Rabu, 9 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Timor-Leste Mau Bangun Stadion, Tapi Bukan Stadion Bayangan

Timor-Leste Mau Bangun Stadion, Tapi Bukan Stadion Bayangan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
  • visibility 859
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau ada pepatah lama yang bilang “tak ada rotan, akar pun jadi”, maka Timor-Leste sedang ingin naik kasta dari “akar” ke “rotan kelas FIFA”. Di tengah teriknya Miami dan dinginnya AC ruang rapat, Nilton Gusmão, Presiden baru Federasi Sepakbola Timor-Leste (FFTL) yang baru dilantik Januari 2025, ketemu langsung sama boss besar bola dunia, Gianni Infantino. Isinya? bukan soal gaji pemain yang telat atau VAR yang bikin emosi, tapi mimpi gede bikin stadion sendiri di Dili!.

Jangan bayangkan stadionnya cuma panggung dangdut dengan rumput sintetis dari karpet bekas resepsi. Ini serius, bro. Pak Nilton ingin stadion beneran, yang kalau hujan nggak bocor, kalau siang nggak silau, dan kalau malam, lampunya bukan hasil nyambung kabel tetangga.

Asanya, dana dari program FIFA Forward bisa bantu nyalain saklar pembangunan ini. “Kami berdiskusi langsung dengan Presiden FIFA tentang rencana stadion nasional. Kami ingin punya stadion sendiri di Dili. Ini penting untuk masa depan sepakbola kami,” kata Nilton sambil senyum optimis, mungkin sambil mikir, kalau sukses, siapa tahu bisa ajak Timnas Argentina main uji coba di sini?” melansir laman resmi fifa.com.

Infantino sendiri nggak pelit, beliau menyambut hangat seperti kiper menyambut tendangan penalti di final Piala Dunia fokus, siap, dan tetap elegan. “Saya senang menyambut Presiden FFTL yang baru, kami bahas infrastruktur dan stadion. FIFA siap bantu melalui Forward Fund,” ujar Infantino, sambil ngasih selamat karena Timor-Leste juga bakal punya liga sepakbola wanita untuk pertama kalinya.

Yes, di sela-sela wacana stadion, ada kabar yang lebih menggairahkan dari promo diskon di toko olahraga liga perempuan pertama di Timor-Leste!. Ini langkah segar, karena seperti pepatah “Sepakbola itu bukan cuma urusan kaki laki-laki, tapi juga semangat perempuan!”.

Bukan cuma angan-angan loh, saat ini, ada dua proyek FIFA Forward yang sudah nyala mesinnya di Timor-Leste, pemasangan rumput sintetis dan lampu stadion di pusat teknis FFTL. Nilainya USD 1,85 juta. Bukan cuma satu lapangan gede, tapi juga dua mini pitch dan lampu yang bisa disetel terang-gelapnya, cocok buat latihan siang malam atau bikin konten di media sosial, bahkan lebih menarik lagi di TikTok bola ala anak muda. Pembangunan tribun mini plus fasilitas pendukung, karena stadion tanpa tribun ibarat mie instan tanpa bumbu, tetap bisa dimakan, tapi rasanya kurang.

Tau nggak?, karena stadion belum ada, timnas cowok Timor-Leste harus main “ngekos” ke luar negeri. Pertandingan terakhir lawan Maladewa di Kualifikasi Piala Asia 2027 digelar di… Darwin, Australia. Jauh bener. Itu kayak punya anak tapi nitipnya ke tetangga satu RT beda pulau.

Keinginan Timor-Leste membangun stadion adalah langkah nyata menuju kedaulatan bola. Sepakbola itu bukan cuma 90 menit di lapangan, tapi juga soal identitas, kebanggaan, dan masa depan anak-anak muda yang lebih akrab dengan bola ketimbang gawai. Kalau nanti stadion berdiri, bukan cuma bendera Timor-Leste yang berkibar, tapi juga semangat rakyat dari Dili sampai Oecusse.

Jadi buat warga Timor-Leste, siap-siap ya, kalau stadion beneran jadi, bukan cuma pemain yang akan lari-lari girang di lapangan, tapi juga pedagang kaki lima, tukang parkir, tukang jual semangka dingin, dan siapa tahu calon striker masa depan yang sekarang masih main bola pake bola plastik di halaman rumah.

Seperti kata pepatah modifikasi “Bola itu bundar, tapi stadion harus punya sudut buat harapan,”. Semoga stadionnya nanti jangan dikasih nama “Stadion Sementara”, karena kalau udah begitu, biasanya malah jadi permanen.

Doakan semoga stadion impian Timor-Leste ini bukan cuma jadi blueprint yang dipajang di ruang tamu federasi, tapi beneran dibangun, diresmikan, dan yang paling penting dipakai main bola, bukan buat pameran kerajinan tangan atau konser boyband bekas.

Kalau stadionnya jadi, bisa jadi banyak mimpi anak-anak muda Timor-Leste yang sekarang main bola pakai sendal jepit bakal berubah jadi kenyataan. Siapa tahu, nanti ada bintang baru dari Dili yang gocekannya lebih lincah dari Messi, lebih kalem dari Kurniawan, dan selebrasinya kayak main bareng Presiden. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Ajak Masyarakat Perangi Covid, Vaksin Hanya Meminimalisir

    Gubernur Ajak Masyarakat Perangi Covid, Vaksin Hanya Meminimalisir

    • calendar_month Jumat, 5 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru kembali mengajak masyarakat untuk ikut berperang melawan Covid-19 dengan mengikuti vaksinasi yang telah menjadi program pemerintah. Sebab vaksinasi tersebut dimungkinkan dapat meminimalisir penularan covid-19. “Salah satu yang paling mungkin untuk mencegah penyebaran wabah itu adalah vaksin. Untuk itu, saya harapkan masyarakat tidak takut divaksin karena vaksin ini akan menambah imunitas […]

  • Aparat Gabungan di Lahat Amankan 3 Orang Pemilik 390 Batang Ganja

    Aparat Gabungan di Lahat Amankan 3 Orang Pemilik 390 Batang Ganja

    • calendar_month Jumat, 8 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.388
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Lahat – Petugas gabungan Polres Lahat [ Polsek Jarai, Polsek Pajar Bulan dan juga aparat TNI] menangkap tiga tersangka yang di duga pemilik ladang ganja dengan jumlah 390 batang ganja  di Kecamatan Jarai, Desa Gelung Sakti Kabupaten Lahat beserta pohon ganja yang ditanam tersebut dengan panjang hampir dua meter ini dan telah berumur dua […]

  • Wisata Literasi Inklusif, Rak Buku ke Ruang Kehidupan

    Wisata Literasi Inklusif, Rak Buku ke Ruang Kehidupan

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 932
    • 0Komentar

    KATANYA, “jangan jadi kutu buku, nanti kaku”Lho, siapa bilang? Justru kalau kutu buku itu fleksibel, bisa nongkrong di rak filsafat, lompat ke novel cinta, terus pindah ke komik Doraemon, itu namanya olahraga pikiran, bukan kaku. Nah, di Indonesia, ada perpustakaan-perpustakaan estetik yang bukan cuma bikin mata adem dan feed Instagram kece, tapi juga jadi ruang […]

  • Saran Gubernur BPN Sumsel Harus Siap  Bertransformasi Digital

    Saran Gubernur BPN Sumsel Harus Siap Bertransformasi Digital

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    GUBERNUR  Sumsel H. Herman Deru menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional Tahun 2019 di Halaman Gedung Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumsel, Selasa (24/9). HD mengaku sengaja hadir dan menjadi Irup karena bangga atas kinerja Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumsel. “Saya mau hadir menjadi irup ini karena […]

  • Listrik atau Jalan Tenang, Haruskah Salah Satu Mengalah?

    Listrik atau Jalan Tenang, Haruskah Salah Satu Mengalah?

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 383
    • 0Komentar

    NEGARA ini kadang ribut bukan soal ideologi, ributnya malah soal hal sederhana, truk jalan atau truk berhenti. Kalau jalan misalnya berdebu dan menyerang paru-paru? Kalau berhenti gimana dengan listriknya jadi ngos-ngosan. Tentu yaang kebagian pusing itu? Ya.. rakyatnya juga. Rakyat itu cuma bisa mangut -mangut, nggak ada ngaruh karena nggak punya jabatan, tapi peningnya pasti […]

  • Program Isoman Care Muba, Dodi Reza Bersama OPD Hingga Camat Sisir Warga Berikan Bantuan

    Program Isoman Care Muba, Dodi Reza Bersama OPD Hingga Camat Sisir Warga Berikan Bantuan

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 726
    • 0Komentar

      KEPEDULIAN dan perhatian Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA kepada warga terpapar COVID-19 terus bergulir. Melalui program Isoman care, Kepala Daerah Inovatif Indonesia tersebut mengerahkan para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyisir sejumlah warga terpapar dan terdampak COVID-19 yang melaksanakan isolasi mandiri (Isoman). Sebelumnya pula pada perayaan Idul Adha, aksi Bupati Dodi […]

expand_less
WordPress Archive Glamr – Hair Salon & Hairdresser WordPress Theme Glance – Creative Agency Portfolio WordPress Theme GlassCase – jQuery Image Zoom Plugin Glasseo – Eyewear Store Woocommerce Elementor Template Kit Glück – Digital Agency WordPress Theme Gleam – Portfolio Photography WordPress Theme Glee – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme + RTL Glekk – Elementor Blog & Magazine WordPress Theme Glider 3D Photo Slider WordPress Plugin v1.10 GlideX – Single Product WooCommerce Theme