Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » VAR, Ogawa & Oya [“Liga Kita Kini Tak Lagi Main Bola di Lapangan Bebek”]

VAR, Ogawa & Oya [“Liga Kita Kini Tak Lagi Main Bola di Lapangan Bebek”]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • visibility 1.243
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DULU, nonton Liga Indonesia itu kayak naik angkot tanpa rute tetap kadang nyasar, kadang muter-muter, kadang malah mogok di tengah jalan. Tapi sekarang, kita patut mengacungkan dua jempol dan satu lutut untuk perubahan yang mulai terasa.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mulai serius membenahi isi dapur. Pak Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, bilang “Kita nggak cuma masak air doang sekarang, udah mulai rebus daging”.

Salah satu langkah yang bikin tepuk tangan netizen bukan cuma dari grup WA, tapi juga dari tribun stadion, adalah penerapan VAR alias Video Assistant Referee. Ini seperti mengajak CCTV buat bantu emak-emak di warung  biar nggak ada yang curi gorengan.

Menariknya, VAR tak hanya muncul di Liga 1, tapi juga bakal masuk Liga 2. Ini bukan kaleng-kaleng, Bung! Bahkan di Inggris sana, Liga Championship tempat Oxford United bermain aja belum pake VAR. Kita malah udah selangkah lebih maju. Boleh dong kita sombong dikit ke negara Ratu Elizabeth “Oi Britania, Liga 2 kita udah VAR-an, kamu kapan?”.

Lihat Jepang, negeri yang kalo ngebangun toilet umum aja bisa seindah taman meditasi. J League mereka rapi, terstruktur, dan penuh inovasi. Nah, kita kebagian berkahnya LIB merekrut Takeyuki Oya, eks petinggi J League selama 16 tahun, untuk menjadi GM Kompetisi.

Ini kayak ngajak mantan koki sushi Michelin bintang 3 buat bantu warung tegal sebelah rumah. Kalau diseriusin, menunya bisa naik kelas dari telur dadar jadi beef teriyaki.

Dan jangan lupakan Ogawa, pelatih wasit yang sudah lebih galak dari guru BP zaman Orba. Bersama dia, sistem perwasitan mulai beresin dosa-dosa masa lalu. Bahkan tahun depan akan masuk wasit asing, tapi nggak lebih dari 30 persen. Kayak bumbu lada harus ada pedasnya, tapi jangan sampai bikin sendok patah.

Kita bisa belajar juga dari Qatar, mereka sukses bikin Liga jadi industri, bukan cuma tontonan. Infrastruktur mentereng, manajemen rapih, dan Liga mereka jadi panggung bagi para pemain internasional. Bahkan mereka rela “impor pemain” demi prestasi, walau kadang agak berlebihan kayak orang beli gadget tiap bulan.

Tapi jangan lupa, Pak Erick juga bilang, PSSI cuma punya 1 persen saham di LIB. Artinya, PSSI tak mengatur semuanya. Ini kayak punya saham satu lot di perusahaan tahu bulat bisa nonton, tapi jangan coba-coba ngatur harga jual.

Yang bikin adem hati adalah, baik PSSI maupun LIB sudah sepakat soal kalender liga tiga tahun ke depan. Ini penting. Supaya pemain tidak lagi bingung, “Saya latihan buat Timnas apa Liga, ya?”, karena sebelumnya jadwal sering tumpang tindih kayak nasi uduk campur nasi goreng.

Lalu, soal hasil kerja Oya Pak Erick berpesan “Jangan buru-buru nanya hasil”. Benar sekali, membangun Liga ini bukan bikin mie instan, tapi bikin rendang! Perlu waktu, perlu bumbu, dan harus pakai api kecil. Kalau buru-buru, dagingnya bisa alot, apalagi kalau makannya sambil nonton wasit salah tiup peluit.

Perubahan di tubuh Liga Indonesia sedang menuju arah yang lebih waras. Teknologi diterapkan, manajemen dibenahi, SDM diasah, dan kita belajar dari negara-negara yang sudah sukses mengelola sepak bola sebagai industri dan kebanggaan nasional. Tapi semua itu butuh proses. Kita ini lagi ngerakit mobil, bukan nyewa taksi.

Sekarang tinggal PR-nya di kita semua suporter, media, pemerintah, bahkan tukang jualan cilok depan stadion untuk ikut jaga komitmen.

Kalau Jerman bisa konsisten sejak 2000-an membangun dari level junior sampai jadi juara dunia, kenapa kita harus nyerah cuma karena hujan deras waktu pertandingan?

Karena seperti kata pepatah “Bola itu bulat, tapi mimpi sepak bola Indonesia harus lurus dan fokus”. dan buat yang masih nyinyir, ingatlah satu nasihat dari tribun belakang “Daripada terus nyalahin wasit, mending ikut bantu bangun stadion”.

Dukung sepak bola kita, karena sekarang, nonton Liga Indonesia itu bukan lagi nonton drama, tapi nonton masa depan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Menteri Agama Ingatkan Jemaah Fokus Wukuf

    Ketika Menteri Agama Ingatkan Jemaah Fokus Wukuf

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 680
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Begitu mendarat di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Kamis malam, Menteri Agama Nasaruddin Umar langsung pasang wajah serius. Bukan karena pesawat sempit atau nasi kotak keasinan, tapi karena satu hal penting wukuf di Arafah bukan sekadar acara piknik berjamaah!. Disambut oleh rombongan tokoh penting mulai dari Dubes Abdulaziz sampai Konjen Yusron yang senyum-senyumnya setulus jemaah […]

  • 1 Murid Baru, Tanam 1 Pohon

    1 Murid Baru, Tanam 1 Pohon

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    TINGGINYA tingkat pencemaran udara saat ini menjadi perhatian tersendiri dari Gubernur Sumsel H.Herman Deru. Untuk menekan pencemaran itu pula Iapun menggencarkan kampanye sekaligus mengajak masyarakat terutama pelajar gemar menanam pohon. Hal itu dikatakannya saat menghadiri Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia (world environment day) tingkat Provinsi Sumsel yang dipusatkan di Kabupaten Banyuasin tepatnya di Taman Kota, […]

  • Luncurkan Program Langit Biru, Pertamina Sumbagsel Perbaiki Kualitas Udara

    Luncurkan Program Langit Biru, Pertamina Sumbagsel Perbaiki Kualitas Udara

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 767
    • 0Komentar

    PT PERTAMINA wilayah operasi Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) meluncurkan Program Langit Biru (PLB) di 30 kota, sebagai upaya mewujudkan kualitas udara yang lebih baik. Dalam keterangan tertulis pada Sabtu (11/9/2021), Pejabat Sementara Manajer Komunikasi, Relasi dan Tangung Jawab Sosial PT Pertamina wilayah Sumbagsel Agustina Mandayati mengatakan, sejumlah 30 kota itu meliputi beberapa wilayah di Provinsi […]

  • Di Tengah Krisis, APBN Tetap Meningkat

    Di Tengah Krisis, APBN Tetap Meningkat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 506
    • 0Komentar

    DUNIA kini masih diliputi ketidakpastian pandemi dan meletusnya perang Ukraina–Rusia. Namun demikian, Indonesia hingga saat ini terbukti masih mampu menahan dampak krisis baik dari sisi kesehatan, sosial, hingga ekonomi dan ini dapat dilihat melalui APBN. Semua itu tidak lepas dari peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pasalnya, APBN menjadi instrumen kebijakan fiskal sangat fundamental […]

  • pertamina

    Pertamina Buka 1500 Lowongan, Terakhir Pendaftaran 3 Oktober

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.048
    • 0Komentar

    PT Pertamina (Persero) kembali mengajak para tenaga muda dengan kompetensi tinggi untuk bergabung melalui rekrutmen yang dibuka mulai 26 September- 3 Oktober 2017. Hal itu merupakan pembukaan seleksi kedua setelah pembukaan tahap pertama.

  • Bank Sumsel Babel Siapkan Uang Saudi untuk CJH 1.900.000 Riyal  

    Bank Sumsel Babel Siapkan Uang Saudi untuk CJH 1.900.000 Riyal  

    • calendar_month Senin, 23 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.080
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Bank Sumsel Babel (BSB) menyiapkan uang Arab Saudi, sebanyak 1.900.000 Riyal Saudi untuk para Calon Jamaah Haji (CJH) di Makkah dan Madinah pada musim haji 2018. Hal itu dilakukan untuk mempermudah para CJH yang mendaftarkan hajinya ke BSB. Selain itu mata uang riyal Saudi atau SAR digunakan sebagai bekal dan kebutuhan calon […]

expand_less
WordPress Archive Colio – jQuery Portfolio Content Expander Plugin Coliv – Restaurant Template Kit Collective – Minimal WordPress Theme Cologne – Perfume & Fragrance Elementor Template Kit Colova – Clean & Multi-Concept WordPress Theme Colza – Mining & Industry WordPress Theme Comed – Comedian Elementor Template Kit Coming Soon and Maintenance Mode Coming Soon Counter Page / Maintenance Mode WordPress Plugin – Lacoming Soon Coming Soon Products for WooCommerce