Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Obyek Wisata » Lombok Terbang Tinggi, Paralayang Bukan Main, Dari Gunung ke Global, Wisata Olahraga Kita Makin Cekatan!

Lombok Terbang Tinggi, Paralayang Bukan Main, Dari Gunung ke Global, Wisata Olahraga Kita Makin Cekatan!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 811
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di langit Lombok Tengah, bukan hanya burung yang bisa terbang bebas. Tapi juga harapan, promosi budaya, dan strategi pariwisata Indonesia yang sedang gaspol pakai parasut. Jangan salah, ini bukan sinetron FTV berjudul “Terjun Cinta di Bukit Rinjani”, melainkan Paragliding Accuracy World Cup 2025, sebuah perhelatan kelas dunia yang bikin angin pun tersipu malu.

Kalau kata pepatah, “sekali merengkuh dayung, dua tiga lomba terlampaui” Ya betul, satu event, tiga hasil wisata naik, ekonomi rakyat berdenyut, dan citra Indonesia terangkat. Belum lagi dagangan warga setempat yang laku keras dari sate bulayak sampai es kelapa muda, semua ikut ambil bagian dalam ‘olahraga mendadak ramai’ ini.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa (yang namanya seperti tokoh utama film drama musikal Bali), menegaskan kalau ajang ini bukan hanya lomba terbang gaya bebas, tapi juga ajang unjuk gigi sektor sport tourism. “Ini bukan cuma soal mendarat tepat sasaran, tapi juga tentang menjadikan Lombok sebagai sasaran dunia untuk berwisata,” ujarnya, sambil melirik awan dengan tatapan penuh strategi.

Sementara Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, tak mau kalah gaya. “Paralayang ini bukan olahraga mainstream, tapi justru itu kekuatannya. Di saat dunia sibuk lomba lari, kita malah terbang!” katanya belum lama ini.

Logikanya mirip orang rebutan kerupuk waktu 17-an yang paling unik biasanya paling diingat. Ajang ini diikuti oleh 47 atlet dari delapan negara. Mereka bukan datang sekadar menikmati kelapa ijo dan senja di Kuta Mandalika, tapi benar-benar menguji kemampuan menjejak tanah tepat di titik pendaratan yang telah ditentukan. Kalau meleset, ya malu-maluin negaranya. Tapi kalau sukses, bisa viral satu RT global.

Lalu Muhammad Iqbal, Gubernur NTB yang punya kharisma seperti kepala desa berwibawa, menyambut ajang ini dengan tangan terbuka dan langit yang cerah. “Kita tak hanya menjual pantai dan gunung. Kita menjual mimpi, bahwa Lombok bisa jadi episentrum sport tourism dunia,” katanya. Bukan main!

Wakil Menteri Luar Negeri, Arrmanantha Nasir, bahkan sempat berseloroh, “Kalau diplomasi lewat meja kadang buntu, kita coba diplomasi lewat udara. Siapa tahu negara-negara lain makin jatuh cinta sama Indonesia” Nah, ini baru namanya air diplomacy.

Kalau dipikir-pikir, pariwisata olahraga itu seperti sambal terasi. Awalnya cuma pelengkap, lama-lama jadi menu utama. Apalagi di era pasca-pandemi, wisatawan sudah bosan liburan di hotel doang. Mereka mau lompat jurang, naik bukit, dan ya, terbang dari punggung bukit Sky Lancing!

Sebagai pemanis terakhir, mari kita ingat kata Taleb Rifai, mantan Sekjen UNWTO (Organisasi Pariwisata Dunia) “Tourism is not only about numbers. It’s about making better places to live in, and better places to visit.” [“Pariwisata bukan hanya soal angka. Tapi tentang bagaimana menjadikan suatu tempat lebih baik untuk ditinggali, sekaligus lebih baik untuk dikunjungi”].

Maksudnya, keberhasilan pariwisata tidak cukup diukur dari jumlah wisatawan atau pendapatan saja. Lebih dari itu, pariwisata yang baik harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal meningkatkan kualitas hidup, lingkungan, budaya, dan kesejahteraan. Jadi bukan cuma bikin turis senang, tapi juga bikin warga betah.

Sekjen UNWTO itu menekankan, untuk mengingatkan bahwa pariwisata harus punya dampak positif dua arah bagi penduduk lokal dan pengunjung. [UNWTO Global Conference, 2017].

Dan memang benar. Paralayang bukan cuma olahraga. Ia adalah simbol bahwa Indonesia bisa tampil elegan, tinggi hati dalam prestasi, rendah hati dalam pelayanan. Dan Lombok? Ia sudah bukan anak bawang lagi dalam dunia pariwisata. Ia kini jadi lauk utama di meja makan global.

Jadi, kawan-kawan, jangan cuma ikut lomba balap karung di komplek, mari ikut bangga melihat Indonesia take off  lewat wisata olahraga. Kita sudah lelah jadi penonton, sekarang saatnya jadi tuan rumah yang penuh gaya. Bukan gaya-gayaan, tapi gaya yang terukur, seperti atlet paralayang mendarat di titik akurat.

Dan ingat, jika negara lain jualan musim salju dan aurora, kita punya matahari, laut, dan angin yang bisa mengangkat siapa saja, asal tahu arah angin dan tahu caranya terbang dengan visi. Kalau tidak, ya cuma jadi layangan putus.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pandangan Fraksi Sepakat Pembangunan Infrastuktur Merata

    Pandangan Fraksi Sepakat Pembangunan Infrastuktur Merata

    • calendar_month Senin, 15 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.399
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya menyimak pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Raperda APBD Provinsi Sumsel Tahun anggaran 2022, pada Rapat Paripurna XLIII (43) DPRD Provinsi Sumsel, Senin (15/11). Dalam Paripurna XLIII tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel H. Muchendi Mahzareki. Melalui juru bicarannya, Fraksi Partai Nasdem mengatakan, APBD […]

  • PEP Prabumulih Bisa Jadi Modal Tekan Angka Kemiskinan, Alasannya ?

    PEP Prabumulih Bisa Jadi Modal Tekan Angka Kemiskinan, Alasannya ?

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 822
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru menghadiri Focus Group Discussion Pendidikan Vokasi Sektor ESDM dan Pembangunan Focus Group Discussion Pendidikan Vokasi Sektor ESDM & Pembangunan Politeknik Energi & Pertambangan Sumsel, bertempat di hotel Wyndham. Pada kesempatan itu Gubernur Herman Deru melaksanakan penandatanganan MOU bersama Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementrian ESDM IGN Wiratmaja untuk mempererat kerjasama di bidang […]

  • Plastic Bank Perdayakan Masyarakat di Seluruh Dunia Hentikan 80 Juta Kilogram Plastik Agar tak Capai Laut

    Plastic Bank Perdayakan Masyarakat di Seluruh Dunia Hentikan 80 Juta Kilogram Plastik Agar tak Capai Laut

    • calendar_month Senin, 8 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 705
    • 0Komentar

    VANCOUVER, British Columbia, (GLOBE NEWSWIRE) — Plastic Bank telah memberdayakan masyarakat di seluruh dunia untuk menghentikan 80 juta kilogram plastik, setara dengan 4 miliar botol, agar tidak mencapai lautan. Tonggak sejarah ini dicapai pada tahun ketika perusahaan sosial merayakan hari jadinya yang ke-10.   Saat Plastic Bank memasuki dekade keduanya, misinya untuk mematikan keran plastik […]

  • Tahun Baru, ASN Baru, Akhiri Budaya Nyaman di Zona Aman?

    Tahun Baru, ASN Baru, Akhiri Budaya Nyaman di Zona Aman?

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.077
    • 0Komentar

    BEGITU bunyi judulnya, jangan kaget kalau tulisan ini mulai bak cerita sore sembari ngopi -ngopi santai ditemani ubi dan pisang goreng masih hangat, apalagi ceritanya sering nyelip banyolan, tapi ujungnya nendang ke hati dan otak. Pagi itu, Senin, halaman Kantor Bupati Musi Banyuasin terlihat tampak ramai, Barisan ASN berjajar rapi, ada yang berdiri seperti lidi, […]

  • 1 Tahun COVID-19, Perusahaan Adaro Serahkan Bantuan Rp2,75 Miliar untuk Operasional Ambulans Satgas

    1 Tahun COVID-19, Perusahaan Adaro Serahkan Bantuan Rp2,75 Miliar untuk Operasional Ambulans Satgas

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.030
    • 0Komentar

    DALAM rangka peringatan 1 (satu) tahun perjuangan melawan COVID-19, PT Adaro Energy Tbk (Adaro), melalui program “Adaro Berjuang untuk Indonesia”, kembali menyerahkan bantuan untuk membantu percepatan penanganan COVID-19. Bantuan senilai total Rp 2,75 miliar yang digunakan untuk operasional ambulans Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19. Bantuan tersebut diserahkan Presiden Komisaris Adaro Edwin Soeryadjaya kepada Ketua Relawan […]

  • Sebagai Etalasenya  Sumsel, Gubernur Dorong Pemerataan Pembangunan di Kawasan Selatan Kabupaten OKI

    Sebagai Etalasenya  Sumsel, Gubernur Dorong Pemerataan Pembangunan di Kawasan Selatan Kabupaten OKI

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

      GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru akan terus melakukan pemerataan pembangunan disejumlah daerah termasuk di kawasan selatan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Hal itu  diungkapkan usai mendengarkan Paparan Program Prioritas TA. 2021 Bupati OKI Iskandar, SE  bertempat di rapat Gebernur Sumsel, Kamis (11/2/21). Menurut gubernur, Kabupaten OKI menjadi daerah ke 9 yang telah memaparkan program  kerja prioritasnya […]

expand_less
WordPress Archive Elessi – WooCommerce AJAX WordPress Theme – RTL support Eletra – Marketplace Electronics Store ELEVATION – Charity/Nonprofit/Fundraising WP Theme Eleven – Music Concert Event WordPress Theme Eliah – Beauty Salon & Cosmetic Elementor Template Kit Elime – Multipurpose Cosmetics & Fashion WordPress Theme Elira – Adventure Travel & Tourism Elementor Template Kit Elision – Retina Multi-Purpose WordPress Theme Elite Quiz – Trivia Quiz | Quiz Game – Flutter Full App + Admin Panel Elite Quiz – Trivia Quiz | Quiz Game – Web Version