Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Frank van Kempen & Cetak Biru Garuda Muda

Frank van Kempen & Cetak Biru Garuda Muda

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
  • visibility 961
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA akhirnya serius, tak lagi sekadar gonta-ganti pelatih demi memuaskan netizen seminggu, kini PSSI menggaet Frank van Kempen, sosok dari Belanda yang bukan hanya paham taktik, tapi juga terbiasa membentuk fondasi. Bukan fondasi stadion, tapi fondasi sistem dan karakter pemain muda, bukan sekadar soal menang turnamen U-20, tapi tentang meletakkan batu pertama agar Garuda Muda tak terus-terusan jadi penonton di pentas besar.

Frank ini juga bukan pelatih kaleng-kaleng yang dipilih dari undian arisan, Ia punya CV yang berkilau kayak cover album K-Pop, lengkap dengan pengalaman di Eredivisie dan klub-klub Eropa yang tak cuma jadi pelengkap peta. Dari Sparta, Roda JC, sampai VVV-Venlo, semua pernah dia cicipi, bukan untuk sekadar ngopi, tapi untuk melatih anak-anak muda agar bisa lari bukan cuma cepat, tapi juga paham ke mana harus lari.

Dalam dunia sepak bola, pelatih usia muda itu ibarat tukang kebun, tugasnya bukan cuma menyiram, tapi juga tahu kapan mencangkul, kapan memangkas, dan kapan membiarkan benih bertumbuh. Nah, Frank ini datang dengan misi jadi tukang kebun yang tahu cara menanam bakat, bukan malah menebas dengan pola latihan zaman Belanda menyerang.

Ketua Umum PSSI, Pak Erick Thohir, menyebut bahwa Van Kempen ini akan jadi penghubung yang membuat transisi dari U-20 ke U-23 dan timnas senior lebih mulus.

Analoginya, kalau dulu kita suka bikin jembatan bambu buat nyebrang sungai prestasi, sekarang mulai dibangun flyover permanen biar pemain muda nggak nyasar ke turnamen tarkam karena bingung arah.

Kalau boleh jujur, pembinaan pemain muda di Indonesia selama ini ibarat bikin kue tanpa loyang. Bahan ada, rasa enak, tapi bentuknya hancur lebur. Kadang satu dua berhasil tembus ke timnas senior, tapi lebih banyak yang menguap kayak air comberan yang dipanaskan. Langkah PSSI menggaet Frank bukan sekadar ganti pelatih, tapi ganti cara berpikir.

Pepatah bilang, “Gajah mati meninggalkan gading, pelatih asing datang meninggalkan program”. Asanya, Frank van Kempen bukan cuma ngasih gelar, tapi juga warisan sistem yang bikin anak-anak muda kita nggak lagi cuma jago di YouTube highlights, tapi juga tangguh di lapangan yang sesungguhnya.

Lucunya, kadang masyarakat kita terlalu berharap cepat, padahal pembinaan itu kayak nanam durian. Nggak bisa ditanam pagi, sore panen dan langsung dijual di e-commerce.

Harus sabar, konsisten, dan tahan godaan buat tebang duluan. Jangan sampai Van Kempen baru tiga bulan kerja, netizen udah bilang, “Mana hasilnya? Katanya dari Belanda? Lah ini kalah sama klub lokal”

Jadi, tugas kita bersama bukan cuma menonton dari tribun atau komen di medsos, tapi juga dukung prosesnya. Jangan tiap ganti pelatih, ekspektasi langsung kayak mau masuk Piala Dunia dalam waktu dua pekan.

Ingat, jalan menuju prestasi bukan jalan tol bebas hambatan kadang harus lewat tikungan tajam, tanjakan curam, dan lampu merah bernama ‘kegagalan sesaat’.

Frank van Kempen datang dengan koper berisi pengalaman dan blueprint pembinaan. Semoga koper itu tidak disita bea cukai ketidaksabaran publik. Kalau programnya jalan dan talenta muda kita dibentuk dengan disiplin dan arah yang benar, bukan tak mungkin nanti Indonesia punya timnas yang bukan cuma bisa main di ASEAN, tapi juga bikin negara-negara Eropa penasaran.

Pepatah penutup “Kalau harapanmu setinggi langit, pastikan fondasinya tak pakai perasaan semata, tapi rencana yang nyata”. Atau versi kampungnya “Jangan baru pasang atap, udah ngajak tamu makan di rumah. Selesaikan dulu dindingnya, Bos”.[****]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awas, Polri Terus Mengawasi, Penimbun Minyak Goreng Bisa Didenda Rp50 M

    Awas, Polri Terus Mengawasi, Penimbun Minyak Goreng Bisa Didenda Rp50 M

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 590
    • 0Komentar

    BARESKRIM Polri memastikan akan menindak pelaku penimbun minyak goreng dan aparatnya tak segan menjerat oknum yang melakukan penimbunan hingga menyengsarakan masyarakat. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si., menyebut, pelaku penimbunan bisa diancam pidana 5 tahun penjara. “Pelaku usaha yang menyimpan barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting dalam jumlah […]

  • Pemkab Muba Perpanjangan Belajar Mandiri di Rumah dan Libur Kenaikan Kelas

    Pemkab Muba Perpanjangan Belajar Mandiri di Rumah dan Libur Kenaikan Kelas

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 1.142
    • 0Komentar

    UNTUK mengantisipasi penyebaran Covid-19 atau virus Corona, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin meminta agar warga masyarakat Muba tidak keluar rumah dan mematuhi protokol Kesehatan, serta anjuran dari Pemerintah Pusat dan pemerintah Daerah. Kadisdikbud Muba, Musni Wijaya, mengungkapkan bahkan untuk memaksimalkan upaya pencegahan, Pemkab Muba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mengeluarkan Surat Edaran Perpanjangan Libur Sekolah/ […]

  • Sembuh dari COVID-19, Pasien 07 Asal Tulung Disambut Antusias Warga

    Sembuh dari COVID-19, Pasien 07 Asal Tulung Disambut Antusias Warga

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.384
    • 0Komentar

    MESKI angka positif corona di Sumatera Selatan terus bertambah, kabar baik datang dari pasien 07 asal Ogan Komering Ilir. Setelah diisolasi selama 14 hari di  wisma atlet Palembang, pasien inisial T (20) tersebut diperbolehkan karantina mandiri di rumah. Saat tiba di Kampung halamannya di Tulung Selapan Ilir OKI, pasien ini disambut antusias warga sekitar. Warga […]

  • 35 Lansia Dapat Bantuan, Kemensos Berikan Kebutuhan Lansia di Pondok Kopi melalui Program ATENSI

    35 Lansia Dapat Bantuan, Kemensos Berikan Kebutuhan Lansia di Pondok Kopi melalui Program ATENSI

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 807
    • 0Komentar

    PENYALURAN dukungan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berbasis komunitas oleh Balai “Budhi Dharma” Bekasi milik Kementerian Sosial RI senilai total Rp. 25.352.110,- disalurkan secara simbolis oleh Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini pada kegiatan peresmian Sentra Kreasi Atensi (SKA) Mulya Jaya sekaligus penyerahan dukungan ATENSI kepada penerima manfaat di DKI Jakarta (9/10/2021). Total bantuan dukungan ATENSI berbasis […]

  • Walikota Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni

    Walikota Salurkan Bantuan Rumah Layak Huni

    • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 819
    • 0Komentar

    RASA senang tak bisa dibendung oleh Arif Setiawan, sebab dia mendapatkan bantuan Program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) berupa satu unit rumah layak huni dari PT Angkasa Pura II (Persero) yang diserahkan langsung oleh Walikota Palembang. “Dengan bantuan dari Angkasa Pura II, alhamdulillah hari ini kita bisa membantu saudara kita Arif untuk memiliki rumah yang […]

  • HUT ke-20, BUMN Libatkan Masyarakat Lingkungan dalam Program PKT
    CSR

    HUT ke-20, BUMN Libatkan Masyarakat Lingkungan dalam Program PKT

    • calendar_month Minggu, 8 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.107
    • 0Komentar

    “Apalagi lokasi PKT kali ini sangat dekat dengan pabrik pupuk milik PT. Pupuk Sriwidjaja, yang merupakan anak usaha dari PIHC,”

expand_less
WordPress Archive Ninja Forms File Uploads Ninja Forms for AMP Ninja Forms FreshBooks Ninja Forms Front-End Posting Ninja Forms GetResponse Ninja Forms Google Spreadsheet Addon Ninja Forms Help Scout Ninja Forms Highrise CRM Ninja Forms iContact Ninja Forms Insightly CRM