Timnas Indonesia U-20 Bidik Piala Asia 2027, Nova Arianto Minta Pemain Tak Terbebani Lawan Malaysia
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : pssi.org
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Timnas Indonesia U-20 mengawali perjuangan di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dengan menghadapi Malaysia U-20 di Lao National Stadium KM16, Senin (31/8/2026) sore. Punya target besar untuk lolos ke putaran final, Nova Arianto justru meminta anak asuhnya bermain tanpa terbebani.
Pertandingan Indonesia U-20 vs Malaysia U-20 dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 WIB. Laga pembuka Grup H ini menjadi langkah pertama skuad Garuda Nusantara untuk mengejar tiket menuju Piala Asia U-20 2027.
Nova memastikan kondisi tim sudah jauh lebih siap dibanding awal pemusatan latihan. Beberapa pemain sebelumnya sempat mengalami persoalan kebugaran, tetapi masa recovery membuat kondisi skuad berangsur membaik.
“Secara persiapan tim, semuanya bisa berjalan dengan baik dan harapannya kita bisa tampil maksimal di pertandingan pertama,” ujar Nova seusai memimpin latihan di LFF Youth Training, Sabtu (29/8/2026).
Menurut Nova, Malaysia bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Penampilan Malaysia di Piala AFF menjadi salah satu alasan Indonesia U-20 tetap memasang kewaspadaan tinggi sejak pertandingan pertama.
Nova juga tidak hanya melihat Malaysia sebagai ancaman. Australia dan tuan rumah Laos turut menjadi perhatian karena persaingan Grup H diperkirakan berlangsung ketat.
“Kita mengantisipasi semua tim. Kita bisa melihat Malaysia juga tampil sangat baik di Piala AFF, termasuk bagaimana kita melawan Australia,” kata Nova.
Khusus Laos, Nova mengakui dirinya belum bisa mengukur secara penuh kekuatan tim tuan rumah. Namun, performa mereka di Piala AFF dan persiapan yang dilakukan membuat Indonesia U-20 tidak boleh lengah.
Situasi tersebut membuat pertandingan melawan Malaysia menjadi penting untuk membangun langkah awal. Meski demikian, Nova tidak ingin target lolos ke Piala Asia U-20 2027 berubah menjadi tekanan bagi pemain.
Target tersebut sudah disampaikan secara terbuka kepada skuad. “Kalau target khusus, pastinya kita ingin lolos ke Piala Asia. Itu sudah saya sampaikan kepada pemain,” ujar Nova.
Namun, pelatih berusia 46 tahun itu ingin para pemain lebih menikmati pertandingan dan fokus menjalankan tugas masing-masing. Menurutnya, ambisi menuju Piala Asia harus menjadi motivasi bersama, bukan beban yang justru mengganggu permainan.
Pesan serupa datang dari kapten Timnas Indonesia U-20, Putu Panji Apriawan. Bek menyebutkan persiapan tim sudah berlangsung hampir satu bulan, dimulai dari Solo, kemudian Thailand, sebelum akhirnya tiba di Laos.
Rangkaian persiapan itu diisi dengan sejumlah uji coba untuk membentuk kesiapan tim sebelum menghadapi pertandingan resmi. Putu menilai kondisi skuad saat ini sudah cukup matang untuk memulai persaingan Grup H.
“Situasi tim saat ini kondisinya sangat siap. Di pertandingan pertama, kita akan memberikan hasil yang terbaik dan semoga bisa menang lawan Malaysia,” ujar Putu.
Putu menyadari jalan menuju putaran final Piala Asia U-20 2027 tidak akan mudah. Indonesia harus melewati persaingan dengan Malaysia, Australia, dan Laos.
Ia memilih tidak melihat terlalu jauh. Setiap pertandingan akan dihadapi satu per satu, dengan Malaysia menjadi fokus pertama.
“Tim-tim lawan sangat berat, tentunya. Apalagi di grup ini ada Australia, ada Malaysia, ada Laos yang cukup berat bagi kami. Tapi kita akan siapkan satu per satu, dari pertandingan ke pertandingan,” tutur Putu.
Dengan kondisi skuad yang disebut sudah bugar dan target lolos yang sudah ditetapkan, Timnas Indonesia U-20 kini tinggal membuktikan persiapannya di lapangan.
Duel kontra Malaysia sore ini menjadi ujian pertama sekaligus kesempatan bagi skuad Nova Arianto untuk memulai Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dengan hasil positif. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
