jajaran Polres

    Ungkap Kasus Narkoba,Pemkab Muba Apresiasi Keberhasilan Jajaran Polres

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin  (Muba)  mengapresiasi dan sampaikan ucapan terimakasih kepada jajaran Polres Muba atas keberhasilan memberantas peredaran Narkotika di Bumi Serasan Sekate. “Polres Muba terbukti tidak main-main memberantas peredaran naskoba di bumi Serasan Sekate ini, keberhasilan patut diapresiasi dan diacungi jempol oleh  masyarakat dan Pemkab Muba, satu demi satu tersangka yang terlibat ditangkap disertai […]

  • Aplikasi PeduliLindungi Mengalami Kendala, Ini Tipsnya

    Aplikasi PeduliLindungi Mengalami Kendala, Ini Tipsnya

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.850
    • 0Komentar

    APLIKASI PeduliLindungi saat ini menjadi satu-satunya platform yang digunakan masyarakat untuk melakukan sejumlah aktivitas sosial. Rekam jejak penggunanya akan termuat dalam aplikasi resmi yang dibuat pemerintah ini. Banyak manfaat yang didapatkan dalam menggunakan Aplikasi PeduliLindungi. Pertama adalah untuk verifikasi pelaksanaan vaksinasi. Pasalnya, sertifikat vaksin akan tersimpan di dalam aplikasi ini baik dosis pertama maupun dosis […]

  • Kantor Gub. Sumsel Bakal Direnovasi, Fasilitas Apa Saja Yang Ditambah ?

    Kantor Gub. Sumsel Bakal Direnovasi, Fasilitas Apa Saja Yang Ditambah ?

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    SETELAH direnovasi terakhir pada tahun 2016 silam, gedung kantor Gubernur Sumsel yang berlokasi di Jalan Kapt. A.Rivai kini kembali dipugar. Tanpa menghilangkan bentuk bangunan aslinya, kantor orang nomor satu di Sumsel itu nantinya akan dilengkapi sejumlah fasilitas baru. Fasilitas itu di antaranya yakni roof garden di bagian lantai atas, dan alun-alun (plaza) di bagian halaman depan. […]

  • Perdana, 19,8 ton kopi robusta berkualitas Sumsel di Ekspor ke Negeri Jiran

    Perdana, 19,8 ton kopi robusta berkualitas Sumsel di Ekspor ke Negeri Jiran

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.612
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Sebanyak 19,8 ton kopi robusta berkualitas Sumatera Selatan, dengan standar defect maksimum 80 diekspor ke Negeri Jiran -Malaysia.   Ekspor perdana itu  dilakukan  PT. Agri Ekspor Indonesia, sebuah perusahaan eksportir kopi  dipimpin  generasi milenial melalui Pelabuhan Boom Baru Palembang.   “Ekspor kopi robusta merupakan tonggak sejarah baru bagi Sumsel, terima kasih Pelindo yang […]

  • Ekspor 3 Juta Mobil, Toyota Bisa Jadi Sahabat Petani Karet Sumsel?

    Ekspor 3 Juta Mobil, Toyota Bisa Jadi Sahabat Petani Karet Sumsel?

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.615
    • 0Komentar

    DUNIA otomotif ada yang namanya “tonggak sejarah”, maka Toyota Indonesia baru saja menancapkan tonggak itu, bukan di tanah liat, tapi di jalan ekspor dunia, karena tiga juta unit mobil sudah meluncur dari pabrik Karawang ke lebih dari 100 negara. Coba bayangkan, tiga juta mobil itu kalau disusun dari Palembang sampai Lubuk Linggau Sumatera Selatan, bisa […]

  • BRIN Perkuat Kajian Mineral Strategis Indonesia, dari Logam Tanah Jarang hingga Zirkon

    BRIN Perkuat Kajian Mineral Strategis Indonesia, dari Logam Tanah Jarang hingga Zirkon

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Kajian PRSDG BRIN mengintegrasikan aspek geologi, mineralogi, geokimia, dan pengolahan untuk memperkuat pemahaman sistem mineral Indonesia. SUMSELTERKINI.CO.ID – Pengembangan mineral strategis Indonesia membutuhkan pemahaman yang tidak hanya mencakup keberadaan dan potensi sumber daya, tetapi juga karakteristik mineral, proses geologi yang membentuknya, hingga peluang pengolahan dan peningkatan nilai tambah. Pendekatan terpadu tersebut menjadi bagian dari kajian […]

expand_less
WordPress Archive Publisher – Newspaper Magazine AMP Pubzinne – Sports Bar WordPress Theme Puca – Optimized Mobile WooCommerce Theme Puddy – Food Delivery App Elementor Template Kit Puff Clouds – Vape Store Elementor Template kit Pulse – Academic Personal WordPress Theme Pulse Animation – Map pulsating for WordPress Pupi – Pet Shop & Pet Supplies Elementor Template Kit Pur – Spa WordPress Theme Puregiven – Charity WordPress Theme