Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Kristian Tareo & Rahasia Kemenangan Tanpa Rapat Tim

Kristian Tareo & Rahasia Kemenangan Tanpa Rapat Tim

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 947
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUNIA sepak bola, ada dua hal yang tak bisa diajarkan oleh pelatih mana pun naluri mencetak gol dan hati yang tak kenal lelah.

Nah, di pertandingan perempat final HYDROPLUS Piala Pertiwi 2025 antara Papua vs Yogyakarta kemarin, dua-duanya nongol kayak sinyal WiFi tetangga nggak bisa ditebak tapi mematikan.

Adalah Kristian Tareo Bapan, kapten yang tak cuma punya nama panjang macam formulir pendaftaran kuliah, tapi juga kaki yang seperti sudah disponsori oleh energi matahari. Empat gol ia borong sendirian, dengan tempo yang mirip promo flash sale: menit 2, lalu gas lagi di 53, 55, dan 58. Gawang Yogyakarta sampai kayak ATM rusak tiap ditekan malah keluar angka.

Sementara itu, tim Yogyakarta sempat membalas satu lewat penalti sang kapten, Ratu Aisha Binar. Tapi sayangnya, setelah gol itu, stamina mereka mulai seperti baterai ponsel jadul hanya tahan sampai WhatsApp dibuka dua kali.

Pelatih Papua, Touskha Oktafia Stevelien Iba yang namanya kalau diundang ke acara seminar bisa makan dua baris spanduk menyampaikan rasa syukur dan sadar betul bahwa timnya baru ngumpul dua hari sebelum latihan. Boro-boro uji coba, kumpul buat kenalan aja baru sempat. Tapi seperti kata pepatah, “Air bisa menemukan jalannya sendiri, apalagi kalau dibantu doa dan semangat kolektif yang nyala kayak kompor gas empat tungku”

Touskha tahu persis bahwa timnya belum sempurna. Tapi toh di dunia ini siapa sih yang sempurna? Bahkan Lionel Messi pun pernah kena offside. Yang penting, katanya, “Kami akan terus memperbaiki semua lini, dari belakang sampai kiper, termasuk gaya selebrasi kalau menang”. Nah, ini baru pelatih yang paham bahwa sepak bola juga soal drama.

Di sisi lain, pelatih Yogyakarta, Ixsan Fajar Pranoto, dengan jujur mengakui bahwa anak asuhnya kalah dari segi fisik. Ini seperti balapan lari antara yang tiap pagi jogging sama yang tiap pagi rebutan kerupuk. Niatnya kuat, tapi nafasnya pendek.

Menurut Ixsan, lima menit terakhir jadi neraka kecil bagi timnya. Tiga gol Papua seperti hujan es di tengah konser bikin buyar semua konsentrasi. Tapi tetap, Yogyakarta tampil sportif dan menunjukkan bahwa semangat tak harus selalu dibayar dengan skor.

Coba tengok Jepang saat membentuk tim sepak bola wanita mereka sebelum jadi juara dunia 2011. Tim itu dulunya bukan siapa-siapa. Tapi dengan latihan disiplin, semangat pantang menyerah, dan nasi kotak yang penuh cinta, mereka mampu mengejutkan dunia.

Atau lihat Islandia, negeri kecil yang bahkan jumlah penduduknya kalah sama penonton konser dangdut. Tapi sepak bolanya bisa tembus Piala Dunia. Kuncinya? Sistem pembinaan dan mentalitas baja. Sisanya tinggal percaya dan nari Viking Clap rame-rame.

Seperti kata Nelson Mandela “Sport has the power to inspire. It has the power to unite people in a way that little else does”. [“Olahraga punya kekuatan untuk menginspirasi. Ia punya kekuatan untuk menyatukan orang-orang dengan cara yang tak bisa dilakukan oleh hal lain”].

Dan benar saja, semangat anak-anak Papua ini bukan cuma bikin gol, tapi bikin kita semua percaya bahwa dengan persiapan seadanya pun, kemenangan bisa dicetak asal hati dan kaki satu ritme.

Di dunia yang penuh kompetisi ini, kadang yang kita butuh bukan teknologi canggih atau taktik luar biasa. Tapi cukup dengan niat yang jujur, usaha yang ulet, dan satu dua doa yang dikirim dari rumah-rumah di pelosok Papua. Maka hasilnya pun manis, bahkan lebih manis dari teh manis di warung padang.

Kemenangan Papua ini bukan sekadar skor. Ini cerita tentang semangat, tentang kerja keras yang tak menunggu sempurna dulu baru jalan. Ini juga tentang doa dan keyakinan yang seringkali diremehkan di zaman serba hitung-hitungan statistik.

Kristian Tareo bukan cuma pencetak gol. Ia simbol bahwa kalau kita percaya dan terus menekan hidup dengan semangat press, press, press, lama-lama dunia juga akan memberikan ruang untuk kita mencetak gol-gol terbaik dalam hidup.

Dan kalaupun nanti kalah di semifinal, setidaknya Papua sudah membuktikan satu hal Bahwa dalam sepak bola dan hidup, semangat tak pernah tahu arti kekalahan.

Sebab seperti kata pepatah lama dari tanah Bugis, “Sekali layar terkembang, pantang surut ke tepian” atau kalau dalam bahasa fans bola “Sekali tendang kena mistar, besok tetap latihan, bukan nyerah jadi komentator”

Salam semangat, dan jangan lupa: kalau hati masih panas, jangan langsung komentar di medsos komentarlah di lapangan, biar lebih berbobot dan nggak bikin jempol orang lain panas juga.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dodi Ajak Mahasiswa/wi Rammaniyah Hadapi Revolusi Industri 4.0

    Dodi Ajak Mahasiswa/wi Rammaniyah Hadapi Revolusi Industri 4.0

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.149
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Saat ini kita semua segera masuk ke satu tahapan revolusi industri yang dinamakan Revolusi Industri 4.0, dalam kesempatan memberikan kuliah umum di Perguruan Tinggi Rahmaniyah, Selasa (5/3/2019). Bupati Musi Banyuasin [Muba] Dodi Reza Alex Noerdin mengajak seluruh mahasiswa-mahasiswi dapat menghadapi revolusi industri 4.0 bahkan mendapatkan untung saat dihadapkan dengan revolusi industri 4.0. “Revolusi industri […]

  • Rumania Jadi Prioritas Kerjasama Bidang Iptek, Pemprov Sumsel Laksanakan Penjajakan

    Rumania Jadi Prioritas Kerjasama Bidang Iptek, Pemprov Sumsel Laksanakan Penjajakan

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.028
    • 0Komentar

    BANYAK potensi di Sumatera Selatan (Sumsel) yang bisa dimanfaatkan, menjadi lirikan sejumlah negara di dunia tak terkecuali negara Rumania. Dimana negara yang merupakan bagian Uni Eropa tersebut mengirimkan delegasinya dalam rangka kerjasama dan misi investasi dari pengusaha Rumania ke Sumsel. Gubernur Sumsel H Herman Deru menyambut langsung kedatangan delegasi Rumania tersebut di Griya Agung, Palembang, […]

  • Bantu Pelanggan Percepat Transformasi, Net Zero Envision Digital & Mott MacDonald Berkolaborasi, Kembangkan Juga Solusi Nol Karbon Bersih Sektor Energi, Transportasi Hingga Infrastruktur

    Bantu Pelanggan Percepat Transformasi, Net Zero Envision Digital & Mott MacDonald Berkolaborasi, Kembangkan Juga Solusi Nol Karbon Bersih Sektor Energi, Transportasi Hingga Infrastruktur

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 5.325
    • 0Komentar

    SINGAPURA, Envision Digital International Pte Ltd (“Envision Digital”), pemimpin perangkat lunak Artificial Intelligence dan Internet of Things (AIoT) global yang berkantor pusat di Singapura untuk Net Zero, dan Mott MacDonald Limited (” Mott MacDonald”), konsultan teknik, manajemen, dan pengembangan global, telah mengumumkan kemitraan kolaboratif untuk bersama-sama mengembangkan solusi nol karbon bersih untuk sektor energi, transportasi, […]

  • Masalah Tanah Tak Kunjung Usai, Sertifikat Jadi Kunci

    Masalah Tanah Tak Kunjung Usai, Sertifikat Jadi Kunci

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    PEMPROV Sumatera Selatan mulai membenahi persoalan pertanahan yang selama ini berlarut. Kepastian sertifikat ditegaskan sebagai langkah utama untuk menekan sengketa dan membuka jalan percepatan pembangunan. Penegasan itu mengemuka dalam penyerahan sertifikat Hak Pengelolaan (HPL) kawasan Mozaik 5 dan Mozaik 6 Tanjung Carat dari Kementerian ATR/BPN kepada Pemprov Sumsel. Legalitas tersebut menjadi dasar pemanfaatan lahan sekaligus […]

  • RUMAH Sehat COVID Jakabaring Rawat ODP Bangladesh dan Srilanka

    RUMAH Sehat COVID Jakabaring Rawat ODP Bangladesh dan Srilanka

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    MESKI bulan puasa, aktifitas di Rumah Sehat COVID’19 Jakabaring Sport City (JSC) tetap berjalan sebagaimana biasa. Hal itu dipastikan langsung oleh Pelaksana harian Rumah Sehat Jakabaring, Aufa Syahrizal, Minggu (26/4/2020) sore. Menurutnya sesuai instruksi Gubernur Sumsel H.Herman Deru, dan Ketua ODP Center Wagub Mawardi Yahya, para ODP yang masuk ke Rumah Sehat harus tetap diberikan pelayanan […]

  • Entry Meeting dengan KPK, Gubernur Sumsel : “Saya Kira KPK Juga Nggak Happy Tangkap Menangkap Terus”

    Entry Meeting dengan KPK, Gubernur Sumsel : “Saya Kira KPK Juga Nggak Happy Tangkap Menangkap Terus”

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 849
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengharapkan,  kedepan  sistem perencanaan dalam penggunaan dana desa dalam Provinsi Sumsel dilakukan pembenahan. Hal ini penting guna meminimalisir terjadinya penyalah gunaan keuangan negara yang dialokasikan ke desa  sebagai upaya percepatan pembangunan pedesaan tersebut Hal ini diungkapkan Gubernur H Herman Deru ketika menerima audensi Koordinator KPK Wilayah II […]

expand_less
WordPress Archive Hotline Call Center &Telemarketing Elementor Template Kit HotLock | Locksmith & Security Systems WordPress Theme + RTL Hotte – Take Away Food Elementor Template Kit Housedeco – Interior Design Elementor Template Kit Houseland – Real Estate WordPress Theme Houzez – Real Estate WordPress Theme Houzing – Real Estate WordPress Theme Hover Box Elementor Page Builder Addon Hoverex Cryptocurrency & ICO Elementor Template Kit Howello : Hotel and Resort WordPress Theme