Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » “Akhirnya Pemain Bola Gak Perlu Ngadu ke Dukun, NDRC Indonesia, Solusi Sengketa Sepak Bola Tanpa Drama Korea!”

“Akhirnya Pemain Bola Gak Perlu Ngadu ke Dukun, NDRC Indonesia, Solusi Sengketa Sepak Bola Tanpa Drama Korea!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 1.045
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ISU gaji pemain bola yang suka ngadat kayak sepeda tua, sehingga bikin panas, kehadiran NDRC Indonesia (National Dispute Resolution Chamber) jadi angin segar, bukan lembaga santet atau forum curhat pemain yang diputusin pelatih pas lagi sayang-sayangnya. Ini adalah lembaga resmi, diakui FIFA pula sejak 2023, yang khusus menyelesaikan sengketa pemain bola dan klub di Indonesia alias, nggak perlu lagi ribut-ribut di medsos atau curhat di Instastory pakai lagu galau.

Dulu, kalau ada pemain bola yang gajinya nggak dibayar, pilihannya cuma dua, kalau gak ngadu ke pengadilan negeri (yang bisa makan waktu seumur kontrak berikutnya) atau pasrah sambil nyambi jualan cilok di pinggir stadion.

Sekarang?, cukup lapor ke NDRC Indonesia, nggak perlu bikin bengek jaksa, cukup datang, ngasih bukti, dan tunggu keputusan yang adil. Seperti kata pepatah, “Lebih baik ke NDRC daripada ke pengadilan yang bisa bikin ubanan sebelum usia”.

NDRC ini kayak wasit VAR dalam kehidupan pemain bola, kalau dulu keputusan wasit bisa bikin pemain ngamuk dan banting sepatu, sekarang ada lembaga penengah. Dan lucunya, NDRC Indonesia ini cuma ada lima di dunia, dan cuma satu di Asia, lho! Gokil kan? Jadi kalau Jepang bangga sama sushi dan Korea bangga sama K-Pop, Indonesia bisa tepuk dada dan bilang, “Eh, kita punya NDRC, Bro!”

Contohnya, di Inggris sana ada NDRC juga, tapi mereka lebih senior. Klub-klub Premier League yang duitnya kayak debit tak terbatas aja tetap butuh NDRC, karena urusan kontrak itu kayak hubungan cinta, kadang indah, kadang jadi horror.

Di Brazil juga ada lembaga serupa, tapi Indonesia?, lebih unik. Klubnya kadang telat bayar, pemainnya kadang telat datang latihan. Nah, NDRC hadir buat nyambungin dua dunia yang sering salah paham ini.

Ketua NDRC Indonesia, Pak Togi, bilang kalau mereka nggak cuma belain pemain. Klub juga bisa dibela, karena nggak semua pemain itu suci bak malaikat penjaga gawang.

Ada juga yang kontraknya tiga tahun, mainnya cuma tiga kali. Jadi NDRC itu adil, netral, dan nggak bisa disogok pakai jersey edisi terbatas. Prosesnya pun simpel, kalau dulu sengketa bola bisa sampai ke pengadilan industrial, sekarang cukup di satu tempat, tanpa drama sinetron.

Jadi, apa pesan moralnya? Di dunia sepak bola, yang penting bukan cuma skill juggling atau sundulan maut, tapi kepastian hukum dan keadilan kontrak, dengan adanya NDRC Indonesia, ekosistem sepak bola kita bisa makin sehat, profesional, dan siapa tahu akhirnya bisa bikin Timnas kita ngacir ke Piala Dunia tanpa drama.

Karena kata pepatah lama “Di mana ada bola, di situ ada harapan. Tapi tanpa hukum yang jelas, harapan bisa offside.”[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presidensi  G20  Pintu Masuk Indonesia Tunjukkan Kepemimpinan  Tangani Ketimpangan Pemulihan COVID 19

    Presidensi G20 Pintu Masuk Indonesia Tunjukkan Kepemimpinan Tangani Ketimpangan Pemulihan COVID 19

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 732
    • 0Komentar

    MENTERI Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan Presidensi G20 yang tengah diemban oleh Indonesia saat ini memiliki makna dan tujuan besar untuk mengambil kepemimpinan dalam upaya penanganan ketimpangan pemulihan antara negara-negara di dunia dari pandemi COVID-19. “Presidensi G20, merupakan jalan Indonesia menangani ketimpangan pemulihan COVID-19,” ujar Johnny, Selasa (23/11/2021). Pemerintah mengingatkan walaupun beberapa negara […]

  • Executive Committee PSSI Gelar Exco Emergency Meeting, Ini Keputusanya

    Executive Committee PSSI Gelar Exco Emergency Meeting, Ini Keputusanya

    • calendar_month Sabtu, 29 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.885
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta, Executive Committee PSSI melaksanakan Exco emergency meeting, yang dihadiri oleh 12 anggota Exco dan memutuskan untuk mempercepat Kongres Biasa Pemilihan melalui mekanisme Kongres Luar Biasa, sesuai tahapan aturan organisasi. Sesuai bunyi pasal 34 ayat 2 statuta PSSI tentang kongres luar biasa, seharusnya sekurang kurangnya 2/3 dari delegasi (voter) yang mewakili anggota PSSI mengajukan […]

  • KKP Tingkatkan Akurasi & Kualitas Data Perikanan Tangkap

    KKP Tingkatkan Akurasi & Kualitas Data Perikanan Tangkap

    • calendar_month Sabtu, 20 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.843
    • 0Komentar

    KEMENTRIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) terus berupaya meningkatkan akurasi dan kualitas data perikanan tangkap. Tujuannya untuk mewujudkan tata kelola perikanan tangkap yang bertanggung jawab, legal, terlaporkan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk merealisasikan hal tersebut, salah satu upaya yang dilakukan DJPT KKP yaitu mengoptimalkan peran petugas pemantau di atas […]

  • Kekerasan Seksual Terhadap Anak Harus Dihukum Berat

    Kekerasan Seksual Terhadap Anak Harus Dihukum Berat

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 727
    • 0Komentar

    BANYAKNYA pemberitaan mengenai kasus kekerasan seksual yang korbannya adalah anak-anak, hal ini menyebabkan anak menderita lahir batin serta terampas masa depannya. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Femmy Eka Kartika Putri mengaku prihatin dan menyesalkan terjadinya kasus kekerasan seksual ini. “Terlebih jika dampak […]

  • 14 Investor Siap Berinvestasi di Kawasan KEK TAA

    14 Investor Siap Berinvestasi di Kawasan KEK TAA

    • calendar_month Minggu, 6 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,Palembang –  Pemerintah Prov. Sumsel mengklaim sedikitnya 14 investor diklaim berminat untuk berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api. Gubernur Sumsel H Herman Deru usai menggelar rapat singkat bersama Menteri Pertahanan RI Jendral TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dan sejumlah investor serta OPD di lingkungan Pemprov Sumsel di Griya Agung, Sabtu (5/1/2019) siang. “Kalau kita […]

  • Butuh Dana Rp1,4 Trilun Wujudkan Pulau Kemaro Jadi Obyek Wisata Air

    Butuh Dana Rp1,4 Trilun Wujudkan Pulau Kemaro Jadi Obyek Wisata Air

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.006
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang membutuhkan dana investasi senilai Rp1,4 triliun untuk mewujudkan Pulau Kemaro menjadi obyek wisata air seperti Taman Impian Jaya Ancol Jakarta. Oleh sebab itu menurut Ketua Umum Forum Tangung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Kota Palembang Harrey Hadi pembangunan Pusat Wisata Air, nantinya akan melibatkan semua pihak ketiga melalui dana Cooperate Sosial Responbilty (CSR). “Tidak hanya […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop Frontpage WordPress Theme MyThemeShop Glamour WordPress Theme MyThemeShop Gridbox WordPress Theme MyThemeShop Hotnews WordPress Theme MyThemeShop HowTo WordPress Theme MyThemeShop Instinct WordPress Theme MyThemeShop Interactive WordPress Theme MyThemeShop Lawyer WordPress Theme MyThemeShop Lifestyle WordPress Theme MyThemeShop Magazine WordPress Theme