Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Otomotif » Xiaomi, Nasi Goreng & Mimpi Indonesia Jadi Dapur Dunia

Xiaomi, Nasi Goreng & Mimpi Indonesia Jadi Dapur Dunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 1.115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERNAH nggak, bro, makan di warung nasi goreng yang rame banget, tapi tiap kali pesen, abangnya bilang, “Telurnya habis, Bang”? Nah, kira-kira begitulah nasib Indonesia di mata dunia industri, tempatnya strategis, dapurnya luas, tapi kadang kompor ngebul, spatula bengkok, dan minyaknya udah tiga kali dipakai goreng ayam. Tapi ajaibnya, pelanggan tetap ngantri.
Dan yang paling sering nongol belakangan ini, ya.. si pelanggan langganan dari Tiongkok itu, namanya Xiaomi.

Si Xiaomi ini awalnya cuma langganan beli nasi goreng rasa smartphone sama televisi, tapi sekarang mulai ngelirik menu baru mobil listrik. Lha, siapa sangka? dari yang dulu jual HP buat nelpon mantan, sekarang malah bikin mobil buat ngantar mantan nikah sama orang lain. Tapi ya gitu, bisnis tuh kayak cinta karena kalau udah klik, bisa berkembang ke mana aja.

Makanya, waktu Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita nongol di Shanghai buat ketemu bos-bos Xiaomi, suasananya kayak pelanggan dan tukang nasi goreng lagi ngobrol serius soal  mau buka cabang baru, nih…sehingga pemerintah ngerayu biar Xiaomi nggak cuma numpang makan, tapi juga buka dapur di Indonesia. Soalnya, kalau Xiaomi beneran masak mobil listrik di sini, Indonesia bisa naik kelas, dari tukang goreng jadi chef otomotif dunia.

Minggu kemarin, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita nongol di Shanghai buat ngobrol sama bos-bos Xiaomi, bukan buat beli HP, tapi buat ngerayu biar si pabrikan asal Tiongkok itu makin serius nanem modal di Indonesia. Katanya, mereka udah investasi Rp3 triliun buat bikin smartphone, tablet, dan televisi di sini. Lumayan lah, daripada duitnya ditanam di kripto yang naik-turun kayak harga cabai.

Namun, Menperin nggak mau Xiaomi cuma numpang ngelapak doang, beliau minta Xiaomi bikin rencana bisnis lima tahun ke depan, karena ibaratnya pacar, disuruh serius. “Kalau mau ke mana hubungan ini?”, gitu kira-kira nada halusnya, pasalnya buat pemerintah, investasi itu bukan cuma urusan duit, tapi juga janji jangka panjang, antaral lain transfer teknologi, buka lapangan kerja, dan bikin ekonomi nasional nggak kayak kipas angin muter di tempat tapi tetap panas.

Yang lebih menarik, pemerintah juga nyenggol soal mobil listrik, yup, Xiaomi sekarang nggak cuma jual HP, tapi juga bikin mobil listrik kece namanya Xiaomi SU7. Nah, Menperin pengin mereka juga bikin dapur di sini, soalnya Indonesia lagi pengen jadi pemain utama di industri hijau. Kan, sayang nikel numpuk, tapi yang bikin baterai tetap orang lain, ibarat punya sawah luas, tapi berasnya malah beli dari sebelah.

Kalau Xiaomi beneran mau bikin mobil listrik di Indonesia, itu bisa jadi langkah penting, tapi ya tentu aja, tantangannya nggak sedikit. Jalan kita masih banyak lubang, listrik kadang byar-pet, dan pengisian daya mobil listrik masih kayak colokan di rumah kos karena rebutan,  bahkan kalau nunggu semuanya sempurna, sehingga sampai kapanpun nggak bakal mulai. Kata pepatah, “Kalau mau berenang, jangan nunggu ombak reda, nanti lautnya keburu surut”.

Lapangan kerja baru

Yang lucu lagi, setiap kali ada kabar investasi asing, netizen langsung heboh tuh… ada yang bilang, “Wah.., nanti kita dijajah ekonomi!”, ada juga yang semangat, “Mantap!, lapangan kerja baru!” Padahal, keduanya bisa bener, bisa juga enggak, kuncinya di bargaining position kita. Kalau cuma jadi buruh di dapur orang, ya nasibnya nggak bakal jauh beda sama tukang cuci piring,  kerja keras, tapi nggak pernah makan di meja.

Tapi kalau kita bisa belajar resepnya seperti teknologinya, manajemennya, cara mereka jaga kualitas produk, itu baru namanya transfer pengetahuan. Suatu hari nanti, bukan nggak mungkin Indonesia yang bikin HP atau mobil sendiri, dan dunia yang antre beli. Mimpi sih, tapi bukankah semua pabrikan besar dulu juga mulai dari mimpi? Siapa sangka, Xiaomi aja dulunya jualan ponsel online dari apartemen sempit di Beijing.

Kita memang kadang lupa, bangsa ini punya bakat jadi tukang oprek sejati, dari servis kipas angin sampai ngerakit motor, semua bisa. Tapi sayangnya, kemampuan itu sering berhenti di garasi, nggak naik pangkat jadi industri. Nah, kehadiran investor kayak Xiaomi bisa jadi jembatan buat naik level, memang asal jangan cuma disuruh nyebokin doang, tapi juga diajak masak.

Oleh sebab itu, jangan cuma bangga karena kita dipilih jadi tempat investasi, itu baru separuh perjalanan. Yang penting, kita bisa mengelola kerja sama itu supaya rakyat ikut merasakan manfaatnya. Jangan sampe kayak warung nasi goreng tadi, ramai pembeli, tapi pemiliknya tetap nggak bisa beli kompor baru.

Akhir kata, kalau Xiaomi beneran serius bikin mobil listrik di Indonesia, semoga nanti bukan cuma pabriknya yang di sini, tapi juga teknologinya, karena kalau cuma bikin casing tapi mesin tetap impor, itu sama aja kayak kita masak nasi goreng tapi bumbunya kirim dari luar negeri. Enak sih, tapi nggak ngenyangin harga diri.

Jadi, kalau nanti kalian lihat mobil listrik melintas di jalan dan di belakangnya ada logo Made in Indonesia, ingatlah satu hal,  itu bukan cuma hasil investasi, tapi juga hasil tekad untuk nggak selamanya jadi penonton di dapur sendiri. Karena kata orang bijak, “Kalau terus numpang masak di dapur orang, sampai kapan pun kita cuma kebagian cuci piring”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vaksin Pfizer di Distribusikan ke  7 Provinsi

    Vaksin Pfizer di Distribusikan ke  7 Provinsi

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.398
    • 0Komentar

    KEDATANGAN vaksin tahap 81 yang tiba kemarin dini hari (1/10) sebanyak 453.960 dosis vaksin jadi Pfizer, hari ini didistribusikan ke tujuh provinsi di Kalimantan dan Sumatra. “Vaksin tahap 81 mendarat di Jakarta pada Jumat 1 Oktober 2021. Setelah transit di Jakarta, vaksin langsung diberangkatkan ke 7 provinsi di Indonesia. Tentu saja dalam seluruh proses tersebut […]

  • Sero Survei : 86,6 % Populasi di RI Telah Miliki Antibodi SARS-COV2

    Sero Survei : 86,6 % Populasi di RI Telah Miliki Antibodi SARS-COV2

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 694
    • 0Komentar

    JURU Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa mayoritas penduduk di Indonesia 86,6% populasi telah memiliki antibodi SARS-COV2. Antibodi ini baik yang disebabkan terinfeksi sebelumnya atau yang dikarenakan vaksinasi COVID-19. Data ini dijelaskannya berdasarkan hasil sero survei yang dilakukan pada sebagian wilayah yaitu 100 kabupaten/kota baik pada wilayah aglomerasi maupun non aglomerasi sepanjang […]

  • Rumah Milik Warga Ambruk, Pemkot Palembang Sigap Perbaiki Lagi

    Rumah Milik Warga Ambruk, Pemkot Palembang Sigap Perbaiki Lagi

    • calendar_month Senin, 30 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.235
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda langsung bertindak cepat, mengunjugi salah satu warga di Jalan Betawi Raya Lorong Tambak Emon, Kelurahan Lebong Gajah, Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat pondasi rumah tidak kuat, Senin (30/11/2020). Rumah yang berdiri di atas tanah rawa-rawa ini, ambruk seketika, tidak mampu menahan beban berat rumah lantaran diterjang […]

  • Sinergi Mantap! Pusri, Wuhuan & Adhi Karya Kompak Bikin Pabrik, Doa Anak Yatim Ikut Iringi

    Sinergi Mantap! Pusri, Wuhuan & Adhi Karya Kompak Bikin Pabrik, Doa Anak Yatim Ikut Iringi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.684
    • 0Komentar

    SEPERTI di dunia persilatan, ada namanya trio legendaris semacam Wiro Sableng, Bujang Ganong, dan Petruk, maka di dunia industri pupuk juga, ada istilahnya “trio sakti” yang lagi kompak luar biasa, yakni PT Pusri Palembang, Wuhuan Engineering Co. Ltd., dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Tiga raksasa ini lagi bersinergi bikin proyek Strategis Nasional Pabrik Pusri […]

  • Kedatangan Tahap ke-36, Lima Juta Vaksin Jadi Tiba di Tanah Air

    Kedatangan Tahap ke-36, Lima Juta Vaksin Jadi Tiba di Tanah Air

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 771
    • 0Komentar

    INDONESIA kembali mendatangkan vaksin COVID-19, yakni 5 juta dosis vaksin CoronaVac produksi Sinovac dalam bentuk vaksin jadi dalam kemasan vial @1 mililiter (2 dosis). Tambahan vaksin ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok vaksin COVID-19 di Indonesia. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Dr. Penny K. Lukito, MCP mengatakan bahwa dengan kedatangan vaksin, total […]

  • Ada Lomba Foto Berhadiah di STIE AMIK Lembah Dempo, Buruan Ikutan Yuk !!

    Ada Lomba Foto Berhadiah di STIE AMIK Lembah Dempo, Buruan Ikutan Yuk !!

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.296
    • 0Komentar

    STIE AMIK Lembah Dempo Kota Pagaralam mengadakan lombah foto seru dan menarik. Lomba ini diperuntukan bagi kalangan mahasiswa yang masih aktif mengenyam pendidikan di kampus. Lomba foto ini berlangsung selama 20 hari terhitung mulai 9 Januari – 29 Januari 2020. Pemenang juga akan mendapatkan hadiah menarik, berupa uang Rp 1.000.000, yang disiapkan oleh panitia. Adapun […]

expand_less
WordPress Archive Notariz – Notary Public & Legal Services Elementor Template Kit Notech – IT Solutions & Services WordPress Theme Notescape – One-Page Music WordPress Theme NotificationX Pro Notify – Notification Email + Themebuilder Access NouHotel – Resort & Hotel Booking WordPress Theme Nouveau | Multi-Purpose Retina WordPress Theme Novely Book Store Elementor Template Kit November – Multipurpose Sections Shopify Theme Novetty | Powerful WooCommerce Theme