Lawan Uzbekistan, 24 Pemain Berebut Tempat di Timnas U-17 David Nascimento
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : pssi.org
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Timnas Indonesia U-17 kembali mendapat kesempatan mengukur kemampuan melalui pertandingan internasional. Kali ini, skuad Garuda Muda akan menghadapi Uzbekistan dalam dua laga uji coba di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada 24 dan 27 Agustus 2026. Kedua laga digelar secara tertutup dan tidak disiarkan secara langsung.
Pelatih David Nascimento mengatakan dua pertandingan tersebut bukan hanya soal mencari kemenangan.
Ada pekerjaan yang lebih penting, yakni melihat perkembangan para pemain sekaligus menentukan siapa saja yang semakin dekat dengan tempat di skuad utama Timnas U-17.
Sebanyak 24 pemain masuk dalam pemanggilan kali ini. Mereka terdiri dari tiga penjaga gawang, sembilan pemain belakang, enam gelandang, dan enam penyerang.
Komposisi tersebut membuat persaingan di setiap lini cukup terbuka.
Kesempatan Membuktikan Diri
Nama-nama yang dipanggil David datang dari berbagai lingkungan pembinaan.
Persija Jakarta menjadi salah satu klub yang mengirimkan pemain, bersama Persis Solo, Bali United, Persebaya Surabaya, dan Bhayangkara Presisi.
Disamping itu, sejumlah pemain berasal dari akademi dan pusat pembinaan usia muda seperti Asiana Soccer School, Papua Football Academy, ASIOP, Bimba AIUEO SS, serta Diklat ISA.
Keragaman itu, menjadi menarik, karena David harus melihat bagaimana pemain dengan latar belakang berbeda dapat menjalankan permainan yang sama ketika berada dalam satu tim.
Pada level U-17, kemampuan individu memang penting. Namun, pemain juga dituntut cepat memahami instruksi, membaca situasi pertandingan, dan beradaptasi dengan rekan setim.
Dua pertandingan melawan Uzbekistan bisa menjadi panggung bagi para pemain untuk menunjukkan hal tersebut.
Bukan Sekadar Mengejar Hasil
David sebelumnya sudah mendapatkan gambaran awal ketika Timnas U-17 menghadapi Malaysia dalam dua pertandingan di Solo pada Juli lalu.
Indonesia bermain imbang 1-1 pada laga pertama, sebelum meraih kemenangan 3-0 pada pertemuan berikutnya.
Kini, lawan yang dihadapi memiliki karakter berbeda.
Uzbekistan dapat memberikan tantangan baru bagi pemain Indonesia, terutama dalam menghadapi tempo dan situasi pertandingan yang berbeda dari pengalaman sebelumnya.
Oleh sebab itu, pertandingan ini menjadi kesempatan bagi staf pelatih untuk melihat respons pemain secara langsung.
Siapa yang mampu menjalankan game plan dengan baik? Siapa yang tetap tenang ketika mendapat tekanan? Dan siapa yang mampu memanfaatkan menit bermain untuk membuat dirinya semakin diperhitungkan?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi bagian dari evaluasi David.
Menit Bermain Jadi Modal Penting
Untuk pemain muda, kesempatan tampil di pertandingan internasional memiliki nilai tersendiri.
Pengalaman seperti ini membantu pemain memahami bahwa pertandingan di level internasional membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan teknis.
Kecepatan mengambil keputusan, kedisiplinan menjaga posisi, komunikasi dengan rekan setim, hingga mental ketika menghadapi tekanan menjadi bagian yang harus dibangun sejak dini.
Bahkan pemain yang mendapat kesempatan bermain melawan Uzbekistan punya ruang untuk membuktikan diri perkembangan mereka.
Tidak hanya pemain yang masuk starting XI. Mereka yang tampil dari bangku cadangan pun mempunyai peluang memberikan kesan kepada tim pelatih.
November Sudah Menunggu
Semua proses tersebut pada akhirnya mengarah pada satu target, yakni Kualifikasi Piala Asia U-17 2027.
Ajang ini dijadwalkan berlangsung pada 8-20 November 2026. Waktu persiapan pun semakin terbatas.
David tentu membutuhkan gambaran yang semakin jelas mengenai komposisi skuadnya sebelum memasuki fase kualifikasi.
Dua laga melawan Uzbekistan menjadi salah satu bagian dari proses tersebut. Bukan berarti hasil pertandingan tidak penting. Namun, bagi David, setiap menit di lapangan juga menjadi kesempatan untuk mengukur perkembangan pemain dan melihat siapa yang mampu menjawab kebutuhan tim.
Dengan 24 pemain yang dipanggil, persaingan menuju skuad utama Timnas U-17 masih terbuka.
Dan pertandingan melawan Uzbekistan menjadi salah satu kesempatan mereka untuk membuktikan diri. (***)
Berikut Daftar 24 Pemain Timnas Indonesia U-17:
Penjaga Gawang
Abdillah Ishak – Persija Jakarta
Muhammad Firlo Jony Prasetyo – Persis Solo
Syahdan Caesar El Fadhil – ASIOP
Belakang
Allekay Kaisar Ramadhan – Asiana Soccer School
Faiz Hikmal Kurniawan – Diklat ISA
I Gede Kayana Artha Wiguna – Bali United
Muhamad Faiz Fathurahman – Bimba AIUEO SS
Pradipta Arya Zidano – Asiana Soccer School
Puma Nandhito – Persija Jakarta
Ramadhan Putra Negara – Persebaya Surabaya
Rasya Azfar Keandra – Bimba AIUEO SS
Raka Adrian Firmansyah – Asiana Soccer School
Tengah
Edsel Henrian Fatih – Persija Jakarta
Haikal Kamil Ramadhan – Asiana Soccer School
I Dewa Gede Majesta Sandhiya – Bali United
Melki Alvando Caussy Yatipai – Papua Football Academy
Stenly Meyanu – Papua Football Academy
Valdo Putra Pratama – Persija Jakarta
Depan
Chico Jericho Yaranggga – ASIOP
Dhamar Try Kusuma – Asiana Soccer School
Dolvi Theofilus Bochrit Salossa – Papua Football Academy
Dzaky Muhammad Azkar – Bhayangkara Presisi
Ichiro Akbar Al Buchori – Bhayangkara Presisi
Yance Glen Imbiri – Papua Football Academy
- Penulis: Irwan Wahyudi
