Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Palembang Mau Punya Mini Zoo, Bakal Ngakak Ketemu Hewan!

Palembang Mau Punya Mini Zoo, Bakal Ngakak Ketemu Hewan!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 1.828
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA Palembang yang kita cintai ini nggak cuma terkenal sama pempek, pempek, dan… ya pempek lagi, tapi sebentar lagi bakal punya Mini Zoo! Iya, betul, Mini Zoo!. Bayangkan kamu lagi jalan-jalan sore, eh …tiba-tiba ketemu monyet yang kayaknya mau nitip utang ke kamu, atau kura-kura yang lebih santai dari mantanmu yang nggak kunjung balas chat.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, belum lama ini ngotot banget meninjau dua lokasi yang katanya bakal jadi surga binatang mini ini. Ada dua opsi nih, yaitu Kecamatan Kertapati dan Pulau Kerto di Gandus. Dewa bilang, “Kalau mau bikin mini zoo, harus pilih yang bener-bener cocok, jangan kayak milih jodoh di aplikasi dating, asal cocok foto aja!”.

Gagasan ini lahir pas beliau jalan-jalan ke Jatim Park Mini Zoo di Kota Batu. Jadi idenya Ratu Dewa sederhana “Kalau Batu bisa, Palembang pasti bisa!. Tinggal bawa binatangnya ke sini, kasih sedikit bumbu pempek, dijamin seru!”. Tapi tentu saja, nggak semudah itu. Mini Zoo bukan sekadar kumpulin hewan terus kasih makan, nanti malah jadi kebun binatang baper karena pengunjungnya yang nyemil gorengan sembarangan.

Dari hasil tinjauan, sepertinya Kertapati menang telak dibanding Pulau Kerto. Katanya lebih memungkinkan. “Di Kertapati, tanahnya luas, akses gampang, dan kemungkinan monyet kabur lebih kecil,” candanya.

Tapi jangan salah, pembangunan ini juga serius banget. Pemkot nggak main-main, kajian udah jalan sejak Maret, mulai dari aspek bisnis-ekonomi, hukum, lingkungan, sampai teknologi. Misalnya, teknologi sampai dicek, jangan-jangan nanti ada sapi yang bisa live streaming di TikTok.

Nah, ada sisi menarik dari cerita ini. Mini Zoo ini bukan cuma soal hiburan atau selfie cantik buat Instagram. Kalau dikelola dengan cerdas, bisa jadi edukasi. Anak-anak bisa belajar dari dekat tentang fauna, kenal monyet bukan cuma dari meme, kura-kura bukan cuma dari cerita Rawa Laut, dan tentu saja bisa belajar moral, “Jangan ambil makanan hewan sembarangan, nanti karma datang!”.

Jadi, proyek ini juga kasih pelajaran buat kita, jangan cuma mikirin untung jangka pendek. Kaya pepatah bilang, “Sekali menanam pohon, seribu manfaat didapat”. Nah, mini zoo ini bisa jadi pohon yang ditanam Pemkot, bukan cuma buat hiburan, tapi juga untuk ekonomi, pendidikan, dan tentu saja, branding kota. Oleh sebab itu, Palembang nggak cuma terkenal pempek dan sungai, tapi juga tempat monyet keren nongkrong.

Tantangan

Tapi tentu saja, proyek ini juga penuh tantangan sebab investor harus diajak, izin harus lengkap, dan jangan sampai binatangnya stress karena kebanyakan pengunjung selfie. Kalau nggak hati-hati, bukannya seru, hewan-hewan bisa demo sambil bawa poster “Kita juga butuh hak-hak binatang, Pak Wali!”.

Selain itu, Pemkot juga harus mikirin dampak lingkungan. Jangan sampai karena mau bikin mini zoo, sungai jadi kotor, atau pepohonan hilang. Ibaratnya, kalau ingin bikin kolam ikan biar instagramable, jangan sampai ikan-ikannya kena macet di gorengan pengunjung, intinya semua harus seimbang.

Dari sisi ekonomi, mini zoo ini bisa jadi magnet, alasanya? tidak hanya menarik wisatawan lokal, tapi juga mancanegara yang penasaran. “Eh, Palembang ada mini zoo ya? Monas-nya Indonesia, tapi mini zoo-nya Palembang”. Bisa jadi peluang bisnis buat pedagang sekitar, mulai dari jajanan kaki lima, souvenir, sampai kursus selfie profesional.

Kalau digabungkan, Mini Zoo ini bukan sekadar proyek hiburan, tapi paket lengkap, yaitu edukasi, ekonomi, lingkungan, dan hiburan. Intinya, Pemkot lagi belajar bikin strategi multi-dimensi, biar nggak salah langkah. Lagian, kalau salah langkah, bisa-bisa monyetnya kabur sambil bikin viral TikTok, dan semua orang ngakak bareng-bareng, tapi nggak lucu kalau kebun binatangnya rusak.

Jadi, Palembang dengan Mini Zoo bukan cuma wacana manis belaka. Kalau dikemas dengan baik, bisa jadi destinasi edukatif sekaligus hiburan super kocak. Misalnya suatu hari nanti kamu bisa ngajak anak, pacar, atau mantan (buat nostalgia) ke Mini Zoo sambil belajar, jangan cuma nyemil, tapi juga menghargai alam dan binatang.

Jadi, siap-siap saja, warga Palembang! Mini Zoo bakal datang, dan mungkin monyetnya bakal lebih hits daripada kamu di TikTok. Yang jelas, ini bukan sekadar proyek biasa, tapi langkah strategis bikin kota makin hidup, makin lucu, dan tentu saja, bikin kita ngakak bareng. Karena di Palembang, kalau urusan hiburan, kita nggak cuma serius, tapi juga ngakak sampai perut kram!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tenun Bukan Sekadar Kain: Saat UMKM Kediri Menganyam Asa hingga Afrika dan Eropa!

    Tenun Bukan Sekadar Kain: Saat UMKM Kediri Menganyam Asa hingga Afrika dan Eropa!

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 614
    • 0Komentar

    DI  sebuah sudut kota yang aromanya lebih harum dari tahu takwa yang baru digoreng, tenun Kediri diam-diam mengukir prestasi. Jangan salah tenun kediri bukan kain sembarang kain,  karena hasil anyaman sejarah, budaya, dan peluh perajin yang sejak zaman Kerajaan Kediri sudah paham, hidup itu harus sabar dan telaten… kayak narik benang satu-satu di alat tenun […]

  • Meski Belum Masuk Musim Kemarau, Pemprov Mulai Siaga Karhutla

    Meski Belum Masuk Musim Kemarau, Pemprov Mulai Siaga Karhutla

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 854
    • 0Komentar

     MESKI belum memasuki musim kemarau, namun upaya antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan akan digalakkan. Diketahui biasanya musim kemarau masuk pada bulan Maret, sehingga untuk pencanangan antisipasi karhutla dilakukan sejak dini. Di Kebun Raya Sriwijaya, Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (11/2), Gubernur Sumsel Herman Deru sudah memerintahkan OPD (organisasi perangkat […]

  • Siti Zuhro : Pemilih Sumsel Jangan Emosi, Harus Cerdas

    Siti Zuhro : Pemilih Sumsel Jangan Emosi, Harus Cerdas

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    Partai politik tak bisa mengusung bakal calon yang asal-asalan, karena masyarakat pun s aat ini sudah pintar menentukan calon pemimpin.

  • Bersih-bersih Gulma di Danau Siarak

    Bersih-bersih Gulma di Danau Siarak

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.160
    • 0Komentar

    SUASANA ramai dan tetap patuh pada protokol kesehatan (protokes) tampak di Danau Siarak Desa Tanah Abang Kecamatan Batanghari Leko, Selasa (13/10/2020). Tampak Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP didampingi warga sekitar serta beberapa OPD diantaranya Plt Kadis Perikanan Hendra Tris Tommy, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andi Wijaya Busro SH MHum, dan Camat Batanghari Leko Tazarni […]

  • Asa Yang Harus Dicapai Pemprov. Sumsel dari Kegiatan Jamselinas

    Asa Yang Harus Dicapai Pemprov. Sumsel dari Kegiatan Jamselinas

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.710
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumatera Selatan (Sumsel) kembali dilirik Nasional, dalam waktu dekat daerah  dipercaya sebagai tuan rumah Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) 9 Tahun 2019, Jamselinas  tersebut direncakanan akan digelar 13 – 15 September 2019 mendatang di Kota Palembang. Gubernur  Sumsel H. Herman Deru disela-sela menerima Audensi Panitia Jamselinas 9 Tahun 2019, di Griya Agung Palembang, mengaku […]

  • Hujan Guyur Kalidoni Palembang, Anak-anak Langsung Teriak “Horee!”

    Hujan Guyur Kalidoni Palembang, Anak-anak Langsung Teriak “Horee!”

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Hujan mengguyur kawasan Kalidoni, Palembang, Minggu (20/9/2026) siang. Guyuran air yang mulai turun sekitar pukul 14.24 WIB itu langsung disambut riang sejumlah anak-anak yang berada di kawasan Perumahan Pesona Harapan. “Horee, hujan turun! Enak!” teriak anak-anak berusia sekitar 10 tahun yang sedang duduk di bangku bawah pohon di pinggir jalan depan rumah warga. Hujan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce shortcodes for kingComposer WooCommerce Show Variations as Single Product On Shop & Category Plugin WooCommerce Side Cart – Slide-In Cart with Ajax & Mini Cart Features WooCommerce Simple Auctions WooCommerce Simple Storewide Sale WooCommerce Single Product Page Builder WooCommerce Slack WooCommerce Smart Coupons Woocommerce SMS/WhatsApp Notifications WooCommerce SnapScan Gateway