Selasa, 8 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Muddai Madang Sambut Baik Keinginan Pemprov. Sumsel Beli Saham SFC  

Muddai Madang Sambut Baik Keinginan Pemprov. Sumsel Beli Saham SFC  

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 20 Des 2018
  • visibility 993
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang – Muddai Madang, pemilik saham mayoritas  PT Sriwijaja Optimistis Mandiri,  pengelola ‘Laskar Wong Kito’ [Sriwijaya FC] menyambut baik jika memang Pemrov. Sumsel berminat membeli saham miliknya.

“Saya sudah mendengar dari media massa keinginan bapak Gubernur itu. Saya tentunya sangat senang sekali, apalagi jika yang membeli sahamnya dari pemerintah provinsi, artinya SFC ini ke depannya benar-benar menjadi milik rakyat. Selama ini saya yang punya sejak jadi PT, karena saya yang danai,” kata Muddai dalam konferensi pers di Palembang, Kamis [20/12/2018].

Dia mengakui sangat merespon positif keinginan Pemprov Sumsel,  artinya jika  itu terwujud maka bisa memastikan keikutsertaan klub berkompetisi di Liga 2 pada musim depan.

Meski demikian, mekanisme pembeliannya tentunya tidak boleh melanggar aturan mengingat dana APBD tidak boleh masuk ke klub profesional.

Dia menyarankan pembelian itu dapat dilakukan pemprov melalui Badan Usaha Milik Daerah, seperti contohnya Sumsel punya BUMD yang bergerak di bidang olahraga, PT Jakabaring Sport City.

“Demi SFC saya juga berani menjual saham dengan harga murah dibawah pasar,”paparnya.

Karena untuk kepentingan daerah, paparnya sangat mengutamakan karena bukan bisnis semata.

Dia menjelaskan menjabat sebagai komisaris utama PT SOM sejak 2008. Selama ini, ia hanya berada dibalik layar pengelolaan Sriwijaya FC dengan posisi sebagai pemilik saham mayoritas 88,0%.

Namun pengelolaannya dipercayakan kepada  Presiden Klub Dodi Reza Alex dan jajaran direktur.

Namun, lantaran terjadi persoalan finansial yang cukup pelik di pertengahan 2018, tepatnya di bulan Juni membuat Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terpaksa turun tangan. Apalagi Dodi Reza melepaskan jabatan sebagai presiden klub sejak menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin.

Saat turun langsung mengurus SFC, Muddai hanya ingin menjaga eksistensi Sriwijaya FC berkompetisi di Liga 1, dengan menanggulangi persoalan keterlambatan pembayaran gaji hingga memastikan adanya dana untuk keberangkatan tim melakoni laga away.

“Itulah saya gencar sekali mencari investor ketika itu, tapi karena situasi gaduh terus dan di bawah ke arah politik membuat investor mundur. Tapi saya tetap berupaya menjaga eksistensi SFC meski akhirnya saya juga terpuku,l karena tim ini juga terdegrasi. Untuk ini, saya juga meminta maaf ke pencinta SFC,” kata dia.

Ketika ditanya andaikata saham yang dimilikinya tak kunjung laku atau hingga batas waktu tertentu tidak menemukan titik terang, Muddai mengatakan dirinya tidak dapat lagi memastikan kelangsungan SFC ke depannya. Menurutnya, untuk berlaga di Liga 2 setidaknya dibutuhkan dana sekitar Rp20 miliar dengan target juara agar bisa naik lagi ke Liga 1.

“Yang jelas saya sudah tidak sanggup lagi, karena ke depannya ini bakal berat. Selama saya urus saja setiap bulan pasti keluar dana untuk bayar gaji Rp1,3 miliar dan belum lagi biaya away sebanyak dua kali sebulan,” kata dia.

Untuk itu, dirinya juga berharap sahamnya itu cepat terjual karena sejatinya tim ini tetap harus beraktivitas meski kompetisi sudah berakhir. Setidaknya dari mulai Februari harus start membangun tim meski liga dimulai pada Juni 2019.

Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bakal membeli saham mayoritas milik komisaris utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Muddai Madang.

Pemprov Sumsel bahkan mempersiapkan anggaran belanja tambahan (ABT) dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumsel 2019 mendatang. Untuk tahap awal akan membeli sebanyak 51,0 %.

“Minimal 51 %. Tinggal bagaimana obrolannya, cocok gak harganya, takeovernya. Kalau APBD kita mampu, ya kita ambil alih sebagian. Nanti baru kita anggarkan di ABT,” ujar Herman Deru.[**]

Penulis : rilis PT SOM/One

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebagian Besar Melalui e-Filing, Ribuan Wajib Pajak Sudah Laporkan SPT

    Sebagian Besar Melalui e-Filing, Ribuan Wajib Pajak Sudah Laporkan SPT

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.388
    • 0Komentar

    DIREKTORAT Jenderal Pajak (DJP) mencatat, hingga Jumat (4/3/2022) jumlah surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak, yang telah dilaporkan oleh Wajib Pajak (WP) sudah mencapai 4.609.468 SPT. “SPT itu sebagian besar dilaporkan melalui e-Filing atau sebanyak 96,27 persen,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Neilmaldrin Noor, dalam keterangan tertulisnya, belum lama ini. Neilmaldrin pun mengingatkan […]

  • Inovasi Kilang Plaju Pertamina Bawa Tiga Penghargaan dari China, Berawal dari Tantangan Produksi LSFO

    Inovasi Kilang Plaju Pertamina Bawa Tiga Penghargaan dari China, Berawal dari Tantangan Produksi LSFO

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebuah persoalan yang muncul dalam proses pengolahan di Kilang Plaju justru membuka jalan bagi lahirnya inovasi yang mendapat pengakuan di Tingkat Internasional. Tim inovasi dari Kilang Plaju, PT Pertamina Patra Niaga, membawa inovasi pengolahan Low Sulfur Fuel Oil (LSFO) ke ajang 12th International Exhibition of Inventions (IEI) 2026 di Guangzhou, China. Hasilnya, inovasi tersebut […]

  • Begini Alasannya Kenapa Angka Kemiskinan Turunnya Belum Signifikan di Muba ?

    Begini Alasannya Kenapa Angka Kemiskinan Turunnya Belum Signifikan di Muba ?

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 710
    • 0Komentar

    KEPALA Bappeda Kabupaten Muba, Ir Zulfakar bahwa setelah diidentifikasi masalah kemiskinan disebabkan oleh beberapa hal yaitu Rendahnya harga Komoditi Utama masyarakat khususnya Karet dan Sawit. Diversifikasi usaha masyarakat berjalan lambat karena rendahnya  pengetahuan dan permodalan dan belum optimalnya pengkoordinasian / sinergitas penangulangan kemiskinan melalui peran masyarakat dan dunia usaha (CSR). “Selain itu juga dikarenakan proses […]

  • Media Rutin Soroti Kepala Daerah, Kemendagri Apresiasi

    Media Rutin Soroti Kepala Daerah, Kemendagri Apresiasi

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 757
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) mengapresiasi kepada media yang memberitakan perilaku tidak baik kepala daerah karena itu bagian dari pengawasan. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri Akmal Malik melalui keterangan tertulis, Kamis (2/9/2021) “Kami sangat apresiasi media yang terus memberitakan perilaku-perilaku tidak baik karena merupakan sanksi yang luar biasa bagi mereka yang […]

  • BPS : Penduduk Miskin Sumsel Naik, Kelompok Makanan Jadi Penyumbang Utama

    BPS : Penduduk Miskin Sumsel Naik, Kelompok Makanan Jadi Penyumbang Utama

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 817
    • 0Komentar

    BADAN Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melaporkan jumlah penduduk miskin di Sumsel bertambah, tercatat pada Maret tahun ini mencapai 1.081,58 ribu orang atau 12,66 persen dari total penduduk. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Endang Tri Wahyuningsih dalam rilisnya mengatakan dibandingkan dengan kondisi September 2019 jumlah penduduk miskin di Sumsel […]

  • Potret Pendidikan Pelosok Negeri Sumsel

    Potret Pendidikan Pelosok Negeri Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 1 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.562
    • 0Komentar

      “Kan kukejar mimpi Dan kuterbang tinggi Tak ada kata tidak ku pasti bisa Kan kucoba lagi Ditemani pagi Tak ada yang tak mungkin Ku pasti bisa“ LAGU  Maudy Ayunda sepertinya sangat sesuai dengan perjalanan siswa siswi yang tinggal di Talang Padang Lebar dan sekitarnya. Ada 15 siswa dan siswi yang duduk di kelas 1 […]

expand_less
WordPress Archive Creatifull – Creative Agency Elementor Template Kit Creatink MultiConcept Responsive WordPress Theme Creativa – Creative Agency Elementor Template Kit Creativa – Multi-Purpose WordPress Theme Creative Multipurpose WordPress Theme – Avonmore Creativex – A Bold Portfolio WordPress Theme Creativic – Creative Agency Elementor Template Kit Creativolks – Creative & Business Agency Elementor Template Kit Creator – WordPress Theme for Handmade Artisans Creava – Creative Agency Elementor Template Kit